Nasional / Politik dan Pemerintahan /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 20/08/2020 10:15 WIB

Isu Reshuffle, IPW: 18 Menteri Akan Diganti

Para menteri di Kabinet Indonesia Maju (Foto: setkab.go.id)
Para menteri di Kabinet Indonesia Maju (Foto: setkab.go.id)

JAKARTA, DAKTACOM - Rotasi dan pergantian Kabinet sepertinya akan dilakukan Presiden Jokowi setelah pergantian Panglima TNI. Sementara pergantian Kapolri akan dilakukan sesuai jadwal, yakni pensiunnya Jenderal Idham Azis pada awal Januari 2021.

 

Informasi yang diperoleh Ind Police Watch (IPW) dari berbagai sumber sedikitnya ada 11 hingga 18 anggota kabinet yang akan bergeser dan berganti.

 

Ketua Presidium IPW Neta S. Pane, Kamis (20/8) mengatakan yang jadi pertanyaan menjelang reshuffle kabinet ini adalah, ada apa dengan Program Cadangan Ketahanan Pangan yang dipercayakan Jokowi kepada Prabowo. Apakah ini pertanda pada reshuffle ini Prabowo akan digeser menjadi Menteri Pertanian.

 

“Sebab berkaitan dengan rencana reshuffle itu beredar kabar bahwa setelah digantikan Jenderal Andhika Prakasa, Panglima TNI Hadi Tjahjono akan menjadi Menteri Pertahanan, meski ada pula yang menyebutkan akan menjadi Menteri Perhubungan. Semula pasca digeser dari Panglima TNI, Hadi akan istirahat sebagai Dubes RI di Perancis, namun Jokowi tetap memintanya di tanah air untuk masuk ke kabinet”, ucapnya.

 

Nama nama baru wajah lama disebut sebut pula akan masuk ke kabinet hasil reshuffle, seperti AHY putra mantan Presiden SBY dan mantan Cawapres Prabowo, dan Sandiaga Uno. Jumlah menteri dari anggota Polri diperkirakan juga akan bertambah dalam kabinet hasil reshuffle ini.

 

Dari info yang diperoleh IPW, sedikitya ada 11 menteri Jokowi yang akan di-reshuffle dan paling banyak 18. Di antaranya Menteri Perhubungan, Menteri Koperasi, Menkumham, Menpora, Mendikbud, Menteri Pariwisata, Menteri Perdagangan, Menaker, Mensos, Menteri Kominfo, Menkes, Menteri Perindustrian, Meneg BUMN, Menteri Agama, Kepala Bulog, dan lain-lain. PDIP disebut sebut akan mendapat tambahan jatah menteri. Bersamaan dengan itu Panglima TNI yang baru akan dilengkapi dengan jabatan Wakil Panglima TNI.

 

“Dalam reshuffle kali ini, sepertinya Jokowi kecewa dengan anak anak milenial yang dimasukkannya dalam kabinet, sehingga reshuffle ini sekaligus akan mengevaluasi kinerja mereka. Pasca Pandemi Covid-19 dan new normal akan dijadikan momentum bagi Jokowi untuk mengevaluasi semua kinerja jajaran pemerintahannya. Sehingga diharapkan setelah Desember 2020 hingga ke depan, kinerja pemerintah Jokowi jauh lebih baik lagi dalam menata perekonomian maupun keamanan bangsa Indonesia”, tutupnya***

Reporter : Ardi Mahardika
- Dilihat 987 Kali
Berita Terkait

0 Comments