Sosialisasi Pemilukada Di Lapas Hanya Dapat Dilakukan KPU
Diposting Pada 06 Feb 2012
Anggota KPU Kab. Bekasi Dialog di Ruang Lapas (foto dakta)
BEKASI_DAKTACOM: Kegiatan sosialisasi maupun kampanye Pemilukada terhadap warga binaan penghuni lembaga permasyarakatan dilarang dilakukan oleh pasangan calon bupati dan wakil agar tidak terjadi gesekan diantara warga binaan.
Hal itu dikatakan oleh anggota KPU Kabupaten Bekasi Idham Kholik, saat beraudiensi dengan pejabat Lapas Bulak Kapal, menyusul telah disusunnya jadwal kegiatan sosialisasi Pemilukada, senin (6/2).
Menurutnya, kebijakan dari Lmbaga Pemasyarakatan tidak memperkenankan ada tim sukses ataupun pasangan calon masuk ke area Lapas sehingga hanya KPU saja yang diperbolehkan untuk melakukan pendidikan pemilih dalam bentuk sosialisasi.
Idham menambahkan dalam kegiatan sosialisasi nanti secara teknis pihaknya hanya akan memperkenalkan pasangan calon bupati dan wakil bupati bekasi tanpa menghadirkan pasangan calon
Anggota KPU Kabupaten Bekasi Idham Kholik juga menjelaskan pemberian sosialisasi dan pendidikan politik terhadap warga binaan dianggap perlu mengingat pemilih harus dapat mengetahui sosok calon pemimpinnya dimasa mendatang.
“Warga binaan di lembaga pemasyarakatan juga mempunyai hak yang sama untuk menggunakan suaranya dalam Pemilukada” kata Idam Kholik.
Sementara itu Kasubsie Registrasi Lapas Bulak Kapal, Irawan Wijaya S.H mengatakan rencana kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh KPU dan Lapas, dianggap perlu karena tidak seluruh warga binaan mengetahui kegiatan Pemilukada, untuk itu Lapas Bulak Kapal akan mengatur waktunya terlebih dahulu agar kegiatannya dapat berjalan.(Ardi Mahardika/Inas).
KPU Kab. Bekasi Adakan Diskusi Publik Sosialisasikan Visi Misi Calon Bupati
Diposting Pada 06 Feb 2012
Zakil Hilmi, anggoa KPU Kab. Bekasi saat siaran di Radio Dakta (foro Imran).
KEDUNGWARINGIN_DAKTACOM : Pokja Pencalonan KPU Kab. Bekasi, Zaki Hilmi, akan melaksanakan diskusi publik untuk mensosialisasikan visi misi calon Bupati dan Wakil Bupati dari masing masing pasangan calon.
Hal itu dikemukakan Zaki Hilmi, saat diwawancarai Yanni Azzahra, dari Radio Dakta, Senin (6//2/12) lewat telepon selulernya.
Dikatakan, Diskusi publik itu akan dilaksanakan secara monolog dengan menghadirkan masyarakat Kab. Bekasi yang merepsentasikan masyarakat Bekasi seperti tokoh agama, pimpinan organisasi masyarakat, organisasi pemuda, serta para politisi dan pendidik.
Diharapkan dengan undangan yang merepsentasikan masyarakat Bekasi, sosialisasi visi misi calon bupati dan wakil bupati dari masing-masing pasangan dapat lebih tersosialisasi di tengah masyarakat.
Menurut Zaki Hilmi, untuk mengoptimalkan sosisalisasi, KPU Kab. Bekasi telah menjalin kerjasama dengan 30 Lembaga Swadaya Masyarakat serta Muspika se Kab. Bekasi. “Ini telah menjadi komitmen kami” kata Zaki Hilmi.
Dijelaskan, dalam rapat kordinasi dengan PPK, telah disusun agenda kegiatan sosialisasi visi-misi yang nantinya akan mencakup 23 kecamatan di Kab. Bekasi. Kita harus berikan ruang publik untuk lebih memasyarakatkan visi misi para pasangan calon.
Untuk pilkada kali ini KPU juga menggunakan media budaya asli daerah untuk menyosialisasi visi misi seperti lewat topeng Bekasi. Yang dapat kita petik dari kegiatan sosialisasi ini adalah terpopulerkannya budaya asli Bekasi sekaligus dapat memasyarakatkan visi visi calon, papar Zaki. (Yenni Azzahra/Inas).
Perayaan Cap Gomeh Dikawal 300 Polisi
Diposting Pada 06 Feb 2012
perayaan cap gomeh di kota Bekasi
BEKASI_DAKTACOM: Sedikitnya 300 personil polisi dikerahkan untuk mengantisipasi kemacetan akibat perayaan cap gomeh di Kota Bekasi.
Hal itu disampaikan AKP Sayuti, Kanit Lantas Polresta kota Bekasi disela sela acara Cap Gomeh yang dipusatkan di Jl. Mayor Oking Bekasi Timur, Senin (6/2/12).
Sayuti mengatakan, polres kota Bekasi telah menempatkan 300 personilnya untuk mengatur lalu lintas untuk menghindari terjadinya kemacetan lalulintas.
Dijelaskanya kepolisian telah melakukan rekayasa lalulintas dari arah Jl. Mayor Oking -Jl. Juanda, Jl. Perjuangan, Jl. Baru Perjuangan, Jl. kH. Agus salim, kembali ke Jl. Juanda dan Jl. Kenari sampai ke kelenteng.
“Ada 300 personil yang telah kita turunkan,untuk melakukan pengamanan lalulintas disekitar lokasi “kata sayuti.
Sementara bagi pengendara yang melintas di daerah Agussalim di alihkan ke Jl. Pramuka Bekasi selatan.
“Kita himbau kepada masyarakat pengendara untuk memakluli sehinggga semua dapat berjalan lancar”ucapnya.
Acara cap gomeh dilepas Plt. Rahmat Efendi degan berbagai parade budaya seperti reog ponorogo, barongsai,odong odong, pakaian adat betawi, serta berbagai kesenian lain.
“Kita siapkan berbagai jenis budaya untuk memeriahkan penutupan cap gomeh ” kata Roni Hermawan salah satu ketua panitia yang sekaligus ketua komisi B DPRD kota Bekasi.
Menurutnya bentuk Bekasi cerdas sehat dan ihsan di buktikan dengan adanya toleransi yang terlihat dalam perayaan cap gomeh.
Dijumpai di tempat yang sama Plt, Rahmat Efendi mengaku antusias dengan adanya perayan cap gomeh karena di kota Bekasi dihormati semua pemeluk agama dan bebas melakukan ibadah dan kepercayaan masing masing.
“Bentuk penghormatan dan kebebasan beragama sekarang terbukti,semua agama dapat menjalankan keyakinanya di bekasi .asal tidak menyalahi aturan yang ada” pungkasnya.(Bayu Samudra/Inas).
Sa’duddin Voters Launching Spot Campaign Lewat SMS
Diposting Pada 06 Feb 2012
Sa'duddin Voters saat berada di Radio Dakta (foto Imran)
BEKASI_DAKTACOM: Sa’duddin Voters, akan melakukan lauching spot campaign lewat SMS, di rumah makan Sederhana, Cibitung, Kab. Bekasi, Selasa (7/2/12). Tujuannya untuk menyampaikan informasi kepada calon pemilih alasan mengapa harus memilih pasangan Sa’duddin Jamal (SAJA).
Hal itu dikemukakan ketua Sa’duddin Voters, Faisal kepada Dakta.com, saat ia dan rekan-rekanya berkunjung ke Radio Dakta di Griya Agussalim, Senin ( 6/2/12).
Dikatakan, sedikit ada 3 juta sabungan telepon yang rencananya akan dikirim pesan untuk memenangkan pasangan Sa’duddin-Jamal. Mereka katanya adalah pemegang nomor telepon seluler yang beroperasi di kabupaten Bekasi.
Menurut Faisal, setiap pemegang telepon seluler akan mendapat kiriman pesan lewat SMS. Isinya pesan-pesan untuk mendukung Sa’duddin- Jamalulail. “Seperti ini nanti pesanya” kata Faisal ke dakta.com sambil menunjukkan contoh isi pesan yang terdapt di ponsel.
Faisal mengungkapkan, kampanye lewas SMS ini adalah salah satu dari bagian kegiatan Sa’duddin Voters, untuk memenangkan “SAJA”.
Sebelumnya, Sa’duddin Voter sudah melakukan penggalangan pemenangan SAJA di lingkungan pedagang sayur, pedagang asongan, pemulung, majelis taklim, dan komunitas kedaerahan.
Bahkan saat Faisal berkunjung ke pendukung Sa’duddin Voters, beberapa waktu lalu, ada orang yang ising merusak mobilnya. Kaca depan mobil Faisal dipecahkan.
Alhamdulillah, sambutan masyarakat cukup baik. Itu sebabnya kami sangat yakin kalau pasangan Sa’duddin-Jamalulail itu bakal memenangkan Pemilukada di Kabupaten Bekasi 11 Maret mendatang. ( Inas).
Ada Bau Kolusi Dalam Mutasi Kepsek di Kota Bekasi
Diposting Pada 06 Feb 2012
Encu Hermana, Kadinas Dikbud Kota Bekasi
BEKASI_DAKATCOM: Mutasi ratusan kepala sekolah yang dilakukan pemerintah Kota Bekasi, selain mendapat protes keras dari puluhan Kepala Sekolah yang dimkutasi hingga mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Belakang terium bau kolusi.
Menaggapi hal itu, Kepala dinas pendidikan kota Bekasi Encu hermana membantah tudingan mutasin berbau kolusi.
Dugaan semakin menguat karena disinyalir terjadi promosi terhadap adik kandung dari Kepala Dinas Pendidikan, bernama Maman. Sebalumnya ia menjabat sebagai guru di SMK Negeri 1 Kota Bekasi dan kini menjabat Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Kota Bekasi.
Namun dugaan kolusi tersebut langsung di bantah Encu Hermana. Saat ditemui di kantornya Senin (6/2/12).
Menurut Encu mutasi yang dilakukan pemerintah Kota Bekasi itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga tidak ada kolusi dan aturan yang dilanggar.
ENcu mengaku hal tersebut dilakukan karena masa kerja yang bersangkutan sudah senior bahkan terhitung mulai tanggal menjadi PNS (TMT)/ sudah sejak tahun 2008 lalu. walaupun Kedua PNS guru tersebut tidak mengikuti tes cakap untuk jabatan Kepala Sekolah.
Lebihlanjut Encu, mengatakan jabatan merupakan amanah yang diberikan sehingga harus di jalankan sebaik baikanya. (Bayu Samudra/Inas).
Surat Suara Pemilukada Sudah Harus Sampai ke KPU H-8
Diposting Pada 06 Feb 2012
KEDUNGWARINGIN_DAKTACOM : Surat suara Pemilukada Kabupaten Bekasi ditargetkan sampai ke Kantor KPU maksimal pada H-8 sebelum kegiatan pencoblosan.
Hal itu diungkapkan Sekretaris KPU Kabupaten Bekasi Mumu Mulyana, kepada Radio Dakta, Senin (6/2/12).
Dikatakan, Surat Suara pemilukada Kabupaten Bekasi yang dikerjakan oleh pemenang tender, ditargetkan bisa sampai ke Kantor KPU maksimal pada H-8 sebelum kegiatan pencoblosan.
Menurut Mumu, target H-8 surat suara sampai ke kantornya karena butuh waktu 5 hari untuk kegiatan penyortiran yang dibantu oleh masyarakat sekitar, setelah disortir, surat suara tersebut langsung didistribusikan ke masing-masing PPK di tingkat kecamatan pada H-3.
Sekretaris KPU Kabupaten Bekasi Mumu Mulyana juga menjelaskan dalam kegiatan penyortiran surat suara tersebut juga nantinya akan dijaga secara ketat oleh petugas kepolisian maupun petugas KPU itu sendiri agar dalam penyortiran masyarakat tidak membawa surat suara pulang ke rumah.
Sementara itu divisi logistik KPU Kabupaten Bekasi Abdul Rohman menjelaskan pihaknya juga telah menetapkan 3 lipatan dalam surat suara pemilukada, yang didasarkan pada Posisi gambar calon tertutup, dan penentuan desain surat suara yang dilakukan sebelumnya.(Ardi Mahardika/Inas).
Rumah Yang Dijadikan Gereja Disegel
Diposting Pada 06 Feb 2012
Penyegelan rumah yang dijadikan gereja
BEKASI_DAKTACOM: Pemerintah kota Bekasi hari ini berencana melakukan penyegelan sebuah rumah yang dijadikan tempat ibadah (gereja ). Penyegelan itu dilakukan setelah Pemkot Kota Bekasi melayangkan 3 kali surat peringatan, namun mereka tetap membandel.
Hal itu dikatakan kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik Dan lindungan Masyarakat Agus Darma saat ditemui Radio Dakta disela rapat dengan pihak terkait membahas penyegelan rumah tersebut.
Menurut Agus, sejak beberapa bulan lalu banyak warga masyarakat di daerah perumahan Alinda kampung mangseng Bekasi utara mengeluhkan adanya rumah yang dijadikan tempat ibadah sehingga pihaknya langsung melakukan teguran walaupun tidak pernah ditanggapi.
Ditambahkan Agus sekitar 100 orang dari berbagai daerah di kota Bekasi melakukan ibadah di rumah tersebut sehingga melanggar peraturan yang ada di samping banyaknya desakan dari warga untuk menutup tempat tersebut.
Agus mengakui diwilayah kota Bekasi sering terjadi konflik sara disebabkan pelanggaran yang dilakukan agama tertentu sehingga pihaknya bertekat akan menertibkan rumah dan ruko yang menjadi tempat ibadah untuk meminimalisir terjadinya konflik sara di wilayah kota Bekasi.(bayu samudra/Inas).
Disdukcapil Himbau Warga Kab. Bekasi Ikuti Pembuatan e-KTP
Diposting Pada 06 Feb 2012
BEKASI_DAKTACOM: Penduduk Kabupaten Bekasi diminta mengikuti seluruh proses Elektronik Kartu Tanda Penduduk (KTP) agar kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) berjalan lancar.
Hal itu disampaikan Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi, H. Aspuri, dikantornya senin, (6/2).
Dikatakan, segala proses penerapan E-KTP di kabupaten Bekasi prosesnya sudah mulai berjalan sejak Februari tahun 2012, dimana nantinya segala bentuk undangan dan sosialisasi mengenai E-KTP akan diberikan kepada warga.
Aspuri menambahkan seluruh proses jadwal tahapan mengenai penerapan E-KTP di Kabupaten Bekasi telah di buat jadwalnya dimana dalam bentuk undangan kepada warga proses pengambilan sidik jari dan iris mata yang berlangsung di tiap-tiap kecamatan
Saat ini, menurutnya alat pembuat E-KTP juga akan akan didistribusikan ke tiap-tiap kecamatan yang jumlahnya 23 alat untuk mendukung proses pembuatan KTP elektronik di Kabupaten Bekasi. (Ardi Mahardika/Inas).
Don Murdono Optimis Terpilih Sebagai Bakal Calon Gub Jabar Dari PDIP
Diposting Pada 06 Feb 2012
Don Murdono, bakal calon Gub Jabar dari PDIP (poto Radio Dakta)
BEKASI_DAKTACOM : Salah satu bakal calon Gubernur Jawa Barat dari PDIP Don Murdono, dalam road show ke beberapa DPC PDI Jawa Barat, menyempatkan diri mampir di Radio Dakta, Ahad (5/2/12), seusai melakukan sosialisasi di DPC PDIP Kota Bekasi, Jl. Chairil Anwar.
Don Murdono diterima langsung manager program Dhany Wahab. Kunjungannya ke Radio Dakta selain ingin menyampaikan visi misinya terkait dengan uji publik untuk dapat menjadi bakal calon Gub. Jabar dari PDIP.
Dalam perbincangan di Radio Dakta, Don Murdono yang juga sebagai Bupati Sumedang itu, mengatakan ada budaya yang mulai hilang dari masyarakat Jawa Barat yaitu rasa gotong royong. Budaya gotong royong inilah salah satu yang akan dibangkitnya di Jawa Barat, jika ia terpilih jadi Gubernur.
Don Murdono mengaku optimis dapat meraih 50 persen lebih suara dalam pemilihan Gubernur 2013 mendatang terutama di daerah Sumedang mengingat ia masih menjabat sebagai bupati.
Lebih lanjut dijelaskan, kantong suara yang lain mungkin akan diperoleh dari Kota Bandung, Kota Bogor, Kab. Sukabumi, dan Kab. Bogor.
Ketika berbicara tentang nasib buruh, Don Murdono, berjanji akan mensejahterakan buruh dengan menjalankan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) seratus persen diwilayah Jawa Barat.
Sementara, saat menyikapi keanekaragaman warga masyarakat Jabar baik agama dan budaya ia mengaku akan menggunakan Pancasila sebagai landasan yang terbukti dapat menyatukan perbedaan.
Mengomentari soal sosialisasi yang dilakukan 6 kandidat bakal calon Gub Jabar dari PDIP, Wakil Ketua Infokom DPD Jawa Barat Waras Warsito mengaku akan mengawal ke 6 calon dari PDIP dan memberikan kesempatan yang sama bagi mereka untuk melakukan sosialisasi.
Dikatakan, para kandidat yang sedang mengikuti uji publik itu adalah Don Murdono, Eep Hidayat, Bupati Subang, Rike Diah Pitaloka, anggota DPR Komisi 9, Dedi Supardi, Gatot Tjahyono, Aang Hamid Susuganda.
Ketua DPC PDIP kota Bekasi Mochtar Mohamad menyarankan kepada Don Murdono untuk melakukan konsolidasi politik dengan partai lain seperti Demokrat, Golkar, PAN, dan Gerindera.
Sementara Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ideris Lubis, mengaku akan melakukan survey internal dan ekseternal dalam melakukan rekomendasi calon gubenur kepada ketua umum partai Megawati Soekarno Putri untuk menentukan satu calon dari 6 calon yang sekarang sedang dilakukan uji publik (elektablitas).(Bayu Samudra/Inas).
Pelecehan Terhadap Wanita Bercadar Tuntut Permintaan Maaf
Diposting Pada 06 Feb 2012
AMERIKA SERIKAT_DAKTACOM: Seorang muslimah AS yang bercadar marah dan menolak permintaan maaf perusahaan minyak Chevron yang minta maaf secara ringan setelah melecehkannya ketika ia ingin mengisi bahan bakar di pom bensin Chevron dan mengancamnya akan membawanya ke pengadilan, Kamis (2/2).
La Fleur Mohamed, mengklaim ia meninggalkan pom bensin Chevron karena disuruh melepaskan cadarnya.
Ia mengancam akan menggugat Chevron kecuali perusahaan minyak raksasa ini meminta maaf lebih dalam lagi setelah salah satu pom besinnya menolak melayani dia karena ia mengenakan cadar yang hanya kelihatan matanya.
Wilfredo Ruiz, pengacaranya La Fleur Mohamed, mengatakan permintaan maaf Chevron hanyalah secara ringan dan tidak mendalam, dan tidak akan bisa memperbaiki “momen memalukan ini”yang terjadi terhadap kliennya pada 28 Oktober 2011.
“Jika Chevron tidak mau meminta maaf secara lisan dan tulisan, maka kita akan mengambil tindakan hukum,” kata Ruiz kepada ABCNews.com.
“Jika mereka mengakui kesalahan mereka dan memberikan kompensasi yang sesuai dengan perlakuan mereka yang sangat menindas La Fleur, maka kita tidak perlu pergi ke pengadilan.”
Pihak Chevron sendiri mengakui bahwa La Fleur Mohamed diminta untuk mengangkat cadarnya untuk “tujuan keamanan” dan mengatakan itu adalah sudah kebiasaan bagi orang yang memakai masker dan penutup kepala demi keselamatan petugas pompa bensin.
La Fleur Mohamed(39) akhirnya menolak untuk melepas cadarnya dan menelepon polisi.(cyber Sabili/abcn/Inas)
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah