Bekasi / Kabupaten /
Follow daktacom Like Like
Sabtu, 24/09/2022 13:00 WIB

Di Usia Ke 5, LPK Miraino Hashi Jaya Terus Tingkatkan Ketrampilan Peserta Pemagangan Ke Jepang

Tasyakuran milad kelima LPK MHJ
Tasyakuran milad kelima LPK MHJ

TAMBUN UTARA, DAKTACOM - Lembaga pelatihan kerja (LPK) Miraino Hashi Jaya (MHJ) berkomitmen meningkatkan ketrampilan peserta pemagangan ke Jepang. LPK yang berdiri sejak tahun 2017 lalu telah mendapat izin SO dan memiliki fasilitas gedung baru yang lokasinya tidak jauh dari gedung lama di jalan Al-Muhajirin Raya Desa Satria Jaya Tambun Utara Kabupaten Bekasi.

Dalam acara tasyakuran gedung baru sekaligus milad yang ke-5, Direktur Utama LPK MHJ Murdiono Jaya, Sabtu (24/9) mengatakan lembaga yang didirikan ini sebagai wadah pelatihan dan memfasilitasi atas banyaknya permintaan akan kebutuhan siswa magang atau bekerja ke Jepang. Saat ini sudah banyak siswa-siswi yang telah diberangkatkan dan mendapat SEO. Mereka mayoritas bekerja di bidang perawat lansia, bidang konstruksi, dan bidang pengolahan makanan.

"LPK ini dibuat untuk menyerap tenaga kerja yang ada di Bekasi supaya dapat tersalurkan bekerja di Jepang demi kehidupan yang lebih baik. Makanya kita bikin sekolah bahasa Jepang ini khususnya untuk warga Bekasi, ya untuk meringankan pekerja-pekerja yang memang butuh pekerjaan bisa ada di sekolah ini," ungkapnya.

Untuk gedung baru yang khusus untuk pemagangan ke Jepang berdiri di atas tanah seluas 1.000 meter persegi itu memiliki sejumlah fasilitas yang lengkap diantaranya 5 ruang kelas full AC dengan suasana yang nyaman, aula, ruang staf, ruang meeting, dan lapangan untuk kegiatan olahraga para peserta didik. Kedepan akan dibangun gedung 3 lantai yang berfungsi sebagai mess siswa.

"Sekolah ini juga nanti bisa menjadi acuan buat para pemuda dan pemudi yang ingin mempunyai masa depan yang cerah, di sinilah tempatnya. Makanya kita buat agak besar supaya juga menambah kepercayaan mereka semua bahwa kita enggak main-main dalam program pemagangan ke Jepang ini," jelasnya.

Dalam acara tasyakuran ini juga diberikan santunan bagi anak yatim dan pembagian sembako bagi warga sekitar sebagai wujud rasa syukur di usia yang kelima.

"Di usia yang kelima tahun ini, sangat tidak mudah dalam membangun LPK, tapi Alhamdulillah sudah seperti ini, saya berkeinginan dapat memberangkatkan siswa magang yang kurang mampu secara gratis, saya ini dulu hanya anak tukang becak dan buruh cuci, sesuai pepatah Jepang, jatuh tujuh kali bangkit delapan kali, jangan pernah menyerah, semoga santunan dan kegiatan sosial ini bisa berjalan setiap tahun," tutupnya***

Reporter : Ardi Mahardika
- Dilihat 403 Kali
Berita Terkait

0 Comments