Oase Iman /
Follow daktacom Like Like
Ahad, 03/05/2020 09:49 WIB

Mari Menghidupkan Malam Ramadhan Dengan Tarawih

Ilustrasi shalat tarawih
Ilustrasi shalat tarawih

DAKTA.COM - Dinamakan shalat tarawih yang artinya istirahat, karena orang yang melakukan shalat tarawih beristirahat  setelah melaksanakan shalat empat raka’at. Shalat tarawih termasuk qiyamul lail atau shalat malam. Akan tetapi shalat tarawih ini dikhususkan di bulan Ramadhan. Jadi, shalat tarawih ini adalah shalat malam yang dilakukan di bulan Ramadhan.

 

Adapun shalat tarawih tidak disyariatkan untuk tidur terlebih dahulu dan shalat tarawih hanya khusus dikerjakan di bulan Ramadhan. Sedangkan shalat tahajud menurut mayoritas pakar fiqih adalah shalat sunnah yang dilakukan setelah bangun tidur dan dilakukan di malam mana saja.

 

Para ulama sepakat bahwa shalat tarawih hukumnya adalah sunnah (dianjurkan). Bahkan menurut Ahnaf, Hanabilah, dan Malikiyyah, hukum shalat tarawih adalah sunnah mu’akkad (sangat dianjurkan).

 

Keutamaan Shalat tarawih, yaitu (1) bisa menggugurkan dosa dengan syarat karena iman yaitu membenarkan pahala yang dijanjikan oleh Allah dan mencari pahala dari Allah, dosa yang diampuni bisa mencakup dosa besar dan dosa kecil. Seperti dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosadosanya yang telah lalu akan diampuni."

 

(2) Shalat tarawih yang dilakukan berjamaah pahalanya seperti shalat semalam penuh, seperti dalam hadist  Ahmad dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani “Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.”

 

(3) Shalat tarawih juga seperti seutama-utamanya shalat, Ulama-ulama Hanabilah (madzhab Hambali) mengatakan bahwa seutama-utamanya shalat sunnah adalah shalat yang dianjurkan dilakukan secara berjama’ah.

 

Karena shalat seperti ini hampir serupa dengan shalat fardhu. Kemudian shalat yang lebih utama lagi adalah shalat rawatib (shalat yang mengiringi shalat fardhu, sebelum atau sesudahnya). Shalat yang paling ditekankan dilakukan secara berjama’ah adalah shalat kusuf (shalat gerhana) kemudian shalat tarawih. wallahu a'lam bis-shawab.

 

Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 1852 Kali
Berita Terkait

0 Comments