Apa yang sudah anda lakukan untuk kebaikan akhirat anda? Apakah selama ini hidup anda sudah berjuang demi ALLAH, karena ALLAH dan untuk ALLAH? Bagaimana anda menghabiskan hari-hari anda? Kebaikan apa yang sudah anda perbuat untuk diri anda, untuk keluarga anda, untuk orang tua anda, untuk kakak dan adik anda dan yang terpenting untuk ALLAH tuhan anda?
Pernahkah terpikirkan dalam benak anda bahwa peradilan manusia pada hari kiamat juga memiliki kaitan erat dengan waktu. Anda tidak percaya? Cermati firman ALLAH yang ditujukan kepada orang kafir, seperti ayat berikut :
“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : Ya Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun.” (QS 35 : 37)
ALLAH telah memanjangkan umur dan waktu yang cukup. Dan ALLAH menyebut mereka orang-orang yang zalim. mereka yang menzalimi diri sendiri karena telah menyia-nyiakan usia dan tidak menggunakan kesempatan dengan baik. Cobalah anda berpikir dan merenung sejenak! Pikirkan apa yang tidak diberikan ALLAH kepada anda. Anda akan temukan, bahwa apa yang diberikan ALLAH kepada orang lain, juga diberikan kepada anda. hidup, akal, nafas, dan kenikmatan-kenikmatan yang lain.
Dr Yusuf Al-Qaradhawi menulis : “Waktu terus berlalu dan tak pernah kembali. ia adalah harta manusia yang paling berharga. Ia adalah kehidupan bagi seorang muslim. Belajarlah dari perjalanan hari-hari, dari pergantian siang dan malam. Sebab di dalam keduanya ada sesuatu yang baru dan keduanya juga dapat mendekatkan sesuatu yang jauh.”
Dan ketahuilah pada masing-masing waktu yang terlewati ada kewajiban yang harus kita laksanakan untuk ALLAH. Di antaranya adalah :
1. Bagi yang mendapat kenikmatan, wajib baginya untuk bersyukur.
2. Bagi yang mendapat kesengsaraan, wajib baginya untuk bersabar dan ridha terhadap ketetapan-Nya.
3. bagi yang sedang dalam ketaatan, wajib terus berharap kepada ALLAH, agar kebaikan, hidayah dan taufiq selalu tertanam di dalam jiwa.
4. Bagi yang berada dalam kemaksiatan, wajib baginya memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya.
DPR Ingatkan Citibank Segera Minta Maaf ke Publik
Jakarta – Komisi XI DPR kecewa karena pihak Citibank tidak mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPR terkait kasus kematian nasabah kartu kreditnya, Irzen Octa. DPR mendesak Citibank segera minta maaf ke publik.
“Sudah lebih dari dua minggu sejak rekomendasi Komisi XI dikeluarkan, Citibank belum juga meminta maaf kepada rakyat Indonesia. Bagaimana pun rakyat Indonesia meninggal di kantornya gara-gara debt collectornya, masa tidak bisa meminta maaf di koran atau di media lain, nggak harus iklan,” desak Wakil Ketua Komisi XI DPR, Achsanul Qosasi, Rabu (20/4/2011).
Rekomendasi yang dimaksud adalah rekomendasi rapat kerja DPR, BI, dan Citibank menjelang masa sidang DPR yang lalu. Menurut Achsanul, semua bank harus tunduk kepada mekanisme hukum di Indonesia. Rekomendasi DPR pun tak bisa diremehkan.
“Ini di negara kami, jadi harus mengikuti aturan di Indonesia. Bank asing tak boleh semena-mena kepada rakyat Indonesia setelah mengambil untung di negara kita,” tegasnya.
Jika pihak Citibank menyepelekan rekomendasi DPR, maka akan diambil sikap tegas. Sikap tegas akan disampaikan dalam rapat dengan Citibank berikutnya.
“Kalau dalam waktu seminggu tidak ada permintaan kepada masyarakat luas, maka kami DPR akan memanggil lagi pihak Citibank usai reses,” tandasnya.
[DetikNews]
Bazar Buku Murah Pustaka Al Kautsar
Youth Islamic Study Club At Taqwa bersama Forum Umat Islam Tenabang mengundang rekan Dakta untuk menghadiri Bazar Buku Murah Pustaka Al Kautsar dan Bedah Buku “Republik Bohong” pada hari Ahad, tgl 24 April 2011 pukul 8.30 sampai selesai. Tempat di Masjid At Taqwa Jl. KH Mas Mansyur no. 100 Tenabang Jakarta Pusat. Nara sumber : Ust Abu Waskito Abdurrahman (Penulis Buku) dan Munarman SH (Dir. An Nasr Institut). Ayo ajak keluarga, kerabat dan sahabat.
AS Kembali Tolak Upaya Palestina Mendapat Pengakuan PBB
Washington – Amerika Serikat, Selasa (19/4/2011), kembali menolak rencana Palestina untuk meminta pengakuan akan negara (Palestina) merdeka secara sepihak dari PBB tanpa mencapai perjanjian damai dengan Israel.
“Kami tidak yakin itu adalah gagasan yang baik, kami tidak yakin itu akan membantu,” kata juru bicara Deplu AS Mark Toner.
Pembicaraan damai yang diperantarai AS antara Israel dan Palestina telah dimulai lagi pada September 2010, tapi macet tak lama setelah Israel menolak memperpanjang moratorium dalam pebangunan permukiman di wilayah Palestina yang didudukinya.
Israel bersikeras, semua masalah termasuk permukiman, sebaiknya dibahas dalam pembicaraan langsung.
Presiden Pemerintah Otonomi Palestina Mahmud Abbas telah menyatakan bahwa dirinya akan meminta pengakuan di PBB akan negara Palestina merdeka September mendatang.
AS yang memimpin proses perdamaian itu menegaskan, bahwa hanya perjanjian yang dirundingkan sepenuhnya dengan Israel mengenai “solusi dua negara” yang dapat menghasilkan perdamaian yang kekal antara kedua negara itu.
“Kami terus mendesak kedua belah pihak untuk memulai pembicaraan lagi dalam perundingan langsung,” kata Toner.
[Metro News]
Pelajar SMP Membunuh Kawan Sendiri : Salah Siapa?
Bekasi – Dunia pendidikan Indonesia kembali harus menanggung malu. Kali ini beberapa pelajar SMP harus menjadi korban dari rendahnya mutu pendidikan yang dihasilkan sekolah. Walau pun menyandang gelar IT (Islam terpadu), SMPIT Al-Manar yang terletak di Bekasi Utara ternyata tidak mampu memberikan pelajaran akhlak yang baik bagi para muridnya. Bahkan saking rendahnya akhlak murid-muridnya, salah seorang pelajar sekolah tersebut sampai tega membunuh kawan seangkatannya sendiri.
Pelaku, Deni (13) -bukan nama sebenarnya- tega menghabisi nyawa David (13) teman satu gengnya sendiri. Pada Sabtu (16/4/2011) sekitar pukul 17.00 korban dijemput kedua temannya F dan P. Mereka memang sudah mempunyai janji dengan D untuk bermain futsal di lapangan futsal yang tidak jauh dari sana. Namun entah bagaimana akhirnya korban bersama dengan kawan-kawannya malah pergi ke daerah bantaran kali yang ada di dekat belakang masjid Al-Ashr yang terletak di kompleks Depnaker, Taman Wisma Asri. Masjid ini memang sehari-harinya digunakan oleh para siswa sekolah tersebut untuk menunaikan sholat Dzuhur dan Ashar.
Di sana pelaku yang memang sudah membawa senjata tajam meminta David untuk berjongkok dan memejamkan matanya. Lalu disaksikan kedua kawannya, pelaku langsung menusukkan celurit ke leher korban. Melihat ini, kedua kawan korban yang memang tidak mengetahui rencana pelaku, langsung melarikan diri dari tempat kejadian. Ditinggal sendirian oleh kawan-kawannya, pelaku yang merasa kepalang tanggung, meneruskan tindakannya melukai tubuh korban sampai menghasilkan 26 tusukan, termasuk memotong jari-jari korban dan memburai isi perutnya.
Setelah selesai, korban langsung dilempar ke kali yang memang terletak di bawah TKP. Mayat korban sendiri ditemukan tak lama kemudian di kali Bekasi, tak jauh dari lokasi kejadian. Berdasarkan pengakuan pelaku, dia nekad membunuh korban karena takut korban akan mengadu kepada abang angkatnya. Diduga pelaku hanya ingin menakuti korban dengan melukainya dengan senjata tajam, namun kemudian merasa ketakutan akan memperoleh balasan setimpal dari abang-abangan korban. Sehingga akhirnya pelaku nekad membunuh kawannya tersebut.
Awalnya pihak keluarga David tidak menyangka kalau putranya menjadi korban pembunuhan yang direncanakan. Mereka mulanya menduga David adalah korban pencurian sepeda motor yang memang semakin nekad. Karena kondisi korban saat ditemukan sungguh mengenaskan. Selain itu motor yang baru tiga bulan dibeli juga hilang. “Awalnya kami menduga ini adalah kasus pencurian motor dengan pembunuhan. Tidak menyangka perkembangannya sampai seperti ini.” tutur guru korban.
“Ini pelajaran bagi kami semua. Seharusnya pihak sekolah juga menjadi lebih bijak dan mengintrospeksi diri. Mungkin ada beberapa cara mereka dalam mendidik murid yang salah,” ungkap salah seorang warga.”Saya sendiri pernah beberapa kali sholat di masjid yang sama dengan murid sekolah tersebut. Nampak dari situ betapa guru terlalu keras dalam mendisiplinkan muridnya. Mungkin anak-anak itu tidak punya tempat mengekspresikan dirinya sehingga dengan mudahnya berteman dengan pihak-pihak yang membawa pengaruh buruk terhadap mereka.”
Entah siapa yang salah, tapi fenomena ini sudah menjadi lingkaran setan yang harus segera diberantas. Dituntut kesiapan dan keseriusan semua pihak untuk mewujudkan sekolah yang menjadi tempat pendidikan, dan bukan pencetak algojo-algojo yang terpaksa melakukan tindakan kriminal karena terpojok.
Duga KPK Tidak Adil, Tim Pengacara Mochtar Mohamad Akan Undang Yusril
Bekasi – Tim Pengacara Walikota Bekasi Mochtar Mohamad akan segera mengadakan konferensi pers dengan mengundang mantan Menkumham Yusril Izra Mahendra. Pernyataan tersebut diperoleh dari Sugeng Teguh Santosa, pengacara M2 dalam wawancaranya dengan Radio Dakta Senin (18/4/2011). Tim pengacara walikota berharap dalam konferensi pers tersebut Yusril selaku pihak yang membawa rancangan undang-undang KPK ke DPR dapat memberikan opininya.
Konferensi pers ini direncanakan oleh pihak pengacara karena mereka menduga adanya penyimpangan yang dilakukan oleh KPK. menurut peraturan yang ada, KPK sebenarnya harus melepaskan Mochtar Mohamad pada hari Senin (12/4/2011) lalu. Hal ini terkait dengan masa tahanan yang harus berakhir. namun pada Jumat (8/4/2011) KPK menyatakan bahwa berkas perkara sudah lengkap dan bersiap melimpahkan kasus tersebut ke Pengadilan Tipikor Jawa Barat. Padahal menurut Sugeng kasus tersebut belum lengkap.
“KPK masih belum memenuhi hak Pak Mochtar dengan pemberian 100 orang saksi. Sampai saat ini baru diperiksa sekitar 37 orang di mana kesemuanya meringankan Walikota. Karena itu menurut kami KPK sengaja mengabaikan poin tersebut. Seandainya tuntutan ini bukan dilakukan oleh KPK, pasti walikota sudah dilepas,” terang Sugeng. Lebih lanjut beliau menjelaskan hal ini bisa terjadi karena pihak penuntut dan penyidik berada di badan yang sama.
Saat ini walikota Bekasi sudah dipindahkan dari Rutan Salemba ke Rutan Kebon Waru, Bandung Jawa Barat. Hal ini dilakukan karena diperkirakan dalam 2 minggu ke depan, pengadilan perdana kasus penyuapan Adipura yang melibatkan Mochtar Mohamad akan digelar di Pengadilan Tipikor Jawa Barat.
Menanggapi persidangan yang akan segera digelar, Sugeng menyatakan bahwa timnya optimis dapat memenangkan kasus ini. Saat ini pihak Mochtar Mohamad sudah memperoleh bukti dan laporan dari akuntan publik yang menyatakan bahwa pertemuan publik yang terindikasi korupsi itu tidak fiktif. Pertemuan publik yang diduga fiktif oleh KPK sebenarnya adalah benar dilaksanakan. Namun kesalahan terjadi karena KPK memperoleh data fiktif yang disiapkan oleh bendahara bagian umum. Data fiktif ini terjadi karena adanya ketidak profesionalitas dari bendahara bagian umum Kota Bekasi.
“Bendahara Umum ditenggarai menciptakan sendiri bukti kegiatan Walikota dan bukannya meminta bukti kegiatan tersebut. Inilah yang akhirnya membuat KPK memperoleh kesimpulan adanya penggelapan dana.” jelas Sugeng.
Selain kasus ini, pengacara juga yakin akan dapat menjelaskan dugaan penyuapan yang dilakukan Mochtar Mohamad terkait piala Adipura yang diperoleh Kota Bekasi tahun lalu. Bahkan Moctar Mohamad sendiri optimis pihaknya dapat memenangkan kasus ini.
Pemerintah Biayai Pengobatan Korban Bom
Cirebon – perawatan pasien korban bom hingga pulih akan ditanggung pemerintah, termasuk korban yang harus menjalani operasi lanjutan di rumah sakit di Jakarta,” katanya.
Menurut dia, banyak pasien yang mengalami luka di bagian wajah, terutama mata. “Namun masih akan kami pelajari, apakah mereka perlu dirujuk ke Rumah Sakit Mata Cicendo, Bandung, atau tidak,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes).
Selain melihat langsung kondisi korban bom di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon, Menkes juga menjenguk korban lain yang dirawat di RSUDGJ Cirebon dan Rumah Sakit Pertamina Klayan.
Menkes juga menyerahkan bantuan pengobatan bagi para korban yang diterima langsung Direktur RS Pelabuhan Cirebon Hadi Haryono.
Sementara itu, ada dua korban bom bunuh diri yang terpaksa harus dirujuk ke rumah sakit di Jakarta, salah satunya Kapolresta Cirebon Ajun Komisaris Besar Herukoco.
[Kompas]
Pemprov DKI Jamin Soal UN Tidak Akan Bocor
Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan naskah soal Ujian Nasional tingkat SMA tidak akan bocor. Pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah menyiapkan segala upaya untuk mengindari bocornya soal serta meminimalisir kecurangan peserta ujian.
“Insya Allah, enggak akan bocor. Karena ketika besok (hari ini) mengeluarkan naskah soal dari tiap rayon untuk didistribusikan ke sekolah dan pembukaan segelnya juga akan disaksikan petugas kepolisian,” ujar Kahumas Dinas Pendidikan Bowo Irianto kepada saat dihubungi Ahad (17/4/2011).
Menurut Bowo, seluruh rangkaian Ujian Nasional mulai dari pengadaan soal hingga koreksinya akan terus diawasi. Selain dari Dinas Pendidikan juga ada tim pengawas sendiri yang disebut tim independen.
“Tim Independen ini dari Perguruan Tinggi-Perguruan Tinggi, mereka akan turut mengawasi,” imbuhnya.
Untuk menjaga ujian dari kecurangan, peserta ujian dilarang membawa alat komunikasi seperti handphone. Bahkan di DKI Jakarta, peserta ujian juga dilarang membawa clipboard atau alas tulis. Pengawas ujian pun, menurut peraturan baru, juga tidak diperkenankan membawa handphone. Pengawas yang bertugas juga merupakan guru yang tidak mengajar mata pelajaran yang tengah diujikan.
“Itu menurut SOP (Standard Operational Procedure) yang telah ditetapkan kementerian,” tutupnya.
Ujian Nasional untuk tingkat SMA akan digelar mulai Senin (18/4/2011) hingga Kamis (21/4/2011). Ujian ini akan digelar serentak di seluruh Indonesia. Untuk Program IPA, Mata Pelajaran yang akan diujikan pada hari Senin ini adalah Bahasa Indonesia dan Biologi. Sementara untuk Program IPS adalah Bahasa Indonesia dan Sosiologi. Program Bahasa akan mengujikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia serta untuk Program Keagamaan akan mengujikan Bahasa Indonesia dan Fikih.
[DetikNews]
Enam Ribu Tahanan Palestina Mogok Makan
Gaza – Hampir tak satu pun keluarga Palestina yang anggota keluarganya tidak ditangkap atau ditahan di penjara-penjara Zionis Israel selama beberapa dekade terakhir. Bahkan ada anggota keluarga mereka yang ditangkap berulang kali oleh militer Israel.
Mantan tahanan Israel dan aktivis komite urusan tawanan, Abdel Nasser Farawanah—dalam laporan statistik terbarunya yang diterbitkan berkenaan dengan peringatan “Hari Tawanan Palestina” ke-17 yang jatuh pada Ahad (17/4/2011)—mengatakan jumlah warga Palestina yang ditawan dan ditangkap Zionis sejak 1967 hingga hari ini mencapai 750.000 orang. “Sebanyak 12.000 tawanan di antaranya adalah wanita dan puluhan ribu lainnya anak-anak,” ujarnya.
Farawanah mengatakan, tak satu pun wilayah di Palestina kecuali di sana pasti ada penjara atau pusat penahanan. Dan penangkapan warga Palestina ini tidak terbatas pada satu golongan atau kelompok tertentu saja, namun mencakup semua lapisan masyarakat dan segala usia tanpa pandang bulu.
“Termasuk anak-anak, pemuda, orang tua, remaja putri, ibu-ibu, yang sakit maupun yang cacat, pekerja atau pun akademisi, mahasiswa maupun anggota parlemen, semuanya pernah ditangkap dan dipenjarakan oleh Zionis,” jelasnya.
Para tahanan di penjara Israel melakukan aksi mogok makan pada Ahad (17/4/2011), sebagai peringatan dan pendahuluan aksi mogok makan terbuka yang akan dilaksanakan untuk merealisasikan tuntutan mereka yang adil dan manusiawi, terutama terkait dengan penghentian kebijakan penahanan di sel isolasi dan kelalaian medis.
[Republika]
Kajian Ilmiah ‘Mengungkap Karomah Mujahidin di Medan Jihad’
hadirilah kajian ilmiah ‘Mengungkap Karomah Mujahidin di Medan Jihad’ dengan pembicara: Ust. Said Ahmad Sungkar (pengamat gerakan jihad kontemporer) pada Ahad, 24 April 2011 pukul 13.00 di Masjid Islamic Centre, Bekasi. CP : 081317301924
BPK Temukan Penyimpangan Dana Otsus Papua
Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan penyimpangan dana otonomi khusus (otsus) Provinsi Papua periode 2008-2010.
Dana otsus itu seharusnya digunakan untuk program pendidikan dan kesehatan Provinsi Papua. Namun, dana sebesar Rp1,85 triliun tersebut malah dimasukkan ke dalam deposito.
“Dana Rp1,85 triliun itu dana otsus periode 2008-2010, tapi malah didepositokan,” kata Anggota VI BPK Rizal Djalil, Minggu (17/4/2011).
Menurut Rizal, dana otsus seharusnya dimanfaatkan untuk pembangunan pendidikan dan kesehatan, serta kesejahteraan rakyat Papua, bukan didepositokan.
Jika dana otsus mau didepositokan, pemerintah daerah (pemda) Papua harus mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
“Penempatan dana otsus dalam bentuk deposito bertentangan dengan pasal 73 ayat 1 dan 2 Permendagri 13 tahun 2006. Dana tersebut harusnya digunakan untuk program pendidikan dan kesehatan rakyat Papua,” tutur Rizal.
[Media Indonesia]
Kontrak Baru Koalisi, Selaraskan Suara Eksekutif dan Legislatif
Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengakui bahwa dibuatnya kontrak koalisi baru oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyamakan suara anggota koalisi, baik di pemerintahan maupun di parlemen.
Hal itu diungkapkan Muhaimin seusai membuka Seminar dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Legislatif dan Eksekutif di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (17/4/2011). “(Parpol) anggota koalisi baik di DPR maupun pemerintah harus satu,” ujar Muhaimin menyebutkan salah satu isi kontrak tersebut.
Namun, ujar Muhaimin, adanya klausul semacam itu wajar untuk mendukung pemerintahan yang kuat dan efektif dengan dukungan solid dari seluruh parpol anggota koalisi. “Perincian draft koalisi sama dengan komitmen koalisi sebelumnya. Secara tindakan supaya solid,” kata Muhaimin. Dengan pengertian, kata pria yang kerap dipanggil Cak Imin ini, anggota koalisi yang di DPR dan yang berada di pemerintahan harus solid.
PKB sudah sejak awal menyepakati draft koalisi yang diajukan oleh Ketua Setgab Koalisi Susilo Bambang Yudhoyono. “Kami sudah menandatangani draft koalisi,” ucapnya.
[Media Indonesia]
Netanyahu Ucapkan Terima Kasih kepada Pembayar Pajak AS
Israel – Perdana Menteri Israel mengucapkan terima kasih kepada Washington karena telah menyetujui bantuan militer baru ke Tel Aviv pada saat rakyat Amerika memprotes terhadap pengeluaran besar militer pemerintah AS.
Benjamin Netanyahu mengatakan hari Sabtu kemarin (16/4/2011) bahwa langkah memberikan bantuan militer baru tersebut merupakan bukti lebih lanjut atas persahabatan erat antara Israel dan Amerika Serikat.
Kongres sebelumnya telah meloloskan undang-undang otorisasi anggaran bantuan militer kepada Israel pekan ini, AFP melaporkan.
Ketentuan itu memberikan tambahan sebesar 205 juta dolar dalam bantuan kepada Israel untuk akuisisi empat baterai baru dari sistem rudal pertahanan Iron Dome.
Dua baterai, masing-masing dua puluh rudal, dikerahkan pekan lalu dalam serangan Israel di Jalur Gaza.
Pekan lalu, ribuan aktivis perdamaian, tenaga kerja dan masyarakat AS turun ke jalanan kota New York untuk menyuarakan keprihatinan atas pendanaan perang di luar negeri AS. Mereka menyatakan keprihatinan mereka atas ekonomi AS yang semakin terpuruk dan adanya pengurangan dalam program sosial.
Sejak tahun 2007 Washington telah memberikan Tel Aviv tiga miliar dolar dalam bantuan setiap tahunnya. Uang itu dihabiskan hampir sepenuhnya pada pembelian senjata Amerika sebagai bagian dari perjanjian sepuluh tahun.
Kongres AS mengatakan Israel, penerima terbesar bantuan AS sejak Perang Dunia II, telah mendeklarasikan pembuatan senjata kimia dan program senjata perang ofensif biologis.
[Eramuslim]
Anas dan Ical Ramaikan Milad PKS
Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau yang biasa disapa Ical menghadiri milad ke 13 Partai Keadilan Sejahtera di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Ahad (17/4/2011).
Selain Anas dan Ical, sejumlah duta besar negara sahabat juga turut menghadiri milad tersebut, di antaranya Dubes Jepang, Kuwait, Amerika Serikat, Iran, Singapura, Australia, Turki, Irak, Inggris, Timor Leste dan Palestina.
Saat Komedian Sule yang menjadi MC acara tersebut menyampaikan kehadiran para dubes, Dubes Palestina disambut tepuk tangan meriah para simpatisan dan kader PKS. Gelora Bung Karno diperkirakan dipadati sekitar 500 ribu kader dan simpatisan PKS dari wilayah Jakarta dan sekitarnya dan seluruh pengurus DPP, DPW dan DPD PKS.
Sebelumnya dalam rangkaian acara milad, PKS menggelar beberapa kegiatan sebagai bentuk kerja PKS bagi Indonesia di antaranya peresmian Program Kampung Kite di Jakarta Barat yang meliputi program rumah sehat, rumah pintar, penanaman pohon, dan balai latihan kerja.
Selain itu PKS juga menggelar kegiatan sepeda santai dan jalan sehat sebagai wujud kepedulian PKS dalam mengkampanyekan budaya hidup sehat.
[Republika]
Ulat Bulu di Bali Hasilkan Sutera
Denpasar – Namanya nasib memang tidak ke mana. Wabah ulat bulu yang menyerang beberapa wilayah di Bali ternyata bukan ulat sembarangan. Ulat yang berkembang pesat di daerah tersebut ternyata jenis ulat penghasil sutera alami.
Tim Provinsi Bali yang melakukan pengamatan atas keberadaan ulat bulu di Kabupaten Karangasem, memastikan bahwa binatang yang kini merambah pepohonan di daerah itu adalah jenis ulat sutra emas. Masyarakat bisa memanfaatkan kokonnya (kepompong) untuk bahan baku sutera.
“Itu justru jenis ulat yang membawa berkah, yakni ulat sutra emas yang benang kepompongnya dapat dipakai bahan baku atau aksesori busana,” kata Kepala Dinas Pertanian Bali Ir Made Putra Suryawan di Amlapura, Sabtu (16/4/2011).
Suryawan yang memimpin langsung tim tersebut, juga melakukan pengamatan serupa di sejumlah desa di Kabupaten Klungkung. Dari hasil pengamatan tim, kata dia, ternyata menemukan jawaban yang cukup menggembirakan dari kemunculan fenomena alam seperti di Kabupaten Karangasem.
Ia mengadakan pengamatan secara lebih seksama di Banjar Giok, Desa Tumbu, Karangasem, tim menemukan bahwa binatang yang ditakuti masyarakat itu adalah ulat sutera emas spesies Crucula trifenestrata. “Binatang berbulu dan merayap itu adalah ulat sutera emas yang hidup secara liar,” ucapnya sambil tersenyum.
Kadistan mengaku bahwa pihaknya sudah memastikan kalau ulat tersebut adalah jenis ulat sutera emas yang biasa dipelihara orang. Namun, kini ulat tersebut hidup secara liar di alam bebas.
Seorang pengusaha kain dari Denpasar yang secara khusus datang ke lokasi, bahkan langsung menyatakan kesediaannya membeli kokon atau kepompong dari ulat sutera emas itu dari warga. Ia juga menyatakan keinginannya mengembangbiakkan ulat bulu jenis itu. Satu kilo kepompong yang diperkirakan berisi 400 kokon, siap dihargai hingga Rp 200 ribu.
Mendengar penegasan Kadistan dan penyampaian dari pengusaha kain itu, seketika membuat masyarakat setempat berubah sikap. Mereka yang semula menginginkan ulat itu dibasmi, kini malah menyatakan ingin memelihara dan mengembangbiakkannya.
Ulat tersebut selama ini diketahui telah memangsa daun jambu mete, kedondong, dan alpukat yang tumbuh di Banjar Giok, Desa Tumbu. Selain di Desa Tumbu, jenis Crucula trifenestrata yang hidup liar kini juga ditemukan di Desa Susuan, Amlapura, yang juga memakan daun alpukat.
Dengan temuan itu, Suryawan berharap ada pengusaha lokal yang siap mengembangkan dan memintal menjadi benang sutera emas alami untuk menambah pernak-pernik pada pakaian. Kepada masyarakat di tempat lain di Bali, ia minta untuk tidak resah dan panik ketika di sekitar tempat tinggal menemukan ulat bulu.
“Siapa tahu, ulat bulu itu bukan hama, akan tetapi suatu berkah seperti yang kini muncul di Karangasem,” ujarnya.
[Kompas]
Bom Cirebon Ditengarai Operasi Intelijen Adu Domba Islam dengan Polisi
Jakarta – Bom bunuh diri di Masjid Adz-Dzikra Mapolres Cirebon saat jamaah yang kebanyakan anggota polisi sedang menunaikan shalat Jum’at, (5/4/2011) ditengarai sebagai operasi intelijen untuk mengadu domba antara umat Islam dengan polisi.
Demikian pernyataan sikap Forum Umat Islam (FUI) pada Sabtu (6/4/2011). Pemboman di masjid itu, menurut FUI adalah perbuatan biadab yang bertentangan dengan prinsip ajaran Islam. Karenanya, FUI mengecam aktor dan pelaku pemboman jamaah masjid yang sedang shalat itu sebagai tindakan yang justru menyerang simbol dan ajaran Islam.
“Pelaku dan aktor intelektual yang ada di belakangnya adalah orang yang tidak paham fiqih jihad, sebab dalam fiqhul jihad sama sekali tidak dibenarkan melakukan penyerangan terhadap rumah ibadah, apalagi masjid,” jelas Sekjen FUI Muhammad Al-Khaththath.
Bom bunuh diri yang terjadi menyusul teror bom buku beberapa waktu lalu yang hingga kini belum terungkap, disinyalir FUI sebagai teror yang tidak bisa dipisahkan dari operasi intelijen untuk membusukkan Islam.
“Pemboman tersebut erat kaitannya dengan operasi intelijen untuk pembusukan Islam,” lanjut Al-Khaththath.
Untuk menjaga suasana kondusif, FUI mengimbau kepada seluruh komponen umat Islam agar merapatkan barisan dan mewaspadai makar intelijen yang berupaya mengadu domba sesama umat Islam.
“Pemboman di masjid Mapolres itu merupakan upaya adu domba antara polisi dengan umat Islam,” tegas Al-Khaththath. “Rapatkan barisan dan waspadai upaya adu domba antara umat Islam,” imbaunya.
[Voice of Al-Islam]
Muslim Kashmir Berdemo Kecam Pembunuhan Ulama Anti India
India – Ribuan orang berunjuk rasa untuk memprotes pembunuhan seorang ulama terkemuka minggu lalu di Kashmir yang dikelola India, di tengah meningkatnya ketegangan terhadap kekuasaan New Delhi.
Para pengunjuk rasa berkumpul di daerah Maisuma Srinagar Jumat kemarin (15/4/2011). Mereka menuntut investigasi dan hukuman bagi mereka yang terlibat dalam pembunuhan ulama anti India tersebut.
Pemimpin kunci separatis Kashmir juga menghadiri rapat umum itu dan berkumpul bersama para pengunjuk rasa.
“Kami harus berpikir apakah pembunuhan ini tidak membahayakan kehidupan para pemimpin agama dan yang lainnya atau meletakkan masjid kami dan kuil-kuil dalam risiko,” kata Yasin Malik, pimpinan pro-kemerdekaan Front Pembebasan Jammu dan Kashmir.
Seorang ulama Muslim moderat berpengaruh anti India Mirwaiz Faruq Umar bersumpah bahwa aksi protes akan terus berlanjut sampai pembunuh ulama ditangkap.
Showkat Moulana Ahmad Shah tewas dalam sebuah ledakan bom di Srinagar beberapa menit sebelum melaksanakan shalat Jumat pekan lalu.
Ulama Kashmir yang menonjol ini adalah pendukung terkenal dari gerakan separatis, yang menginginkan kemerdekaan dari India.
Aktivis pro-kemerdekaan menggambarkan pembunuhan terhadap Maulana Ahmad Shah merupakan serangan terhadap gerakan kemerdekaan Kashmir.
Lebih dari 110 orang tewas musim panas lalu selama aksi protes terhadap kekuasaan India.
Analis politik mengatakan protes jalanan yang sering terjadi selama dua tahun terakhir memberikan kehidupan baru bagi perjuangan pembebasan Kashmir.
[Eramuslim]
Soal Bom, Menag Menilai Ada Upaya Adu Domba
Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat mengimbau tokoh agama dan umat Islam tidak mudah terprovokasi (terhasut) dengan peristiwa bom bunuh diri di Masjid Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, Jumat.
“MUI mengimbau umat Islam serta tokoh agama tidak mudah terprovokasi dengan kejadian bom bunuh diri di Masjid Mapolresta Cirebon,” kata Ketua Majelis Dakwah MUI Sumbar, Duski Samad, di Padang, Jumat.
Ia menambahkan, meski mengutuk tindakan bom bunuh diri di dalam Masjid tersebut, namun umat islam jangan sampai terprovokasi sehingga kerukunan umat beragama yang sudah terjalin dapat terganggu.
MUI Sumbar mengimbau agar tokoh Agama dapat memberikan penyegaran terhadap umat.
Untuk menenangkan umat Islam atas kasus ini, MUI menyatakan peran pemerintah sangat diperlukan dalam hal ini, di mana pemerintah serta aparat penegak hukum harus secepatnya mencari pelaku bom bunuh diri tersebut.
“Pemerintah serta aparat penegak hukum harus segera mencari siapa pelaku peledakan tersebut agar umat Islam tidak terprovokasi atas kejadian tersebut,” kata Duski.
Ia menambahkan, umat Islam harus menenangkan diri dan biarkan pemerintah melalui aparat penegak hukum mengungkap apa motif dari bom bunuh diri tersebut.
Agar masyarakat tidak terprovokasi, maka aparat penegak hukum harus sungguh-sungguh dalam menangani kasus ini, dan secepatnya memberikan informasi kepada masyarakat umum.
Adu Domba
Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma Ali meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing upaya adu domba.
“Yang dikhawatirkan upaya adu domba antara satu masyarakat dengan masyarakat lain. Imbauan saya agar masyarakat tidak terpancing dan melakukan sesuatu tindakan tanpa alasan,” kata Suryadharma Ali sebelum menghadiri Mukernas PPP di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (15/4/2011).
Suryadharma meminta agar masyarakat tidak menduga-duga pelaku peledakan bom ini. Dia meminta agar masyarakat menunggu hasil penyelidikan dari polisi.
“Kita tunggu penyelidikan polisi dan pelaku harus diberi sangksi tegas,” imbuhnya.
[Hidayatullah]
Hosni Mubarak Terancam Hukum Gantung!
Mesir – Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak – yang ditahan untuk menunggu hasil penyelidikan kasus korupsi dan kekerasan terhadap negara – dapat dipenjara atau digantung jika terbukti bersalah memerintahkan pembunuhan terhadap para pengunjuk rasa.
Surat kabar milik pemerintah Al-Ahram mengutip pernyataan Pimpinan Pengadilan Banding Kairo, Zakaria Shalash, mengatakan bahwa mantan Presiden Hosni Mubarak boleh jadi menjalani eksekusi setelah pengadilan yang diperkirakan akan berlangsung setidaknya satu tahun.
Mubarak dan kedua anak lelakinya Alaa dan Gamal ditahan selama 15 hari pekan ini setelah jaksa melakukan pembuktian terkait tindak kekerasan terhadap para pengunjuk rasa yang dilakukan pemerintahnya selama aksi perlawanan 18 hari yang populer yang memaksa Mubarak untuk mengundurkan diri pada 11 Februari lalu.
Shalash mengatakan kesaksian oleh mantan Menteri Dalam Negeri pemerintahan Mubarak, Habib al-Adly, yang juga sedang diadili atas tuduhan memerintahkan penembakan terhadap para pengunjuk rasa anti rezim, dapat menjadikannya kaki tangan Mubarak jika terbukti.
Adly mengatakan bahwa ia diperintahkan untuk menggunakan kekerasan terhadap demonstran oleh mantan pemimpin Mesir tersebut.
Shalas menambahkan, “Jika terbukti, dia (Mubarak) akan menerima hukuman yang sama seperti orang yang melaksanakan perintahnya dan bisa menjalani eksekusi jika terbukti bahwa para pengunjuk rasa damai dibunuh secara terencana”
Masih menurut Shalas, Mubarak juga berpeluang menerima hukuman penjara seumur hidup jika terbukti tidak ada kematian terencana dari para pengunjuk rasa aksi damai itu. Diperkirakan sekitar 800 orang tewas dalam aksi protes rakyat Mesir untuk menggulingkan pemimpin veteran itu dari kekuasaan.
[Republika]
Musda III Muhammadiyah Momentum Kepemimpinan Baru
Bekasi – Musyawarah Daerah (Musda) III Muhammadiyah Kota Bekasi digelar di Asrama Haji Kota Bekasi, akan menentukan 13 nama pimpinan daerah Muhammadiyah yang akan diperas lagi menjadi satu orang yang akan dipilih dan ditetapkan menjadi pimpinan daerah Muhammadiyah, Sabtu (16/4/2011).
Tiga belas nama tersebut muncul berdasarkan aspirasi langsung kader Muhammadiyah se-Kota Bekasi yang diwakilkan oleh masing-masing pengurus, dari tingkat ranting (Kelurahan), cabang (Kecamatan) ditambah suara dari pimpinan daerah (Kota), pimpinan wilayah (provinsi) dan pusat.
Sedikitnya ada 86 hak suara dalam Musda III Muhamadiyah Kota Bekasi, yakni 56 suara untuk tingkat ranting, 24 suara untuk tingkat cabang. Setiap cabang memiliki dua hak suara ditambah suara pimpinan daerah sebanyak 4 suara, pimpinan wilayah 1 suara serta pimpinan pusat 1 suara.
“Musda Muhammadiyah berbeda dari organisai lain, disini kita tidak memilih ketua melainkan memilih 13 nama untuk duduk di pimpinan daerah. Baru 13 nama tersebut yang nantinya akan menentukan siapa yang berhak memilih Muhammadiyah,” ujar Shalih Mangara Sitompul Kepala Bidang Hukum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi.
Lanjut Shalih juga berharap dalam momentum kali ini akan menjadikan Muhammadiyah semakin solid, serta mampu lebih aktif dalam mengemban misi dakwahnya terhadap umat. Muhammadiyah juga harus senantiasa aktif dalam pemberdayaan umat terutama di Kota Bekasi. Dan jangan sampai terjebak dalam politik praktis.
“Musda merupakan momentum mengembalikan Muhammadiyah pada garis perjuangan awal yakni sebagai gerakan dakwah. Muhammadiyah juga harus berperan aktif dalam pemberdayaan umat. Dan jangan sampai Muhammadiyah terjebak dalam politik praktis. Karena harus dipahami wadah ini merupakan organisasi dakwah,” tutur Salih Mangara Sitompul..
Hingga berita ini diturunkan Musda masih berlangsung dan ke 13 nama belum juga terpilih, kemungkinan ke-13 nama pimpinan daerah akan muncul petang nanti.
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah