BAGHDAD – Rentetan pemboman dan penembakan di Irak pada Selasa (29/6) membunuh 13 orang. Mereka terdiri dari empat polisi, tentara, dan seorang anak perempuan sembilan tahun.
Situasi genting itu menjadikan pemerintahan penuh dengan ancaman. Pegawai dan aparat penegak hukum kerap menjadi sasaran.
Empat polisi ditemukan tewas terkena ledakan bom yang berasal dari mobil yang dipasangi detonator. Lokasinya tidak jauh dari kota Beiji, 155 mil utara Baghdad. Masyarakat sekitar juga terbunuh saat berjalan dan mengendarai kendaraan bermotornya. Tujuh warga terluka akibat serangan itu.
Seorang jenderal bintang satu bersama tentaranya juga terbunuh. Bom yang tertempel di mobilnya meledak di Kazimiyah, sebuah kota tempat berkumpulnya komunitas Syiah, utara Baghdad.
Di Propinsi Diyala, pria bersenjata menembak mati empat warga dari keluarga Sunni, termasuk anak perempuan Sembilan tahun. Ketika itu mereka sedang berjalan dekat rumahnya di Kota Khalis, 50 mil utara Baghdad.
Dewan Kota, Qahtan Abdul Hussein, juga tewas akibat pemboman itu. Dia sedang mengendarai mobilnya menuju titik pengamanan di Kota Hurriyah. [republika]
Aktivis Yordania Ditolak Masuk Gaza
Diposting Pada 30 Jun 2010
AMMAN – Sekelompok anggota Uni Perdagangan Yordania yang gagal untuk menembus blokade Jalur Gaza kembali pulang pada Selasa, setelah Mesir menolak memberikan ijin masuk kepada kelompok itu melalui perbatasan rafah.”Kami memutuskan untuk kembali ke Yordania setelah Mesir menolak untuk memberi kami ijin,” kata Ahmad Armuti, pimpinan delegasi dan presiden dari dewan uni perdagangan itu seperti dilaporkan AFP.
“Kami menghubungi pihak berwenang beberapa kali namun kami gagal mendapatkan alasan dibalik keputusan mereka,” katanya. Sebelumnya Alaa Borqan, yang bertanggung jawab pada hubungan publik di uni perdagangan itu, mengatakan bahwa 12 orang anggota kelompok itu termasuk para wartawan yang meninggalkan Rafah pada Sabtu.
Mereka tidak membawa apa-apa namun solidaritas bagi rakyat Gaza, katanya. Dia menambahkan bahwa uni itu telah mengirimkan surat kepada Perdana Menteri Mesir Ahmed Nazif, mendesak dia untuk mengijinkan delegasi itu masuk. Borqan mengatakan Mesir memberikan ijin masuk bagi delegasi Lebanon pada Senin, “dan kami memiliki informasi bahwa kelompok dari Malaysia akan memasuki Jalur (Gaza) hari ini.”
Namun, pihak berwenang Mesir beralasan bahwa penolakannya pada kelompok tersebut untuk memasuki Gaza berdasarkan fakta jika kelompok itu tidak memberikan pemberitahuan awal tentang kedatangannya.
“Masuknya delegasi dan bantuan tidak diijinkan tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan pihak berwenang Mesir,” kata seorang petugas keamanan.
Petugas Keamanan “terkejut melihat delegasi Yordania tiba di perbatasan tanpa kesepakatan awal,” tambah dia, mengkonfirmasi bahwa sebuah kelompok dari Lebanon telah memasuki Gaza setelah memperoleh lampu hijau dari Mesir. Front Aksi Islamik Yordania, partai oposisi utama, mendesak Mesir dalam pernyataan onlinenya untuk “membantu semua yang ingin meringankan penderitaan rakyat Palestina di Gaza”.
Kawasan Palestina yang memiliki rakyat berjumlah 1,5 juta orang itu berada di bawah cengkeraman blokade Israel setelah gerilyawan menahan seorang prajurit Israel dalam penyergapan lintas batas pada 2006. Israel memperketat cengkeramannya setelah gerakan Islam Hamas mengambil alih kendali pada Jalur Gaza di tahun berikutnya.Perbatasan Rafah di Gaza hanya dilalui oleh pelintas Israel.
Mesir, yang membangun sebuah penghalang baja bawah tanah untuk menghentikan penyelundupan barang dan senjata ke Gaza melalui jalur-jalur terowongan bawah tanah, telah menjaga sebagian besar Rafah tetap tertutup, dan hanya membukanya untuk sejumlah alasan kemanusiaan dalam dua hari setiap pekan.Namun awal bulan ini Presiden Mesir Hosni Mubarak memerintahkan pembukaan perbatasan setelah sebuah penyergapan mematikan yang dilakukan Israel pada kapal bantuan kemanusiaan yang menuju Jalur Gaza. [republika]
Oknum JPU Diduga Memeras
Diposting Pada 30 Jun 2010
BEKASI SELATAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi MJ dilaporkan ke Satgas Pemeberantasan Mafia Hukum. Ini terjadi karena yang bersangkutan diduga melakukan pemerasan terhadap Ricky (28).
Pemerasan itu, terjadi dalam persidangan kasus perusakan tembok di lahan Teluk Angsan Mekarsari, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi tahun 2008 lalu.
Ricky saat ditemui Radar Bekasi di Pengadilan Negeri Bekasi mengaku sudah menyerahkan seperangkat Laptop komplet beserta paket Internetnya seharga Rp 20 juta, “Saya sudah menyerahkan seperangkat laptop. Transaksi di Lantai dua Metropolitan Mal beberapa waktu lalu,” katanya.
Menurut Ricky, MJ meminta sejumlah uang, karena mengaku bisa mengatur agar pelaku perusakan tembok dapat ditahan dan dihukum berat. Akhirnya terjadi kesepakatan Ricky menyanggupi memberikan sebuah komputer jinjing yang diminta MJ.
Imbalannya , JPU bisa akan menjerat pelaku dengan ancaman hukuman maksimal , yakni lima tahun penjara. Sesuai dengan KHUP Pasal 170 tentang Perusakan Barang atau Orang yang dilakukan lebih dari satu orang.
“Namun yang terjadi setelah saya memberikan apa yang dia minta, MJ malah ingkar janji atau wanprestasi. Malah justeru menuntut pelaku dengan Pasal 406, tanpa menahan pelaku,” bebernya.
Setelah itu, kata dia, JPU tersebut juga meminta sejumlah uang kembali. Namun, Ricky tidak menyanggupinya dan melaporkan kasus ini kepada Satgas Mafia Hukum dan Komisi III DPR serta Kejagung terkait pemerasan yang dilakukan JPU tersebut.
“Merasa saya diperas dan menjaga keamanan saya, maka saya laporkan saja ke pihak yang berwajib dengan bukti – bukti dari PJU dan lainya,” katanya.
Sementara itu, ketika di konfirmasi Radar Bekasi, MJ mengaku tidak melakukan pemerasan apalagi hingga meminta sebuah laptop, “Saya tidak melakukan pemerasan itu bohong belaka. Sudah ya mas saya mau sidang lagi,” kelitnya singkat.
Sementara itu, Kajari Kota Bekasi Kusnadi Halim ketika dikonfirmasi tidak bisa memberikan keterangan banyak. Pasalnya,Kusnadi mau menghadiri Sidang Paripurna di DPRD Kota Bekasi, “Nanti saja. Saya mau ke rapat paripurna DPRD Kota Bekasi,” ujarnya singkat.
Sekedar diketahui, perusakan tembok tersebut dilakukan oleh pelaku Maksum cs dan Budi cs sekitar 2008 silam. Ricky melaporkan perusakan tembok tersebut kepada Polres Metro Bekasi dan kasusnya kini sudah disidangkan dengan putusan kurang dari satu tahun penjara. [radar-bekasi]
Buruh Shinta Grup Tuntut Kesejahteraan
Diposting Pada 30 Jun 2010
CIBITUNG – Puluhan buruh dari tiga perusahaan tekstil, PT Sulindamills, PT Sulindafin dan PT Shinta Bhudrani Industries yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Indonesia (FSBI) kemarin berunjuk rasa di halaman PT Shinta Bhudrani Industries, Jalan Raya Hos Cokroaminoto KM 35, Desa Kalijaya, Cibitung.
Mereka menuntut penghapusan sistem kerja kontrak, jaminan kesehatan serta perbaikan upah dan tunjangan. Buruh juga meminta kelengkaan kerja dipenuhi perusahaan, menaikkan uang lembur lebaran dan memperbaiki menu makanan karyawan.
Koordinator aksi Adi Suryadi mengatakan aksi tersebut untuk memprotes kebijakan perusahaan yang selama ini dianggap merugikan buruh. Selain itu, kata pria berjenggot ini pihaknya juga mewakili teman-teman kerja kontrak yang bekerja selama lebih dari lima sampai enam tahun yang hingga kini belum jelas statusnya.
“Perusahaan sudah terlalu banyak merugikan para buruh. Unjuk rasa kami lakukan sebagai luapan aspirasi para buruh dan harus dipertimbangkan pihak perusahaan,” paparnya diamini teman-teman buruh.
Jika tuntutan buruh tidak dipenuhi, FSBI akan melakukan aksi unjuk rasa dengan massa lebih besar. Karena menurut Adi, yang mereka lakukan kemarin adalah teguran. Jika teguran tak mendapat respon, maka pihaknya akan melakukan tindakan. “Kami menunggu respon perusahaan, jika tidak ada jawaban kami akan mengerahkan teman-teman buruh lainnya,” ketus Adi.
Manajemen perusahaan rupanya tak merespon aksi buruh kemarin. Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya aksi yang mendapat kawalan puluhan anggota Polsek Cibitung, Samapta Polres Metro Bekasi Kabupaten dan petugas keamanan perusahaan itu pun bubar tanpa hasil. [radar-bekasi]
1.300 Personil Diterjunkan untuk Pengamanan Muktamar Muhammadiyah
Diposting Pada 29 Jun 2010
JAKARTA – Sebanyak 1.300 personil keamanan dari berbagai unsur mulai mengikuti gelar pasukan keamanan menjelang Muktamar Satu Abad Muhammadiyah yang digelar di Stadion Mandala Krida, Selasa.
Unsur keamanan mengikuti gelar pasukan dan akan terlibat secara aktif untuk mengamankan dan menjamin kelancaran pelaksanaan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah tersebut adalah kepolisian, Tentara Nasional Indonesia, Komando Keamanan Muhammadiyah, dan anggota Perguruan Tapak Suci.
“Muktamar Muhammadiyah ini adalah event berskala nasional yang akan dihadiri oleh ratusan ribu orang, sehingga akan terjadi sejumlah kerawanan yang patut diantisipasi demi kelancaran pelaksanaan acara,” kata Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta Brigadir Jenderal (polisi) Sunaryono usai menjadi inspektur upacara gelar pasukan tersebut di Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia, aktivitas peserta dan penggembira muktamar tersebut akan berlangsung sejak 1 Juli dan berakhir pada 9 Juli meski Muktamar Satu Abad Muhammadiyah berlangsung pada 3-8 Juli. Selama 1-9 Juli, piha kepolisian akan melakukan operasi pengamanan mandiri kewilayahan.
Aktivitas peserta dan penggembira muktamar, lanjut dia, akan terpusat di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul, bahkan tidak menutup kemungkinan sampai di Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Kulonprogo.
Ia menyatakan, pihaknya akan selalu memperkirakan kemungkinan terburuk yang akan terjadi selama muktamar berlangsung sehingga pihaknya dapat memberlakukan sistem pengamanan yang terbaik.
Berbagai jenis kerawanan yang mungkin akan terjadi pada saat muktamar adalah kemacetan lalu lintas dan tindak kriminalitas seperti pencurian dan penganiayaan.
“Untuk kemacetan lalu lintas, kemungkinan besar tidak dapat terhindarkan, tetapi kami akan berusaha untuk mengatur lalu lintas sehingga dapat bergerak lancar,” katanya.
Salah satu upaya yang akan dilakukan, lanjut dia, adalah menerapkan sistem buka tutup di sejumlah ruas jalan apabila terjadi kemacetan yang secara teknis akan diatur oleh Direktorat Lalu Lintas Polda DIY.
Oleh karena itu, ia berharap agar seluruh warga Muhammadiyah yang akan mengikuti kegiatan muktamar dapat turut menjaga dan mengamankan diri sendiri.
Sementara itu, pada saat pembukaan Muktamar Muhammadiyah yang akan berlangsung pada Sabtu 3 Juli, kepolisian yang akan terlibat dalam keamanan bahkan mencapai lebih dari 2.000 personil.
“Melalui muktamar ini, seluruh masyarakat DIY dapat membuktikan bahwa DIY adalah daerah yang aman sehingga dapat menarik investor yang pada akhirnya mampu meningkatkan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Kota Besar Yogyakarta Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Atang Heradi menyatakan, sistem buka tutup jalan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Berbagai ruas jalan yang kemungkinan akan mengalami kemacetan adalah Jalan Malioboro, Jalan Solo, Jalan Mangkubumi, Jalan Kusumanegara, dan Jalan Senopati. [republika]
Presiden : Langkah Hadapi Krisis Keuangan Global Sudah Tepat
Diposting Pada 29 Jun 2010
JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan sejauh ini langkah ekonomi yang diambil oleh Indonesia untuk mengatasi krisis keuangan global 2008 dan mencegah krisis lainnya dinilai sudah tepat.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden dalam keterangan pers kepada wartawan di Ankara, Turki, Senin (29/6) malam pukul 21:00 waktu setempat atau pukul 01:00 WIB Selasa (29/6).
“Indonesia meski selama 2009-2010 memberi stimulus fiskal namun tetap dilakukan secara hati-hati. Akibat paduan itu maka keadaan ekonomi baik, tidak terjadi ledakan pengangguran, inflasi terjaga dan demikian indkator ekonomi lainnya,” kata Presiden.
Penjelasan Presiden tersebut terkait dengan hasil KTT G-20 di Toronto, Kanada yang menyatakan bahwa setiap negara G-20 berkomitmen untuk mencegah dan mengatasi krisis ekonomi melalui berbagai cara yang diserahkan kepada masing-masing negara karena kondisi setiap negara berbeda.
“Nampak dalam pembahasan para pemimpin dunia bahwa semangat yang ada adalah benar-benar menuntaskan proses pemulihan ekonomi pasca krisis. karena itu yang seolah-olah akan terjadi dua kubu seperti yang diberitakan, tidak terjadi,” kata Presiden.
Dua kubu yang dimaksud Presiden adalah adanya kemungkinan negara-negara yang mengatasi krisis dengan melakukan pemotongan anggaran untuk mencegah defisit anggaran yang tajam seperti yang dilakukan Inggris dan beberapa negara Eropa lainnya.
Sementara kubu yang lain adalah negara-negara yang tetap memberikan stimulus ekonomi melalui anggarannya meski beresiko anggarannya mencapai defisit yang cukup tinggi atau diatas 2,5 persen dari total anggaran.
“Tidak adanya kubu itu karena kita sepakat agar pemulihan ekonomi tuntas dan sukses maka bagi negara masih melakukan stimulus fiskal dengan tujuan agar lapangan pekerjaan tercipta kemudian demand terjaga bisa dibenarkan,” katanya.
Ia menambahkan, “Demikian pula negara yang melakukan defisit cut tidak di salahkan karena bila belanjut sangat tidak sehat (bila terus defisit-red).”
Presiden mengatakan para pemimpin di G-20 sepakat ada tujuan kembar pemulihan ekonomi sehingga semua sepakat bahwa keadaan masing-masing negara berbeda sehingga untuk mencapai tujuan kembar itu bisa dilakukan dengan berbagai cara sesuai dengan kondisi masing-masing negara. “Tujuan pertama pemulihan ekonomi dan satunya adalah upaya mencegah krisis baru,” tutur Presiden.
Menurut Kepala Negara, forum G-20 juga menyatakan bagi negara maju yang mengalami suprlus ekonomi diminta untuk berkontribusi terhadap upaya global dalam pemulihan dan pencegahan krisis.
“Kesimpulan saya, apa yang kita terapkan saat ini sudah tepat,” kata Presiden. Kepala Negara mengatakan dalam G-20 di Toronto juga disepakati peran dan fungsi masing-masing negara termasuk tenggat waktu kapan harus dipenuhi.
“Semua pemimpin sepakat agar segera menuntaskan perundingan putaran Doha dan juga sepakat agar semua kesepakatan dan konsensus yang telah disepakati pada pertemuan-pertemuan sebelumnya dapat dijalankan,” kata Presiden. [republika]
Presiden SBY Ikut Dorong Kemerdekaan Palestina
Diposting Pada 29 Jun 2010
ANKARA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan berbicara di depan parlemen Turki dan mengangkat isu Palestina dan mendorong kemerdekaan bangsa yang saat ini tertindas dan mengalami tragedi kemanusiaan berkepanjangan. Hal ini menunjukkan keinginan Indonesia berperan memecahkan dalam berbagai masalah isu global, seperti konflik di Palestina dan perdamaian di Timur Tengah.
“Dalam hal ini Indonesia dan Turki sepaham akan selalu ikut mendesak pentingnya pembentukan negara Palestina, serta perdamaian di Irak maupun Afganistan,” kata Presiden Yudhoyono kepada wartawan sebelum melakukan pidato di Gedung Parlemen Turki, Selasa (29/6). Indonesia, lanjut presiden, harus terus mendorong proses rekonsiliasi di Palestina dan ini juga perlu melibatkan upaya dari bangsa-bangsa lain, di antaranya Turki, yang memiliki pemahaman yang sama atas tragedi yang menimpa Palestina.
Selain masalah Palestina, Presiden Yudhoyono juga meyakinkan anggota parlemen Turki tentang kedekatan hubungan Indonesia-Turki yang memiliki banyak kesamaan, terutama dari sisi geopolitik, dimana posisi Turki dan Indonesia juga menjadi crossroad bagi negara-negara tetangga.
Dalam berpolitik, Turki juga telah bertransformasi menjadi negara demokrasi dan memiliki posisi tawar yang kuat di percaturan global, seperti menjadi anggota G20, D8 (kelompok 8 negara berkembang), OKI (Organisasi Konferensi Islam). Di dalam organisasi-organisasi dunia tersebut, Indonesia dan Turki bisa bergandeng tangan menjadi pemberi solusi dalam setiap menghadapi berbagai masalah global.
“Dengan kesamaan ini, Indonesia dan Turki bisa berkolaborasi dan bersinergi memainkan peranannya di kancah organisasi dunia,” tegas presiden. “Turki adalah negara sahabat Indonesia. Saya adalah presiden kedua yang melakukan kunjungan kenegaraan setelah Pak Harto pada tahun 1985 lalu. Ini saya harapkan bisa semakin memperkuat bilateral kedua negara, baik dari sisi ekonomi, pertahanan, budaya, maupun pariwisata,” ujarnya. [mediaindonesia]
Ramai-ramai Pakai Sistem Nomor
Diposting Pada 29 Jun 2010
BEKASI SELATAN – Setelah SMAN 2 Bekasi yang melakukan sistem nomor antrian ada proses pendaftaran online, satu sekolah unggulan Kota Bekasi yang lain, yakni SMAN 3 juga melakukan hal serupa.
Meski jumlah pendaftar yang datang tidak mencapai angka 2000 layaknya SMAN 2, tapi kepala SMAN 3 Bekasi Neni Nuraeni, mengungkapkan metode nomor antrian mesti tetap dilakukan pihaknya.
Kata Neni, prediksi jumlah pendaftar di hari pertama berkisar 250 pendaftar, yang mayoritas memasangkan SMAN 3 dalam pilihan sekolah yang dituju. “Banyaknya pendaftar memang minat ke SMAN 3 dan mayoritas datang langsung mendaftar,artinya bukan untuk jalur pendaftar saja, ” jelas Neni kepada Radar Bekasi kemarin.
Dia juga mengaku telah menyiapkan sekitar 250 nomor antrian lengkap dengan lembar formulir per-harinya, serta fasilitas 3 kelas untuk setiap prosesnya. “Tiga kelas itu diperuntukan untuk informasi, pemberkasan dan ruang tunggu,untuk operator kami sediakan tiga seperti biasa,” lanjut dia.
Sementara itu untuk passing grade tahun ajaran 2010-2011 ini, Neni mengaku tak bisa memprediksi itu. Akan tetapi dia berharap passing grade bisa tetap seperti tahun lalu, yakni berkisar di 34,46. “Kelulusan SMP memang turun, tapi saya berharap passing garde tidak turun jauh dari tahun lalu,” harapnya.
Sementara itu persiapan sekolah menengah pertama lainnya, SMP Islam Teratai Putih Global, menyiapkan dua operator lengkap dengan informasi dan layanan internet untuk fasilitas orangtua mengecek status anak dalam PPDB Online.
“Kami pikir para orangtua setelah mendaftar pasti ingin mengecek status anaknya di PPDB online, maka itu kami menyediakan fasilitas untuk itu,” tukas Wawan S, Humas dan Promosi Yayasan Teratai Putih Global.
Bukan itu saja Wawan juga mengungkapkan , fasilitas yang sama juga terjadi pada unit Terput lainnya, yakni SMP, SMA dan SMK Terput Global. [radar-bekasi]
Iklan Furnimart
Diposting Pada 28 Jun 2010
G8: Tak Mungkin Blokade Gaza Dilanjutkan
Diposting Pada 28 Jun 2010
ONTARIO – Para pemimpin kelompok negara-negara industri besar (G8), yang berkumpul di Kanada, menyerukan diizinkannya bantuan masuk untuk warga Jalur Gaza yang diblokade selama 4 tahun berturut-turut, yang telah mengakibatkan meninggalnya lebih dari 400 warga Palestina akibat penutupan pelintasan dan larangan masuknya obat-obatan ke Jalur Gaza.
Para pemimpin kelompok G8 dalam draf pernyataan penutupnya menilai bahwa blokade Zionis Israel yang diberlakukan terhadap Jalur Gaza “tidak mungkin dilanjutkan dalam bentuknya sekarang ini, harus berubah agar bantuan lebih banyak lagi yang bisa masuk ke penduduk Palestina (di Jalur Gaza).”
Kelompok G8 mengungkapkan kecemasan mereka yang sangat atas hilangnya nyawa dalam serangan yang dilakukan pasukan khusus angkatan laut Zionis Israel terhadap konvoi kapal bantuan di lepas pantai Gaza. Kelompok G8 menyambut baik kepuusan entitas Zionis yang membentuk tim independen untuk menyelidikan peristiwa tersebut.
Seruan-seruan internasional yang menuntut pencabutan blokade terhadap Jalur Gaza terus meningkat menyusul serangan yang dilakukan angkatan laut Zionis Israel terhadap kapal “armada kebebasan” pada 31 Mei lalu, yang mengakibatkan puluhan relawan tewas dan terluka, di samping perampasan kapal-kapal dan bantuan yang dibawanya sekitar 10 ton. [republika]
Lima Warga Amerika Divonis 10 Tahun di Pakistan Terkait Terorisme
Diposting Pada 28 Jun 2010
SARGODHA – Pengadilan Pakistan menjatuhkan vonis sepuluh tahun penjara kepada lima warga Amerika Serikat atas dakwaan terorisme.
Keterangan kejaksaaan Pakistan menyebutkan kelima pemuda itu dinyatakan bersalah berkomplot melakukan serangan di wilayah Pakistan dan mendanai kelompok-kelompok jihad.
Lima orang yang berusia antara 19 tahun sampai 25 tahun itu ditangkap Desember lalu di kota Sargodha di Pakistan timur laut.
Kasus ini adalah salah satu dari sejumlah perkara yang menyangkut warga Muslim Amerika yang mempunyai kaitan dengan Pakistan.
Kelima orang itu adalah seorang warga Amerika keturunan bernama Ramy Zamzam, dua orang keturunan Pakistan bernama Waqar Khan dan Umar Farooq, serta dua orang keturunan Ethiopia bernama Aman Hassan Yemer dan Ahmed Minni.
Sebelum meninggalkan rumah mereka di Alexandria, Virginia, kelima orang ini tidak dikenal oleh aparat keamanan Amerika.
Misi Kemanusiaan
Keluarga dari salah seorang dari pemuda ini menemukan pesan video perpisahan yang berisi gambar-gambar peperangan dan seruan untuk membela umat Islam.
Keluarga ini kemudian menghubungi pihak berwenang di Amerika.
Keluarga kelima orang ini kemudian juga melapor ke FBI setelah mendapat informasi bahwa putra-putra mereka menginap di rumah salah satu famili mereka di Sargodha.
Pihak penuntut mengatakan kelima pemuda ini bermaksud ke Afghanistan untuk berperang bersama Taliban.
Mereka juga mengirim email dan pesan di YouTube untuk mengontak seorang anggota Al Qaidah bernama Sayfullah.
Jaksa mengatakan ketika ditangkap mereka mempunyai peta lokasi-lokasi rahasia, yang dituduhkan pengadilan jika mereka berencana melakukan serangan.
Kelima terdakwa membantah mempunyai kaitan dengan Al Qaidah dengan mengatakan mereka akan pergi ke Afghanistan untuk melakukan kerja kemanusiaan.
Mereka juga menyatakan FBI dan aparat Pakistan menyiksa mereka dan berusaha menuduh mereka melakukan perbuatan yang tidak mereka lakukan.
Hakim menjatuhkan dua hukuman untuk masing-masing terdakwa yaitu 10 tahun penjara untuk persekongkolan kejahatan dan lima tahun untuk pendanaan organisasi teroris terlarang.
Dua hukuman ini dijalankan secara bersamaan. Mereka juga didenda total sekitar Rp 7 juta.
Naik Banding
Seorang pengacara mereka, Hassan Katchela, mengatakan kliennya akan banding ke Pengadilan Tinggi.
“Kami agak kaget karena menurut kami tidak ada dasar untuk menjatuhkan vonis bersalah,” kata Katchela kepada para wartawan.
Di lain pihak wakil penuntut umum Rana Bakhtiar mengatakan dia akan meminta hukuman yang lebih lama.
Putusan ini belum final. Pengadilan antiteror Pakistan yang menyidangkan perkara secara tertutup, putusannya sering dibatalkan oleh pengadilan yang lebih tinggi karena kekurangan barang bukti.
Dalam enam bulan terakhir belasan orang yang didakwa melakukan tindak terorisme telah dibebaskan, termasuk mereka yang didakwa terlibat serangan atas hotel Marriott di Islamabad pada September 2008. [voa-islam]
7 Partai Ancang-ancang Melebur Ke- PKS,Berebut Menjadi Bakal Calon Wakil Walikota Depok
Diposting Pada 28 Jun 2010
DEPOK – Meskipun PKS Kota Depok, belum memutuskan siapa bakal calon walikota yang akan diusungnya. 7 Partai, mulai ancang-ancang untuk berkoalisi dengan PKS, yang mana latarbelakang, merapatnya sejumlah partai tersebut, diprediksi berharap jatah wakil walikota di raih oleh salah satu partai yang tengah berusaha bergabung.
“Saat ini komunikasi kita sangat baik dengan sejumlah partai dan jalur perorangan, yang jumlahnya ada tujuh dan telah merapat ke kami. Namun begitu hal tersebut tidak membuat kita menjadi berbesar hati, kita tetap terus membuka kesempatan bagi siapa saja yang memiliki niat baik membangun Depok menjadi lebih berkualitas dalam lingkup koalisi, tetapi nanti saat merekomendasikan ke DPP kita tetap selektif,”ucap Mujtahid Rahman Yadi
Sedangkan terkait mahar yang harus dipersiapkan jika ingin bergabung dengan PKS, Yadi menuturkan bahwa tidak ada yang khusus.” Kita tidak menargetkan apapun, dan sekian-sekian. Dan pada prinsipnya punya kesamaan, ideology, pandangan dan kesepakatan untuk bisa berkerja sama dan jujur kepada Allah SWT, diri sendiri, keluarga, masyarakat Depok,”akunya.
Namun begitu Yadi mengakui bahwa saat ini partai yang paling formal memberikan lamaran adalah Partai Amanat Nasional.” Mereka datang dengan full team dan membawa adminstrasi yang sangat lengkap, dan kami sangat mengahrgai hal tersebut, untuk partai yang lainnya juga ada yang sama,”kata Yadi.
“Dalam waktu dekat kami DPD akan menghadap Presiden PKS di DPP, untuk membicarakan masalah Depok, kami juga akan bicarakan terkait kekuatan dan kelemahan calon-calon rekan dan semoga juga bisa mendapatkan keputusan terkait perkembangan calon walikota Depok dari ketiga nama yang saat ini sedang digodok di DPP,”ujarnya. [klikm.net]
Air Baku PDAM Karawang Makin Keruh
Diposting Pada 28 Jun 2010
KARAWANG – Air sungai yang menjadi air baku PDAM itu, kini tingkat kekeruhannya sangat tinggi. Air sungai itu juga sudah terkontaminasi limbah domestik dan limbah industri, sehingga memulihkan menjadi air bersih perlu biaya sangat banyak.
“Ini salah satu perbedaan antara PDAM Karawang dengan PDAM di daerah lain, yang biasa menggunakan air baku dari air pegunungan,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Tarum Karawang, Open Supriadi.
Karenanya, iperlukan banyak penggunaan obat-obatan untuk mengatasi tingginya tingkat kekeruhan air baku tersebut. Teknik pengolahannya juga dilakukan berkali-kali, agar air yang air bersih, yang selanjutnya didistribusikan ke ribuan pelanggan sekitar Karawang benar-benar bersih dan steril.
Menurut Open, sesuai dengan pemeriksaan pencemaran Balai Pengujian Mutu Kontruksi dan Lingkungan Jawa Barat, 2009 lalu, saat ini saluran irigasi yang digunakan air baku PDAM Karawang mengandung tembaga, kromium, timbal, kadmium, nikel, zinc, merkuri, dan arsen.
Berdasarkan pemeriksaan itu, capaian baku mutu pada setiap jenis limbah yang terkandung masih berada di bawah ambang batas. Tetapi, Open khawatir jika pencemaran limbah tersebut dibiarkan, maka statusnya bisa di atas ambang batas.
Karena itu, ia mengimbau agar berbagai pihak tetap memelihara saluran irigasi untuk menghindari berbagai jenis pencemaran.
Kandungan tembaga pada air baku PDAM, sesuai dengan pemeriksaan, mencapai 10 baku mutu, kromium mencapai 5,00 baku mutu, timbal 0,5 baku mutu, jenis zinc mencapai 50, merkuri mencapai 0,2 dan kadmium mencapai 1 baku mutu. Pemeriksaan tingkat pencemaran air baku PDAM Karawang oleh Balai Pengujian Mutu Kontruksi dan Lingkungan Jawa Barat itu dilakukan dengan mengambil air lumpur penampungan air baku.
Sejak beberapa bulan terakhir, PDAM Karawang harus bekerja lebh keras untuk memulihkan air baku menjadi air bersih. Tidak main-main, kekeruhan air kini mencapai 13.000 NTU (nephelometric turbidity unit). Sedangkan dalam waktu normal, kekeruhan air sungai irigasi yang disalurkan sebagai air baku PDAM mencapai 8.000 NTU. Sementara WTP (Water Treatment Plan) yang dimiliki PDAM Karawang hanya direkomdasikan untuk menampung 8.000 NTU.
Dengan kondisi itu, mesti dilakukan beberapa kali penyaringan. Salah satu cara yang dilakukan dalam mengatasi tingginya tingkat kekeruhan air baku PDAM Karawang itu ialah dengan membuat kolam penampungan berukuran besar (bak prasedimentasi). Tetapi, konsekuensinya, kolam penampungan itu dipenuhi lumpur.
“Secara perlahan, kami terus melakukan perbaikan pengolahan air, karena air yang kami olah itu untuk kebutuhan orang banyak, didistribusikan ke ribuan pelanggan. Pengelolaan dan pemanfaatan air juga merupakan persoalan publik, sesuai dengan pasal 33 ayat (3) UUD 1945,” katanya. [republika]
Mayoritas Komisi X Dukung Realisasikan Tunjangan Guru Daerah
Diposting Pada 28 Jun 2010
JAKARTA – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh mengungkapkan, mayoritas jajarannya di Komisi X mendukung upaya Pemerintah untuk segera merealisasikan tunjangan guru di daerah sebesar Rp10,944 triliun.
“Untuk urusan peningkatan kesejahteraan para pendidik kita, apalagi di
daerah-daerah, tidak ada kata lain selain mendukung,” tandasnya Minggu (27/6).
Angelina Sondakh yang baru saja terpilih sebagai Wakil Sekjen DPP
Partai Demokrat menambahkan, perhatian serius juga perlu diarahkan
kepada guru-guru pegawai negeri sipil (PNS) di daerah-daerah terpencil, terisolasi, pulau-pulau terluar, serta kawasan perbatasan.
“Perlu suatu upaya khusus untuk memberi ‘tegen prestasi’ lebih kepada
para guru yang mau mengabdi di wilayah-wilayah seperti itu, demi membangun generasi baru bangsa yang semakin berkualitas,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi mengatakan, anggaran sebesar hampir Rp11 triliun itu juga telah termasuk bagi para guru di daerah-daerah terisolasi, terpencil, pulau-pulau terluar, serta kawasan perbatasan.
Ia menambahkan, fraksinya akan terus secara serius memperjuangkan
berbagai insentif bagi para guru PNS di teritori seperti itu.
“Ini bukan sekadar peningkatan kesejahteraan bagi mereka, tetapi pada
giliran berikutnya diharapkan ada dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya. [mediaindonesia]
Dimana Kutemukan Bahagia?
Diposting Pada 25 Jun 2010
Dimana Kutemukan Bahagia?
“Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik lakilaki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”
(QS An-Nahl [16] : 97)
Sahabat, ketika melihat orang lain yang hidup bergemilang harta dan kemewahan, mungkin hati kita berujar: “Bahagia sekali orang itu, setiap apa yang diinginkan mudah didapatkan, apa yang ia dapatkan melebihi apa yang dia butuhkan.” Atau kita melihat seorang teman yang karirnya terus menanjak menuju kesuksesan. Dan hati kita pun berkata: “Bahagia sekali teman itu, setiap usaha yang dilakukan selalu mendapat kemudahan.”
Kalau dilihat dari lahiriahnya, kondisi kedua orang di atas itu sangat bahagia. Karena apa yang diinginkannya selalu ada. Tetapi apakah persangkaan kita selalu sama dengan orang yang kita persangkakan? Ternyata tidak selebihnya benar, karena realitasnya tidak sedikit orang yang kaya, justru selalu dihantui rasa ketakutan.
Dan tak sedikit orang yang sukses dalam karir, selalu menampakkan kecemasan. Dua perasaan: takut dan cemas adalah bagian dari sikap ketidakbahagiaan. Lantas di mana kebahagiaan didapatkan?
Sahabat, jangan tertipu dengan penglihatan lahir. Karena dunia ini hanyalah perhiasan dan sandiwara. Tidak menutup kemungkinan, dibalik kemewahan hidup yang terlihat ada rasa ketakutan yang sangat. Di balik senyum dan tawa akrab ada kepahitan dan kesedihan yang tidak kita ketahui. Mungkin tawanya hanya untuk menutupi kegundahan perasaannya.
Banyak orang yang bibirnya tersenyum tapi hatinya menangis. Tidak sedikit orang yang terlihat diam dan tenang tetapi jiwanya tertekan. Begitu banyak pemandangan terlihat sepintas menyenangkan padahal sebenarnya menyedihkan. Banyak orang menyangka dikiranya madu, ternyata ia adalah empedu. Dan tidak sedikit laknat dikiranya nikmat. Lantas, dengan apa kebahagiaan itu didapatkan?
Sahabat, sejak dulu hingga hari ini, berbagai pergulatan dan hidup terus dilakukan demi sebuah kebahagiaan. Bila perlu, nyawa taruhannya! Tetapi ketahuilah, sejauh apapun kita melangkah untuk mengejar kebahagiaan tak akan pernah kita dapatkan, kalau tolok ukurnya adalah keduniaan. Sebab sifat dunia tak pernah memberi kepuasaan. Dan ketidak puasan itulah faktor utama penyebab ketidakbahagiaan.
Akhirnya, hanya satu solusi yang dapat mendatangkan kebahagiaan yang hakiki, yaitu hadirkan sifat qana’ah (menerima) apa yang telah Allah berikan. Orang yang qana’ah terhadap apapun yang diberikan jiwanya akan tenang. Sebab hatinya tidak menuntut mencapai sesuatu yang tidak ditakdirkan baginya dan tidak melirik kepada orang yang berada diatasnya. Tentu saja sifat ini tidaklah hadir dengan sendirinya tanpa faktor utama yang mendorongnya. Dan faktor itu adalah keimanan yang benar dan amal shalih yang ikhlas. Orang yang tidak mempunyai keimanan yang benar akan selalu menderita kehampaan rohani dan selalu merasakan kesempitan diri.
Tetapi orang yang beriman dengan benar hidupnya selalu diselimuti rasa aman dan kedamaian pikiran. Apabila hati dipenuhi oleh iman, maka seluruh indra, perasaan dan anggota tubuh tergerak untuk melakukan kebaikan dan amal sholeh. Dan setiap iman bertambah dalam hati, makakekuatan kebaikan pun akan bertambah, lalu hati seorang mukmin akan terasa lapang.
Kelapangan dada adalah buah sifat qana’ah. Ibnul Qayyim Al-Jauziyah mengungkapkan: “Iman adalah jantung islam dan intinya, sebagaimana keyakinan merupakan qalbu iman dan isinya. Setiap ilmu dan amal yang tidak menambah iman dan keyakinan adalah rusak, dan setiap iman yang tidak melahirkan amal perbuatan adalah lapuk.” Dan beliau menambahkan: “Diantara ciri-ciri kebahagiaan dan keberuntungan adalah: setiap kali seorang hamba bertambah ilmunya, maka bertambah pula sifat tawadhu dan kasih sayangnya. Setiap kali bertambah amalnya, maka bertambah pula rasa takut dan kewaspadaannya. Ketika umurnya bertambah tua, maka berkuranglah kerakusannya terhadap dunia.”
Semoga Allah menghadirkan sifat qana’ah di dalam diri. Karena dengannya kita akan terhindar dari ketidakpuasan hati. Bila tidak ada iman, ketidakpuasan terhadap apa yang telah diberikan hanya akan melahirkan keinginan yang menyengsarakan. Tetapi jika iman telah menyelimuti kehidupan, sedikit atau banyak sesuatu yang didapatkan membuat diri selalu berada dalam kebahagiaan.
Penulis : Ustadz Anwar Anshori Mahdum
Melepas Belenggu “Nanti”
Diposting Pada 25 Jun 2010
Melepas Belenggu “Nanti”
“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabbmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.”
(QS AL-Hadiid [57] : 21)
Sahabat, ‘nanti’ adalah sebuah kata yang berarti ‘penundaan’. Kalimat ini kerap kita ungkapkan dalam setiap aktivitas yang belum terselesaikan. Boleh jadi, kalimat ini tak terlalu salah kita ungkapkan setelah sebelumnya berusaha keras menyelesaikan pekerjaan.
Tetapi jika berkaitan dengan sebuah kewajiban yang harus segera kita lakukan, maka kalimat ‘nanti’ ini akan berdampak kepada sikap menganggap remeh pekerjaan. Ketahuilah, diantara kewajiban kita terhadap hari-hari yang terlewati adalah mengisinya dengan ilmu dan amal shalih. Karena hidup kita bukanlah besok atau juga kemarin, tetapi hidup kita adalah hari ini. Karena ‘kemarin’ adalah waktu yang tak akan kembali dan ‘besok’ adalah waktu yang tak pernah kita ketahui.
Penting untuk kita renungkan, sebuah tulisan seorang pengembara, ia adalah Muhammad bin Samrah. Kepada sahabatnya ia menulis surat:
“Hai saudaraku…!, jauhilah dirimu dari menunda pekerjaan. Jagalah! Jangan sampai hal itu bersarang di dalam hatimu. Menunda pekerjaan berarti bersahabat dengan kerusakan, karena itulah adalah tempatnya kemalasan. Menunda pekerjaan berarti memutuskan cita-cita dan penyia-nyiaan terhadap umur. Jika kamu berbuat demikian, itu akan menjadi kebiasaanmu. Jauhilah ragamu dari kebosanan yang telah berpaling darimu, Karena itu tidak mendatangkan manfaat bagi jiwamu.
Hai Saudaraku…!, kamu akan selalu gembira, bila pekerjaanmu telah kamu lakukan atau kamu akan menyesal bila kamu melalaikannya.”
Saudaramu Sahabat, siapakah yang dapat menjamin seseorang dapat hidup hingga esok hari?
Secanggih apapun ilmu yang kita dapat, tak akan mampu menahan kematian yang menghampiri. Sebanyak apapun harta yang kita miliki, tak akan mampu membeli sebuah nyawa yang sudah diakhiri.
Dan sehebat apapun kekuasaan yang telah kita raih, tak akan bisa mempengaruhi ketentuan Ilahi. Karenanya, merupakan satu keberuntungan bila kita segera mengerjakan kebaikan dan menunaikan kewajiban. Dan merupakan suatu kelemahan atau kerugian jika kita menundanya sehingga kesempatan berakhir.
Oleh karenanya sahabat, lepaslah belenggu ‘nanti’ dalam diri. Sebab keberadaannya hanya akan mendatangkan penyesalan panjang dalam hati. Satu waktu, Umar bin Abdul Aziz dalam kelelahan karena begitu banyaknya pekerjaan, ia mengungkapkan: “Pekerjaan satu hari saja telah membuatku menjadi letih, bagaimana kalau pekerjaan dua hari dikumpulkan menjadi satu…?”
Sahabat, kita merasakan penyesalan yang teramat dalam bila kita secara teledor menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya terselesaikan. Karena dengan membiasakannya, kita akan menghadapi beban berat karena bertambahnya pekerjaan. Terlebih ketika yang kita tunda adalah kewajiban melaksanakan taat dan menunda untuk bertaubat dari perilaku maksiat.
Semakin kita biarkan hati berselimut maksiat, maka akan semakin sulit membersihkannya karena sudah terlanjur berkarat. Karenanya, segeralah bertobat sebelum terlambat. Jangan biarkan hati tertambat pada perilaku maksiat. Karena hidup tak akan terasa nikmat bila tak ada taat. Di dunia tak mendapat rahmat dan tak mendapat tempat yang layak di akhirat. Ahmad bin Athaillah menasehati: “Penundaanmu akan semua amal (kebaikan) karena menanti adanya waktu senggang termasuk dari kebodohan-kebodohan jiwa.”
“Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik dari umurku adalah akhirnya, sebaik-baik dari pekerjaanku adalah penutupannya dan sebaik-sebaiknya hari-hariku adalah hari aku menghadap Engkau.”
Penulis : Ustadz Anwar Anshori Mahdum
Ketika Hari Berlalu Tanpa Arti
Diposting Pada 25 Jun 2010
Ketika Hari Berlalu Tanpa Arti
“Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir. Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang shalih berlainan dengan yang telah kami kerjakan.” Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.”
(QS [35] : 36-37)
Sahabat, telah panjang perjalanan yang kita lalui. Tak terhitung berapa tempat telah kita singgahi. Tak tergambar berapa jumlah hari-hari yang telah terlewati. Dan tak dapat kita ketahui berapa desah napas yang keluar dari mulut kita setiap hari. Sungguh, kalaulah bukan karena anugerah dan limpahan kasih sayang Allah, tak mungkin kita mampu melewati semua keindahan itu. Tetapi dari sekian banyak orang yang taat, tidak kalah banyaknya orang yang kufur. Dari sekian banyak orang yang taat, tidak kalah hebatnya orang-orang yang sesat.
Dan dari sekian banyak orang-orang yang merambah ke jalan taubat, masih terlihat juga orang-orang yang tetap dalam maksiat. Telah berlalu begitu banyak peristiwa yang kita saksikan. Seperti hancurnya setiap kepongahan, leburnya tirani kesombongan, bahkan peristiwa kematian yang mengharukan. Namun, semua kejadian itu tak jua membuat kita tergerak untuk merenungkannya, sepertinya itu hanya rangkaian tragedi hidup yang biasa. Seperti drama panggung yang dipertontonkan.
Renungkanlah nasihat Imam Hasan Basyri: “Wahai anak Adam, sesungguhnya kamu hanyalah merupakan kumpulan dari hari-hari, setiap kali hari berlalu pula bagian umurmu.”
Sahabat, para ahli bijak mengungkapkan, manakala manusia dibangkitkan dari kubur dan dipaparkan apa yang telah diperbuatnya untuk diberikan balasan, ahli surga akan dimasukkan ke dalam surga dan ahli neraka akan dimasukan ke dalam neraka. Saat itulah mereka yang dimasukan ke dalam neraka berharap kalau-kalau mereka dikembalikan lagi ke dunia untuk berbuat baik, tetapi semua itu hanyalah kesia-siaan.
Karena masa berbuat kebaikan telah habis dan saat pembalasan telah datang. Sejalan dengan ungkapan Allah lewat firman-Nya: “Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir. Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang shalih berlainan dengan yang telah kami kerjakan.” Dan apakah Kami tidak memanjangkan
umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.” (QS Faathir [35] : 36-37)
Apa yang dapat kita ambil dari sumber yang maha benar ini. Sebuah peringatan dari Yang Maha Benar, yaitu penyesalan di penghujung hari, tetapi tak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki diri, dan kita tak lagi mungkin dapat kembali. Allah telah cukup memberikan kesempatan kepada setiap manusia yang memungkinkannya melaksanakan apa yang telah diwajibkan-Nya. Maka akibat dari kelalaian itu, hanya penyesalan yang kita dapatkan. Hanya kesengsaraan yang kita rasakan dan kesakitan yang selalu kita dapatkan.
Bertobatlah sebelum ajal datang menjelang. Sahabat dalam pertukaran malam dan siang, ada pelajaran yang seharusnya kita pikirkan. Ada kebaikan yang mestinya selalu bertambah dalam keseharian.
Dan ada kesadaran yang sejatinya semakin kita perlihatkan. Sebab setiap bergulirnya hari, tetapi bila tak ada perbaikan pada diri, berapa lamapun kita hidup semuanya tidak akan mempunyai arti. Para ulama menganggap, suatu pengingkaran terhadap nikmat dan pendurhakaan terhadap zaman, apabila hari berlalu tanpa dapat dimanfaatkan untuk meraih kebaikan.
Seorang penyair berkata: “Bila hari berlalu dihadapanku, sedang aku tidak dapat mengambil petunjuk dan ilmu darinya, maka ia bukanlah umurku.”
Semoga Allah menjadikan kebaikan pada hari-hari yang terlewati, menghadirkan kemudahan bagi jiwa untuk selalu mensucikan diri, mengampuni setiap kelalaian yang kerap menyelimuti hati. Abu Bakar Ash-Shiddiq ra selalu berdoa: “Ya Allah, janganlah Engkau membiarkan kami dalam kesengsaraan, dan janganlah engkau menyiksa kami karena kelalaian, serta janganlah Engkau menjadikan kami termasuk golongan orang-orang yang lalai.”
Penulis : Ustadz Anwar Anshori Mahdum
100 Ribu Pengungsi Kembali ke Kyrgyzstan
Diposting Pada 25 Jun 2010
KYRGYZSTAN – Hampir semua pengungsi yang melarikan diri dari Kyrgyzstan pada saat bentrokan etnik sekarang telah kembali ke negaranya.
Demikian menurut wakil kepala pelayanan perbatasan negara itu, Kamis (24/6).
“Sekitar 70 ribu pengungsi telah kembali ke Kyrgyzstan. Kemarin saja sekitar 26 ribu pengungsi telah kembali,” kata Cholponbek Turusbekov pada wartawan.
Kantor pelayanan perbatasan Kyrgyzstan mengatakan, 75 ribu warga Kyrgyzstan telah melarikan diri ke Uzbekistan pada saat kekerasan etnik bulan ini. Saat itu, gerombolan-gerombolan penjahat merampok dan membakar rumah-rumah penduduk, yang sebagian besar etnik Uzbek di bagian selatan negara itu.
Kelompok-kelompok bantuan internasional menyebutkan jumlah pengungsi itu lebih dari 100 ribu orang.
Kerusuhan sekala-besar telah mereda di bagian selatan negara itu. Para pejabat menyatakan sebanyak 2.000 orang mungkin telah tewas dalam bentrokan etnik antara penduduk mayoritas Kyrgyz dan minoritas Uzbek. [mediaindonesia]
Ratusan Rumah di Bandung Terbakar
Diposting Pada 25 Jun 2010
BANDUNG – Sekitar 120 rumah di kawasan Jalan Bima, Kelurahan Arjuna, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/6), terbakar sehingga para penghuninya harus mengungsi ke tenda yang disiapkan pemerintah kota.
Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, saat meninjau korban kebakaran menyatakan, pemerintah setempat segera menyiapkan tindakan tanggap darurat untuk menolang para korban.
“Kini kami sedangkan siapkan dua tenda besar. Kodim juga akan mengirim tenda pleton,” katanya.
Menurut dia, saat ini tidak usah bicara soal bantuan dana dulu, karena yang terpenting membantu warga yang sedang kesulitan itu agar mereka tetap bisa menjalankan kegiatan rutin sehari-hari. “Penyebabnya bukan tabung gas, tapi hubungan pendek arus listrik,” katanya.
Kebakaran yang terjadi Jumat dinihari itu menghanguskan seratusan rumah di dua rukun tetangga, yaitu Rt 09 dan Rt 010 RW 04.
Menurut Ade Ruchiyat, Ketua Rt 09, diduga kebakaran itu bermula dari rumah Afandi, yang masih satu rukun tetangga dengan Ade.
Kebakaran yang terjadi mulai sekitar pukul 03.00 WIB itu dapat dipadamkan satu jam setelah petugas pemadam kebakaran dari Kota Bandung dan Kota Cimahi tiba. [republika]
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah