Pembahasan RAPBD Gagal Anggota Banggar Saling Tuding
Diposting Pada 01 Dec 2011
BEKASI_DAKTACOM : Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2012 Kota Bekasi yang dilaksanakan di Hotel Jayakarta, Bandung, Jawa Barat, yang menelan dana ratusan juta rupiah dan tidak mendapatkan hasil. Sejumlah anggota Banggar DPRD Kota Bekasi saling lempar tanggungjawab terkait tempat pembahasan.
Ronny Hermawan misalnya, Ketua Komisi B DPRD setempat itu mengaku penunjukan tempat di Bandung, Jawa Barat itu merupakan keputusan pimpinan Banggar dalam hal ini Ketua dan para wakil Keta DPRD. “Kalau ditanya itu, silahkan tanya kepada pimpinan karena pimpinan yang berhak menjawab, disamping juga penunjukan sudah menjadi tempat,” kata Ronny.
Namun demikian lanjut politisi Partai Demkrat itu, dalam penentuan tempat selain pimpinan juga merupakan kesepakatan suara terbanyak dalam rapat Banggar yang digelar di DPRD.
Yang pasti kata dia, dirinya sangat setuju pembahasan dilakukan di Kota Bekasi, karena selain lebih dekat dari tempatnya tinggal, juga biaya yang dikeluarkan tidak lebih besar seperti di Bandung.
“Saya pernah mengutarakan hal itu di dalam rapat Banggar, namun karena penunjukan telah disepakati di Bandung, sebagai anggota kita ikut saja,” katanya, Rabu (30/11).
Mengomentari tidak adanya hasil dalam pembahasan yang dilakukan selama 3 hari di Bandung itu menurut Ronny lebih dikarenakan ketidaksiapan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dimana materi dari RAPBD tersebut tidak siap.
Helly Mulyaningsih anggota Baggar lainnya mengaku, ketidaksiapan dari pihak eksekutif itu lebih di dasari atas kinerja Plt Sekda Kota Bekasi yang tidak bisa mengkoornasikan SKPD.
“Yang saya liat Plt Sekda tidak fokus , seperti mendadak pulang karena anaknya sakit dan ulang tahun,” paparnya Helly Mulyaningsih.
Hal senada juga dikatakan Thamrin Usman, menurut anggota Fraksi Partai PAN tersebut, penunjukan tempat dilakukan oleh unsur pimpinan. Sebagai anggota kata Thamrin, dirinya hanya ikut saja dalam kegiatan pembahasan tersebut. “Ya silahkan tanya ke pimpinan kalau soal itu,” tuturnya.
Menjawab akankah pembahasan berikutnya kembali dilakukan di luar Kota Bekasi, lagi-lagi Thamrin mengaku itu bagaimana pimpinan karena sebagai anggota ia akan ikut pimpinan.
Sementara itu Sekretaris Dewan DPRD Kota Bekasi, Jumhana Lutfi kepada wartawan mengatakan, penunjukan tempat pembahasan dilakukan anggota Banggar. Sedang pihaknya kata dia, hanya selaku pengelola anggaran. “Ya benar kalau anggaran yang dikeluarkan dalam kegiatan itu lebih dari seratus juta,” paparnya singkat.(Bayu Samudra/Inas).
Pasangan Calon Saling Klaim Dapat Memenangkan Pilkada Bekasi
Diposting Pada 01 Dec 2011
BEKASI_DAKTACOM: Pasangan Calon Bupati dan wakil bupati kini tengah melakukan konsolidasi di tingkat partai pendukung untuk memenangkan Pilkada kabupaten Bekasi 11 Maret 2012 mendatang. Salin g klaim dapat memenangkan Pilkada-pun bermunculan dengan memberikan asumsi dukungan telah telah mereka hitung.
Seperti halnya pasangan Neneng Hasanah Yasin dan Rohim Mintareja atau NeRo tengah melakukan konsolidasi terhadap pengurus kecamatan maupun desa di partainya masing-masing, dan juga sangat yakin akan dapat memenangkan Pilkada.
Sebelumnya, Jamalulail, mengklaim akan dapat memenangkan petarungan memperebutkan kursi bupati -wakil bupati di Bekasi. Hal yang sama juga diungkapkan tim rewalan Dahsyat, Waras Warsito.
Neneng Hasaanah Yasin saat ditemui dalam acara konsolidasi di Kecamatan Cikarang Barat mengatakan kegiatan konsolidasi merupakan ajang silaturahmi antar pengurus di tingkat kecamatan dan desa untuk mendapat dukungan dari para kader Golkar, sehingga Pilkada dapat dimenangkan.
Menurut Neneng konsolidasi diperlukan agar seluruh kader Golkar di tingkat bawah menyatukan suaranya dalam Pilkada. Neneng menampik seluruh Pimpinan Kecamatan beralih mendukung ke Darip Mulyana.
“Selama ini pengurus kecamatan sudah menyatukan suaranya untuk mendukung pasangan Nero dan polemik Golkar nantinya tidak akan berpengaruh dalam Pilkada” kata neneng yasin meyakinkan.
Sementara Rohim Mintareja yang menjadi pasangan Neneng Yasin, mengatakan di Partai Demokrat konsolidasi sudah berjalan.
“Sebelum turunnya rekomendasi banyak diantara kader berbeda pendapat namun saat ini suara kader Dmokrat sudah bulat untuk mendukung pasangan Neneng Yasin dan Rohim Mintareja” jelas Rohim Mintareja.
Rohim menambahkan pasangannya Nero telah melakukan persiapan terhadap tim sukses dan relawan yang akan dipadukan dari Partai Demokrat dan Golkar serta Partai Amanat Nasional. Jumlahnya sekitar ribuan relawan, masing-masing akan bertugas di tiap-tiap TPS untuk menarik suara masyarakat, tambahynya menjelaskan.(Ardi Mahardika/Inas).
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah