Nasional / Pendidikan /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 18/06/2020 15:50 WIB

Lancar Berbahasa Inggris Jadi Kebutuhan di Era Sekarang

Belajar Bahasa Inggris (istimewa)
Belajar Bahasa Inggris (istimewa)
BEKASI, DAKTA.COM - Mampu menguasai bahasa Inggris menjadi nilai tambah saat ini di era globalisasi, baik untuk mencari kerja maupun melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
 
Namun, belajar bahasa Inggris bukan perkara mudah, butuh ketekunan dan keseriusan dalam proses pembelajarannya agar mahir menguasai bahasa Inggris secara lisan dan tulisan.
 
Dosen Program Studi Bahasa Inggris Uhamka, Dra. Masnidar Tanjung, M.Pd. mengatakan, kunci kesuksesan lancar bahasa Inggris bersumber dari Al Qur'an, yakni iqro atau bacalah agar bisa menggapai ilmu pengetahuan.
 
"Prinsip dalam belajar bahasa itu tidak boleh males karena itu kunci ketidakberhasilan," ujarnya dalam Bincang Pendidikan bersama Radio Dakta melalui Zoom, Kamis (18/6).
 
Ia melanjutkan, apabila ingin lancar berbahasa Inggris harus rajin berlatih setiap hari dan jangan pernah takut salah dalam belajar.
 
"Prinsip belajar bahasa itu agar lancar harus rutin berucap untuk berlatih secara terus menerus, selalu dan selalu, lagi dan lagi. Jangan takut salah," ungkapnya.
 
Bincang Pendidikan bersama Dosen Prodi Bahasa Inggris Uhamka, Masnidar Tanjung melalui Zoom
 
Selanjutnya, kata dia, yang paling penting adalah harus tuntas saat belajar. Karena dari TK anak sudah belajar bahasa Inggris sampai di bangku perkuliahan, jadi seharusnya bisa mahir dalam bahasa Inggris.
 
"Misalnya dari SMP kita sudah belajar tenses hingga kuliah, harusnya kita bisa. Jadi pembelajaran yang dianut perlu diperbaiki," katanya.
 
Ia menambahkan, apalagi saat ini sudah banyak media pembelajaran yang bisa membantu untuk mempelajari bahasa Inggris, seperti melalui online.
 
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) beralamat di Jl. Limau 2 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Informasi selengkapnya bisa menghubungi +62(021) 7394451 atau https://uhamka.ac.id/
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 634 Kali
Berita Terkait

0 Comments