Harokah Islamiyah /
Follow daktacom Like Like
Rabu, 06/05/2020 08:48 WIB

Mari Mengamalkan 6 Sunnah di Bulan Ramadhan

Beribadah (foto: imageproxy)
Beribadah (foto: imageproxy)
DAKTA.COM - Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini mari bersama-sama mencari pahala untuk akhirat kelak. Karena pada bulan penuh kemulian ini segala amal kebaikan dilipatgandakan dan Allah SWT bukakan pintu ampunan sebesar-besarnya. 
 
Maka dari itu laksanakanlah sunnah-sunnahnya. Apa saja sunnah-sunnah di bulan Ramadhan? Mari simak penjelasanya.
 
1. Sahur
Disunnahkan bagi orang yang hendak berpuasa untuk makan sahur. Dengan makan sahur merupakan tanda bahwa agama Islam selalu mendatangkan kemudahan dan tidak mempersulit. 
 
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa ingin berpuasa, maka hendaklah dia bersahur.” Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan demikian karena di dalam sahur terdapat keberkahan. Makan sahur juga merupakan pembeda antara puasa kaum muslimin dengan puasa Yahudi-Nashrani (ahlul kitab). Maka dari itu, disunnahkan sahur sebelum berpuasa walaupun hanya seteguk air. Dan waktu berakhirnya sahur dalam hadits Anas, dari Zaid bin Tsabit adalah waktu sahur hingga menjelang fajar.
 
2. Menyegerakan Berbuka
Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum menunaikan shalat maghrib dan bukanlah menunggu hingga shalat maghrib selesai dikerjakan. Inilah contoh dan akhlaq dari suri tauladan kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. 
 
Sebagaimana Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan rothb (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada rothb, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air.”
 
3. Berbuka Dengan Kurma
Disunahkan berbuka dengan beberapa buah kurma atau bisa dengan air. Jika tidak mendapati kurma, bisa digantikan dengan makan yang manis-manis. Di antara ulama ada yang menjelaskan bahwa dengan makan yang manis-manis (semacam kurma) ketika berbuka itu akan memulihkan kekuatan, sedangkan meminum air akan menyucikan.
 
4. Berdoa Ketika Berbuka
Perlu diketahui bersama bahwa ketika berbuka puasa adalah salah satu waktu terkabulnya do’a. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terdzolimi.” 
 
Ketika berbuka adalah waktu terkabulnya do’a karena ketika itu orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri. 
 
5.Memberimakan Orang Yang Berbuka
Berbagi di bulan puasa meninggikan rasa dermawan dan pahala dari sedekah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”
 
6. Perbanyak Beribadah
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar melakukan kebaikan. Kedermawanan (kebaikan) yang beliau lakukan lebih lagi di bulan Ramadhan, yaitu ketika Jibril ‘alaihis salam menemui beliau. Jibril ‘alaihis salam datang menemui beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur’an) hingga Al Qur’an selesai dibacakan untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. 
 
Apabila Jibril ‘alaihi salam datang menemuinya, beliau adalah orang yang lebih cepat dalam kebaikan dari angin yang berhembus.” 
 
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih banyak lagi melakukan kebaikan di bulan Ramadhan. Beliau memperbanyak sedekah, berbuat baik, membaca Al-Qur’an, shalat, dzikir, dan i’tikaf. Dengan banyak berderma melalui memberi makan berbuka dan sedekah sunnah dibarengi dengan berpuasa itulah jalan menuju surga. **
 
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 1390 Kali
Berita Terkait

0 Comments