Galeri Dakta /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 19/10/2018 18:03 WIB

Radio Dakta Bagikan 1000 Nasi Bungkus Untuk Korban Gempa dan Tsunami

Radio Dakta bersma WMI Care membagikan 1000 nasi bungkus di Palu
Radio Dakta bersma WMI Care membagikan 1000 nasi bungkus di Palu

PALU, DAKTACOM - Radio Dakta dan Wahana Muda Indonesia (WMI) Care kembali membagikan 1000 nasi bungkus untuk pengungsi korban bencana gempa di Palu dan Sigi, Sulawesi Tengah.

Pembagian nasi bungkus ini berasal dari Donasi para pendengar melalui program Dakta Peduli Donggala.

 

"Kita bagikan nasi bungkus program sedekah Gerakan 1000 Nasi bungkus untuk Jumat Berbagi," kata Syifa Faradila selaku Koordinator Dakta Peduli, Jumat (20/10).

Pembagian nasi bungkus didistribuikan di dua titik besar pengungsian. Pertama di Posko Madinah 517, Majelis Dzikir Nurul Khairat, Bukit Thursina, Kel. Kabonena, Kec. Ulujadi, Palu Barat.

Posko milik ulama kharismatik di Palu, Habib Muhammad Saleh bin Abu Bakar Alaydrus itu menampung kurang lebih tujuh ribu orang. Berkurang dari sebelumnya, pengungsian dengan kontur berbukit itu di awal gempa menampung kurang lebih 10 ribu orang.

"Kita bagikan 500 nasi bungkus untuk di Nurul Khairat," kata Koordinator Lapangan WMI, Budhi Setiawan.

 


Dalam kesempatan itu, Tim Radio Dakta dan rombongan WMI sempat bertemu dengan Habib Saleh. Beliau mengapresiasi program dan sinergitas yang dilakukan Radio Dakta selama tanggap bencana.

"Kita sebisa mungkin membantu sosial saja, tidak pilih-pilih dari kelompok mana, jangan mencampur dengan kepentingan kelompok atau politik," ujar Habib mengingatkan.

Seusai dari markaz Habib Shaleh, Radio Dakta dan relawan WMI berangkat menuju Kabupaten Sigi. Tepat di desa Pombewe tersebar sejumlah tenda pengungsi korban likuifaksi dari desa Jono Oge, Dusun Dua, Kec. SIGI Biromaru Kab. Sigi, Sulteng

Pembagian nasi bungkus dilakukan di dua shelter berbeda di kawasan ini, sebab para pengungsi tersebar dalam cluster berbeda. Selain memberi bantuan 500 bungkus nasi, Radio Dakta juga memberikan bantuan logistik seperti beras, susu kental manis, susu bayi, dan minyak telon. (Syifa)

Editor : Asiyah Afifah
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 302 Kali
Berita Terkait

0 Comments