Nasional / Sosial /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 29/10/2020 14:35 WIB

Berdayakan Wakaf, Kunci Tumbuhkan Ekonomi

Diskusi Kebangsaan Wakaf Energi Kedaulatan Pangan Bersama
Diskusi Kebangsaan Wakaf Energi Kedaulatan Pangan Bersama

JAKARTA, DAKTA.COM - Global Wakaf ACT meluncurkan program Masyarakat Produsen Pangan Indonesia (MPPI) untuk memberdayakan petani lokal. Para petani akan diberikan modal berupa bibit dan pupuk, lalu hasil panennya akan kembali dibeli oleh ACT dengan harga terbaik.

 
"Kita juga mempunyai program wakaf pangan, dari hasil panennya akan didistribusikan kepada masyarakat, termasuk bagi petani yang belum sejahtera," papar Presiden Global Islamic Philantrophy sekaligus Ketua Dewan Pembina ACT, Ahyudin dalam acara diskusi kebanggaan bertajuk Wakaf, Energi Kedaulatan Pangan Bangsa, pada Kamis (29/10).
 
Ahyudin mengemukakan bahwa wakaf bisa mendorong manusia untuk saling mandiri, memberi, dan mencontoh keteladanan umat terdahulu dalam bermasyarakat.
 
"Wakaf juga termasuk instrumen tertinggi dalam sistem keuangan karena berdampak pada tujuan ekonomi dan sosial. Jika ekonomi umat tercipta dengan baik, kehidupan sosial antar manusia semakin berkembang," imbuhnya.
 
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia, Marzuki Alie menyambut positif program ini. Mantan Ketua DPR RI ini menyebut bahwa penguatan wakaf dapat menumbuhkan perekonomian nasional yang saat ini terjebak dalam kapitalisasi.
 
"Kebetulan selama saya 10 tahun di legislatif, bisa dicek semua produk legislasi yang dihasilkan semuanya berpihak kepada kepentingan masyarakat," ujarnya. **
Reporter : Boy Aditya
Editor : Dakta Administrator
- Dilihat 1228 Kali
Berita Terkait

0 Comments