Bekasi / Kota /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 01/07/2022 08:20 WIB

Takut Rugi Karena PMK, Pedagang Hewan Qurban di Bekasi Tak Menjual Sapi

SAPI
SAPI

BEKASI, DAKTA.COM - Seorang pedagang hewan kurban di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi yakni Udin (37) memilih tidak menjual sapi pada Idul Adha 2022. Hal ini menyusul merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK).

Udin mengaku menjual hewan kurban tiap tahunnya di lapak tersebut. Biasanya ia menjual kambing dan sapi. “Tahun ini saja tidak jualan sapi. Sekarang kan lagi musim PMK, jadi saya tidak berani karena risiko gede (rugi),” kata Udin, Jumat (1/7).

Pasalnya, kerugian bisa ditaksir puluhan juta apabila sapi tersebut tidak terjual. Hal ini karena apabila salah satu sapi terdeteksi sakit, maka pengiriman seluruh sapi ditahan.

“Daripada kita ambil risiko yang gede, mending kita ambil yang ringan saja. Insya Allah tahun depan bisa penyakit PMK bisa hilang,” harapnya.

Udin menyadari omzetnya menurun karena tidak menjual sapi. Pasalnya, tiap tahunnya Udin mengaku dapat menjual lebih dari 20 ekor sapi.

Tak hanya sapi, penyakit PMK juga membuat dia lebih sedikit menyetok kambing. Tahun ini ia memilih hanya menjual 56 kambing dibandingkan tahun lalu sebanyak sekira 90 ekor.

“Sengaja kita kurangin, ya alasannya yang penting kita jangan menghilangkan jejak pelanggan,” tuturnya.

Reporter :
- Dilihat 854 Kali
Berita Terkait

0 Comments