JAKARTA – Polri mengakui kesulitan menangkap pelaku pembobolan ATM nasabah bank di sejumlah daerah di Indonesia. Pasalnya sindikat jaringan ini terus berkembang.
“Harus diakui, kami kesulitan. Ini kasus besar dan serius. Penelusuran kami, jaringannya berkembang terus,” ungkap Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Ito Sumardi kepada wartawan di Mabes Polri, kemarin.
Ito mengungkapkan sindikat jaringan pembobol ATM ini terkenal licin dan cerdik, sehingga sulit dilacak di mana keberadaan para pelaku.
“Kita ini seperti membangunkan mereka (pelaku). Mereka sadar sedang kita buru, jadi cepat melarikan diri ke mana-mana,” ungkapnya.
Selain itu, Ito mengungkapkan jumlah kerugian yang diakibatkan dari pembobolan ATM sejauh ini sudah mencapai Rp10 miliar. Bareskrim sendiri sudah berhasil mengamankan 37 pelaku.
Polda Metro Jaya sebelumnya berhasil membekuk 14 tersangka pembobol dana nasabah melalui ATM. Polisi juga menangkap dua orang yang diduga kuat terkait dengan pembobolan ATM di Bali.
Seperti diberitakan, kasus pembobolan dana nasabah beberapa bank ini disinyalir menggunakan alat berupa mini kamera pengintai dan alat bernama skimmer.
Pascakejadian ini, bank-bank pun kian mengintensifkan pengamanan di sejumlah ATM, termasuk imbauan agar nasabah mengganti PIN mereka untuk meminimalkan peluang pembobolan. (okezone.com)
Ribuan Orang Sembuh dengan Bacaan Qur’an di Sebuah Klinik Chenchnya
CHENCHNYA – Benarlah firman Allah dalam Al-Quran yang menyatakan bahwa Al-Quran itu adalah “Syifa” atau obat, bukan hanya obat bagi ruhani yang kering tapi juga bisa menjadi obat bagi penyakit medis, dan hal ini sudah banyak dibuktikan termasuk di negara Chenchnya.
Ribuan pasien telah berhasil diobati dan disembuhkan dengan pembacaan Al-Quran secara sendirian di sebuah klinik gratis di Chechnya Grozny, kata sebuah pernyataan pada situs presiden Chechnya pada hari Rabu kemarin (3/2).
“Sejak hari pembukaan pertama kali, klinik gratis di Islamic Center di Chenchnya telah memiliki dan melayani lebih dari 60.000 pasien. Kebanyakan dari mereka yang mengunjungi klinik gratis di Islamic Center untuk merekoveri kesehatan mereka.
Klinik gratis ini membantu mereka untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik dengan cara non-tradisional – yaitu, dengan membaca Alquran,” kata pernyataan tersebut.
Bahkan Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov ikut ambil bagian dalam perayaan pembukaan klinik gratis tersebut pada hari Selasa yang lalu untuk menandai ulang tahun pertama Islamic center Chenchnya. Presiden Ramzan Kadyrov mendapatkan presentasi dari pimpinan Islamic Center Daud Selmurzayev, dan Akhmad Kadyrov, pimpinan tertinggi muslim Republik Chechnya.
“Islamic Center telah sangat populer tidak hanya bagi penduduk republik Chenchnya, tetapi juga bagi umat Islam dari wilayah Rusia lainnya dan negara-negara CIS,” kata Kadyrov. (eramuslim.com)
Serangan Bom Bunuh Tiga Tentara Kafir AS di Dekat Tempat Pelatihan Militer di Pakistan
SHAHI KATO – Sebuah bom tepi jalan meledak dan berhasil membunuh tiga tentara kafir AS. Ledakan terjadi di dekat sebuah sekolah perempuan di Baratlaut Pakistan pada Rabu (3/2) yang juga dekat dengan tempat pelatihan militer AS.
Ini merupakan serangan terbesar pertama yang menargetkan fasilitas AS di wilayah Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan.
Ledakan juga membunuh seorang tentara boneka Afghan. Dua lebih tentara AS terluka dalam serangan ini.
Serangan terjadi di Lower Dir. Militer Pakistan melancarkan serangan besar-besaran di wilayah ini yang dekat dengan Lembah Swat pada tahun lalu dan mereka mengklaim kemenangan atas serangan tersebut, hingga kini wilayah itu masih terisolasi.
Saat peristiwa berlangsung, tentara kafir AS tengah melakukan konvoy dengan tentara boneka Pakistan.
Ledakan juga mengakibatkan kerusakan di beberapa titik di sekolah menengah Koto.
Tentara Amerika tersebut merupakan tim yang dikirim untuk melatih militer Pakistan. Misi mereka adalah memperkuat pertahanan Pakistan dari kemungkinan serangan para “militan”.
Para tentara itu bermaksud menghadiri sebuah acara inagurasi di sekolah perempuan yang mendapatkan bantuan dana untuk merenovasi gedung sekolah, ujar duta besar AS dalam sebuah statemen.
Serangan kali ini mengekspos eksistensi tentara AS di PAkistan dimana teriakan anti-Amerika bergema di sana.
Mohammad Israr Khan yang bekerja untuk Khyber TV, mengatakan ia melihat dua tentara asing mengenakan pakaian sipil, bukan seragam tentara saat kejadian berlangsung.
“Ketika konvoy dihantam bom tepi jalan, aku mendengar ledakannya,” ujarnya. “Pengemudi kendaraan kemudian kehilangan kendali dan menghantam gedung sekolah.”
Beberapa siswa sekolah tersebut mengalami luka-luka. (Arrahmah.com)
Saudi: Keputusan Iran Larang Umroh Warganya, Urusan Internal Iran
SAUDI – Sumber kementrian Haji Arab Saudi pada hari Rabu kemarin (3/2) menyatakan bahwa keputusan Teheran untuk menghentikan warga negaranya melakukan Umroh ke Makkah-Madinah merupakan urusan “internal” dalam negeri Iran, dan kementerian Haji Saudi menolak permintaan Iran yang menginginkan perlakuan khusus atau istimewa pagi jamaah umroh asal Iran, seperti dikutip dari kantor berita Saudi (SPA).
Sumber tersebut mengatakan: “Jika Iran ingin menonaktifkan simbol-simbol ritual Islam bagi warga negaranya sendiri, kamu tidak akan turut campur karena hal itu masalah internal Iran,” sumber itu juga menekankan bahwa kerajaan Saudi hanya berusaha melakukan semaksimal mungkin potensi mereka dengan memberikan keamanan maksimal dan perawatan bagi para jamaah yang melakukan umroh dari negara-negara muslim tanpa pengecualian.”
Sebelumnya pada bulan lalu, para pejabat Iran telah menegaskan bahwa Iran telah menyerukan kepada warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Makkah untuk melaksanakan umroh sebagai bentuk protes atas penanganan polisi agama Saudi yang sangat buruk terhadap jamaah asal Iran.
Abdullah Nasseri seorang pejabat Iran mengatakan kepada media: “Kami telah memutuskan untuk berhenti melakukan umroh karena perlakuan yang sangat buruk yang dilakukan oleh polisi amar ma’ruf nahi munkar Saudi kepada jamaah umroh asal Iran.”
Dia menambahkan bahwa keputusan itu sebetulnya telah diambil pada akhir musim umroh di bulan November tahun lalu, di mana para jamaah Iran mendapatkan “perlakuan buruk”, dan menurut polisi moral Saudi hal tersebut dibenarkan oleh alasan agama bukan politik.
Nasseri juga menjelaskan bahwa Iran adalah Syi’ah yang memiliki beberapa ritual umroh yang berbeda dengan mayoritas umat Islam dunia.
Perlu dicatat, jamaah haji ataupun umroh asal Iran yang notabene Syi’ah sering melakukan “ritual-ritual” bid’ah dalam melaksanakan ibadah umroh maupun haji, seperti menangis meraung-raung dikuburan salah seorang sahabat atau mengambil tanah kuburan yang konon menurut ajaran agama mereka bisa membawa berkah, dan sebagainya. Hal ini lah yang menjadikan polisi moral atau polisi amar ma’ruh nahi munkar Saudi sering bertindak kasar terhadap ulah dari para jamaah asal Iran. (eramuslim.com)
Serbuan Produk China Semakin Tinggi
JAKARTA – Impor produk China ke Indonesia tahun ini diperkirakan bakal mengalami peningkatan seiring mulai membaiknya iklim perekonomian global. Selama ini produsen Tanah Air banyak melakukan impor dalam bentuk bahan baku produk-produk asal China.
“Bahan baku yang diimpor selanjutnya akan diolah dan diekspor kembali,” kata Staf Ahli Menteri Keuangan M Chatib Basri dalam diskusi 100 Hari SBY dan Arah Kebijakan Ekonomi di Wisma Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa malam, 2 Februari 2010.
Menurut Chatib, impor produk nonminyak dan gas asal China tahun lalu memang masih yang tertinggi dibandingkan negara-negara eksportir lainnya yang mencapai US$ 13,49 miliar. Namun secara nilai, impor China tahun lalu mengalami penurunan sekitar 9,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sebesar US$ 14,94 miliar.
Sementara ekspor nonmigas Indonesia ke Chiha mengalami kenaikan sebesar 4,1 persen yaitu dari US$ 7,78 miliar pada tahu 2008 menjadi US 8,9 miliar pada tahun lalu.
Chatib menilai penurunan impor China tersebut terutama disebabkan melemahnya perekonomian dunia serta berkurangnya permintaan dari domestik negara Tirai Bambu tersebut. “Tahun ini diperkirakan impor dan ekspor dari dan ke China akan tumbuh lebih tinggi lagi,” katanya.
Menurut Chatib, kegiatan impor produk China oleh produsen Indonesia sebagian besar, yaitu 70 persen, didominasi oleh bahan baku sedangkan impor barang modal hanya mencapai 18-20 persen. Dari impor tersebut, sebanyak 60-75 persen umumnya diolah dan kemudian dijadikan barang ekspor perusahaan di tanah air.
Sementara itu Peneliti Senior The Habibie Center Umar Juoro menilai pemberlakukan perjanjian perdagangan China dan ASEAN (CAFTA) sudah tidak bisa lagi ditangguhkan.
Namun, ujar Umar, persoalan yang muncul dari pemberlakuan CAFTA tersebut adalah keengganan investor asal China untuk membenamkan investasi di sektor manufaktur ke Indonesia. Pasalnya pemerintah China menganggap sektor tersebut selama ini telah menjadi penyerap tenaga kerja utama negeri Tirai Bambu tersebut.
“Indonesia harus manfaatkan pasar FTA ini. China dan India lebih menguntungkan bagi kita hanya tantangannya bagaimana membuat selektif strategi agar masyarakat dapat menerima manfaat lebih banyak,” ujar Umar. (VIVAnews.com)
Angin Puting Beliung Rusak 199 Rumah di Bekasi
BEKASI – Sedikitnya 199 rumah di Kampung Cibitung, Pedurenan, Kota Bekasi, Selasa (2/2) sore, rusak akibat terjangan angin puting beliung, namun tidak ada korban jiwa.
Seorang warga RW 6 Kampugn Cibitung, Pedurenan, kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Adil, 34, mengatakan, angin puting beliung terjadi saat hujan deras disertai petir mulai agak reda. “Suara angin terdengar cukup keras layaknya bunyi gasing. Atap dan pohon yang terkena hantamannya langsung tumbang. Beberapa warga yang melihat gejala alam tersebut merasa ketakutan, bahkan sebagian warga keluar rumah,” katanya.
Adil mengaku rumahnya yang cukup kokoh temboknya aman dari terjangan angin, namun hampir seluruh atap rumah berterbangan hingga air hujan masuk ke dalam rumah. “Malam ini saya terpaksa mengungsi ke rumah saudara setelah barang-barang dibenahi dan rumah dikunci. Kalau hujan turun lagi, saya akan basah kuyup bila bertahan di rumah,” ujar pegawai sebuah perusahaan swasta di daerah Kebayoran Baru Jakarta itu. Di sekitar rumahnya ada belasan keluarga lain yang mengalami nasib serupa, bahkan ada rumah yang tertimpa pohon.
Camat Mustika Jaya, Junaidi, mengatakan, dari 199 rumah itu terdapat lima rumah di antaranya yang rusak berat, sedangkan rumah lainnya rusak sedang dan ringan. Ia menyatakan tidak ada warga yang menjadi korban akibat serbuan angin tersebut, namun beberapa pohon tumbang hingga akar-akarnya.
“Kita masih terus melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah kerusakan rumah, sekaligus memberikan bantuan makanan,” ujarnya. Rumah yang terkena angin terbanyak berada di RW6, RW1, RW3, RW4, RW5 dan RW10.
Ia telah menyarankan warga yang terkena musibah untuk menumpang dulu ke rumah tetangga atau saudara. Beberapa warga terlihat masih mengumpulkan barang-barangnya dan bahan bangunan yang terlepas akibat angin.
“Warga diminta untuk ihlas dan bersabar dengan musibah tersebut. Nantinya pemerintah akan memberikan bantuan,” ujarnya. (mediaindonesia.com)
Teknologi Baru untuk Wudhu, Lebih Hemat Air
MALAYSIA – Sebuah perusahaan Malaysia telah menemukan sebuah mesin dan teknologi yang akan membantu umat Islam menghemat air ketika wudhu. Dihiasi dengan ornamen, mesin berwarna hijau dilengkapi dengan sensor otomatis dan cekungan untuk mengurangi penggunaan air selama wudhu. Ada lebih dari 1,7 milyar Muslim di dunia, dengan mayoritas di Asia Tenggara, Afrika dan Timur Tengah, di mana persediaan air mulai langka.
Selama haji, lebih dari 5 juta orang yang digunakan 50 juta liter air per hari untuk wudhu. Jika mereka memperkenalkan mesin ini mereka menghemat 40 juta liter per hari. Penemu AACE Technologies adalah negara-negara kaya di kedua daerah untuk mengambil cepat-cepat mesin-mesin yang akan tersedia dalam enam bulan dan biaya $ 3.000 – $ 4.000 per mesin.
“Menyimpan air merupakan motivasi bagi orang di mana ada banyak air disalahgunakan,” Ketua AACE Anthony Gomez kepada wartawan saat peluncuran produk di ibukota Malaysia.
Perangkat ini memiliki 1,65 meter (5 ft 4,96 in) tinggi, hanya menggunakan 1,3 liter (0,3 galon) air dibandingkan dengan metode konvensional, yang biasanya terlalu banyak air terbuang karena keran berjalan selama ritual wudhu.
“Selama haji, berjuta orang yang digunakan 50 juta liter air per hari untuk wudhu. Jika mereka memperkenalkan mesin ini mereka menghemat 40 juta liter per hari,” katanya.
Kota Dubai telah menunjukkan minatnya untuk mengakuisisi produk ini untuk penggunaan di bandara, Gomez mengatakan, menambahkan bahwa mesin waktu dua tahun untuk berkembang pada biaya $ 2,5 juta. AACE juga ingin menargetkan masjid dan kantor dengan model-model baru yang dapat dipasang pada dinding. (cybersabili.com)
Tentara Wanita Israel Akui Penyiksaan Terhadap Rakyat Palestina
PALESTINA – Tentara Wanita Israel dalam pernyataannya, dengan bangga mengakui aksi kejahatan yang mereka lakukan terhadap rakyat Palestina. Mereka melakukan beragam tindak kejahatan terhadap penduduk Palestina yang tak berdosa, dengan cara melakukan penyiksaan, pencurian dan penindasan terhadap rakyat Palestina yang tak berdaya.
Mereka kerap dikirim ke kamp pengungsian Palestina untuk membentuk mental mereka menjadi berani menghadapi para penduduk Palestina. Mereka belajar untuk berani memukul penduduk, hal itu juga sebagai ajang bagi mereka untuk melepaskan kebosanan selama bertugas.
Sebuah laporan baru oleh organisasi “Silent Kasro”, mereka mendokumentasikan pelanggaran dan penodaan yang dilakukan tentara Israel terhadap rakyat Palestina. Mereka menyebutkan bahwa tentara Israel melakukan kejahatan berupa penyiksaan hingga pembunuhan terhadap warga sipil, khususnya yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Sebuah laporan menyebutkan, adanya pengakuan dari seorang tentara wanita Israel, dirinya mengatakan bahwa penyiksaan terhadap rakyat Palestina merupakan hal yang lumrah bagi mereka, dan itu mereka lakukan setiap hari. Ia juga membenarkan bahwa dirinya bersama rekan-rekan tentara perempuan lainnya memaksa rakyat Palestina untuk bernyanyi, melompat, lalu memerintahkan mereka untuk saling menampar wajah satu sama lain hingga memukul bagian-bagian yang sensitif. Perlakuan ini bisa berlanjut hingga berjam-jam, bergantung dari keinginan mereka, biasanya sampai mereka bosan atau sekitar 8 jam lamanya.
Aturan Serangan Rutin
Laporan dari tentara wanita itu kemudian menyebutkan, bahwa tentara yang bertugas di pos pintu masuk Beit Hanoun, Gaza, setiap harinya melakuakan pemeriksaan terhadap warga Palestina, di sana ada sebuah peraturan tetap yang memberlakukan pemukulan ke warga Palestina, yaitu mereka dimasukkan ke dalam tenda khusus, di dalamnya mereka melewati berbagai intimidasi dan setelah itu baru dibebaskan dan disuruh kembali ke rumahnya.
Tentara wanita lainnya menambahkan, bahwa peraturan militer Israel yang mengharuskan mereka melakukan semua jenis kekerasan, dari penyiksaan, penghinaan hingga pelecehan, bahkan terhadap orang Palestina yang renta sekali pun.
Ia kemudian menjelaskan, di tempat dirinya bertugas, terdapat sebuah kesatuan bernama “Orchis” polisi militer Israel di Hebron, yang tugasnya adalah menghukum anak-anak Palestina dengan melempari batu ke arah mereka hingga tulang mereka patah.
Tentara yang berada di daerah perbatasan dengan wilayah Palestina yang diduduki sejak tahun 1948, melakukan serangan-serangan yang ditujukan khususnya terhadap anak-anak Palestina. Perempuan Palestina pun kerap mendapatkan tindak kejahatan serupa dari tentara Israel, hal seperti ini seakan sudah menjadi biasa bagi mereka. (eramuslim.com)
Presiden dan Wapres Kumpul di Istana Cipanas
JAKARTA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono, Selasa (2/2/2010) pagi, dijadwalkan akan bertemu dan berkumpul di Istana Kepresidenan, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.
Selain akan meluncurkan secara resmi Rencana Program Jangka Panjang Menengah Nasional (RPJPMN) 2010-2014, keduanya akan memimpin pertemuan dengan para gubernur se-Indonesia dan rapat-rapat lainnya bersama sejumlah menteri.
Kedua pemimpin negeri ini direncanakan berada di sana dua hari dan menginap di Istana Cipanas bersama beberapa menteri dan sejumlah gubernur.
Selasa pagi ini Boediono dijadwalkan akan menyusul Presiden Yudhoyono yang sudah berada di Istana Kepresidenan sejak Senin (1/2/2010) pagi.
Dijadwalkan, Boediono akan berangkat pukul 07.45 WIB dari rumah dinasnya di Jalan Diponegoro No 2, Jakarta Pusat.
Presiden dan Wapres dijadwalkan akan kembali ke Jakarta pada Rabu (3/1) siang. (kompas.com)
Abbas: Saya Tidak Akan Membiarkan Melawan Israel dengan Senjata
PALESTINA – Presiden Palestina Mahmud Abbas yang masa jabatannya berakhir pada Senin kemarin menyatakan bahwa ia tidak akan mengizinkan kembali gerakan perlawanan bersenjata melawan Israel.
Dalam sebuah pernyataannya Abbas mengatakan: “Kembali melakukan perjuangan bersenjata hanya akan menghancurkan tanah air kita dan negara kita, sebagaimana gerakan perlawanan Islam Hamas sendiri pun tidak dapat melakukan perlawanan berarti dan sekarang berencana melakukan pembicaraan damai dan kesepakatan dengan Israel.”
Para analis Israel menekankan bahwa Abbas akan tetap berkuasa di tepi Barat sebagai katup pengaman bagi pendudukan Israel di sana, khususnya adanya koordinasi keamanan antara Israel dan pihak otoritas Palestina, analisi Israel juga mencatat bahwa Abbas jika Abbas meninggalkan kantornya, maka akan menjadi beban tanggung jawab yang besar bagi tentara pendudukan Israel yang bisa jadi mereka tidak dapat menanggung beban tersebut.
Di sisi lain, Abbas juga membela keputusan Mesir untuk membangun tembok baja di perbatasan selatan jalur Gaza, sebagai bagian dari pencegahan terhadap penyelundupan khususnya senjata melalui terowongan-terowongan bawah tanah yang dibangun Hamas, ia berkata: “Saya mendukung penuh pembangunan tembok tersebut, dan hal itu merupakan hak kedaulatan bagi negara Mesir, dan keberatan terhadap legitimasi ini harus disampaikan lewat saluran hukum yang berlaku.” (eramuslim.com)
Gus Sholah: NU Jangan Berpolitik
YOGYAKARTA – Meski beberapa generasi muda NU seperti Said Agil Siradj serta Ali Maschan Musa siap memimpin NU dalam Muktamar yang akan digelar Maret depan di Makassar, tidak mengurangi semangat pengasuh Ponpes Tebuireng KH Sholahudin Wahid untuk berkompetisi bersama.
Pria yang akrab disapa Gus Sholah itu pun mengaku siap maju untuk memimpin NU jika dijagokan. “Siapapun yang dijagokan maju sebagai ketua umum NU harus siap,” kata Gus Sholah di UGM, Yogyakarta, Senin (1/2/2010).
Bahkan dalam kesempatan tadi Gus Sholah juga sempat mengatakan pembenahan organisasi NU merupakan salah satu yang menjadi prioritas untuk diselesaikan Apalagi dia juga melihat NU banyak disalahgunakan sebagai ajang politik praktis yang justru bisa mengancam adanya perpecahan.
“Yang jelas adalah pembenahan organisasi khususnya agar tidak lagi ada politik praktis di NU,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya beberapa kandidat calon ketua umum NU dalam Muktamar Maret di Makassar depan sudah mulai bermunculan seperti Said Agil Siradj serta Ali Maschan Musa. Bahkan mereka pun tak jarang yang sudah melakukan kunjungan di berbagai pondok pesantren di tanah air untuk mencari dukungan. (okezone.com)
Polrestro Bekasi tidak Akan Perpanjang Izin Senjata Warga Sipil
BEKASI – Polres Metro Kota Bekasi tidak akan memperpanjang izin penggunaan senjata api oleh warga sipil yang digunakan untuk jaga diri.
Hal itu terkait dengan peristiwa dugaan penodongan oleh anggota DPRD Kota Bekasi terhadap pelayan restoran Iboe Kuliner di Cikunir awal pekan lalu.
“Bagi yang sudah habis masa berlakunya, tidak akan diperpanjang dan senjata diminta agar dititipkan di Polres, sedangkan pemilik senjata lain bisa saja didatangi agar menyerahkan senjata,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Kota Bekasi Kompol Budi Sartono, di Bekasi, Senin (1/2).
Ia mengatakan, setiap warga sipil yang memegang senjata dan dapat izin dari Mabes, tembusan suratnya juga dikirimkan ke Polres. “Untuk senjata api ada bagian khusus yang menangani yaitu pengawasan senjata dan bahan peledak,” ujarnya.
Warga sipil di Kota Bekasi yang menguasai senjata api (senpi) baik peluru karet maupun tajam mencapai 20-an orang. Senjata itu digunakan untuk pengamanan dan perburuan.
Pihaknya telah menginstruksikan kepada pemegang senjata api untuk menitipkan senjatanya kepada Polri dan kepemilikannya tetap atas nama yang bersangkutan.
Ia menekankan, Mabes Polri sudah meminta agar kepemilikan senpi itu diserahkan ke aparat untuk penertiban. Kebijakan menguasai senjata itu diambil dalam rangka menekan kejahatan dengan persyaratan ketat seperti untuk swasta tingkat manajer ke atas.
Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Imam Soegianto menyatakan, untuk anggota dewan, kepemilikan senjata itu diperkenankan, begitu juga kepada masyarakat umum seperti manajer keuangan tergantung keperluannya.
Senjata yang dimiliki warga sipil tersebut bukanlah senjata organik yang biasa digunakan TNI ataupun Polril, melainkan senjata yang diimpor dari luar dan dipasarkan kepada pihak tertentu.
“Biasanya importir akan menguruskan perizinan kepada aparat sehingga memudahkan pemilik senjata untuk menguasai secara sah. Kalau senjata digunakan untuk berburu rekomendasi akan dikeluarkan oleh pengurus Persatuan Olah Raga Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin),” katanya.
Harga senjata api itu sendiri, menurut Kapolres sangat mahal. Senjata menggunakan peluru karet harganya mencapai Rp35 juta-Rp40 juta sedangkan senjata dengan peluru tajam mencapai ratusan juta rupiah.
Senjata yang diminati warga sipil adalah jenis C-Jet buatan Ceko, negara pecahan Yugoslavia karena menggunakan logam terbaik di dunia, sedangkan merek lain yang juga banyak dipakai adalah Baretta buatan AS.
Kapolres menyatakan pihaknya telah memperketat persyaratan menguasai senjata api seperti melaksanakan tes mental, psikotes, pengenalan senpi, wawancara serta latihan penggunaanya.
“Tidak semua permintaan menguasai senjata api kita penuhi. Kalau dari segi kejiwaan orangnya gampang marah tentunya tidak diperbolehkan. Prinsipnya senjata itu untuk jaga diri dan digunakan dalam kondisi terdesak,” ujarnya. (mediaindonesia.com)
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah