CIKARANG_DAKTACOM : Panwaslu Kabupaten Bekasi sudah melakukan tes wawancara terhadap 101 calon Panitia Pengawas Pemilukada tingkat Kecamatan (Panwascam) yang disaring menjadi 69 anggota untuk mengawasi kegiatan Pemilukada di tingkat kecamatan.
Ketua Panwaslu Kabupaten Bekasi Mulyadi Assyamsudin ketika ditemui di kantornya saat tes seleksi wawancara anggota Panwascam mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan proses seleksi yang dimulai sejak Rabu (14/9) lalu. Dari 101 calon Panwascam yang mengikuti seleksi, nantinya akan dikerucutkan menjadi 69 anggota Panwascam yang akan mengawasi proses pilkada di tingkat kecamatan.
Mulyadi menambahkan secara teknis setelah tes wawancara selesai Panwaslu Kab. Bekasi akan melakukan rapat pleno selama 2 hari yang membahas hasil seleksi. “Insya Allah Senin (19/9) hasil dari tes akan diumumkan” jelas Mulyadi.
Ketua Panwaslu menambahkan dari segi kriteria calon, Panwascam harus memiliki integritas yang cukup baik, memiliki kompetensi di bidangnya, untuk melakukan pengawasan kegiatan Pilkada ditingkat kecamatan.
Panwaslu Kabupaten tidak memprioritaskan mantan anggota Panwascam yang melamar kembali. “Yang terpenting mereka harus mempunyai kemampuan,” tegasnya. (Ardi Mahardika/Dakta)
Dana BOS Bocor ICMI Usul Bentuk LSM Pemantau Independen
Diposting Pada 17 Sep 2011
CIKARANG_DAKTACOM : Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia atau (ICMI) Kabupaten Bekasi menilai perlu dibentuknya lembaga pemantau indepeden yang bertugas mengawasi penyelenggaraan kegiatan pendidikan di Kabupaten Bekasi.
Sekretaris ICMI Kabupaten Bekasi Iyon Junaedi mengatakan, sebagai organisasi yang peduli di bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, ICMI berkunjung ke kementrian pendidikan, Minggu (17/9).
Pada kesempatan itu muncul wacana akan membentuk lembaga independen secara nasional yang mengawasi dunia pendidikan yang terkait pemberian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang akan digunakan untuk bangunan fisik maupun penyelanggaraan pendidikan.
Menurut Iyon, lembaga independen semacam itu diperlukan di Kabupaten Bekasi untuk memantau penyaluran dana BOS yang kurang transparan. Akibatnya masih banyak orang tua siswa yang mengeluarkan dana tambahan. Padahal pemerintah sudah menggratiskan biaya pendidikan. “Kwalitas pendidikan di Kabupaten Bekasi masih jauh maksimal”.
Sekretaris ICMI Iyon Junaedi menambahkan beberapa sekolah di kabupaten Bekasi juga masih belum berjalan optimal dan kekurangan ruang kelas, salah satunya adalah SD Sumber Jaya 05 Tambun Selatan. Sekolah tersebut masih kekurangan ruang kelas dan terpaksa menampung 50 murid perkelasnya. Sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut berjalan kurang efektif.
Untuk itu Iyon berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi agar bisa melihat kondisi riil di lapangan bahwa masih banyak ruangan kelas yang kurang sehingga menggangu proses kegiatan belajar. (Ardi Mahardika/Dakta).
Pemkot Bekasi Sediakan Lajur Sepeda di Jl. A. Yani
Diposting Pada 17 Sep 2011
BEKASI_DAKTA.COM. Saat ini Kota Bekasi sudah memiliki jalur sepeda. Jalur sepeda yang selama ini diperjuangkan oleh teman teman dari Bike to Work Rombongan Bekasi ( Robek ) sejak berdirinya komunitas ini di Bekasi, demikian Humas Robek Pramudiya. menyampaikan kepada Dakta.com.
dijelaskan, jalur sepeda ini berada di sepanjang jalan A.Yani di kedua sisinya. Sisi sebelah selatan membentang sepanjang Jl. A. Yani sampai simpang kalimalang depan Bekasi Cyber Park. Dan sisi sebelah Utara membentang sepanjang Jl. A. Yani dari pertigaan simpang pekayon depan Bekasi Square hingga pertigaan kantor Walikota Bekasi.
Meskipun begitu, kata Pramudya masih terdengar nada kekecewaan dari sebagian pesepeda dimana sebenarnya bukan di jalan tersebut yang kita inginkan. Walau demikian tersedianya jalur sepeda tersebut patut syukuri dipelihara dan manfaatkan dengan baik.
Lebih jauh Humas Robek menjelaskan, jika dilihat dan ditelusuri, jalur sepeda ini terdapat beberapa hal yang bisa di kritisi. Saya mencoba me-review hal hal tersebut berdasarkan masukan masukan dari anggota robek yang telah melalui jalur tersebut :
1. Penggunaan garis putus-putus untuk memisahkan dengan median jalan. Yang kita tahu bahwa garis putus-putus berarti kendaraan lain bisa masuk dan keluar jalur tersebut. Berati jalur sepeda itu bisa digunakan kendaraan lain.
2. Terdapat titik rawan yang memang tidak bisa dihindarkan yaitu persilangan didepan bekasi square dan didepan informa bekasi. Dimana titik tersebut sangat rawan bagi pesepeda yang melintas harus extra hati2 dengan kendaraan terutama mobil yang ingin memasuki tol bekasi barat. Perlu adanya pengawasan khusus untuk pesepeda yang melewati persilangan tersebut.
3. Pengamatan salah seorang robekers, om Heru, masih banyak angkot yang ngetem dijalur sepeda terutama didepan Bekasi cyber park dan di sisi stadion Bekasi.
Namun demikian, apresiasi kita berikan kepada pemerintah kota Bekasi yang telah membangun jalur sepeda ini. Mudah mudahan akan terealisasi jalur sepeda di jalan jalan lain di Bekasi, papar Pramudya.
Pemkot Bekasi Sediakan Jalur Sepeda di Jl A. Yani.
BEKASI_DAKTA.COM. Saat ini Kota Bekasi sudah memiliki jalur sepeda. Jalur sepeda yang selama ini diperjuangkan oleh teman teman dari Bike to Work Rombongan Bekasi ( Robek ) sejak berdirinya komunitas ini di Bekasi, demikian Humas Robek Pramudiya. menyampaikan kepada Dakta.com.
dijelaskan, jalur sepeda ini berada di sepanjang jalan A.Yani di kedua sisinya. Sisi sebelah selatan membentang sepanjang Jl. A. Yani sampai simpang kalimalang depan Bekasi Cyber Park. Dan sisi sebelah Utara membentang sepanjang Jl. A. Yani dari pertigaan simpang pekayon depan Bekasi Square hingga pertigaan kantor Walikota Bekasi.
Meskipun begitu, kata Pramudya masih terdengar nada kekecewaan dari sebagian pesepeda dimana sebenarnya bukan di jalan tersebut yang kita inginkan. Walau demikian tersedianya jalur sepeda tersebut patut syukuri dipelihara dan manfaatkan dengan baik.
Lebih jauh Humas Robek menjelaskan, jika dilihat dan ditelusuri, jalur sepeda ini terdapat beberapa hal yang bisa di kritisi. Saya mencoba me-review hal hal tersebut berdasarkan masukan masukan dari anggota robek yang telah melalui jalur tersebut :
1. Penggunaan garis putus-putus untuk memisahkan dengan median jalan. Yang kita tahu bahwa garis putus-putus berarti kendaraan lain bisa masuk dan keluar jalur tersebut. Berati jalur sepeda itu bisa digunakan kendaraan lain.
2. Terdapat titik rawan yang memang tidak bisa dihindarkan yaitu persilangan didepan bekasi square dan didepan informa bekasi. Dimana titik tersebut sangat rawan bagi pesepeda yang melintas harus extra hati2 dengan kendaraan terutama mobil yang ingin memasuki tol bekasi barat. Perlu adanya pengawasan khusus untuk pesepeda yang melewati persilangan tersebut.
3. Pengamatan salah seorang robekers, om Heru, masih banyak angkot yang ngetem dijalur sepeda terutama didepan Bekasi cyber park dan di sisi stadion Bekasi.
Namun demikian, apresiasi kita berikan kepada pemerintah kota Bekasi yang telah membangun jalur sepeda ini. Mudah mudahan akan terealisasi jalur sepeda di jalan jalan lain di Bekasi, papar Pramudya. (Yola Damayanti/ Dakta).
Satpol PP Terganjal Ijin Tertibkan Spanduk
Diposting Pada 16 Sep 2011
BEKASI_DAKTACOM : Satppol PP kota Bekasi terganjal ijin untuk menurunkan semua sepanduk ucapan idul fitri yang saat ini masih banyak terpasang mengotori kota Bekasi.
Hal itu di katakan Kandar Iskandar Jum’at (16/9) saat di temui di Pemkot Bekasi. Menurutnya penurunan spanduk merupakan wewenang setiap kecamatan di mana spanduk tersebut dipasang. Tapi harus selalu berkoordinasi dengan Satpol PP jika ada spanduk liar yang harus di tertibkan.
Kepala Keamanan dan ketertiban Kandar Iskandar menambahkan, setiap kecamatan sudah diberikan instruksi untuk menurunkan spanduk yang di anggap mengotori kota setelah kondisinya tidak layak karena sobek, walaupun ijin spanduk tersebut masih berlaku.
“Namun instruksi penurunan spanduk itu masih dalam kordinasi dengan pihak pertamanan kota Bekasi” Kata Kandar Iskandar.
Di rencanakan untuk penurunan sepanduk liar akan selesai di bersihkan pada pekan ini dengan menurunkan aparat kecamatan dan Satpol PP, imbuhnya.
Sementara pantauan Dakta.Com, masih banyak spanduk baik ucapan ramadhan, indulfitri bahkan ucapan hari kemerdekaan 17 agustus masih terpasang di kota Bekasi yang di nilai masyarakat sudah tidak layak dan mengotori kota Bekasi seperti di jalan Veteran Rawa Tembaga dan jalan protokol lainya. Kebanyakan spanduk tersebut banyak di pasang oleh politisi Kalimalang.( Bayu Samudra/Dakta).
Januari-September Tercatat 300 Kasus Demam Berdarah 2 Meninggal
Diposting Pada 16 Sep 2011
CIKARANG_DAKTACOM : Masyarakat Kabupaten dihimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan guna mewaspadai timbulnya penyakit demam berdarah dan Chikungunya saat musim pancaroba. Sepanjang Januari hingga September 2011 tercatat 300 kasus demam berdarah 2 diantaranya meninggal.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr. Ari Moharmansyah Boestari mengatakan musim panas yang berkepanjangan kemudian turunnya hujan mengakibatkan terjadinya genangan air berpotensi menjadi tempat berkembang nyamuk Aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah dan cikungunya. Oleh karena itu masyarakat diminta melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk.
Ari menambahkan, ia kerap menginstruksikan puskesmas untuk terus melakukan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk terhadap masyarakat. Hal itu penting dilakukan untuk mengantisipasi penyakit demam berdarah yang tidak bisa ditanggulangi hanya dengan pengasapan (fogging ) semata. “Masyarakat harus melakukan pola hidup bersih terutama di lokasi padat penduduk” ajaknya.
Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr. Ari Moharmansyah Boestari mengatakan berdasarkan laporan puskesmas dan rumah sakit di daerahnya penderita penyakit demam berdarah untuk saat ini sudah terdeteksi di daerah-daerah padat penduduk semisal tambun dan Cibitung namun jumlahnya belum terlihat signifikan dari data selama Januari hingga September tercatat 300 kasus demam berdarah. 2 pasien diantara meninggal dunia.
Ari juga mengatakan selama musim kemarau saat ini masyarakat yang berpergian harus selalu menggunakan masker agar tidak menghirup debu karena akan terkena penyakit inspeksi saluran pernapasan. ( Ardi Mahardika/Dakta).
Pemprov DKI Serahkan Hibah Rp 4 Miliyar Untuk Perbaikan Infrastruktur Kota Bekasi
Diposting Pada 16 Sep 2011
BEKASI_DAKTACOM : Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dana hibah sebesar Rp. 4 miliar untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Dana hibah itu untuk perbaikan infrastruktur jalan dan rehabilitasi sejumlah situ di sekitar Kota Bekasi.
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, bantuan dana ini merupakan perhatian dari Pemerintah Jakarta terhadap daerah mitra kerja ibu kota. Saat ini, Pemprov DKI memberikan dana hibah kepada sembilan Pemerintah Daerah (Pemda), yakni Bodetabekjur (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur).
Lebih lanjut, Fauzi menjelaskan, kerja sama Pemprov DKI dengan sembilan Pemda yang menjadi mitra ibu kota, sebagai bantuan untuk meminimalisir masalah migrasi. “”Tingginya masalah migrasi tidak bisa diselesaikan oleh Jakarta saja,” kata Fauzi di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/9).
Fauzi menambahkan, dana hibah ini diberikan secara proporsional sesuai dengan kriteria yang mempertimbangkan sektor-sektor yang bersifat regional. Seperti pengendalian banjir, dukungan infrastruktur, pelayanan publik, transportasi, ruang terbuka hijau, tata ruang, permukiman, dan pelestarian lingkungan hidup di daerah masing-masing.
Bantuan dana hibah ini berjumlah Rp. 45 miliar, yang terbagi 70 persen di bidang transportasi, sumber daya air, tata ruang atau lingkungan hidup serta 30 persen di bidang pertanian, pendidikan, kesehatan dan industri pergudangan.(Bayu Samudra/Dakta)
Seminar Kulit dan Kecantikan
Rekan Dakta,
Kulit yang indah dan terawat akan meningkatkan kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, jangan biarkan masalah kulit, seperti jerawat, mengganggu kehidupan Anda.
Ikuti Seminar Kulit dan Kecantikan, dengan tindakan dan pengobatan yang tepat, wajah sehat terawat dan bebas jerawat, pada :
Hari, tanggal : Sabtu, 1 Oktober 2011
Waktu : Pukul 09.00 hingga 13.00 WIB
Tempat : RS. Bella, Jl. Ir. H. Juanda No.141, Bekasi.
Pembicara :
- Dr. Dian Andriani Ratna Dewi, SpKK akan membahas perawatan kulit dan pengobatan kulit yang berjerawat.
- Ani Sri Infantriani, AMG, dapatkan informasi yang tepat tentang pola makan dan asupan gizi untuk kesehatan kulit.
Info lebih lanjut hubungi 021 – 880 1778 atau 881 9377.
Pendaftaran dapat dilakukan di Radio Dakta FM 107 (021) 880 7426/27.
Masa Kepengurusan Berakhir, DPD KNPI Bentuk Kepengurusan Baru
Diposting Pada 16 Sep 2011
BEKASI_DAKTACOM : Karena masa kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Bekasi telah berakhir, DPD KNPI Jawa Barat membentuk kepengurusan Karateker untuk melakukan Muskab guna memilih kepengurusan yang baru.
“Dengan adanya Karetaker yang memang disahkan oleh Jawa barat, maka dengan sendirinya kepengurusan organisasi telah menjadi kewenangan tim Karetaker”, terang Ketua Kepengurusan Karateker DPD KNPI Ajuk Junaedi.
Kepengurusan Karateker merujuk pada surat Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Jawa Barat dengan nomor Kep.02/DPD KNPI/IX/2011 tentang pembentukan kepengurusan karetaker DPD KNPI Kabupaten Bekasi.
Oleh karena itu, menurut Ajuk, saat ini kelanjutan dari kegiatan KNPI dijalankan oleh Karetaker, salah satunya adalah menjalankan agenda Muskab yang telah diagendakan sejak lama dan diamanahkan saat kepemimpinan Rahmat Damanhuri.
KNPI Kabupaten Bekasi dipastikan akan segera menghelat Musyawarah Kabupaten (Muskab) dimana Pendaftaran bakal calon ketua akan dibuka tanggal 26 hingga 28 September mendatang. Muskab sendiri akan digelar pada minggu pertama di bulan Oktober.
Untuk panitia Muskab, menurut Ajuk, Sterring Commite (SC), ketuanya akan dipegang oleh Geovani Anwar, dan Ketua Organizing Commite (OC), Soleh Jaelani. Selain itu dengan ditunjuk pengurus Karetaker sendiri pihaknya tidak ada permasalahan dengan para pengurus KNPI yang terdahulu.
Sementara itu untuk persiapan kegiatan Muskab sejauh ini telah dilakukan berbagai mekanisme proses Muskab Diantaranya dengan melakukan verifikasi peserta Muskab yang terdiri dari unsur Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Pengurus Kecamatan (PK). (Ardi Mahardika/Dakta)
Kualitas SDM Harus Ditingkatkan Untuk Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Diposting Pada 15 Sep 2011
BEKASI_DAKTACOM : Seluruh pihak diminta bersinergi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Bekasi guna penyerapan tenaga kerja di kawasan industri.
Presiden Director PT. Jababeka S.D Darmono dalam Kegiatan ISharing Session Inovasion With S.D Darmono di PresiDent University Jababeka Cikarang Bekasi hari ini mengatakan Sebagai pengembang properti terbesar dan Kota Mandiri yang memiliki kawasan industri, sarana pendidikan, sarana rumah sakit dan perumahan tentunya memiliki potensi perkembangan yang sangat besar untuk menyerap tenaga kerja misalnya sebuah perusahaan menanamkan modal di Bekasi tentunya membutuhkan banyak karyawan terutama berasal dari warga Bekasi.
“Kualitas sumber Daya manusia masyarakat Bekasi seperi kemampuan skill dan kepandaian harus ditingkatkan untuk bersaing dengan masyarakat daerah lain yang juga ingin bekerja di sejumlah kawasan industri di Bekasi”, menurut Darmono.
Presiden Director PT. Jababeka S.D Darmono menambahkan tenaga kerja yang terampil saat ini tengah dibutuhkan oleh pihak perusahaan di Jababeka yang jumlahnya sekitar 1500 perusahaan sehingga pihaknya mengembangkan beberapa sarana education center sehingga banyak mahasiswa mengembangkan skillnya agar diterima di perusahaan di wilayah Jababeka.
Sementara dalam Sharing Session Inovasion di PresiDent University Jababeka Cikarang Bekasi yang dilakukan terhadap 100 mahasiswa tersebut bertujuan untuk mendorong mahasiswa berinovasi agar bisa banyak menciptakan produk-produk baru dan bisa membantu pemerintah dalam meningkatkan ekonomi bangsa serta terjalinya sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia industri. (Ardi Mahardika/Dakta)
Golkar Berinisiatif Bangun Politik Peduli Rakyat
Diposting Pada 15 Sep 2011
JAKARTA TIMUR_DAKTACOM : Pelatihan Pemberdayaan Usaha Kecil Gerakan Ayo Bangkit jilid 2 digelar di Gedung Auditorium Cawang Kencana, Jakarta (Kamis 15/9).
Acara yang dihadiri ratusan orang ini di buka secara resmi oleh Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Prya Ramadhani, yang dimeriah dengan penampilan
Tari Yapong dengan menampilkan 4 orang penari dengan menggunakan pakaian adat dihiasi penutup kepala berupa kipas terbuka bercokrak seperti warna burung Cenderawasi. Sebelumnya para peserta dibagikan kaos yang bertuliskan “Bersama Usaha Kecil” dengan warna dasar kunig.
Dibawah kepemimpinan Aburizal Bakrie, Partai Golkar mengambil inisiatif untuk membangun politik yang peduli dan bertanggung jawab terhadap masalah yang dihadapi oleh rakyat
“Pengusaha kecil seperti anda semua yang hadir disini adalah tulang punggung ekonomi rakyat yang masih menghadapi berbagai kendala untuk mengembangkan usaha” tegas Prya Ramadhani.
Acara ini dibuka dengan ditandai pemukulan gong yang dilakukan oleh Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta. Nantinya kegiatan ini juga akan dilangsungkan di 10 Provinsi di Indonesia, lanjutnya.(Rexy Mahendra/Dakta).
Satpol PP Tepis Tudingan Aniaya Tunanetra
Diposting Pada 15 Sep 2011
BEKASI_DAKTACOM : Satpol PP kota Bekasi menepis tuduhan anggotanya melakukan kekerasan terhadap tunanetra yang akan menemui Plt Walikota Rahmat Effendi utuk bersilaturahmi pada beberap waktu lalu.
Hal itu di katakan kepala keamanan dan ketertiban umum satpol PP kota Bekasi Iskandar saat di temui di kantornya hari ini.
Menurutnya, setelah mendengar pemberitaan seorang tunanetra yang di dorong anggota Satpol PP ketika mau bertemu dengan Plt Rahmat Effendi pada Rabu (7/9) lalu, ia mengaku langsung memanggil anggotanya yang pada saat itu bertugas untuk di mintai keterangan.
Tapi saat dilakukan pemeriksaan anggota Satpol PP mengaku tidak pernah ada tunanetra yang datang ke Pemkot Bekasi pada hari rabu (7/9) baik dari pintu Utara ataupun pintu Barat gedung pemerintahan kota Bekasi.
Ditambahkan, Satpol PP kota Bekasi selalu melayani siapapun yg akan masuk ke gedung pemerintahan kota Bekasi sehingga pihaknya mengaku menyayangkan pemberitaan tersebut.
Lebih lanjut Iskandar menjelaskan Rabu ( 7/9) 2011 lalu seorang tunanetra bernama Muslih mengaku telah di dorong anggota Satpol PP kota Bekasi ketika dirinya akan menemui Plt Rahmat Effenidi untuk bersilaturahmi sampai terluka di bagian tanganya.
Informasi yg di himpun DAKTA.COM ketika di konfirmasi ke pihak Persatuan Penyandang Cacat Indonesia cabang kota Bekasi juga mengaku tidak pernah menerima laporan dari anggotanya yang di aniaya Satpol PP ketika akan bertemu Plt Rahmat Effendi. (Bayu/Dakta).
Jabar Berpeluang Jadi Provinsi Pramuka
Diposting Pada 15 Sep 2011
CIKARANG PUSAT_DAKTACOM : Dengan 3,7 juta anggota pramuka di di Jawa Barat, memiliki berpeluang menjadi provinsi pramuka di Indonesia.
Wagub Jawa Barat Dede Yusuf mengatakan hal itu saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus kwartir cabang kabupaten Bekasi di gedung Wibawa Mukti pusat perkantoran pemerintahan kabupaten Bekasi Rabu (14/9).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mengupayakan setiap kota dan kabupaten menjadi daerah pramuka. Dengan 3,7 juta orang anggota pramuka Jabar memiliki potensi menjadi provinsi Pramuka. Apalagi pencanangan Provinsi Jabar untuk menjadi provinsi pramuka sudah dilakukan sejak tahun 2006 lalu. Kata Dede Yusuf.
Dijelaskan, pencanangan tersebut tentunya harus didukung semua pemerintah kota/kabupaten di Jabar dengan meresmikan daerahnya sebagai kota/kabupaten pramuka .
Selain itu ia menambahkan Undang-Undang Pramuka saat ini banyak memberi dorongan kepada kabupaten, kota untuk mencanangkan daerahny sebagai daerah pramuka memberdayakan seluruh potensi anggota pramuka. Pemberdayaan pramuka dapat dilakukan dengan kegiatan pelatihan-pelatihan kewirausahaan.
“Pramuka dapat dijadikan sebagai ujung tombak pendidikan krakter masyarakat yang sudah mulai ditinggalkan” tegasnya.
Dikatakan sampai saat ini baru ada tiga kabupaten yang sudah menjadi kabupaten pramuka di Jawa Barat yaitu kabupaaten Majalengka, Bogor, dan Cianjur. (Ardi Mahardika /Dakta)
Olahan Air Baku Menurun 40 Persen
Diposting Pada 14 Sep 2011
BEKASI_DAKTACOM : Olahan air baku menurun hingga 40 persen dari satu titik sungai di kabupaten Bekasi akibat musim kemarau beberapa bulan lalu.
Hal tersebut dikatakan oleh Humas Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM bekasi Wawan Darmawan dimana biasanya pengolahan air normal baku khusus di satu titik sungai yang berada di Kecamatan Bojong Mangu yang berkisar 25 Liter perdetik dan saat ini hanya mampu mengolah 15 liter perdetik.
“Menurunnya air baku tersebut tidak membuat kendala yang berarti, karena air baku di sungai lainnya di wilayah kota dan kabupaten Bekasi sejauh ini masih dalam keadaan normal”, menurut Wawan.
Humas PDAM Wawan Darmawan mengatakan saat ini pihaknya juga telah mendistribusikan dua unit tangki berisi air bersih ke kecamatan Kedungwaringin kabupaten Bekasi atau sekitar 6000 liter untuk keperluan warga di daerah tersebut akibat minimnya pasokan air bersih, dan tentunya jika masih ada permintaan pihaknya akan tetap melayani demi mengurangi beban warga.
Wawan juga berharap adanya koordinasi dari pemerintah daerah maupun Perum Jasa Tirta untuk menanggulangi permasalahan menurunnya air bersih. (Ardi Mahardika/Dakta)
H. Abdul Manan Dilantik Jadi Ketua FKUB Kota Bekasi
Diposting Pada 14 Sep 2011
BEKASI_DAKTACOM : Pelaksana Tugas (PLT) Waki Kota Bekasi, Rahmat Effendi, melantik H. Abdul Manan sebagai Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama ( FKUB) Kota Bekasi menggantikan H. Badaruzzaman Busyairi yang mengundurkan diri.
Pelantikan berlangsung di gedung Islamic Centre Jl. A. Yani Kota Bekasi, Rabu (14/9), yang di hadiri sejumlah undangan diantaranya Kapolres Bekasi Kota, Kombes Pol. Priyo Widyanto, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi H. Abdul Rasyid, serta para ulama dan tokoh masyarakat Kota Bekasi.
Dalam tanggapanya Abdul Manan mengatakan jika akan melakukan pembenahan FKUB yang beberapa waktu lalu sempat terkena badai masalah rumah ibadah pihaknya berjanji akan mensosialisasikan aturan pembuatan rumah ibadah hingga tingkat Rukun Tetangga (RT).
Abdul Manan mengaku akan melakukan musyawarah dengan para anggota FKUB yang diwakili agama-agama yang ada di Kota Bekasi untuk menyatukan visi kota Bekasi yang ihsan.
Sementara PLT walikota Bekasi Rahmat Effendi lebih menyoroti masalah pembuatan gedung FKUB yang respretentatif senilai Rp 1,5 miliyar dengan anggaran dari pengurangan dana perjalanan pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) dan anggota DPRD kota Bekasi yang di nilai saat ini terlalu besar.
Rahmat Effendi berharap masalah pendirian rumah ibadah yg beberapa waktu lalu berujung bentrok harus di kembalikan ke aturan yg telah ada sehinga masyarakat tidak bingung. Oleh karena itu harus ada sosialisasi Peraturan Pemerintah tentang pendirian rumah ibadah hingga tingkat RT.
Kota Bekasi yang dulu tenteram harus menjadi bagian dari tugas berat FKUB dan pemerintah untuk kembali menjadi Bekasi yang ihsan. “Tidak ada pelarangan beribadah di Bekasi tapi harus sesuai dengan aturanya yang berlaku, kata Rachmat Efendi.( Bayu Samudra/Dakta).
Pemda Kabupaten Siagakan Mobil Supplier Air
Diposting Pada 14 Sep 2011
BEKASI_DAKTACOM : Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi akan melakukan penyiagaan mobil penyuplai air bersih disejumlah titik untuk mengantisipasi daerah yang kekurangan air bersih dan mengalami kekeringan.
Wakil Bupati Bekasi Darip Mulyana mengatakan untuk antisipasi kekeringan yang dialami hampir sebagian daerah di kabupaten Bekasi pihaknya akan melakukan penyiagaan mobil penyuplai air bersih di sejumlah titik untuk daerah yang mengalami kekeringan yang tentunya sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Untuk saat ini belum ada laporan dari pihak kecamatan terkait kesulitan air bersih yang sangat mendesak dan apabila berdasarkan laporan dari kecamatan adanya kebutuhan air kami segera menyiagakan mobil tersebut”, tambah Darip.
Wakil Bupati Bekasi Darip Mulyana juga menambahkan terkait dengan keringnya sejumlah lahan persawahan di kabupaten Bekasi dirinya juga akan mengusahakan pompanisasi di sejumlah daerah yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau. (Ardi Mahardika/Dakta)
250 Siswa SMK Ikuti Lomba Keterampilan Siswa se Jakarta
Diposting Pada 14 Sep 2011
JAKARTA TIMUR_DAKTACOM : Untuk menghadapi ajang lomba keterampilan siswa (LKS) tingkat nasional yang akan digelar 22 November mendatang, sebanyak 250 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-DKI Jakarta mengikuti LKS tingkat provinsi di GOR Pulogadung, Jakarta Timur. Melalui kegiatan ini, diharapkan, siswa SMK asal DKI Jakarta dapat meraih juara umum dalam LKS tingkat nasional.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, dalam LKS tingkat Provinsi DKI Jakarta, terdapat 25 jenis lomba antara lain, instalasi listrik, refrigation, bisnis, teknologi, akuntansi, pariwisata.
Nantinya kata Taufik Yudi Mulyanto mereka yang meraih juara, akan diikutsertakan dalam LKS tingkat nasional.
Ia menjelaskan Kegiatan ini sangat bagus untk meningkatkan citra SMK dan sarana promosi SMK bagi dunia usaha. Selain itu juga menjadi alat seleksi bagi siswa SMK dalam ajang LKS tingkat nasional.
Lebih lanjut dijelaskan dalam kegiatan ini, ke-25 jenis lomba itu terbagi dalam tiga jenis. Masing-masing adalah 16 jenis lomba bidang teknologi, 3 bidang bisnis manajemen dan 6 bidang pariwisata. Juara satu seluruh bidang lomba akan diberikan pembinaan dan pelatihan selama dua bulan, untuk dipersiapkan sebagai duta DKI dalam ajang LKS tingkat nasional.
Sementara itu pada tahun lalu kontingen DKI meraih juara umum tingkat nasional, dengan perolehan 18 medali emas. Sedangkan target perolehan medali emas di tahun ini sebanyak 19 medali.(Rexy Mahindra/Dakta).
Rp 10 Miliyar Untuk Perbaikan Jalan Kalimalang-Tegal Danas
Diposting Pada 14 Sep 2011
CIKARANG PUSAT_DAKTA.COM : Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air Kabupaten Bekasi tengah memperbaiki jalan raya Kalimalang sepanjang 4 kilo meter yang ditargetkan selesai pada Bulan Desember mendatang.
Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Bina Marga dan sumber Daya Air Kabupaten Bekasi Jamaludin di kantornya Rabu (14/9) kepada Dakta.com.
Dikatakan jalan kalimalang yang rusak parah sejak beberapa bulan lalu sepanjang 4 Km, saat ini sedang dilakukan perbaikan. Diharapankan paling lambat Desember mendatang sudah selesai.
Jamaludin menambahkan biaya perbaikan sudah dianggarkan sebanyak Rp10 milyar yang digunakan untuk perbaikan ruas jalan dari Kalimalang dari Cibitung hingga ke Tegal Danas.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya air Kabupaten Bekasi Jamaludin terkait keringnya sejumlah daerah di Kabupaten Bekasi hingga saat ini belum ada anggaran untuk mengatasi kekeringan tersebut, tegasnya. (Ardi Mahardika/Dakta).
Wagub Jabar Dede Yusuf: Sayangkan Pengunduran Diri Dicky Chandra
Diposting Pada 14 Sep 2011
CIKARANG PUSAT_DAKTA : Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf sangat menyayangkan mundurnya wakil Bupati Garut Dicky Chandra yang dikenalnya sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat.
Hal itu diungkapkannya saat pelantikan pengurus Kwartir cabang Pramuka Kabupaten Bekasi, di Gedung Wibawa Mukti pemda kabupaten Bekasi Rabu (14/9).
“Saya sangat menyayangkan keputusan mundurnya Dicky Chandra sebagai wakil Bupati Garut dan betul-betul merasa kehilangan. Apalagi sosok Dicky Chandra dikenalnya sebagai seorang yang kreatif. Ia sebagai seorang pemimpin yang dekat dengan masyarakat serta alim ulama” sesal Dede Yusuf.
Ia menambahkan apapun keputusan yang diambil oleh Dicky Chandra harus kita hormati. Meski demikian saya tetap menyayangkan sikap Dicky Chandra yang mengambil keputusan untuk berhenti memimpin masyarakat Garut. Saya masih berharap Dicky Chandra bisa bertahan sampai masa jabatannya selesai, jelas Dede Yusuf.
Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf menambahkan dirinya menghimbau kepada setiap pemimpin daerah agar melaksanakan kewajibannya sebagai kepala daerah hingga akhir masa jabatannya karena penetapan menjadi pemimpin merupakan amanah dari rakyat.
Dicky Chandra resmi mengirimkan surat pengunduran dirinya sebagai Wakil Bupati Garut. Surat pengunduran dirinya itu dilayangkan pada Senin 5 September 2011.
Perihal pengunduran diri ini dibenarkan Ketua DPRD Garut Ahmad Badjuri. Menurutnya, DPRD Garut sudah meminta klarifikasi dari Dicky Chandra atas pengunduran diri tersebut.
Sementara itu, juru bicara Kemendagri Donny Moenek mengatakan, berdasarkan Undang-undang, pengunduran diri Dicky memang tak dilarang. Namun jika ia bersikukuh, pernyataan pengunduran diri harus disampaikan ke sidang paripurna DPRD. DPRD nanti yang meneruskan ke Gubernur, lalu ke Mendagri. “Tentu itu akan dikaji alasan dan latar belakang mengapa mundur, meski itu hak yang bersangkutan.” Kata Donny Moenek. (Ardi Mahardika/Dakta).
Mulyadi Assyamsuddin: Masyarakat Berhak Awasi Pemilukada
Diposting Pada 14 Sep 2011
CIKARANG PUSAT_DAKTA.COM : Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bekasi Mulyadi Assyamsudin meminta agar seluruh masyarakat turut mengawasi jalannya Pemilukada agar berjalan kondusif dan tidak ada kecurangan.
Pernyataan itu ia sampaikan Selasa (13/9), berkaitan dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Bekasi yang akan dilaksanakan 11 Maret 2012.
Mulyadi Assyamsudin mengatakan pemilukada merupakan perhelatan demokrasi di Kabupaten Bekasi sehingga di harapkan dapat berjalan lancar dan kondusif.
Untuk itu dibutuhkan peran serta masyarakat agar ikut bersama-sama mengawasi pelaksanaan Pemilukada sehingga tidak terjadi kecurangan yang dilakukan para calon Bupati dan wakil Bupati, harapnya.
Secara Khusus Mulyadi Assyamsudin mencermati adanya peluang kecurangan yang dilakukan oleh pejabat lama yang juga maju dalam Pemilukada mendatang.
Peluang kecurangan itu seperti kampanye terselubung, curi start,menggunakan fasilitas negara dan lain-lain.
“Seluruh calon diharapkan dapat mengikuti aturan dalam Pemilukada dan tidak melakukan kecurangan” pintanya.
Lebih lanjut Mulyadi Assyamsudin berharap agar kegiatan Pemilukada Kabupaten Bekasi berjalan kondusif dan tidak terjadi permasalahan seperti di daerah Tangerang Selatan dimana terjadi kecurangan yang melibatkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tentunya akan merugikan karena Pemilukada harus diulang sehingga akan menambah biaya yang sangat besar.
Mulyadi Asyamsudin menambahkan secara teknis pihaknya siap mengawasi Pemilukada Kabupaten Bekasi yang berlangsung 11 Maret 2012 mendatang. (Ardi Mahardika/Dakta).
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah