Islamic Cultural Center New York, Simbol Keragaman dan Keindahan
New York -- Islamic Cultural Center of New York atau pusat kebudayaan Islam kota New York adalah bangunan sebuah masjid yang besar dan indah, terletak di pojok Jalan 3 Avenue, antara Jalan 96 dan Jalan 97 di daerah Manhattan, kota New York. Masjid yang mulai dibangun pada bulan Mei tahun 1987 ini resmi dibuka pada bulan April, 1991, adalah masjid yang pertama dan hingga saat ini merupakan masjid terbesar di kota New York.
Di sebelah bangunan masjid berdirilah menara masjid yang amat tinggi. Di bagian belakang masjid terdapat bangunan sekolah dengan ruang-ruang kelas, yang saat ini digunakan untuk berbagai pelajaran agama dan kegiatan lain, yang diselenggarakan pada hari Sabtu dan Minggu. Salah satu acara rutin yang dilakukan setiap Sabtu selama tiga jam adalah “Islamic Forum” yang khusus ditujukan bagi kaum non-Muslim dan mereka para mualaf.
Di trotoar dekat masjid, terdapat beberapa penjaja, dua di antaranya bernama Maryam, seorang perempuan kulit hitam, dan Nadia, perempuan asli Palestina. Mereka menjual berbagai barang kecil, seperti kopiah pria, kerudung wanita, buah kurma, tasbih, dan lain sebagainya.
Di dalam masjid, terbentang ruang sholat yang amat luas. Ruang sholat kaum pria berada di lantai sebelah bawah, sementara ruang sholat kaum wanita berada di bagian atas dengan ukuran jauh lebih kecil. Selama bulan suci Ramadhan ini, masjid senantiasa penuh dengan para jemaah beraneka suku bangsa, datang dari berbagai bagian kota. Setiap malam, disediakan Iftar atau hidangan buka puasa bagi sekitar lima ratus jemaah yang datang.
Iftar dimulai pada saat bilal mengumandangkan azan. Para jemaah berbuka dengan mencicipi sebutir kurma, dan antri membuat teh atau kopi, memakan buah-buahan, seperti pisang atau buah arbei. Juga disediakan kue-kue kering. Setelah berbuka, dilaksanakan sholat Maghrib bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan makan malam di dalam gedung sekolah di belakang masjid. Makanan yang dihidangkan malam itu adalah hidangan masakan India atau Pakistan.
Suatu hal istimewa yang terjadi malam itu adalah dua orang warga New York City mengucapkan syahadat di depan imam, menyatakan diri masuk Islam. Pertemuan jemaah malam itu ditutup dengan sholat Isya, yang kemudian dilanjutkan dengan tarawih.
Membaca al-Qur`an sangat dianjurkan bagi setiap muslim di setiap waktu dan kesempatan. Terlebih lagi pada bulan Ramadhan, karena pada bulan itulah diturunkan al-Qur`an. Puasa dan Al-Qur’an yang dibaca akan memberi syafaat kepada orang yang mengerjakannya kelak dihari kiamat. Rasulullah SAW bersabda:
Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: “Ya Rabbi, aku mencegahnya dari makan dan minum di siang hari”, Al-Qur’ an juga berkata: “Aku mencegahnya dari tidur dimalam hari, maka kami mohon syafaat buat dia.” Beliau bersabda: “Maka keduanya dibolehkan memberi syafaat.” (HR Ahmad).
“Bacalah al-Qur`an, sesungguhnya ia datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi ahlinya (yaitu, orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya). (HR. Muslim).
Allah Swt berfirman :
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). (QS: al-Baqarah: 185)
Al-Quran merupakan firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman bagi manusia dalam menata kehidupan demi mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia maupun di akhirat. Konsep-konsep yang dibawa al-Quran selalu relevan dengan problema yang dihadapi manusia, karena itu ia turun untuk mengajak manusia berdialog dengan penafsiran sekaligus memberikan solusi terhadap problema tersebut di manapun mereka berada.
Di bulan Ramadhan ini, bulan diturunkannya al-Qur’an. Kesadaran yang mendasar terhadap perisitiwa Nuzulul Quran memberikan akses kepada esensi al-Quran dengan keanekaragaman dimensi dan nilai holisitiknya. Bersamaan dengan itu keraguan tcrhadap al-Quran hilang dan digantikan dengan keyakinan yang teguh. Keyakinan yang teguh kepada al-Quran setelah dengan melakukan penghayatan yang pada akhirnya dapat membuka pintu-pintu hidayahnya sebagai sumber etika dan nilai universal.
Al-Quran sebagai Kalamullah secara komprehensif terbukti telah mencerahkan eksistensi kebenaran dan moral manusia. Mukjizat dan wahyu yang menjadi kitab bagi ummat Islam khususnya dan seluruh ummat pada umumnya tidak habis-habisnya menguraikan secara detail subtansi kebenaran. Ayat-ayatnya senantiasa melahirkan interpretasi filosofis yang menggugat infiltrasi pemikiran kebenaran semu bahkan menyesatkan dari para pemikir non wahyu.
Al-Quran membuka ruang penafsiran secara tipikal menukik pada akal orisinil dan langsung menyentuh aspek mendasar dalam kehidupan, yaitu etika dan moral dalam hubungannya sebagai hamba dengan Sang Khaliq-Allah. Salah satu penyebab utama kekerasan dan konflik yang dialami ummat manusia karena tidak menjadikan al-Quran sebagai sumber nilai etika dan moral. Keadaan ini menurut Harun Yahya seorang Filsuf Islam Kontemporer adalah dengan mengupayakan nilai-nilai moral dan etika dalam al-Quran diberlakukan dalam kehidupan. Allah Swt telah berbicara dalam al-Quran tentang kaidah besar seperti keadilan, perdamaian, kebenaran, Iman dan Islam. Dia juga berbicara tentang muamalah dan pandangan hidup. Problem apapun yang terjadi, krisis apapun yang berlaku, solusi dan penawarannya ada di dalam al-Quran. Oleh karenanya, kita harus rajin membacanya dan mentadabburinya.
Membaca al-Quran sebagai jalan mencari solusi, membaca Al-Qur’an juga menyempurnakan ibadah lainnya. la dapat berfungsi dengan baik jika dalam membacanya disertai dengan adab-adab batin dalam perenungan, khusyu’ dan mentadabburinya yang akhirnya banyak mendatangkan manfaat berupa petunjuk dari Allah, inspirasi dan basis imajinasi.
Bertadabbur berarti memperhatikan dan merenungi makna-maknanya. Bahkan Ibnu Mas’ud berkata, “Barang siapa yang menghendaki ilmu orang-orang yang terdahulu dan ilmu orang-orang yang akan datang, hendaklah ia mendalami Al-Quran“. Kitab Umat Islam ini memberikan pedoman serta jalan yang lurus yang mampu menghindari buruknya kesesatan. Etika kehidupan dan akhlak-pun terangkum dalam Al-Quran. Bahkan, Rasulullah sendiri dibina akhlaknya langsung oleh Al-Quran.
Oleh karena itu, mari bersama membangun bangsa dengan spirit keimanan dan keislaman. Menjadikan akhlak Rasulullah sebagai basis sumber daya manusia. Dan kita jadikan Al-Qur’an sebagai way of life dalam setiap gerak dan langkah kita. Semoga kita diberi kemampuan untuk berpegang teguh dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Amin.
BEKASI SELATAN -- Lintasan jalur mudik di Kota Bekasi sudah siap dilalui para pemudik. Selain infrastruktur jalan, petugas keamanan di sepanjang jalan yang akan dilewati para pemudik digadang-gadang bakal diterjunkan ratusan personel.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Imam Sugianta memastikan pihaknya akan mengerahkan sebanyak 400 anggota yang ditugaskan berjaga-jaga di 13 pos pengamanan di sepanjang jalur mudik di Kota Bekasi.
Pos pengamanan itu antara lain mulai dari arah Kalimalang Jalan KH Noer Alie, Caman hingga Jalan Chairil Anwar. Sementara dari arah Pulogadung, Jalan Sultan Agung hingga Jalan Diponegoro. ’’Selain pos pengamanan, kami juga dirikan pos penjagaan dan pengaturan (pos gatur) di Stasiun Bekasi, Terminal Bekasi.
Di setiap pos juga akan dibantu tenaga medis dari Dinas Kesehatan,’’ papar perwira berpangkat melati tiga di pundak itu. Selain Pos Gatur dan Pos Pam, sambung Imam, disiapkan pula cek poin yang berada di komplek Sun City Square, Bekasi Selatan. “ Ini untuk membantu mengurai kemacetan saat arus pemudik berlangsung,” kata Imam yang dijumpai di ruangannya, kemarin.
Sementara, Dinas Perhubungan Kota Bekasi pun tak kalah siapnya. Kabid Teknik Lalu Lintas Dishub Tri Ardianto mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Kepolisian Resort (Polres) Metro Kota Bekasi, akan membentuk lima posko di lima titik yang berbeda, yakni Grand Mall, Mega Bekasi Hypermal, Tol Timur, Bulak Kapal dan Terminal Bus Kota Bekasi.
Selain menyiapkan posko gabungan, Dihub juga mengerahkan 100 anggota dan membentuk lima posko mandiri dengan memaksimalkan posko yang dimiliki Dishub.
Seperti, Poncol, Cipendawa, Bintara, Pejuang dan RS Bela. “Pembentukan posko untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan yang akan mudik,” terangnya.
Mengantisipasi pemudik bermotor yang nyasar karena ketiadaaan rambu penunjuk jalan, baik polres maupun dishub menyatakan bakal memasang rambu-rambu portable. ’’Dipasang H-7 berbarengan dengan posko-posko itu,’’ ujar Tri.
Terkait jalur alternatif yang memudahkan pemudik bermotor menghindari kemacetan, sambung Tri, Dishub menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan memanfaatkan jalur alternatif. Dari arah Kalimalang, jalur alternative itu bisa lewat Pasar Sumber Artha menuju Jalan Gusti Ngurah Rai ke Bintara dan tembus ke Fly Over Kranji.
Sementara dari arah Pulo Gadung akan dialihkan melalui Jalan Diponegoro jika terjadi penumpukan kendaraan di perempatan Unisma. Dia juga berharap, pelebaran jalan tol di KM 28 bisa segera selesai. Sebab hal itu, akan berdampak kelancaran arus lintas yang melewati Kota Bekasi.
Sementara itu sebelumnya, Kadis Binamarga Agus Dharma mengatakan, perbaikan jalur mudik telah mulai dilakukan dan diperkirakan menelan anggaran hingga Rp19 miliar.
Anggaran tersebut merupakan dana pembuatan jalan disamping kalimalang yang tidak disetujui pemerintah pusat. “Seperti perbaikan Jalan Cahiril Anwar dan Jalan Joyomartono, kami sudah menganggarkan Rp1 miliar, bahkan saat ini pun material sudah diturunkan,” pungkasnya.
JAKARTA -- Front Pembela Islam (FPI) siang ini, Jumat, 27 Agustus 2010, akan menggelar aksi besar-besaran di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Demonstrasi akan digelar selepas Salat Jumat, hingga masuk waktu berbuka puasa.
FPI akan menuntut agar Mahkamah Agung segera mengeksekusi vonis dua tahun penjara terhadap Pemimpin Redaksi Majalah Play Boy, Erwin Ermada.
MA mengukuhkan putusan Pengadilan Tinggi yang menyatakan Erwin melangar Pasal 282 KUHP tentang tindak pidana kesusilaan.
“MA harus mengeksekusi Erwin Ermada sekarang juga. Ini pasti ada permainan,” ujar Sekretaris FPI, Habib Noval, penuh curiga.
Kabar mengenai masih bebasnya Erwin, kata Noval, baru diketahui enam hari lalu setelah jaksa menginformasikan hal ini kepada FPI.
Bila tuntutan FPI tidak ditanggapi, laskar pimpinan Habib Rizieq ini mengancam akan memburu dan menangkap Erwin sendiri.
“Kami telah siapkan untuk itu. Foto Erwin akan kami sebar sebagai buronan,” ujar Noval lagi.
Noval menambahkan dua anggota FPI yang divonis bersalah karena melakukan perusakan saat berunjuk rasa menolak peredaran Majalah Play Boy, telah menjalani masa hukuman penjara selama tujuh bulan.
Perkara ini bermula dari pengaduan FPI kepada polisi. Jaksa lalu menuntut Erwin dengan hukuman dua tahun penjara. Dalam dakwaan, jaksa menilai Erwin melanggar Pasal 282 KUHP tentang kesopanan dan kesusilaan. Erwin divonis bebas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2007 lalu.
Sementara itu di timeline twitter-nya, Erwin membantah buron seperti yang ditudingkan FPI. “Satu hal yang pasti, saya tidak buron,” tulis dia.
JAKARTA -- Sehubungan dengan putusan Majelis Hakim Kasasi Mahkamah Agung dalam perkara no. 927K/Pid/2008, yang telah diputuskan pada hari rabu, 29 juli 2009 yang pada pokoknya berisi: Menyatakan Erwin Arnada, pimpinan Redaksi majalah PLAYBOY terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana kesusilaan dan dipidana penjara selama dua tahun.
Berdasarkan putusan itu, kemarin pagi(25/8) DPP FPI menggelar konferensi pers tentang kasus Erwin Arnada yang telah divonis 2 tahun penjara, tapi sampai saat jumpa pers ini Erwin Arnada, buronan Teroris Moral, belum dipenjarakan oleh pihak terkait.
Inilah yang membuat FPI meradang, apalagi ada anggota Dewan Pers yang seolah membela Erwin dengan mengatakan bahwa ini Kriminalisasi Pers. Hal ini dibantah oleh Munarman, anggota FPI, bahwa kasus Erwin adalah bukan delik pers tapi kasusu pornografi. Oleh karena itu FPI menyerukan kepada seluruh anggotanya yang tersebar di seluruh Indonesia dan masyarakat umum yang mengetahui keberadaan Teroris Moral Erwin Arnada agar segera melakukan penangkapan dan menyerahkan kepada kejaksaan untuk dieksekusi. (M. Zakir Salmun)
Pantau Stok Pangan Jelang Lebaran, Menko Kesra Sidak Pasar Tradisional
BANDARLAMPUNG -- Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono turun langsung ke pasar tradisional saat melakukan Safari Ramadhan di Provinsi Lampung, Jumat pagi. Pasar tradisional yang menjadi tujuan Agung Laksono dan rombongan adalah Bandar Jaya Plaza di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.
Dalam kunjungannya, Menko Kesra melakukan dialog langsung dengan masyarakat baik pedagang dan pembeli. “Berdasarkan dialog yang saya lakukan diketahui bahwa harga-harga bahan makanan pokok relatif stabil meskipun harga beras sedikit mengalami kenaikan,” katanya.
Kunjungan ke pasar tradisional merupakan bagian dari kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan Menko Kesra pada bulan puasa tahun ini di Provinsi Lampung. Kegiatan lainnya yang juga akan dilakukan di antaranya penyerahan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Beras Miskin (Raskin).
Selain itu, Menko Kesra juga akan menghadiri acara sosialisasi elpiji tiga kilogram kepada perwakilan masyarakat yang dilakukan oleh PT Pertamina. Sementara itu, Agung Laksono juga dijadwalkan melakukan Safari Ramadhan ke Sumatera Utara pada Sabtu dan Minggu 28-29 Agustus 2010.
JAKARTA -- Ketua Umum Partai Hanura Wiranto menilai pemerintah tidak berhasil menjaga kedaulatan negara sesuai dengan amanat konstitusi. “Menurut saya, kita harus kembali ke Mukadimah UUD kita bahwa setiap WNI harus dilindungi pemerintah. Lalu apakah upaya pemerintah itu sudah maksimal?” ujar Wiranto kepada pers di Jakarta, Kamis.
Saat ditanya jawabannya soal upaya maksimal pemerintah dalam melindungi rakyat dan kedaulatan negara, Wiranto mengatakan hal tersebut selayaknya disampaikan ke pemerintah saja.
Menurut Wiranto, sangat jelas bahwa pemerintah belum maksimal menjalankan amanat UUD 1945, sementara Malaysia juga punya ketergantungan luar biasa kepada Indonesia.”Banyaknya warga negara Indonesia yang bekerja di sana (Malaysia) itu adalah kekuatan kita,” ujar Wiranto.
Dengan adanya kekuatan itu, ia menambahkan, seharusnya pemerintah bisa lebih piawai dalam berdiplomasi dengan Malaysia. “Jadi sikap kita bukan diam saja atau terus mengalah. Dibutuhkan kepiawaian untuk memutuskan sesuatu yang berani. Ini ujian bagi pemerintahan saat ini,” tutur Wiranto.
Pada kesempatan itu, Wiranto juga mengomentari wacana amandemen konstitusi untuk menambah masa jabatan Presiden RI dari dua menjadi tiga periode.Dikatakan Wiranto bahwa gagasan tersebut sudah tidak relevan lagi. “Kita dulu punya UUD yang memungkinkan kepala negara menjabat pemerintah berulang kali. Lalu terjadi koreksi dan regenerasi mengikuti perkembangan dinamika internasional yang membatasi masa jabatan cukup dua periode,” tuturnya.
Karena itu, Wiranto menyarankan agar keinginan mengubah UUD untuk memperpanjang jabatan presiden sebaiknya dikubur saja dalam-dalam.
Lebih lanjut ditegaskannya bahwa hal terpenting dari masa jabatan presiden itu adalah penjabatnya bisa melaksanakan amanat rakyat. “Lindungi saja rakyat, ciptakan kesejahteraan dan kecerdasan mereka. Saya kira gagasan amandemen itu tidak arif dan tidak bijaksana,” demikian Wiranto.
BENGKULU -- Gempa bumi berkekuatan 5,2 skala richter berlangsung di Barat Daya Bintuhan, Bengkulu, Jumat 27 Agustus 2010.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), goncangan gempa terjadi pada pukul 07.65, sekitar 78 kilometer barat daya Bintuhan di kedalaman 12 kilomter.
Posisi gempa berada pada 5.34 Lintang Selatan dan 102.94 Bujur Timur. Warga diminta untuk tidak panik karena gempa tidak berpotensi tsunami.
Inggris-AS Didesak Hentikan Pasokan Senjata ke Arab Saudi
LONDON -- Lembaga Amnesti Internasional meminta Pemerintah Inggris untuk menghentikan penjualan senjata terhadap Arab Saudi. Permintaan itu menyusul temuan yang menangkap basah serangan rahasia Arab Saudi di Yaman dengan menggunakan pesawat tempur jenis Fighter Bomber. Dalam laporannya, lembaga tersebut mencatat adanya pelanggaran hak asasi manusia di Yaman.
“Laporan mengungkap pada penggunaan senjata yang mengakibatkan korban jiwa sipil. Pemerintah Inggris perlu melakukan penyelidikan menyeluruh, ” ungkap direktur program, Oliver Sprague, seperti diberitakan kantor berita Iran, Irna, Rabu (25/10). Sprague mengatakan dengan pertimbangan kemanusiaan, seharusnya Pemerintah Inggris melakukan pembatalan suplai selama proses penyelidikan berlangsung.
Meskipun serangan gabungan Yaman-Saudi tidak dilaporkan, Amnesti Internasional mengatakan bahwa mereka telah memperoleh informasi yang menunjuk pada ‘ratusan -- mungkin ribuan -- warga sipil’ yang tewas dalam pengeboman. Perhatian utama kelompok hak asasi manusia adalah pemerintah Yaman yang kini berada dalam tekanan Amerika Serikat dan sekutunya untuk memerangi al-Qaeda dan Arab Saudi, juga ditekan untuk menangani kelompok separatis Huthis.
Sebagai informasi, diluar AS, Inggris merupakan pemasok senjata utama Arab Saudi. Tercatat negeri berjuluk “Petro Dollar” itu memiliki 120 pesawat jenis tornado. Pesawat berkode al-Yamamah ini merupakan buatan Inggris tahun 1985. Arab Saudi kemudian menambah armada tempurnya dengan membeli 72 pesawat Eurofighter pada tahun 2006.
JAKARTA -- Panitia seleksi (Pansel) membuka sesi wawancara secara terbuka bagi tujuh calon ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pukul 8.00 WIB.
Bertempat Graha Pengayom Gedung Utama Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Kamis, wawancara yang dilakukan Pansel akan nampak pada monitor yang terhubung dengan CCTV.
Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar mengatakan dengan CCTV semua pihak dapat mengikuti secara langsung proses wawancara tersebut. Sesi klarifikasi atas temuan Indonesia Corruption Watch (ICW), Masyarakat Peduli Peradilan Indonesia (Mappi), dan laporan dari masyarakat tidak dilaksanakan secara terbuka.
Pansel akan menanyakan berbagai hal, mulai dari data pribadi, pandangan dan pengetahuan, serta misi dan visi kandidat, termasuk klarifikasi menyangkut hasil rekam jejak yang positif maupun negatif, juga data-data terkait yang diperoleh dari beberapa lembaga terkait seperti Kepolisian, Kejaksaan, Ditjen AHU, Ditjen Pajak, dan KPK.
Dari hasil wawancara tersebut Pansel akan menyaring hingga tersisa dua nama untuk diajukan kepada Presiden sebelum kemudian disampaikan ke DPR untuk proses fit and proper test.
Hasil dari wawancara yang diperkirakan mencapai hingga lima jam untuk satu calon akan langsung dibahas dalam rapat pleno oleh Pansel sehingga rencananya Sabtu (28/8), dua nama sudah ditetapkan.
Ketujuh calon yang akan mengikuti wawancara yakni Bambang Widjojanto -- Advokad, Irjen Pol (Purn) Chaerul Rasjid -- Purnawirawan POLRI, Fachmi -- Jaksa, I Wayan Sudirta -- DPD, Jimly Asshiddiqie -- Mantan Wantimpres, Meli Darsa -- Advokad, Muhammad Busjro Muqoddas -- Ketua Komisi Yudisial.
Dalam rapat tertutup Pansel pada Rabu (25/8), disepakati bahwa wawancara dilakukan secara satu per satu. Setiap calon diwawancarai oleh lima orang anggota pansel, sedangkan penilaiannya sendiri mencakup kompetensi, integritas, dan komitmen kandidat dalam menjawab setiap pertanyaan.
Warga New York pro-Pendirian Masjid Bentuk Koalisi Dukungan
NEW YORK -- Kelompok Muslim, Yahudi, Kristen dan masyarakat umum telah membentuk koalisi, Rabu, untuk mendukung rencana pembangunan Islamic Center di dekat gedung World Trade Center, yang diserang, di New York. Rencana pembangunan ini telah menarik polemik panjang di AS.
Pusat kebudayaan dan masjid itu telah menghadapi penentangan sengit dari para politisi konservatif dan orang-orang yang menganggap lokasinya tidak sensitif dengan keluarga hampir 3.000 orang yang tewas dalam serangan 11 September 2001. Perdebatan itu mengarah ke tingkat nasional menjelang pemilihan November dan isu ini telah dipakai polisi Republik yang berusaha untuk merebut kekuasaan di Kongres dari partai Demokrat.
Tapi organisasi “Tetangga-tetangga New York untuk Nilai-nilai Amerika”, yang baru dibentuk yang terdiri atas lebih dari 40 kelompok agama dan umum itu, mengatakan perdebatan itu telah menciptakan ketakutan dan pemisahan dan bahwa mereka akan berjuang untuk kebebasan konstitusi AS supaya lebih tegak.
“Kami tidak diserang oleh dunia Muslim,” kata Donna O’Connor, jurubicara Keluarga 11 September untuk Perdamaian, yang puterinya yang sedang hamil tewas dalam serangan gedung WTC. “Kami 100 persen mendukung sepenuhnya pusat kebudayaan Islam di New York City.”
Koalisi ini menyatakan dukungan bagi kebebasan beragama, tak semata dukungan bagi pendirian Islamic Center itu. “Kami menolak pengekangan kebebasan beragama tapi tidak di halaman belakang saya,” kata Donna Lieberman, direktur eksekutif Uni Kebebasan Sipil New York, pada konferensi pers untuk mengumumkan pembentukan organisasi baru tersebut.
Islamic Center ini didirikan atas inisiatif Cordoba House, sebuah organisasi Muslim. Nantinya, pada bangunan berlantai 13 ini lebih akan difungsikan sebagai sarana interaksi publik. Dalam bangunan itu terdapat auditorium, kolam renang, ruang-ruang pertemuan dan masjid hanya bagian kecil saja dari bangunan itu. Bangunan itujuga berarsitektur sederhana dan tidak ada menara, kubah atau motif lainnya yang sering dihubungkan dengan masjid atau umat Islam.
Beberapa penentang proyek itu telah mengambil tindakan hukum, berupaya menghindari keputusan yang akan membolehkan pembangunan itu berlangsung, sementara sejumlah pekerja bangunan telah melancarkan “Hard Hat Pledge”, janji untuk tidak bekerja pada proyek itu.
Bhairavi Desai, direktur eksekutif Aliansi Pekerja Taksi New York, mengatakan kontroversi mengenai pusat kebudayaan Muslim dan masjid itu telah membuat umat Islam New York rentan. Aliansi itu memperkirakan separuh dari supir taksi kota itu Muslim, dan mereka menjadi salah satu korban kbencian itu.
Ahmed Sharif, imigran Bangladesh berusia 43 tahun, mengatakan ia telah dilukai di leher, wajah dan bahunya pada Selasa oleh seorang penumpang yang bertanya kepadanya apakah ia Muslim dan menjalankan (puasa) Ramadhan. Polisi mengatakan serangan itu sedang diselidiki sebagai kejahatan kebencian dan bahwa seorang pria berusia 21 tahun telah ditangkap dan menghadapi beberapa tuduhan termasuk pembunuhan yang diupayakan dan serangan.
JAKARTA -- Malaysia siap mengeluarkan anjuran (travel advisory) kepada warganya untuk berhati-hati ke Indonesia. Kebijakan itu akan dikeluarkan bila demonstrasi anti Malaysia di Indonesia kian menjadi-jadi.
“Malaysia adalah bangsa yang penyabar. Harus ada tindakan untuk memastikan bahwa demonstrasi bisa dikendalikan sebelum bangsa Malaysia kehilangan kesabaran,” kata Menteri Luar Negeri Malaysia, Anifah Aman, dalam pernyataan yang dikutip laman harian The New Straits Times, Rabu 25 Agustus 2010.
Ini merupakan pernyataan paling keras yang dilontarkan pejabat Malaysia terkait dengan rangkaian demonstrasi yang dilakukan di Jakarta sejak awal pekan ini. Kelompok Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Malaysia mengecam penahanan tiga petugas Dinas Kelautan dan Perikanan Indonesia oleh Polisi Laut Malaysia (MPM) di perairan Tanjung Berakit, Bintan, 13 Agustus 2010.
Mereka ditangkap tidak lama setelah menahan tujuh nelayan Malaysia yang diduga kuat masuk wilayah kedaulatan RI secara ilegal. Namun, aksi protes di depan Kedubes Malaysia Senin kemarin berlanjut dengan melempar tinja dan menginjak-injak dan membakar kain yang mirip dengan bendera Malaysia, Jalur Gemilang.
Rabu kemarin, protes keras juga berlangsung di Jakarta. Massa dari Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) berunjuk rasa di dua perusahaan besar Malaysia di Jakarta. Kantor perusahaan minyak Malaysia, Petronas di Jalan Sudirman dan kantor Bank CIMB di Jalan Gatot Subroto.
Rangkaian aksi itu mengundang kemarahan di Malaysia. Tidak hanya pejabat, sejumlah organisasi di Negeri Jiran itu menyatakan protes atas demonstrasi anti Malaysia di Indonesia yang sudah menjurus ke penghinaan.
Itulah sebabnya Malaysia meminta Indonesia untuk menjamin keselamatan dan keamanan warga Malaysia di negeri ini sehingga hubungan kedua negara tetap terjaga baik. Namun, Malaysia siap mengeluarkan anjuran (travel advisory) kepada warganya untuk berhati-hati ke Indonesia bila situasi kian memanas.
“Bila situasi mendesak, kami akan keluarkan travel advisory. Saya akan menganjurkan warga Malaysia untuk tidak pergi bila tidak ada hal yang mendesak,” kata Anifah.
Maka, Anifah memanggil Wakil Duta Besar RI, Tatang Razak, untuk menyampaikan protes atas provokasi yang terjadi di Jakarta karena merupakan penghinaan kepada Malaysia. “Demonstrasi dan tindakan-tindakan yang tidak terhomat itu telah menyakiti Malaysia,” kata Anifah.
JAKARTA -- Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarif Hasan mengatakan, dalam menyikapi persoalan dengan Malaysia, sepakat Indonesia harus memiliki sikap tegas, tetapi jangan sampai mengganggu Negara Kesatuan Republik Indonesia.”Sebagai negara bertetangga wajar jika sesekali terjadi situasi kurang harmonis,” kata Syarif Hasan usai berbuka puasa di Jakarta, Rabu.
Hal itu dikatakan Syarif Hasan menjawab pertanyaan pers soal penangkapan terhadap tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh polisi Malaysia pada 13 Agustus lalu. Syarif menjelaskan situasi tidak harmonis itu harus disikapi dengan cara-cara terbaik dan saling menghargai.
Apalagi, kata dia, Indonesia sebagai salah satu anggota ASEAN harus bisa menunjukkan jiwa besar dan memberikan contoh yang baik untuk saling menghargai.Menurut Syarif, jalan terbaik penyelesaian situasi tidak harmonis ini melalui jalur diplomasi yang saling menghargai.
Kasus penangkapan tiga petugas KKP, menurut dia, terjadi di wilayah abu-abu, yakni wilayah perbatasan perairan yang di klaim Indonesia maupun Malaysia.Setelah kejadian ini, kata dia, Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat untuk menyelesaikan wilayah perairan abu-abu tersebut melalui jalur diplomasi di Kota Kinabalu, Sarawak, Malaysia, pada 6 September mendatang.
Kasus penangkapan terhadap tiga petugas KKP terjadi di wilayah perairan Pulau Bintan Provinsi Kepulauan Riau, pada 13 Agustus 2010.Tiga petugas KKP ditangkap polisi perairan Malaysia setelah menangkap tujuh nelayan Malaysia yang menangkap ikan di wilayah perairan Indonesia.
“Hari Membakar Al-Quran” Kerahkan Milisi Kristen Bersenjata
AS -- Dove World Outreach Center (DWOC), lembaga yang akan menggelar “Hari Membakar Al-Quran Internasional” di AS akan memanfaatkan dukungan milisi bersenjata Kristen untuk menjaga gereja yang akan dijadikan lokasi acara tersebut. Lembaga yang berbasis di Gainesville, Florida itu membuat ide “Hari Membakar Al-Quran Internasional” untuk memperingati 9 tahun serangan 11 September 2001.
Bukan cuma untuk mengenang para korban serangan itu, dalam promosi di situs dan halaman facebook, DWOC terang-terangan menyatakan bahwa “Hari Membakar Al-Quran” sekaligus untuk menyatakan sikap anti-Islam. Di Facebook, DWOC sudah mendapat 6.000 dukungan pengguna situs jejaring sosial itu.
Pastor Terry Jones yang berada di belakang DWOC mengatakan bahwa kelompok milisi bersenjata Kristen Right Wing Extreme juga mendukung “Hari Membakar Al-Quran” dan menawarkan diri untuk membantu terlaksananya acara tersebut. Right Wing Extreme akan mengirimkan 500-2.000 anggota mereka untuk menjaga gereja yang akan menjadi tempat acara pembakaran Al-Quran.
“Kami butuh perlindungan, apalagi kami sudah banyak menerima ancaman dibunuh dan teror lewat email maupun telepon,” kata Jones.
FBI, sambung Jones, juga sudah mengingatkan akan adanya ancaman tersebut, baik terhadap anggota DWOC maupun target-target lainnya di Florida.
Sejauh ini, pihak Right Wing Extreme belum memberikan komentar resmi soal dukungan mereka terhadap “Hari Membakar Al-Quran.” Tapi pernyataan yang diperlihatkan Jones menunjukkan bahwa pendiri kelompok milisi itu, Shannon Carson mengatakan bahwa mereka mendukung penuh Dove World Outreach Center dan upaya lembaga itu untuk menghapus anggapan bahwa Islam adalah agama yang damai.
“Islam adalah agama pengkultusan yang bertujuan ingin mendominasi dunia,” tulis Carson.
Komunitas Muslim dan sejumlah komunitas Kristen di AS mengecam ide “Hari Membakar Al-Quran.” Para pemuka agama di Gainesville akan menggelar acara tandingan “Gathering for Peace, Understanding and Hope” pada tanggal 10 September untuk menentang acara anti-Islam itu. Sementara organisasi advokasi muslim Council American-Islamic Relations (CAIR) menyerukan komunitas Muslim di AS untuk membuat kegiatan “Shares the Quran” dan akan membagikan 100.000 Al-Quran pada masyarakat setempat dan para pejabat lokal dan pejabat pemerintah AS.
BEKASI TIMUR -- Memasuki pekan kedua bulan Ramadan, DPRD Kota Bekasi lakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Terminal Induk Bekasi di Jalan Ir. H Juanda, Margahayu, Bekasi Timur kemarin siang. Hal itu dilakukan dewan untuk melihat persiapan dan kesiapan UPTD Terminal dalam menghadapi mudik mendatang.
Dalam sidak tersebut rombongan anggota dewan langsung melakukan pengecekan terhadap bus-bus, didampingi anggota Dishub. Mereka menanyakan langsung kepada supir dan kondektur kelaikan kendaraan bus-nya secara administrasi maupun fisik. Selain di terminal, anggota dewan tersebut juga melakukan sidak ke TPS Pasar Baru.
Dalam kesempatan itu Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bekasi Eliaser Yantji Sunur mengatakan, sidak yang dilakukan Komisi B ini untuk melihat dan mengecek kesiapan dari pihak Dinas Perhubungan (Dishub) dalam mempersiapkan angkutan mudik Lebaran nanti. “Kita cek kesiapan dari pihak terminal dalam melayani masyarakat,” katanya.
Menurut pria yang akrab disapa Yance ini, sidak yang dilakukan Komisi B ini di lakukan oleh anggita dewan untuk mengontrol kesiapan pihak Dishub dalam mempersiapkan mudik mendatang. Selain itu, kata dia, Komisi B juga melakukan sidak ke Pasar Baru untuk melihat harga-harga sembako. “Sidak ini terus kita lakukan hingga Lebaran nanti,” ujar Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.
Dalam sidaknya ke Pasar baru tersebut, rombongan anggota dewan tidak menemukan adanya kenaikan harga sembako maupun bahan-bahan pokok lainnya, seperti daging ayam dan sapi yang masih dalam keadaan normal hingga saat ini. Namun, di khawatirkan kenaikan itu terjadi pada H-4 mendatang.
“Makanya kita kontrol terus hingga Lebaran nanti harga sembako maupun persiapan Dishub dalam menyiapkan kesiapan transportasi mudiknya,” ujar Ketua Komisi B DPRD Kota Bekasi Ronny Hermawan kepada Radar Bekasi .
Terpisah, Kepala Unit Pengendali Operasional Terminal Induk Bekasi Umar Sutiono mengatakan, pihak terminal sudah melakukan persiapan maupun kesiapannya untuk datangnya mudik mendatang mulai dari bus cadangan yang harus disiapkan. “Kami sudah siap 80 persen menampung pemudik dan bus-bus cadangan pun sudah siap menampung,” katanya.
TARUMAJAYA -- Warga Tarumajaya mengancam akan menutup akses Jalan PLTGU Muara Tawar. Warga kecewa karena jalan tersebut kondisinya sangat parah dan sampai saat ini belum juga diperbaiki.
Piyan Dasuki, Ketua KNPI Kecamatan Tarumajaya menjelaskan, bahwa jalan sepanjang 5 kilometer itu merupakan akses utama yang mengubungkan Desa Pantai Makmur dan Desa Segara Jaya. Selain itu juga menjadi jalur distribusi hasil laut nelayan ke Cilincing Jakarta Utara, serta satu-satunya jalan menuju ke PLTGU Muara Tawar.
“Jalan tersebut sangat penting untuk akses transportasi warga, tapi kondisinya sangat parah saat ini. Pihak PLTGU Muara Tawar yang juga menggunakan jalan itu seolah tutup mata dengan kondisi yang ada,” keluh Piyan, Rabu, (25/8).
Menurut Piyan, warga berkali-kali sudah meminta perbaikan jalan kepada PLTGU. Hal itu menurut Piyan sangat wajar, sebab jalan tersebut lebih banyak digunakan oleh lalu lalang kendaraan berat PLTGU. Namun, sampai saat ini tak kunjung direalisasikan. Setiap tahun, PLTG hanya menyumbang dua truk batu, itupun warga harus bekerja bhakti meratakan sendiri.
“Harusnya PLTGU sebagai BUMN besar punya kepekaan dan tanggungjawab sosial terhadap masalah di sekitarnya. Lagian, jalan tersebut juga dimanfaatkan oleh mereka,” tegas Piyan.
Piyan mengancam, jika sampai setelah lebaran tidak ada respon dari PLTGU, pihaknya akan melakukan pemblokiran jalan tersebut. Sehingga semua kendaraan yang hendak melintas ke PLTGU Muara Tawar tidak bisa melintas.
“Jika tidak dihiraukan, kami akan blokir jalan,” pungkas Piyan dengan nada geram.
LONDON -- Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya, Dian Triansyah Djani, mengatakan bahwa Indonesia yakin bahwa keberadaan senjata biologi secara kontinyu merupakan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan global.
Hal itu disampaikannya dihadapan Sidang Pembukaan Pertemuan Para Ahli Konvensi Senjata Biologi (KSB) di Jenewa, ujar sekretaris Pertama Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) Jenewa, Yonatri Rilmania, dalam keterangan persnya yang diterima ANTARA News di London, Rabu.
Djani mengatakan, senjata biologi kemungkinan digunakan oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab yang bermaksud menggunakan secara ilegal.
Dalam kaitan ini, pemerintah, laboratorium dan industri terus menghadapi sejumlah penyakit seperti flu burung, rabies, salmonella, anthrax, dan flu babi (swine flu).
Selain itu, peningkatan globalisasi telah berdampak pada sifat dan penyebaran penyakit tersebut yang berdampak langsung pada sektor perdagangan, investasi dan pariwisata.
Setiap negara harus bertanggungjawab bagi keselamatan dan keamanan atas material dan fasilitas biologi mereka berkenaan dengan manusia dan binatang, dari pencurian, sabotase, dan kegiatan ilegal lainnya, ujarnya.
Menurut dia, masalah materi biopathogens dan biologi harus dijalin melalui kerjasama internasional, dan pengaturan transparan dan saling bermanfaat antara negara pihak sesuai dengan Pasal X pada Konvensi Senjata Biologi.
Pasal X Konvensi juga menyatakan setiap Negara pihak memiliki hak untuk partisipasi penuh dalam pertukaran perlengkapan, materi dan teknologi ilmiah berkenaan dengan penggunaan bahan dan toksin biologis untuk keperluan damai.
Dengan demikian, ia mengemukakan, kerjasama yang lebih luas juga akan menciptakan suatu sistem pengawasan dan pendeteksian serta pemajuan pemahaman yang lebih baik antara para pemangku kepentingan yang relevan di bidang ini.
Dalam kaitan ini, Indonesia telah menjalin kerjasama kemitraan dengan sejumlah negara maju, salah satunya melalui proyek bersama dalam Biosecurity Management Strategies for Disease Investigation Centres (DICs) di berbagai daerah di Indonesia dan tengah menyelesaikan suatu nota kesepahaman di bidang Capacity Building to Strengthen the Security of Biological Pathogen.
Dengan kontribusi Indonesia dalam mengembangkan kerjasama internasional diharapkan negara-negara lain juga dapat lakukan hal yang sama dalam rangka mengedepankan transparansi dan pertukaran informasi demi peningkatan upaya pengembangan kapasitas dan sebagai langkah nyata yang sejalan dengan tujuan-tujuan yang terkandung dalam Konvensi Senjata Biologi.
Indonesia dalam pembicaraan itu diwakili Deputi Direktur Lembaga Eijkman, Dr. Herawati Sudoyo, yang juga membagi keahliannya untuk mengatasi kebutuhan dan tantangan memajukan kapabilitas nasional dalam mengawasi penyakit, deteksi dan diagnosa dan sistem kesehatan publik di dalam rapat kerja KSB.
Indonesia telah menjadi pihak pada Konvensi Senjata Biologis pada tanggal 19 Februari 1992. Sebanyak 163 negara telah menjadi pihak pada Konvensi dimaksud. Pertemuan KSB ini akan berlangsung hingga 27 Agustus 2010.
Pertemuan kali ini dimaksudkan untuk membahas topik yang telah ditentukan pada Konferensi Kaji Ulang ke-6 yaitu pemajuan pembangunan kapasitas dalam bidang pengawasan penyakit, deteksi, diagnosa dan pencegahan.
BEKASI -- Memasuki pertengahan Ramadhan, kota Bekasi mulai dibanjiri pendatang musiman yang berharap mendapat berkah puasa. Mereka adalah kaum pengemis, gelandangan dan manusia gerobak.
Keberadaan manusia gerobak ini mudah dijumpai di sudut-sudut Kota Bekasi. Disebut sebagai manusia gerobak karena mereka menjadikan gerobaknya sebagai sarana mengais rezeki sekaligus tempat tinggal. Biasanya satu gerobak berisi lebih dari dua orang, pasangan suami istri dan anak-anaknya.
Keberadaan manusia gerobak ini berpindah-pindah. Jika siang, manusia-manusia gerobak menyusuri jalanan di Kota Bekasi keluar masuk kampung, perumahan dan pasar, mengais barang-barang bekas di tong sampah, memungut yang tercecer di jalanan. Saat malam menjelang gerobak-gerobak diparkir seperti layaknya kedaraan mewah, berjajar sepanjang Jalan Djuanda mulai dari Stasiun Bekasi, Pasar Proyek, bekas pertokoan Rama, lapangan Multi Guna, menyambung sampai ke Jalan Cut Mutia depan terminal hingga Bulak Kapal.
Dibelai angin malam, mereka tidur dipinggir jalan. Anak-anak tidur di dalam gerobak yang sudah dilapisi dengan kardus dan kain untuk menghangatkan badan. Sang istri merebah beralaskan kardus di trotoar, dan Kepala Rumah tangga akan berjaga sepanjang malam menunggu kebaikan hari para dermawan yang membagikan makanan saur, bingkisan, zakat, atau uang.
Salah seorang manusia gerobak, Kaslan (47) yang datang dari Karawang bersama dengan isteri dan tiga orang anaknya, mengaku sudah biasa datang ke Kota Bekasi menjelang pertengahan Ramadhan. Mereka sengaja datang untuk mencari uang dari belas kasih pada derawan. Biasanya, ada saja orang yang memberi mereka bingkisan lebaran dan uang.
“Kalau puasa orang-orang jadi baik semua, mereka sangat rajin beramal. Setiap tahun kami pasti datang ke Kota Bekasi untuk mengais rizki,” ujar Kaslan.
Di dalam gerobak milik Kaslan, tersedia berbagai peralatan rumah tangga yang memang sudah dipersiapkan. Seperti Kompor, wajan, penggorengan, gelas, piring, ember, peratatan mandi, baju, sampai teremos. Jika pagi hari, Kesih istrinya Kaslan, bertugas mencari sayuran bekas di Pasar Baru Bekasi.
Saat suaminya bekeliling mencari rongsok atau barang bekas, Kesih mengolah makanan dibalik pagar lapangan yang tinggi, sepertinya menjadi tempat berteduh yang nyaman dikala siang. Sementara kedua anaknya dibiarkan mengamen di Terminal Bekasi.
Manusia gerobak, pengemis dan gepeng, seperti hantu mereka datang bergelombang dari daerah pinggiran, seperti Kabupaten Bekasi, Karawang, Indramayu dan Brebes. Namun ada juga yang datang dari Bogor dan Banten. Sebagian mereka adalah pendatang musiman, namun ada juga yang menetap di lapak-lapak pengepulan barang bekas.
Kepala Satpol PP, Dedi Djuanda mengatakan bahwa selama bulan Ramadhan ini telah terjadi peningkatan jumlah Gepeng sebesar 20 persen. Dedi memperkirakan jumlah ini akan membengkak menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal 15 hari lagi. Para Gepeng ini menyebar di berbagai tempat strategis. Sedangkan manusia gerobak cenderung hidup berpindah-pindah.
“Kami masih terus melakukan razia kepada para gepeng dan tuna wisma, mereka yang terjaring didata, diberi pengarahan dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya kemudian dipulangkan ke tempat asalnya,” pungkas Dedi.
JAKARTA -- Selasa, 24 Agustus 2010, ledakan dahsyat terjadi di dua lokasi. Satu ledakan maut terjadi di Koja, Jakarta Utara. Satu lagi terjadi di Cikini, Jakarta Pusat.
Ledakan hebat di Koja pada pukul 11.23 WIB terjadi di sebuah agen pengisian tabung gas yang berlokasi di Jalan Mindi Blok Y, No 27, RT 13/8, Kelurahan Lagoa. Ledakan ini juga merusak belasan bangunan rumah, empat unit mobil dan dua sepeda motor.
Dua orang korban tewas seketika. Salah satu korban, tubuhnya terpotong-potong dan terlempar ke segala arah, baik ke genteng hingga ke pohon. “Bahkan, organ tubuh salah satu korban terlempar hingga radius 50 meter,” kata Kapolres Jakarta Utara, Komisaris Besar, Andap Budi Revianto, Selasa, 24 Agustus 2010.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga ada kerusakan regulator akibat perlakuan kasar pekerja saat menurunkan tabung gas. Itu terdeteksi dari 28 tabung yang ada di agen, tiga diantaranya regulatornya rusak. Kerusakan di tabung gas ini berbahaya jika gas yang bocor dan terkena percikan api. “Apalagi, jika tekanan gas yang bocor itu kuat,” kata Andap. Tetapi, detail penyebab ledakan sesungguhnya masih diselidiki polisi.
Dua jam sebelumnya, ledakan besar juga terjadi di jalur trotoar di sekitar kompleks Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. “Suara ledakannya kencang sekali,” kata Ema, salah satu petugas SPBU kepada VIVAnews.com.
Walau suaranya keras, ledakan itu tidak menimbulkan kerusakan hebat. Semula spekulasi mencuat bahwa ledakan berasal dari pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Namun, dari hasil penyelidikan di lokasi tidak ditemukan adanya indikasi kebocoran gas maupun kerusakan pada jaringan pipa PGN yang terletak di seberang jalan dari lokasi ledakan.
“Segera setelah diterima informasi terjadi ledakan, tim tanggap darurat PGN langsung ke lokasi dan mempelajari sebab terjadinya ledakan,” ujar Jobi Triananda, Kepala SBU Wilayah I -- PT PGN (Persero) Tbk. Berdasarkan hasil pengukuran di lapangan serta pengecekan di jaringan milik PGN maupun pelanggan tak ditemukan adanya kebocoran gas, kerusakan, ataupun sebab ledakan yang berasal dari jaringan PGN. “Kalau gas bocor, tentu ada bau metan seperti gas PGN.”
Dirjen Migas Evita Legowo yang dikonfirmasi VIVAnews mengelak bahwa ledakan di kedua lokasi berbeda tersebut adalah bagian dari obyek yang diawasinya. Menurut dia, ledakan di Cikini bukan berasal dari pipa PGN. Sedangkan, ledakan yang di Koja bukan gas hidrokarbon. “Jadi itu bukan berada dalam pengawasan Ditjen Migas,” kata dia Selasa, 24 Agustus 2010.
***
Betapapun, dua ledakan tersebut telah mengingatkan kembali pada rentetan ledakan tabung gas hingga beberapa hari terakhir ini. Ledakan elpiji, terutama ukuran 3 kilogram, telah berulang kali terjadi. Korban juga terus berjatuhan. Terakhir, ledakan terjadi pada Jumat lalu, 20 Agustus 2010, di pemukiman padat Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Setidaknya dua orang luka bakar akibat peristiwa tersebut.
DPR mencatat 60 kasus ledakan elpiji sejak program konversi hingga awal Juli 2010. Pada periode sama, Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional menyebutkan 22 orang meninggal dan 131 orang luka. Itu belum termasuk rentetan korban dalam dua bulan terakhir dimana ledakan elpiji semakin sering terjadi. Berdasarkan data dari pengaduan dua bulan terakhir, ada 130 kasus kebocoran gas yang menyebabkan ledakan.
Gara-gara ledakan gas masih terus berlanjut, Selasa, 24 Agustus, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar sidang kabinet terbatas di Istana Presiden di Jakarta.
Salah satu topik yang dibahas adalah soal upaya mencegah ledakan gas berulang. Seusai rapat, Menko Hatta Rajasa mengungkapkan ada empat langkah yang tengah diambil pemerintah dan Pertamina terkait tabung gas.
Pertama, soal opsi-opsi untuk menghindarkan disparitas harga elpiji 3 kg dan 12 kg, namun masyarakat juga tidak terbebani. “Jadi kalau dikatakan ini hanya menaikkan harga saja, ini tidak betul.”
Kedua, menggencarkan sosialisasi door to door dan lewat media massa, serta memberikan stiker pada setiap tabung mengenai cara pemakaian dan tanda-tanda kebocoran. Ketiga, Pertamina melakukan inspeksi regulator, selang dan tabung gas. Sampai saat ini, Pertamina sudah melakukan penarikan 2 juta tabung dan menggantinya dengan tabung yang baru.
Keempat, kepolisian gencar melakukan operasi penindakan terhadap pengoplos. “Polisi telah melakukan penyitaan di Surabaya dan Manado terhadap tabung yang tak berstandar tersebut.”
PADANG -- Laman jejaring sosial garapan Muslim tanah air, CMnet menjadi populer semenjak diperkenalkan 6 Agustus lalu. CMnet yang beralamat www.cybermoslem.net ini merupakan jejaring sosial lokal Indonesia yang pengoperasiannya mirip Facebook dan Twitter. Bedanya, sistem yang dikembangkan CMnet berbasis open source.
“CMnet telah menjaring lebih dari 3.700 anggota yang tidak hanya berasal dari Indonesia melainkan dari AS, Malaysia, Hong Kong, Mesir, Kuwait dan sejumlah negara Eropa,” ungkap pendiri Cmnet, Dolla Indra, Senin (23/8). Dolla mengaku laman yang dibuatnya telah dikunjungi 5.8 juta kali.
Lantaran popularitasnya yang terus menanjak, laman ini kerap menjadi sasaran hacker. Dolla mengaku, sampai saat ini CMnet sudah diserang hacker sebanyak 5.000 kali. Bahkan sempat laman ini tidak bisa diakses karena serangan hacker.
Karena itu, Dolla terus berupaya memperbaharui sistemnya sehingga mampu membentengi CMnet dari serangan hacker dan membuatnya lebih kuat dan stabil. Dolla pun berharap pemerintah Indonesia bersedia mengembangkan CMnet sebagai aplikasi berbasis web di Indonesia.
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah