Bekasi / Kabupaten /
Follow daktacom Like Like
Kamis, 07/12/2017 11:00 WIB

Dinas Pertanian Sosialisasikan Sistem Tanam Padi Jajar Legowo

Penyuluh Pertanian Madya DR Triyono STP MPd
Penyuluh Pertanian Madya DR Triyono STP MPd
BEKASI_DAKTACOM: Proses bertani atau budidaya pertanian dalam hal tanam padi menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan negara Indonesia, apalagi mengingat tingginya semangat untuk dapat terus mempertahankan swasembada pangan.
 
Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi memberi perhatian khusus terkait dengan pertanian padi di wilayahnya. Melalui sosialisasi metode tanam jajar legowo, pihak dinas berharap petani dapat memproduksi lebih banyak beras.
 
“Legowo” di ambil dari bahasa jawa yang berasal dari kata “Lego” yang berarti Luas dan “Dowo” yang berarti panjang. Tujuan utama dari Tanam Padi dengan Sistem Jajar Legowo yaitu meningkatkan populasi tanaman dengan cara mengatur jarak tanam," ujar  Penyuluh Pertanian Madya, DR. Triyono, S.TP., M.Pd. dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi dalam bincang publik di Radio Dakta, Kamis (7/12).
 
Berdasarkan pengalaman, tanaman padi yang berada di pinggir akan menghasilkan produksi padi lebih tinggi dan kualitas dari gabah yang lebih baik, ini dikarenakan tanaman padi di pinggir akan mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak. Itulah sebabnya sistem jajar legowo menjadi salah satu pilihan dalam proses meningkatkan produksi gabah.
 
Tanam Padi dengan Sistem Jajar Legowo maka dapat dilihat peningkatan popolasi dari tanaman padi yang ditanam, secara umum rumus peningkatan jumlah populasi tanaman padi dapat dilihat dengan rumus 100% X  1 : ( 1 + jumlah legowo).
 
Selain meningkatkan produksi gabah, sistem jajar legowo juga terbukti dapat mengurangi serangan hama pada tanaman padi, terutama hama tikus dan hama wereng yang pada hakikatnya suka kelembaban.
 
"Namun masih ada kelemahannya yang perlu dicari solusinya, yakni pertumbuhan gulma di area yang kosong," ungkap Tri.
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : Radio Dakta
- Dilihat 47 Kali
Berita Terkait

0 Comments