Jurnal Haji /
Follow daktacom Like Like
Jum'at, 11/08/2017 13:00 WIB

Jelang Akhir Gelombang Pertama, Asrama Haji Pondok Gede Lengang

Ilustrasi Jamaah Haji saat Tiba di Asrama
Ilustrasi Jamaah Haji saat Tiba di Asrama
JAKARTA_DAKTACOM: Suasana Asrama Haji Embarkasi Jakarta Pondok Gede mulai terlihat lengang. Pasalnya, pemberangkatan gelombang pertama sudah mendekati fase akhir. Kloter 28 dan 29 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede asal Lampung akan diberangkatkan hari ini, 11 Agustus 2017.
 
Rilis sata Sub Bagian Pengumpulan dan Pengolahan Data (Pulahta) Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (10/08) malam, menyebutkan total yang sudah diberangkatkan sebanyak 10.612 jemaah, terbagi dalam 27 kelompok terbang (kloter). 
 
Embarkasi Jakarta Pondok Gede untuk musim haji 2017 melayani sebanyak, 24.834 jemaah haji yang terbagi ke dalam 63 kloter. Ini terdiri dari jemaah haji asal DKI Jakarta sebanyak 7.952 orang (21 kloter), jemaah haji asal Banten 9.493 orang atau 24 kloter dan jemaah haji asal Lampung 7.074 orang atau 18 kloter.
 
Jadwal penerbangan jemaah haji asal Embarkasi Jakarta Pondok Gede, terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama dari 28 Juli 2017 – 11 Agustus 2017 dengan tujuan penerbangan ke Madinah. Gelombang kedua dari 12 – 26 Agustus 2017 dengan tujuan penerbangan Jedah. 
 
Ditemui di Gedung Serba Guna 2 (SG 2) Asrama Haji Pondok Gede, Sekretaris PPIH Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) Sadirin menyampaikan bahwa keberangkatan jemaah haji gelombang pertama  berjalan lancar. 
 
“Alhamdulillah pemberangkatkan calon Jemaah haji tidak ada kendala yang berarti walaupun ada pemindahan penerbangan dari Halim Perdana Kusuma ke Soekarno Hatta,” ungkap Sadirin. 
 
Sebelumnya seluruh penerbangan yang memberangkatkan Jemaah haji Embarkasi Jakarta diberangkatkan melalui Bandara Halim Perdana Kusuma. Akan tetapi karena adanya kerusakan landasan pada Lanud Halim Perdana Kusuma, maka keberangkatan dipindahkan ke Bandara Soekarno Hatta. 
 
Perubahan lokasi penerbangan ini, membuat proses boarding Jemaah dari Asrama Haji  Pondok Gede mengalami perubahan  menjadi 6 jam sebelum take off, dari semula 3 jam sebelum take off.
Editor : Azeza Ibrahim
Sumber : kemenag.go.id
- Dilihat 39 Kali
Berita Terkait

0 Comments