Pembangunan Tembok Baja Menderitakan Bangsa Palestina
PALESTINA – Pasca setahun serangan Gaza, Kehidupan bangsa Palestina sama sekali belum membaik. Bangunan dan infrastruktur Palestina banyak yang runtuh. Bangsa Palestina hidup serba kekurangan sejak Israel memblokade wilayah Gaza sejak Juni 2007 atau Ketika Hamas mengambil kendali penuh atas wilayah Gaza. Supply bahan makanan, pakaian , obat dan kebutuhan lainnya diperoleh dari penyelundupan karena Israel dan Mesir melarang adanya perdagangan dengan Gaza.
Setahun ini tampaknya penderitaan Gaza tidak akan berakhir bahkan ada tanda-tanda penderitaan bangsa ini akan menjadi-jadi. Kabarnya negeri piramida akan melakukan blockade total di antara perbatasan Rafah. Kini mereka berencana membangun tembok dari baja yang membentang sepanjang 30 mil perbatasan Gaza.
Pembangunan tersebut tentu akan mematikan kehidupan Bangsa Palestina mengingat Palestina mengandalkan 60% pasokan supplai dari terowongan selundupan di perbatasan Gaza-Mesir. Para ahli juga menyatakan tembok tersebut akan membahayakan persediaan air tanah bagi warga Gaza.
Pemerintah Mesir membangun tembok tersebut dibawah supervise insinyur angkatan bersenjata Amerika Serikat. Amerika sangat berperan dalam membantu eksistensi Israel. Sebelum tembok ini dibangun , Amerika sudah merencanakan tembok yang disebut juga tembok neraka pada tahun lalu.
Bukan rahasia kalau Amerika selalu menekan tiap negara untuk mengabulkan setiap hajatnya. Para analisis menduga Mesir membangun tembok tersebut atas desakan Amerika Serikat.
Proyek tembok neraka tersebut akan selesai dalam jangka enam bulan. Lain halnya dengan tembok biasa yang menjulang ke atas. Tembok ini khusus ke dalam tanah yang bertujuan mencegah penyelundupan. Panjang tembok akan mencapai 20 meter tentu akan menghalangi lubang penyelundupan yang dalamnya hanya sekitar 10-15 meter. Ketebalan dari tembok ini berkisar setengah meter tentu akan sulit untuk melubanginya dengan bor ataupun bom.
Mesir sendiri tidak yakin tembok ini akan menghalangi sepenuhnya penyelundupan namun dengan tembok ini mereka berharap akan mengurangi penyelundupan. Itu berarti Mesir juga mengharapkan bangsa Palestina semakin menderita. Kita tidak mengerti mengapa Mubarak membiarkan saudaranya sendiri mati perlahan-lahan.
Pembangunan tembok ini juga adalah salah satu bentuk frustasi dari Israel dan pendukungnya yang telah kehabisan akal untuk menghabisi kekuatan Hamas. Serangan tahun lalu yang memporak-porandakan Gaza bukannya menghancurkan popularitas Hamas justru sebaliknya serangan tersebut menguatkan posisi Hamas.
Usaha Israel untuk menghancurkan lorong-lorong penyelundupan gagal meski telah menggunakan bom-bom penetrasi bunker buatan Amerika yang dapat menghancurkan bunker telah dijatuhkan ke atas lorong berkali-kali. Antara perbatasan Gaza dan Rafah terdapat banyak sekali terowongan bahkan wilayah tersebut seperti keju Prancis yang memiliki banyak lubang. Setiap lubang yang hancur akibat serangan udara dengan mudahnya para penyelundup membuat kembali lubang tersebut.
Israel tentu sangat beruntung dengan pembangunan tembok baja yang tentu akan melemahkan kekuatan Hamas di wilayah Gaza. Mereka berharap tembok yang ketat kali ini akan benar-benar mematikan gerakan Hamas.
Tembok ini juga akan berusaha memecah persatuan bangsa Palestina di Gaza. Dengan mengirimkan penderitaan, Israel berharap rakyat Gaza akan melawan pemerintahan Hamas dibawah Ismail Haniyyah. JIka sudah lemah maka Israel bisa jadi akan menyerang kembali Gaza seperti yang telah dilakukannya setahun yang lalu.
Isarel akan menyerang kembali dan menghabiskan kekuatan Hamas yang memang sudah lumpuh akibat blockade seperti yang mereka lakukan pada awal tahun lalu. Serangan tersebut menewaskan setidaknya 1500 warga Palestina yang kebanyakan anak-anak dan wanita. Jika Hamas hancur, Israel akan lega untuk melakukan perampasan-peramapasan tanah dan pengusiran terhadap Bangsa Palestina.
Isarel sangat berkepentingan untuk menghancurkan kekuatan Hamas karena hanya Hamas-lah kekuatan besar yang benar-benar melawan Israel. Roket-roket kecil Hamas yang sangat sederhana sudah mulai menunjukkan keefektifannya.
Reaksi keras datang dari penjuru dunia . Para aktivis pro perdamaian dunia mengecam pembangunan tembok tersebut.
Ulama Saudi mengharamkan pembangunan tembok yang dilakukan Mesir. Ulama Saudi menganalogikan jika seorang perempuan akan masuk neraka karena mengurung kucing hingga mati bagaimana dengan pembangunan tembok baja yang akan mengurung sekumpulan orang hingga mati.
Ulama kontemporer kelahiran Mesir Yusuf Al Qordhowi juga mengecam pembangunan tembok baja tersebut . Beliau memfatwakan bahwa pembangunan tembok baja tersebut adalah haram hukumnya sebaliknya membuka perbatasan Rafah adalah wajib hukumnya. Anggota parlemen dari Jamaah Ikhwanul Muslimin, DR. Hazem Farouq, menegaskan bahwa pembangunan tembok baja tersebut akan merusak hubungan Mesir dengan Pemerintah Gaza.(eramuslim.com/Andri Faisal. Pemerhati Dunia Islam)
2010, Empat Juta Umat Islam Tunaikan Ibadah Umrah
JEDDAH – Sekitar empat juta umat Islam dari seluruh dunia diperkirakan akan mengikuti ibadah umrah (haji kecil) pada 2010, ungkap Ketua Panitia Nasional Haji dan Umrah Arab Saudi Saad Jamil Al-Qurashi.
Kepada Arabtimes com, Sabtu (2/1), Al-Qurashi mengemukakan, jumlah jemaah umrah yang melebihi ketentuan izin tinggal, pada tahun lalu berkurang menjadi 12.000 orang.
“Saya berharap, tahun ini menjadi tahun pertama tidak ada lagi pelanggaran izin tinggal, ” ujarnya.
Dalam beberapa pekan ini, menurut Qurashi, sejumlah jemaah umrah dari Turki, Mesir, Malaysia, Pakistan dan India akan berdatangan untuk melakukan ibadah Umrah.
Sementara itu Kementerian Haji Arab Saudi mengeluarkan imbauan kepada seluruh perusahaan di negara itu untuk mulai menyiapkan kantor-kantor perwakilan mereka di Mekah dan Madinah menjelang musim Umrah yang akan dimulai pada bulan Safar. (mediaindonesia.com)
Warga Blokir Jalan Proyek Eksplorasi Pertamina
CIKARANG – Warga Desa Bunibakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), menggelar aksi protes, Selasa (5/1), dengan memblokir jalan yang rusak akibat proyek eksplorasi migas PT Pertamina di wilayah itu.
Puluhan warga yang tinggal di RT13, 14, 15 RW08, Dusun II, Desa Bunibakti turun ke jalan dan melarang truk pengangkut migas PT Pertamina melintas di Jalan Babelan sepanjang 700 meter yang mejadi jalur perlintasan menuju sumur minyak di
Kecamatan Muaragembong. Warga memblokir kendaraan dengan cara meletakkan sejumlah kursi dan bambu di tengah jalan sambil memasang spanduk yang bertuliskan tuntutan kompensasi dari sejumlah proyek eksplorasi migas PT Pertamina.
“Selama enam tahun PT Pertamina beroperasi, kehidupan warga di sini bukan lebih baik tapi malah sebaliknya jadi tambah berantakan. Buktinya, jalan yang rusak akibat dilindas truk Pertamina belum pernah diperbaiki,” kata Kepala Dusun II, Desa Bunibakti Nursan.
Dikatakan Nursan, ruas jalan tersebut mengalami kerusakan sejak tiga tahun lalu dan hingga kini pemerintah setempat belum pernah melakukan upaya perbaikan jalan.
“Awalnya, jalan yang rusak hanya ditambal menggunakan pasir dan batu kapur. Hampir setiap jam kendaraan Pertamina melintas di jalan ini dengan membawa muatan minyak, gas, dan alat berat,” katanya.
Dikatakan Nursan, idealnya truk PT Pertamina mengambil rute jalan Tanjung Priok-Tarumajaya-Kedungpengawas-Kedungjaya untuk tiba di lokasi sumur tanpa harus melintas di Kecamatan Babelan.
“Saya mewakili warga memberikan batas waktu hingga hari Jumat (8/1) untuk Pertamina mengambil tindakan. Jika imbauan itu tidak dilaksanakan, maka warga akan menutup secara permanen akses jalan bagi truk milik PT Pertamina,” katanya.
Secara terpisah, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Muhtadi Muntaha mengatakan pihaknya menyayangkan sikap PT Pertamina yang terkesan tidak memiliki perhatian terhadap warga Babelan. “Saya akan bertindak bersama warga Babelan sampai titik darah penghabisan. Jangan sampai terjadi kasus Lapindo jilid II,” katanya.
Menurut Muhtadi, aksi tersebut bukan yang pertama kali dilakukan akibat kurang tanggapnya pemerintah daerah mengambil tindakan. “Ini merupakan bukti dari kurang tanggapnya Pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap keluhan warga. Mereka kadang menunggu kejadian dulu baru bertindak. Idealnya pemerintah minimal dapat memediasi masyarakatnya dengan PT Pertamina,” katanya.
Aksi protes warga berjalan dengan tertib tanpa mengganggu arus transportasi kendaraan yang melintas di kawasan itu. Warga hanya menyetop sejumlah truk PT Pertamina dan memaksanya memutar mengambil jalur Kedungpengawas. (mediaindonesia.com)
Dephub Tak Campuri Urusan Internal Garuda-Freeport
JAKARTA – Kabar perseteruan antara Garuda Indonesia dengan PT Freeport mencuat setelah pengelola Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua, menolak mengisi avtur bagi pesawat Garuda.
Konflik tersebut disebut-sebut muncul sebagai buntut dari permasalahan sebelumnya, ketika bos PT Freeport batal diberangkatkan dengan penerbangan Garuda sebelumnya.
Namun menurut Dirjen Perhubungan Udara Departemen Perhubungan Harry Bakti, persoalan tersebut harus dipisahkan dari persoalan teknis yang terjadi saat itu.
“Saya tidak mau masuk ke sana. Kita harap Garuda segera membuka penerbangan. Yang terutama pelayanan jangan sampai terganggu,” ungkap Harry saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (5/1/2010).
Saat memberikan keterangan pers, Harry juga hanya menjelaskan teknis kekurangan BBM yang terjadi di bandara itu.
Pengelola bandara yang dibangun oleh PT Freeport, menurut Harry, pernah mengirimkan surat kepada Dephub yang menyatakan kesulitan memperoleh bahan bakar. Saat itu, pengelola hanya mampu menyediakan 8 ribu liter avtur setiap hari.
“Setelah diberi teguran, sudah direvisi dan suratnya sudah dicabut pada tanggal 3, sehingga efektif 4 Januari, avtur sudah ada tapi terbatas, 9 ribu liter per hari,” jelasnya. (Okezone.com)
Lima Mujahid Amerika Tertangkap di Pakistan Sebelum Berhasil Memasuki Afghanistan
ISLAMABAD – Lima mujahid asal Amerika yang bermaksud memasuki Afghanistan melalui perbatasan Pakistan, tertangkap di perbatasan oleh tentara boneka Pakistan. Mereka ingin bergabung dengan mujahidin Imarah Islam Afghanistan. Mereka mengatakan tidak terkait dengan jaringan Al-Qaeda.
“Kami bukan teroris,” ujar Ramy Zamzam, salah seorang dari kelimanya seperti yang dilansir AP saat ia memasuki ruang persidangan di kota Sargodha. Mereka ditangkap pada Desember lalu.
“Kami adalah jihadi dan jihad bukan terorisme,” lanjut Zamzam (22) seorang Amerika keturunan Mesir, ia juga seorang mahasiswa Kedokteran Gigi di Universitas Howard, Washington.
Jihad dimaknai berbeda-beda oleh kaum Muslim, namun Zamzam dan rekannya mengatakan bahwa jihad adalah perang, perang melawan tentara kafir yang menduduki daratan Muslim.
“Mereka mengatakan mereka ingin memasuki Afghanistan untuk menolong saudara Muslim mereka yang tengah menghadapi penjajahan, yang menjadi korban tentara asing,” ujar salah satu pengacara Zamzam dan rekannya, Ameer Abdullah Rokhri.
Ini adalah pertama kalinya, laki-laki berumur 19-25 tahun yang berasal dari Washington menghadapi persidangan sejak mereka ditangkap. Mereka mengenakan pakaian seperti masyarakat Barat lainnya, yaitu celana jeans dan t-shirt. Mereka akan menghadapi tuntutan di bawah UU “anti-terorisme”.
Kelimanya dikabarkan menghilang dari keluarga mereka pada November silam. Kasus ini semakin memperlihatkan bahwa Muslim dari wilayah manapun, termasuk Barat mendukung jihad di Afghanistan, mereka melakukan perjalanan menuju Pakistan untuk bergabung dengan kelompok jihad di sana. (Arrahmah.com)
SBY Prihatin Penyimpangan Penggunaan Uang Negara di Daerah
JAKARTA – Presiden SBY menyoroti masih terjadinya penyimpangan penggunaan APBN di daerah. Untuk itu dia berharap pada 2010 ini para kepala daerah bisa bijak dalam menggunakannya.
“Terus terang saya masih merasa prihatin bahwa hingga hari ini masih ada kasus-kasus penyimpangan penggunaan APBN, terutama di tingkat Daerah,” kata SBY.
Hal itu disampaikan SBY dalam pidato Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2010 di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (5/1/2009).
Untuk itu, lanjut SBY, mengingat besarnya dana APBN yang mengalir ke daerah, diharapkan kepada Pemerintah Daerah dapat menggunakan anggaran itu dengan patut dan tepat.
“Saya minta dengan sungguh-sungguh agar jangan terjadi pemborosan apalagi penyimpangan dan penyalahgunaan,” imbuhnya.
Dalam pidatonya itu SBY juga menjelaskan mengenai jumlah anggaran yang ditransfer ke daerah, dalam bentuk dana perimbangan serta
dana otonomi khusus dan penyesuaian, terus bertambah besar.
Total dana perimbangan mencapai Rp 306 triliun, sementara dana otonomi khusus dan penyesuaian sebesar Rp 16,4 triliun. Dana Perimbangan tersebut terdiri atas Dana Bagi Hasil sebesar Rp 81,4 triliun, Dana Alokasi Umum sebesar Rp 203,5 triliun, dan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 21,1 triliun. (Detiknews.com)
Jumlah Transmigran Capai 8.875 Keluarga
JAKARTA – Tahun ini jumlah transmigran mencapai 8.875 keluarga atau 94,26 persen. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mendekati 85,69 persen.
Direktorat Jenderal Pembinaan Penyiapan Pemukiman dan Penempatan Transmigrasi (P4Trans) Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) Harry Heriawan Saleh mengatakan, jumlah itu terdiri dari transmigran umum dan swakarsa mandiri dengan pola usaha tanaman pangan sebanyak 7.745 keluarga.
Selain itu juga ditambah dengan transmigrasi swakarsa dengan mata pencaharian berkebun dan mengelola hutan sebanyak 1.400 keluarga.
Sementara investasi pembangunan transmigrasi sepanjang 2009 ini mencapai Rp696.70 milyar. Jumlah itu menghasilkan output kepada perekonomian kawasan transmigrasi se-Indonesia sebanyak Rp1.532,04 milyar atau 0,02347 persen.
“Jumlah ini masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan produk domestik bruto indonesia sebesar Rp6.528.405,82 milyar,” jelasnya, Senin (4/1/2010).
Harry mengakui, angka nominal 8.875 keluarga tersebut memang sungguh kecil jika dibandingkan dengan jumlah animo masyarakat yang ingin bertransmigrasi yang jumlahnya berkisar 200.000 keluarga. Tetapi, kalau dilihat dari pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan pajak tidak langsung yang dihasilkan dari program pemindahan masyarakat ke daerah lain ini terbilang cukup signifikan.
Harry menambahkan, investasi pembangunan transmigrasi 2009 dijadikan sebagai simulasi kebijakan investasi pada sektor padi untuk pola usaha tanaman pangan; investasi sektor kelapa sawit untuk pola usaha perkebunan, dan investasi sektor bangunan untuk pembangunan infrastruktur yang menopang pembangunan transmigrasi apapun pola usahanya. Selanjutnya, tambahnya, diikuti dengan perubahan output kawasan transmigrasi tahun 2009.
Sejalan dengan pertambahan pendapatan masyarakat, maka penambahan tenaga kerja yang tercipta dari 22 sektor pembangunan transmigrasi tahun 2009 pun makin banyak. Harry menjelaskan, total lapangan kerja yang tercipta oleh tiga sektor dari total 22 sektor yakni padi, sektor kelapa sawit dan sektor konstruksi sebesar 11.574 orang (58,90 %), jika dirincikan sebagai berikut penambahan lapangan kerja dari sektor padi sebanyak 5,037 orang, sektor kelapa sawit 1,570 orang dan sektor konstruksi sebanyak 4,967 orang.
Adapun kenaikan lapangan kerja dari 19 sektor lainnya seperti properti, hotel, dan restoran yang merupakan dampak tidak langsung sebanyak 8.053 orang (41,10 persen).
Sementara penarikan pajak tidak langsung dari pembangunan transmigrasi yang merupakan akumulasi sektor padi, sektor kelapa sawit, dan sektor konstruksi secara bersamaan mencapai sebesar Rp9,033 milyar. (Okezone.com)
Ambisi AS Hancurkan Afghanistan
AFGHANISTAN – Tekad AS memenangkan perang Afghanistan sudah bulat. Pasukan tambahan sebanyak 30.000 personil telah disiapkan guna menghancurkan Taliban dan al-Qaidah.
Dalam pidatonya awal Desember lalu, Presiden AS Barack Obama, mengumumkan rencananya menambah jumlah personil tentara AS di Afghanistan. Targetnya, awal hingga pertengahan 2010, seluruh pasukan tambahan yang dibutuhkan telah bertempur di Afghanistan. “Sebanyak 30.000 pasukan tambahan ini akan dikerahkan pada awal 2010 sehingga mereka dapat menyasar para pemberontak dan mengamankan wilayah-wilayah padat penduduk,” kata Obama dalam pidatonya.
Presiden berkulit hitam itu meminta dukungan internasional, terutama sekutu-sekutu AS yang tergabung dalam NATO agar turut serta mengirim pasukan tambahan. “Karena ini merupakan upaya internasional, saya meminta agar komitmen ini diikuti oleh para sekutu kami. Sekarang, kita harus bersama-sama mengakhiri perang ini dengan sukses,” tegas Obama.
Obama berdalih, penambahan pasukan AS dan pasukan internasional akan memungkinkan terjadinya percepatan penyerahan tanggung jawab kepada angkatan bersenjata Afghanistan, dan memungkinkan percepatan penarikan tentara asing dari Afghanistan pada Juli 2011. “Seperti yang telah kita lakukan di Irak, kita akan melaksanakan penarikan ini secara bertanggung jawab, dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan,” tandasnya.
Kengototan Obama mengirim pasukan tambahan di tengah meningkatnya jumlah korban militer AS di Afghanistan, menuai kecaman beragam kalangan. Salah satunya muncul dari tokoh liberal Partai Demokrat, George McGovern. “Saya sangat heran dengan keputusan pemerintahan Obama yang meningkatkan perang di Afghanistan, padahal itu salah, ” kata McGovern kepada The Washington Post.
Mantan senator dari Dakota Selatan itu membandingkan Obama dengan mendiang Presiden dari Demokrat, Lyndon Johnson, yang memutuskan peningkatan perang AS di Vietnam. Menurut McGovern, Johnson memiliki catatan cemerlang dalam persoalan dalam negeri, tapi Vietnam menghancurkan impiannya. Perang itu menjadi tak tertanggungkan bagi banyak warga AS, yang membuat Johnson tak mampu mempertahankan masa jabatan untuk empat tahun berikutnya.
Sekalipun mempunyai alasan bagus untuk perang di Afganistan, kata McGovern, AS tidak sesederhana itu bisa melakukannya. “Dengan utang 12 triliun dolar (sekitar 120.000 triliun rupiah) dan resesi parah ekonomi, ini bukan waktu untuk perang yang tak perlu di luar negeri. Kita sebaiknya membawa pulang tentara kita sebelum ada lagi di antara mereka yang tewas atau terluka, dan sebelum utang negara kita meledak,” tegasnya.
Dukungan Para Sekutu
Rencana Obama ini mendapatkan dukungan penuh dari sekutu-sekutunya di NATO. Bahkan NATO akan segera mengirim dua kelompok taktis sebanyak 3.000 tentara ke Afghanistan utara, di bawah komando Jerman. “Dari sudut pandang militer, markas besar sekutu di Eropa berpikir penting untuk mengirim dua kelompok taktis ke zona tersebut,” kata Kepala Staf Markas Komando Operasi Sekutu, Jenderal Karl-Hinz Lather, sebagaimana dilansir AFP.
Namun Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan negaranya akan menunggu hingga konferensi London tentang Afghanistan yang dijadwalkan pada 28 Januari. Tentara Jerman di Afghanistan mencapai sekitar 4.300 orang. Mereka ditempatkan di Afghanistan utara, dan merupakan penyumbang terbesar ketiga pasukan internasional yang beranggotakan 100.000 tentara, setelah AS dan Inggris yang memiliki 10.000 tentara di negara itu.
Adapun Perancis berencana mengirim 3.300 tentara ke Afghanistan dan menyambut baik strategi baru AS dengan penambahan jumlah pasukan. Namun awal Desember lalu, Presiden Perancis Nicolas Sarkozy menyatakan akan menunggu hingga konferensi London untuk meninjau kembali dukungan tentaranya.
Dukunga terhadap penambahan jumlah pasukan asing di Afghanistan datang dari Inggris, sekutu utama AS. Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, mengatakan telah memperbarui komitmen bangsanya untuk mengalahkan Taliban di Afghanistan dengan turut serta mengirimkan pasukan tambahan. Brown juga mengirimkan lebih banyak lagi peralatan tempur, termasuk helikopter dan alat-alat pendeteksi bom pinggir jalan, guna memerangi Taliban dan al-Qaidah.
Peralatan tempur ini akan menyertai 500 personel yang akan bergabung dengan 9.500 pasukan Inggris yang ditempatkan di Afghanistan selatan. “Kombinasi gabungan pasukan sekutu dengan pemerintah Afghanistan adalah cara kita mengalahkan pemberontakan, cara kita menghentikan ruang operasi al-Qaidah di Afghanistan,” kata Brown sebagaimana dikutip Aljazeera.
Brown mengatakan penambahan pasukan maupun peralatan tempur adalah bagian dari rencana untuk melemahkan Taliban dan untuk memperkuat pemerintah Afghanistan. Namun dia memungkiri jika beberapa bulan ke depan merupakan saat-saat yang kritis.
Veteran yang Menolak Perang
Tak semua warga AS setuju dengan rencana Obama yang akan menambah jumlah personel militer di Afghanistan. March Forward, sebuah lembaga veteran AS yang kerap menyuarakan penolakan perang dan aksi rasisme, menyerukan kepada semua prajurit untuk menolak perintah tersebut. “Seluruh pasukan asing harus meninggalkan Afghanistan sekarang juga!” tegas lembaga ini dalam laman daringnya.
March Forward juga mengajak segenap kalangan untuk bergabung dengan mereka dalam perjuangan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi tentara atau penduduk sipil kehilangan nyawa dalam perang. “Pada tanggal 1 Desember, kami mendapat perintah yang jelas dari Presiden Obama. Selama bertahun-tahun lagi, kami akan dikirim untuk membunuh, untuk mati, untuk menjadi cacat dan terluka dalam sebuah perang di mana ‘kemenangan’ adalah mustahil, melawan orang-orang yang bukan musuh kami.”
March Forward menegaskan, selama lebih dari delapan tahun para prajurit AS pulang dalam peti mati, di kursi roda, dengan kulit terbakar dan dihantui trauma perang. “Tentara aktif yang kalah karena bunuh diri lebih banyak daripada mereka yang tewas dalam pertempuran,” demikian pernyataan lembaga yang didirikan oleh Michael Prysner, seorang veteran perang Irak pada 2008 lalu.
Walau demikian, para pejabat militer AS tak terpengaruh dengan penentangan sejumlah pihak. Ambisi memenangkan pertempuran di Afghanistan walau dengan mengorbankan nyawa ribuan prajurit, tetap nomor satu. Padahal tingkat kekerasan di Afghanistan saat ini semakin memburuk seiring dengan kian sengitnya perlawanan para pejuang.
Situasi ini mengundang keprihatinan Kepala Staf Gabungan AS, Laksamana Mike Mullen. Apalagi para pejuang mengontrol sekitar sepertiga provinsi Afghanistan. “Saya tetap sangat prihatin dengan tingkat pertumbuhan kolusi antara Afghanistan Taliban dan al-Qaidah dan kelompok-kelompok ekstremis lain yang berlindung di seberang perbatasan di Pakistan,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Mullen memerintahkan pasukan yang bergerak ke Afghanistan untuk menguatkan diri guna menghadapi pertempuran dan kemungkinan jatuhnya korban. “Pemberontakan semakin keras, lebih luas, lebih canggih,” katanya.
Mengawali penambahan pasukan, sebanyak 1.500 prajurit marinir AS mendarat di Afghanistan dan dikerahkan ke selatan provinsi Helmand, salah satu medan pertempuran yang paling sulit. Pasukan pembuka ini akan mempersiapkan logistik bagi puluhan ribu tentara tambahan lain –30.000 pasukan– yang segera menyusul dalam beberapa bulan mendatang.
Akankah AS dan sekutunya dapat menumpas Taliban dan al-Qaidah serta memenangkan perang, hanya dengan banyaknya prajurit yang mereka miliki? Sang waktu yang akan menjawabnya. (cybersabili.com)
Menangguk Miliaran Rupiah dari Sarang Burung Walet
PANDEGLANG – Kawasan Ujung Kulon atau wilayah Banten Barat diam-diam menyimpan potensi bisnis yang bernilai tinggi. Di kawasan ini banyak ditemukan usaha rumah sarang burung walet yang sudah berlangsung belasan tahun lalu.
Burung walet terkenal dengan sarangnya yang bernilai ekonomis tinggi, sehingga tak mengherankan banyak investor yang membenamkan investasi di bidang rumah sarang burung walet. Beberapa tempat seperti Sumur, Citeurep, Cibaliung, Cikeusik dan lain-lain banyak ditemukan usaha rumah sarang burung walet.
Berdasarkan penelusuran detikFinance di kawasan Sumur Ujung Kulon, Pendegelang setidaknya ada 6 rumah sebagai usaha sarang burung welet. Pemiliknya umumnya berasal dari investor asal Jakarta.
Rouf salah seorang warga Sumur yang bekerja bertugas menjaga dan merawat salah satu rumah burung walet milik investor asal Jakarta, menuturkan bisnis sarang burung walet sangat menjanjikan dan memiliki banyak tantangan. Selain harus memiliki modal besar hingga ratusan juta rupiah, si investor harus pandai mengelola rumah walet agar tetap betah dihuni oleh walet.
Namun jika sudah berhasil menjalankan bisnis ini, uang ratusan juta hingga miliaran rupiah bisa hinggap dengan mudahnya ditangan. Maklum saja dengan harga sarang burung walet Rp 27-30 Juta per kg (200 sarang), dengan produksi 5-6 kg sarang walet setiap bulannya sudah terbayang berapa pendapatan yang bisa diperoleh.
Ia menjelaskan sebagai langkah awal investor harus mencari rumah yang sudah dihuni walet atau membangun baru minimal dengan tinggi rumah 4 lantai (minimal 20 m x 35 m). Bagi gedung baru, tantangannya adalah bagaimana mengundang walet untuk bersarang di rumah baru.
Rouf menjelaskan biasanya untuk mengundang walet dibutuhkan alat audio atau suara peniru walet yang dipasangkan di rumah, selebihnya dilakukan rangsangan lainnya seperti aroma, kotoran walet, udara lembab dan lain-lain. Jika sudah berhasil, ketika walet sudah betah tinggal, maka dalam waktu setahun sarang burung walet sudah bisa dipanen.
“Di Sumur kalau bikin rumah walet pasti diisi, tidak ada yang gagal,” kata Rouf sumringah saat ditemui detikFinance di kediamannya di Desa Sumur Jaya, Ujung Kulon, Pandegelang, akhir pekan lalu.
Ada hal yang perlu diperhatikan dalam mengelola sarang burung walet, yaitu rumah walet harus bebas dari hama pengganggu walet antaralain tikus, toke dan kecoa. Selain itu gedung harus diberi fentilasi udara dan dilengkapi 1 hingga 2 pintu keluar masuk walet dengan ukuran 1 m x 15 cm.
Bagi investor yang ingin berspekulasi, jika rumah sudah terisi walet maka nilai jual rumah walet bisa meningkat ratusan persen. Misalnya ia mencontohkan bagi investor telah menghabiskan modal hingga Rp 1 miliar maka dalam setahun rumah walet bisa dijual Rp 3-4 miliar.
Dikatakannya selama ini produksi sarang burung walet kawasan Ujung Kulon diekspor ke Singapura dalam bentuk mentah. Padahal kata dia, sarang burung walet yang berasal dari air liur walet itu, akan lebih menggiurkan lagi jika diolah terlebih dahulu menjadi barang setengah jadi atau barang jadi karena akan memberi nilai tambah lebih besar.
“Kami mengharapkan, kenapa tidak dibuat pabrik pengolahan sarang walet di sini, kan bisa menambah pembukaan lapangan kerja. Jadi tidak perlu ekspor barang mentah lagi,” katanya.
Ia juga mengatakan sebagai orang yang berurusan dengan walet, ia tidak terlalu tahu banyak hasil manfaat burung walet. Namun kata dia secara tradisional burung walet biasa menyembuhkan sakit panas dan pengobatan kulit oleh masyarakat sekitar.
Risiko Sindikat Pencurian Sarang Walet
Mengiurkannya usaha sarang burung walet bukan berarti tanpa risiko, salah satu risiko yang sering mengancam dari usaha ini adalah sindikat pencurian sarang burung walet yang terorganisir rapih. Jika tak hati-hati, potensi keuntungan ratusan juta bisa hilang dalam hanya sekecap.
Menurut Rouf, sindikat para pencuri burung sarang walet, biasanya mengerahkan banyak cara untuk mendapatkan targetnya. Tak jarang para sindikat tersebut main mata dengan petugas penjaga sarang burung walet.
“Dulu saya pernah diajak kerjasama, tapi saya tolak. Mereka (sindikat pencuri) juga senang kerjasama dengan garong,” katanya.
Untuk menjaga keamanan sarang burung walet dari tangan-tangan jahil, gedung biasanya hanya dilengkapi satu lubang pintu besi berukuran kecil untuk keluar masuk penjaga. Pintu dibuat dua lapis untuk memastikan keamanan dengan menggunakan kode akses pintu sehingga sulit bagi pencuri untuk masuk.
Ia menambahkan umumnya para kawanan pencuri sarang burung walet sudah terorganisir dan memiliki jaringan yang kuat. Lagi-lagi diduga bos kawanan pencuri itu berasal dari jaringan di Jakarta, sehingga ancaman bagi investor cukup tinggi.
“Investor yang baik, biasanya dengan masyarakat sekitar sangat dermawan. Setiap tahunnya memberikan bantuan,masyarakat merasa memiliki dan melindungi rumah walet itu,” katanya. (Detikfinance.com)
Tujuh Unjuk Rasa Ramaikan Jakarta Hari Ini
JAKARTA – Aksi unjuk rasa masih akan menghiasi kota Jakarta dan sekitarnya hari ini. Bagi anda yang akan melakukan aktivitas di luar, ada baiknya memperhatikan sejumlah titik yang berpotensi macet karena aksi unjuk rasa ini.
Seperti dikutip dari Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya, Selasa (5/1/2010), sedikitnya ada tujuh unjuk rasa yang akan digelar di sejumlah titik sejak pagi hari hingga siang hari.
Aksi menginap sejumlah aktivis mahasiswa yang sudah dilakukan sejak semalam, akan mengawali aksi pagi ini. Dilanjutkan dengan unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi pukul 09.00WIB, sayang tidak disebutkan massa dari mana yang akan menggelar aksi ini.
Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto juga akan digeruduk massa sejak pukul 10.00 WIB. Tak jauh dari Gedung DPR, Mapolda Metro Jaya yang berada di Jalan Gatot Subroto juga akan didatangi para pengunjuk rasa.
Aksi berikutnya akan digelar oleh Solidaritas Rakyat untuk Otonomi Daerah di Kantor Kejaksaaan Agung, Jalan Sultan Hasanudin pada pukul 11.00 WIB. Terakhir, sekelompok massa juga akan menyuarakan aspirasinya di Bundaran Hotel Indonesia dan depan Istana Merdeka. (Okezone.com)
Warga NU di London Gelar Doa Untuk Gus Dur
LONDON – Warga NU bersama masyarakat Indonesia yang berada di Kerajaan Inggris Raya mengelar acara doa dan tahlilan bersama atas kepulangan mantan Presiden RI ke-4 K.H. Abdurrahman Wahid, yang digelar Gedung KBRl London, Minggu sore.
Kyai Haji Abdurrahman Wahid, yang akrab dipanggil Gus Dur, lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 meninggal di Jakarta, 30 Desember 2009 pada umur 69 tahun.
Dalam cuaca musim dingin, warga Indonesia berdatangan ke gedung KBRI London yang tidak jauh dari Kedutan Amerika di London untuk mengelar sholat gaib serta tahlilan dengan kepulangan mantan Presiden ke 4 dari tahun 1999 hingga 2001.
Sahabat Gus Dur di London, yang juga menjadi sesepuh dari pengurus NU Royandi Abbas kepada koresponden Antara London, Minggu malam mengatakan bahwa Gus Dur sejak kecil tidak saja pintar tetapi juga sangat rajin membaca.
Menurut Royandi Abbas, biasanya orang pandai itu suka malas, tetapi tidak dengan Gus Dur. “Beliau itu selain pandai juga rajin,” ujar Royandi yang menyampaikan sambutan dalam acara doa bersama itu.
Abdurrahman Wahid, mantan ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menurut Royandi sejak kecil sudah rajin belajar dan bahkan ketika kuliah di Irak.
“Saya menyadari Gus Dur itu jalan pikirannya maju lima tahun ketimbang orang lain,” ujarnya menambahkan bahwa Gus Dus seorang yang iklhas dan tidak buru buru dan bahkan Gus Dus ingatannya sempat dipuji oleh orang Inggris.
Pada saat Gus Dur berkunjung ke London, jadwal yang disampaikan untuk bertemu dengan pejabat pemerintah Inggris diingat Gus Dur luar kepala, ujar Royandi yang sejak lama telag berkawan dengan Gus Dus.
Selain mengelar sholat gaih dan doa bersama, KBRI London juga menyediakan buku duka cita dibuka di KBRI London yang telah tersdia sejak Kamis, 31 Desember.
Buka duka untuk mantan Presiden keempat Republik Indonesia yang meninggal dunia pada hari Rabu tanggal 30 Desember di RS Ciptomangunkusumo, Jakarta pada pukul 18.45 WIB itu juga tersedia hingga Selasa, 5 Januari.
Councellor KBRI London Herry Sudrajat mengatakan bahwa Duta Besar RI untuk Inggris dan Irlandia beserta segenap jajaran dan keluarga besar KBRI London turut berduka cita dan menyatakan belasungkawa yang mendalam atas kepulangan K.H. Abdurrahman Wahid ke pangkuan Tuhan Yang Maha Esa.
Ketua PCI NU UK, Hadi Susanto atas nama segenap pengurus cabang istimewa NU-UK mengucapkan terima kasih atas perhatian, ucapan duka cita, dan doa dari masyarakat Indonesia yang berada di Inggris. (Antaranews.com)
Hamas: Bersama Hizbullah Akan Kami Hadapi Agresi Israel
LIBANON – Pimpinan Hamas di Libanon, Ali Baraka menegaskan bahwa Hamas memegang teguh komitmennya untuk melawan penjajahan Israel. Untuk itu, Hamas akan bahu membahu dengan Hizbullah melakukan perlawanan jika militer Israel kembali menyerang Libanon.
“Kami adalah tamu di Libanon dan kebijakan kami tidak akan berubah. Kami berkomitmen untuk melakukan perlawanan terhadap pasukan Israel,” kata Ali Baraka dalam pidatonya dalam peringatan satu tahun syahidnya dua anggota Hamas dalam serangan bom di selatan kota Beirut.
Baraka mengungkapkan,”Israel selayaknya tahu jika mereka melakukan serangan baru ke Libanon, kami tidak akan diam. Kami akan menghadapi agresi itu bersama teman-teman seperjuangan kami di Libanon-dengan kelompok perlawanan, tentara dan rakyat Libanon untuk mengusir para agresor.”
Bulan Juli 2006, kelompok perlawanan Hizbullah di Libanon menembak patroli Israel di perbatasan Israel-Libanon yang menyebabkan tiga tentara Israel tewas dan dua tentara ditawan. Israel merespon insiden itu dengan melakukan serangan udara ke wilayah selatan dan timur Libanon yang meluas menjadi perang Israel-Hizbullah yang berlangsung selama 33 hari. PM Israel ketika itu, Ehud Olmert bersumpah untuk menghancurkan kekuatan militer Hizbullah.
Israel menghentikan agresinya setelah tercapai kesepakatan gencatang senjata dengan Hizbullah yang dimediasi PBB. Serangan Israel ke Libanon menewaskan sekitar 1.000 warga Libanon yang kebanyakan warga sipil dan satu juta warga mengungsi. Warga Israel juga ketakutan dengan perlawanan Hizbullah dan sekitar 400.000 warga Israel mengungsi saat pernag terjadi. (Eramuslim.com)
Prokasih di Bekasi Butuh Dana Besar
BEKASI – Program kali bersih (Prokasih) di Kota Bekasi membutuhkan dana besar mengingat banyaknya volume sampah dan sedimentasi yang memerlukan pengerukan agar fungsinya sebagai penampung air hujan dan buangan warga bisa berjalan optimal.
“Dibutuhkan dana miliaran rupiah setiap tahunnya agar sampah-sampah yang banyak mengotori dan menghambat aliran air jadi bersih serta pendangkalan di beberapa titik bisa diatasi secara bertahap,” kata Yurisal, Kepala bidang tata air Dinas Bina Marga dan Tata Air di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (3/1).
Sampai saat ini masih sering ditemukan masyarakat membuang sampah ke kali menggunakan kantong bahkan karung, belum lagi sampah rumah tangga yang dialirkan hingga terjadi penumpukan sampah di bantaran sungai.
Dana untuk membersihkan kali itu diharapkan bisa datang dari bantuan asing maupun APBN, provinsi dan kota, namun disayangkan untuk kegiatan pembersihan kali pada 2010 belum ada dana yang dialokasikan.
Saat ini saja setidaknya ada 50 kubik sampah di Kali Bekasi dan sampah-sampah tersebut mengganggu arus air hingga air jadi mudah meluap saat terjadi hujan deras. Ia mengatakan, selama ini program Prokasih hanya mengandalkan dana APBD Kota Bekasi serta peran serta masyarakat dan pihak swasta, padahal kegiatannya perlu lebih diperluas.
“Pada saat musim hujan beberapa titik di Kota Bekasi jadi mudah terkena banjir akibat luapan Kali Bekasi,” ujarnya.
Kepala badan pengelolaan lingkungan hidup Kota Bekasi Dudy Setyabudhi menyatakan, diperlukan dana asing agar Prokasi bisa lebih cepat berhasil selain peran serta masyarakat. “Dana diperlukan untuk melaksanakan aksi nyata dilapangan serta peningkatan kesadaran warga untuk ikut bersama-sama menjaga kebersihan sungai,” katanya.
Ia mengatakan, selama ini program Prokasih di Kota Bekasi belum tersentuh dana asing, sementara banyak institusi asing yang peduli dengan menjaga kebersihan sungai serta mempertahankan ekologi habitat di dalamnya.
Dengan sosialisasi yang bisa ditingkatkan melalui penyuluhan nantinya masyarakat akan bisa berperan serta dalam membersihkan kali di sekitar wilayah tempat tinggalnya sedangkan industri-industri dan pabrik akan dipantau termasuk oleh warga pembuangan limbahnya.
Kali Bekasi kini juga tercemar bahan bahaya beracun (B3) disinyalir berasal dari pembuangan limbah pabrik, industri, rumah sakit, dan industri rumah tangga. Untuk Kalimalang yang merupakan sumber air baku PDAM kota Bekasi, menurut Dudi relatif tidak tercemar dan limbah juga tidak diperkenankan dibuang ke sana.
Beberapa waktu lalu telah dilakukan kegiatan pembersihan sampah sepanjang Kali Bekasi dengan wilayah sepanjang 10 Km diikuti dengan pembersihan sampah. Kegiatan bersih sampah di Kali Bekasi tersebut diikuti 900 peserta dari mahasiswa pecinta alam, LSM lingkungan, warga masyarakat, serta pejabat dari Pemprov Jawa Barat dan kota Bekasi melibatkan 40 perahu dan kegiatan pembersihan dilakukan selama empat jam. (Mediaindonesia.com)
Rakyat Afghanistan Inginkan Penerapan Syariah Islam
AFGHANISTAN – The Washington Post bahwa saat ini di setiap distrik di Afghanistan terdiri dari dua otoritas yang berbeda. Pertama, kewenangan yang ditunjuk oleh Karzai dan didukung oleh ribuan militer untuk mengelola pemerintahan pada siang hari, dan membuat dirinya sebagai bagian dari bantuan dari luar negeri.
Sementara otoritas kedua adalah kewenangan yang ditunjuk oleh pemimpin Taliban, yang diburu oleh militer AS, dan orang-orang ini menyelinap ke distrik di waktu malam dan mereka hanya mengeluarkan keputusan-keputusan hukum berbagai dokumen resmi di bawah nama Pemerintah Islam Afghanistan.
Taliban telah membentuk pemerintah bayangan, di mana ada penguasa, kepala polisi dan kepala distrik. Dalam hal ini, hakim mereka lebih berpengaruh di tengah-tengah masyarakat daripada para hakim pemerintahan Karzai yang culas dan korup.
Kata koresponden Gharif Witt, dalam kolomnya, “misi Amerika sekarang menjadi lebih kompleks, terutama di banyak kabupaten di Afghanistan yang telah memutuskan berada di bawah kekuasaan Taliban, yang tegas dan kritis terhadap korupsi, sementara ketidakmampuan dan ketidakmampuan yang jelas pada orang-orang yang ditunjuk oleh Karzai. ”
Witt melanjutkan, “Saya telah mendengar orang-orang di Kandahar menyatakan kepuasan mereka terhadap para hakim dari Taliban. Mereka mengatakan bahwa hukum Islam mengentaskan semua masalah mereka lebih cepat. Tentu saja, ketika Anda mengajukan masalah Anda kepada hakim, Anda harapan untuk memperoleh solusi instan. Namun, jika Anda mengajukan masalah yang sama ke pengadilan pemerintah Karzai, itu akan memakan waktu satu atau dua tahun, atau bahkan lebih buruk lagi: tidak ada solusi sama sekali . Sedangkan, jika masalahnya diserahkan kepada Taliban, hanya butuh satu jam untuk mencapai keputusan. ”
Inilah kenyataan sebenarnya dari masyarakat Afghanistan, sejauh ini yang mereka inginkan pelaksanaan syari’at Islam. (eramuslim.com)
Gelar Pahlawan untuk Gus Dur Terkendala Undang-Undang
JAKARTA – Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 menyebutkan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada seseorang bisa dilakukan setelah mendapat masukan dari Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Masalahnya, dewan itu belum terbentuk.
Dalam UU tentang gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan Bab VI Pasal 15 disebutkan dewan dibentuk untuk memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pemberian gelar, termasuk Pahlawan Nasional.
UU yang disahkan pemerintah dan DPR pada Mei lalu itu juga menyebutkan tugas dewan adalah meneliti, membahas, dan memverifikasi usulan, serta memberikan pertimbangan mengenai pemberian gelar.
Dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya dibantu oleh menteri terkait. Dengan demikian Presiden tidak lagi memiliki wewenang penuh untuk menentukan seseorang berhak mendapat gelar Pahlawan Nasional.
Karena itu, meski sudah mendapat dukungan dari berbagai pihak, rencana untuk menganugerahi pahlawan kepada Gus Dur, tidak bisa terealisasi dalam waktu dekat ini.
Dewan Gelar sendiri memiliki masa kerja selama lima tahun. Keanggotaanya diusulkan oleh menteri terkait dan disahkan oleh Presiden. Anggota sepenuhnya bertanggung jawab kepada Presiden.
Sesuai Pasal 16, dewan terdiri dari tujuh anggota yang merupakan perwakilan dari akademisi, militer, dan tokoh masyarakat yang sudah pernah mendapat tanda jasa dan atau tanda kehormatan. (Okezone.com)
Diancam Al Qaeda, AS Tutup Kedutaan di Yaman
SANA’A – Pemerintah Amerika Serikat, Minggu ini, menutup kantor kedutaannya di Sana’a, Yaman, menyusul ancaman serangan dari kelompok Al Qaeda. Konfrontasi AS dan Al Qaeda semakin meningkat pascapenangkapan Umar Farouk Abdulmutallab. Warga Nigeria yang gagal mengebom pesawat Nortwest Airlines di Detroit, AS, beberapa waktu lalu.
Kepada penyelidik federal AS, Umar mengaku mendapat pelatihan militer dari Al Qaeda di Yaman. Pernyataan Presiden Barack Obama, Sabtu lalu, bahwa Al Qaeda berada di balik ancaman Nortwest, semakin mempertegas kekhawatiran AS akan serangan baru. “Kantor kedutaan AS di Sana’a ditutup hari ini (Minggu). Sebagai respons dari adanya ancaman oleh Al Qaeda di Semenanjung Arab, untuk menyerang kepentingan AS di Yaman,” demikian isi pesan dalam situs resmi sebagaimana dikutip AP, Minggu (3/1/2010).
Belum diketahui sampai kapan kantor kedutaan itu akan dibuka. Juru bicara kedutaan menolak berkomentar mengenai bentuk ancaman dari Al Qaeda. Pada Kamis lalu, kedutaan juga telah memberikan imbauan kepada warga AS di Yaman untuk lebih berhati-hati. Ini bukan penutupan pertama kali. Sejak tragedi pengeboman pada USS Cole 2000 lalu, kedutaan AS telah dututup selama beberapa kali. Tragedi berdarah sepanjang sejarah adalah penembakan dan pengeboman yang terjadi pada September 2008. Saat itu sekelompok pria menembakkan senjata ke arah kantor kedutaan dan disusul dengan ledakan bom yang ditaruh di dua mobil. Sebanyak 19 orang tewas dalam insiden itu, termasuk seorang warga AS dan delapan militan. Namun tidak satu pun diplomat AS yang tewas atau terluka. (Okezone.com)
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah