Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Ahad, 18/09/2022 06:21 WIB

Hadapi Disrupsi dengan Kompetensi Desain Grafis dan Digital Marketing

Asda II Kota Bekasi Sudarsono saat sambutan membuka acara
Asda II Kota Bekasi Sudarsono saat sambutan membuka acara

 

BEKASI, DAKTA.COM – Dalam mencetak masyarakat yang handal teknologi, Baznas Kota Bekasi menggelar pelatihan digital marketing dan desain grafis di Hotel Grand Mulya Bogor, 16-17 September 2022.

 

Pelatihan yang diikuti 86 peserta dari remaja masjid, mahasiswa binaan BAZNAS Kota Bekasi, serta unsur masyarakat lainnya antusias mengikutinya.

 

Acara yang dibuka oleh Asda II Kota Bekasi Sudarsono bertujuan untuk memberikan bekal kepada masyarakat khususnya generasi muda Kota Bekasi agar memiliki daya saing di tengah potensi, kondisi, dan tantangan di era disrupsi.

 

“Perkembangan zaman menuntut kita melek teknologi. Kita harus mampu berdaya saing di tengah perkembangan zaman,” ujar Sudarsono.

 

Ketua BAZNAS Kota Bekasi Ismail Hasyim menyebut bahwa antusias peserta pelatihan sungguh tinggi. Materi yang mestinya disampaikan dalam lima hari kemudian dipadatkan menjadi dua hari membuat peserta menginginkan level materi yang lebih tinggi.

 

“Kami melihat semangat anak – anak muda Kota Bekasi sangat tinggi. Mereka ingin belajar teknologi. Baru 30 menit pendaftaran dibuka, kuota sudah penuh,” ucap Ismail.

 

Fahmi Tohir, peserta dari Islamic Centre misalnya, mengatakan bahwa penyampaian materi dari narasumber pelatihan desain grafis runut dan detail, sehingga peserta yang awalnya sama sekali tidak bisa desain menjadi punya kompetensi dasar desain grafis.

 

Respons positif juga disampaikan peserta pelatihan digital marketing, Laila Maulida, dari Al Azhar Jakapermai, yang baru pertamakali mengikuti pelatihan BAZNAS Kota Bekasi dan menganggap bahwa tema pelatihan digital marketing dan desain grafis sangat penting sesuai dengan perkembangan zaman.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Bekasi Nurul Akmal berharap agar ilmu yang diperoleh tidak menguap begitu saja.

 

“Jangan berhenti pas pelatihan saja. Tapi setelah itu, terus belajar, praktikkan, kalau ada yang lupa atau tidak paham tanyakan,” ungkapnya.


Reporter : Jaenudin Ishaq
- Dilihat 271 Kali
Berita Terkait

0 Comments