Oase Iman /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 04/07/2019 11:11 WIB

Teman yang Baik Menurut Islam

Ilustrasi pertemanan
Ilustrasi pertemanan
DAKTA.COM - Teman yang baik adalah mereka yang senantiasa mengingat kita kepada ketaqwaan kepada Allah SWT sang Maha Kuasa.
 
Sebaliknya, teman yang sering mengajak pada kemudharatan, artinya bukanlah teman yang baik dan sepatutnya dihindari.
 
Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
 
“Seorang Mu’min adalah cermin bagi saudaranya. Seorang mukmin adalah saudara bagi Mukmin yang lain. Dia tidak merusak harta miliknya dan menjaga kepentingannya.” (Hasan) Ash Shahihah (6/923): [Abu Dawud: 40-Kitab Al Adab, 49-Bab Fin Nashihah].
 
Seorang Mukmin juga dianjurkan untuk memilih pergaulan dengan orang-orang yang sholeh karena itu akan berpengaruh pada sikap kita. Rasulullah SAW selalu berpesan agar dapat memilih pergaulan yang baik dan dapat membawa pada kebaikan.
 
"Teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi, engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalau pun tidak, engkau tetap dapat mendapatkan bau harum darinya. Adapun pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tidak sedap." (HR. Bukhari-Muslim).
 
Selain itu, Imam Syafi'i rahimahullah berkata: "Apabila engkau memiliki teman yang membantumu dalam melakukan ketaatan maka peganglah dia erat-erat dengan kedua tanganmu. Karena sungguh mencari teman itu sangatlah sulit. Namun berpisah dengannya sangatlah mudah."
Editor : Asiyah Afiifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 1903 Kali
Berita Terkait

0 Comments