Kekhawatiran banyak kalangan akan terjadinya penularan virus flu babi selama berlangsungnya pelaksanaan ibadah haji kini terbukti.
Pemerintah Arab Saudi memberikan konfirmasi adanya satu jamaah haji yang meninggal karena tertular virus flu babi (H1N1). Jamaah yang menjadi korban diidentifikasi sebagai warga negara Pakistan. Sebelumnya Pemerintah Arab Saudi sudah memberikan konfirmasi adanya empat jamaah haji yang meninggal karena tertular flu babi. Namun, berbeda dengan kasus warga Pakistan, keempat korban tersebut meninggal sebelum prosesi ibadah haji mulai dilaksanakan walaupun yang bersangkutan sudah tiba di Tanah Suci.
Temuan ini tentu sangat mengkhawatirkan. Sebab, selain membenarkan adanya lima orang yang sudah meninggal, Pemerintah Arab Saudi juga menemukan 100 jamaah haji positif terkena virus flu babi dari total sekira tiga juta jamaah haji yang memadati Kota Mekkah dan Madinah. Dengan meninggalnya jamaah haji asal Pakistan, dikhawatirkan flu babi telah menyebar luas dan bisa jadi jamaah haji yang tertular melebihi angka 100. Pemerintah Arab Saudi sebetulnya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi penyebaran virus H1N1 selama prosesi ibadah haji.
Di antaranya dengan melakukan screening terhadap jamaah serta membangun jalan baru untuk mengurangi tabrakan di antara jamaah. “Langkah yang sudah diambil Pemerintah Arab Saudi sangat efektif. Sejujurnya saya tidak melihat pengaruh apa pun terkait flu babi,” jelas Mohammed Fazeli, jamaah asal Aljazair. Jauh sebelum pelaksanaan ibadah haji, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengingatkan Arab Saudi akan kemungkinan penularan virus H1N1. Pasalnya, virus tersebut cepat sekali menyebar di tempat-tempat yang dipenuhi manusia seperti halnya dalam ibadah haji.
Penyebaran flu babi pada musim haji juga diperburuk dengan datangnya musim dingin di Arab Saudi. Seperti virus flu tahunan, virus H1N1 mudah sekali menyebar pada musim dingin. Sebelum pelaksanaan ibadah haji, pihak Arab Saudi sudah meminta negara yang memberangkatkan jamaah haji bekerja sama mencegah tersebarnya virus flu babi di Tanah Suci. Mereka, misalnya, mengimbau adanya pembatasan usia jamaah haji. Usia di atas 65 tahun dan di bawah 18 tahun diimbau untuk tidak berangkat haji karena golongan usia tersebut merupakan yang paling rawan tertular virus flu babi.
Arab Saudi juga telah melakukan vaksinasi. Selain adanya kasus flu babi, pelaksanaan ibadah haji kali ini juga diwarnai banjir di Jeddah. Banjir ini memang tidak menjadi kendala besar bagi pelaksanaan ibadah haji, tetapi sempat membuat beberapa jamaah kesulitan menuju Mekkah. Jeddah yang berjarak 85 km dari Mekkah merupakan gerbang utama menuju kota suci tersebut. Sekira 1,6 juta jamaah dari luar negeri akan melewati kota ini sebelum kembali ke negara masing-masing mulai besok. Padahal, dua jembatan yang melintasi Jeddah hancur karena terjangan banjir.
Berdasarkan laporan resmi pemerintahan Jeddah, korban banjir yang dinilai terburuk dalam 27 tahun terakhir ini menembus angka 98 orang. Angka ini bisa membengkak mengingat masih ada 350 warga yang dinyatakan hilang. Selain korban meninggal, sekira 1.200 warga terpaksa diungsikan ke apartemen khusus. Akibat banjir, warga di Quwaizah dan Hasat Muraikh (bagian Jeddah) juga harus hidup tanpa listrik selama beberapa hari.
Direktur Jenderal Pertahanan Sipil untuk Kota Jeddah Muhamad Abdul Rahman al-Ghamdi memastikan semua korban banjir akan mendapat kompensasi penuh. Selama dalam penampungan, para pengungsi akan mendapat jaminan. Selain karena curah hujan yang sangat tinggi, banjir bandang di Jeddah disinyalir terjadi karena buruknya sistem drainase kota tersebut. Sistem drainase bahkan tidak bekerja sama sekali saat ketinggian air mencapai 7,6 cm. Penguasa Mekkah Pangeran Khaled al-Faisal sudah memerintahkan investigasi untuk menyelidiki sistem drainase yang buruk ini. Pemerintah Arab Saudi menginvestasikan dana 1 miliar real atau sekira Rp3 triliun bagi proyek perbaikan drainase, tapi program itu baru berjalan 30 persen.
Jamaah Wafat Menurun
Jumlah jamaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci diprediksi menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah jamaah Indonesia yang wafat setelah masa-masa krisis, yaitu selepas prosesi ibadah di Arafah dan Mina (Armina).
Pada tahun lalu jumlah jamaah yang meninggal hingga saat di Armina mencapai 189 jamaah, sedangkan tahun ini berjumlah 119 jamaah. Dengan perbandingan ini, diperkirakan jumlah jamaah Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci menurun. Cepi Supriatna, penanggung jawab penyelenggaraan haji di Mina, mengungkapkan, faktor penyebab kematian terbanyak adalah karena penyakit bawaan dari Tanah Air seperti jantung, stroke. Selain penyakit, hal itu juga disebabkan faktor usia, terutama bagi jamaah yang berusia di atas 65 tahun.
Jamaah pada usia-usia tersebut rentan terhadap penyakit, khususnya akibat masalah perbedaan cuaca dan iklim. “Jadi bukan terserang penyakit ketika berada di Tanah Suci,” terang Cepi Supriatna. Untuk menjaga kesehatan jamaah, pihak panitia telah meminta para pimpinan kloter atau kepala rombongan agar mengingatkan jamaahnya untuk menjaga kesehatan, terutama menghadapi perbedaan cuaca, dengan cara tetap meminum air putih yang tidak dingin meskipun secara naluri tidak haus.
“Meskipun di sini (Tanah Suci) ini panas kering, bawaannya tidak mau minum kecuali minum air yang dingin, padahal kalau minum air yang dingin juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi jamaah,” katanya. (okezone.com)
Jemaah haji Indonesia, khususnya gelombang pertama akan tiba di Jakarta untuk embarkasi DKI Jakarta, Kamis (3/12), termasuk embarkasi lainnya. Seluruh kloter (kelompok terbang) pertama seluruh akan meninggalkan kota Mekah pada 2 Desember menuju Jeddah dan menginap 24 di sana untuk persiapan penerbangan.
“Sekarang ini Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menerima lebih 200 orang yang mengajukan lebih awal ke Tanah Air dengan berbagai alasan,” ujar Kepala Daerah Mekkah Subakin AM.
Namun, tutur Subakin, pihaknya akan mempertimbangkan untuk mengizinkan mereka yang minta pulang lebih awal, khususnya jamaah yang sakit atau berusia lanjut.
Ia mengatakan jemaah haji yang mengambil nafar awal sudah menyelesaikan pelontaran jumrah pada hari Minggu. Sedangkan mereka yang mengambil nafar sani baru selesai melontar jumrah pada hari Senin.
Sementara itu, jemaah yang tergabung dalam gelombang kedua, usai menunaikan rangkaian ibadah haji di Masjidil Haram, Arafah, Mina dan Muzdalifah, akan bergerak ke Madinah. Setelah itu, baru ke tanah air secara bertahap sesuai dengan kelompok terbangnya. (informasihaji.com)
Bupati Kabupaten Keerom Provinsi Papua Drs. Celsius Watae, atas nama pemda dan umat bergama di daerah tersebut, pada hari pertama perayaan Idul Adha 1430 H kemarin, menyerahkan sebanyak 10 ekor sapi kepada 10 masjid yang ada di wilayah yang baru berdiri menjadi kabupaten sendiri sejak 11 November 2002.
Sebaran daging hewan qurban tersebut akan disebar ke seluruh kecamatan yang ada di wilayah ini.
Pimpinan Pesantren Hidayatullah Kabupaten Keerom Ngateno Sobrun Jamil, yang menjadi salah satu panitia, mengatakan daging-daging sapi gemuk tersebut akan di bagikan ke kecamatan, diantaranya Kecamatan Arso, Kecamatan Sanggaria, Kecamatan Arso Timur, Kecamatan Skanto, dan Kecamatan Senggi.
“Disetiap kecamatan tersebut paling tidak terdapat minimal dua kampung,” kata Ngateno kepada Hidayatullah.com via saluran telfon.
Kabupaten Keerom sendiri dalam sejarahnya merupakan daerah yang cukup lama menjadi tempat persinggahan Belanda.
Antara tahun 1912 hingga berakhirnya pemerintahan Belanda, wilayah Keerom lebih banyak mendapat perhatian dari kalangan Misionaris Kristen Katolik.
Sebutan Keerom, sebagaimana yang dipahami penduduk setempat, adalah, “Mari ke sini, kita pergi akan kembali”.
Sebutan tersebut dipopulerkan oleh seorang misionaris Belanda bernama P. Frankenmolen pada tahun 1939.
Pada 11 Nopember 2002, wilayah Bakorpem Keerom dibentuk menjadi suatu wilayah Kabupaten baru dengan nama Kabupaten Keerom berdasarkan Undang-undang Nomor 26 Tahun 2002.
“Alhamdulillah, semoga perhatian pemerintah umat beragama di Keerom kian mengeratkan harmonisasi hubungan antar agama di sini,” tukas Ngateno. (Hidayatullah.com)
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, langit Kota Jakarta hari ini akan didominasi awan. Namun hal tersebut tidak serta merta Ibu Kota bebas dari ancaman hujan.
Peluang hujan akan turun pada siang dan malam hari di beberapa kawasan Jakarta. Berdasarkan surat elektronik yang diterima okezone, Senin (30/11/2009), pagi hari seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan. Begitu juga Bekasi.
Cuaca berbeda mulai menyambangi Ibu Kota pada siang hari. Diperkirakan wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat akan dirundung hujan dengan intensitas ringan. Hanya Kepulauan seribu yang tetap berawan di siang hari.
Pada malam hari, hujan juga diprediksi akan turun di kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu. Hanya Jakarta Pusat dan Jakarta Barat yang kembali berawan.
Di Depok dan Tangerang, hujan diperkirakan akan turun pada pagi hingga siang hari. Sedangkan Kota Bogor diramalkan akan hujan dengan intensitas ringan sepanjang hari.(okezone.com)
Pemimpin mujahidin Taliban mengeluarkan pesan hari raya Muslim pada Rabu (25/11) yang isinya menyerukan rakyat Afghan untuk memutuskan hubungan dengan pemerintah yang tidak lain adalah antek orang-orang kafir.
Pesan Mullah Omar menjelang Idul Adha ini muncul seminggu setelah Presiden Hamid Karzai mencoba ‘menarik hati’ Taliban dalam pidato pelantikannya yang berisi urgensi memasukkan anggota Taliban yang siap meninggalkan terorisme ke dalam pemerintahan.
Mujahidin Taliban dengan cepat menolak hal tersebut, dan mengulangi penolakannya untuk bernegosiasi dengan pemerintah Karzai atau berpartisipasi dalam administrasi boneka thaghut.
“Saya harap anda akan terus melanjutkan jihad yang sah dan berjuang untuk mewujudkan Islam … dan memutuskan semua hubungan dengan kaki tangan pemerintah Kabul,” kata Omar dalam pesan yang diposting di situs yang biasa digunakan Taliban.
Mullah Omar pun mengatakan tidak akan pernah ada perundingan apapun yang akan memperpanjang atau mengesahkan kehadiran pasukan asing di negara itu.
“Mereka yang telah menduduki negeri kami dan menculik orang-orang kami sebagai sandera, ingin menggunakan siasat negosiasi seperti halnya drama pemilihan beberapa waktu yang tidak lain dilakukan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan kolonialisme mereka,” katanya.
“Namun demikian, rakyat Afghanistan tidak akan pernah setuju untuk memperpanjang dan juga bernegosiasi dalam rangka mengesahkan kehadiran para penjajah.
Ketidakhadiran Mullah Omar yang terbilang cukup lama, telah menyebabkan para pejabat munafik Afghanistan berpendapat bahwa ia bersembunyi di Pakistan.
Mullah Omar bersikeras bahwa mujahidin telah menggenggam peperangan dan tengah memenangkannya.
“Realita lapangan di negeri kami tercinta menunjukkan bahwa para penjajah itu hendak melarikan diri,” katanya.
Presiden Barack Obama telah mempertimbangkan rencana untuk mengirim puluhan ribu tentara tambahan AS ke Afghanistan, dan pejabat militer AS mengharapkan penambahan sekitar 32.000 menjadi 35.000 tentara untuk memulai operasi pada bulan Februari atau Maret. Jumlah ini akan menjadi penambahan terbanyak dari pasukan asing sejak awal perang tahun 2001.
Dalam pernyataannya, Mullah Omar menyerukan mujahidin untuk terus berjuang melawan pemerintah dan sekutunya, namun mendesak mereka untuk menghindari kematian warga sipil.
Selama ini, pemerintah serta media pro-Barat selalu menyalahkan Taliban atas kematian warga sipil, meskipun pada kenyataannya yang biasa melakukan kekejian tersebut adalah pasukan AS dan NATO.
Seperti biasa, dalam setiap pernyataan, Mullah Omar selalu mengulangi bahwa perang di Afghanistan merupakan sebuah upaya Barat untuk melemahkan Islam.
“Amerika dan sekutu-sekutunya telah membuat rencana terang-terangan maupun yang tersembunyi untuk mengacaukan dunia Islam dan memprovokasi perbedaan di negara-negara Islam,” kata Omar. (Arrahmah.com)
Masjid Menjadi “Penerang” Bagi Muslim AS Selama Idul Adha
Mustafa Khalil mempercepat langkahnya, diiringi setiap langkahnya dengan suara yang merdu dari suara takbir Ied memenuhi udara dan hatinya yang penuh sukacita.
“Ini adalah waktu yang sangat spiritual,” kata mahasiswa Maroko tersebut, yang telah tinggal di Washington DC selama dua tahun kepada IslamOnline.net, setelah sampai ke masjid.
“Segala sesuatu tidakakan berasa seperti Idul Adha kecuali Anda berada di sini. ”
Idul Adha, yang jatuh pada hari Jumat (27/11) di AS dan mayoritas negara-negara lain adalah salah satu dari dua perayaan keagamaan utama pada kalender Islam dan menandai akhir perjalanan haji tahunan.
Bagi umat Islam di Amerika Serikat, masjid adalah tempat untuk merasakan semangat perayaan dengan sesama Muslim.
Masjid dihiasi dengan tenda-tenda untuk menyambut para jamaah yang akan melaksanakan Shalat Ied dan para panitia menawarkan makanan dan permen kepada umat islam yang hadir disana.
Umat Islam AS berduyun-duyun datang ke masjid untuk bertemu kerabat dan teman-teman mereka.
“Kami datang ke masjid mengenakan pakaian terbaik kami,” kata Jacky Mohamed, yang telah memeluk Islam sejak 22 tahun yang lalu.
“Setelah sholat dan khutbah kami mulai untuk bersosialisasi dan berkumpul bersama. Ini adalah waktu yang sangat diberkati untuk kami.”
Di luar masjid, para pedagang mendirikan kios-kios yang menjual barang-barang dari topi kupluk untuk sholat sampai ke parfum dan buku-buku Islam.
Meskipun tidak ada angka statistik resmi, Amerika diyakini menjadi tempat bagi sekitar 7-8 juta Muslim.
Tidak mudah sebenarnya bagi umat Islam, untuk umat Islam bergabung dengan komunitas mereka di masjid-masjid dan merayakan Idul Adha jika tidak jatuh pada akhir pekan.
Mohamed, seorang nenek, mengatakan bahwa banyak umat Islam harus mengambil cuti dari pekerjaan mereka dan mengambil anak-anak mereka keluar dari sekolah setidaknya untuk hari pertama lebaran.
“Beberapa orang mengambil semua perayaan Idul Adha untuk meliburkan diri dan beberapa orang yang lain mengambil libur hanya pada hari pertama perayaan Idul Adha saja.”
Abu Bakr, yang datang untuk melaksanakan sholat Idul Adha di Islamic Center di Washington DC, mengatakan bahwa ia selalu mengambil libur pada hari pertama dan membiarkan anak-anaknya bolos sekolah untuk merayakan hari libur keagamaan.
“Jika orang Kristen dapat memiliki perayaan hari keagamaan mereka, dan Yahudi dapat memiliki perayaan mereka juga, maka kami harus memiliki hari libur keagamaan juga.”
Faw `eya, seorang Muslim AS berasal dari Mesir, mengatakan bahwa mengambil anak-anak untuk membolos dari sekolah pada hari pertama adalah suatu keharusan, karena mereka harus merasakan semangat Idul Adha di masjid dan di antara komunitas mereka.
“Kami hanya perlu merayakan hari keagamaan kami.”
Bagi Khalil, mahasiswa Maroko, dirinya hanya beberapa jam saja yang dihabiskannya di dalam masjid pada hari pertama `Idul Adha dan kemudian ia harus kembali ke buku-buku kuliah dan belajar.
“Idul Adha disini berbeda dibandingkan di negara-negara Muslim. Tapi setidaknya kami memiliki masjid untuk memberi kami kebahagian Idul Adha.” (eramuslim.com)
Presiden Harus Tunaikan Janji Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Dalam rangka meningkatkan mutu dan output pendidikan, pemerintah perlu memperhatikan peningkatan kesejahteraan guru. Indonesia membutuhkan guru yang profesional sehingga akan melahirkan lulusan yang berkualitas. Selama ini kualitas guru tidak menjadi prioritas, bahkan terkesan terbelakang.
“Guru merupakan ujung tombak sebuah lembaga pendidikan. Baik tidaknya kualitas pendidikan sebagian besar tergantung pada guru. Wajar jika kesejahteraan guru harus diperhatikan,” kata Anggota Komisi X dari FPKS Herlini Amran, Rabu (25/11).
Peningkatan kesejahteraan guru, lanjut Herlini, sesuai dengan janji Presiden SBY saat merayakan Hari Guru tahun 2008 di Pekanbaru, Riau. Saat itu SBY berjanji bahwa pendidikan menjadi prioritas. SBY dan menterinya akan meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan guru. Ini adalah komitmen dan tanggungjawab negara meningkatkan kesejahteraan guru.
”Pemerintah harus memenuhi janjinya dengan segala tantangan dan keterbatasannya dalam meningkatkan pendidikan, agar lebih bermartabat, unggul dan berdaya saing,” cetus Anggota DPR dari Dapil Riau ini.
Kepada Guru Indonesia, Herlini yang juga anggota Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera ini berpesan agar melakukan proses pendidikan dengan cinta dan memberi contoh moral yang baik kepada anak didik. Para guru juga harus menjadi motivator dengan melakukan empathic encouragement (memberi dorongan dengan empati) dalam proses belajar mengajar.
”Guru harus memberikan contoh penegakkan moral dan akhlak yang baik. Dari mereka lah moral dan akhlak bangsa terbentuk,” kata Herlini.
Herlini Amran meminta agar hari guru tidak berhenti pada seremonial belaka. Pemerintah bersama guru harus melakukan upaya dan terobosan baru untuk meningkatkan kualitas pendidik dan pendidikan itu sendiri.
”Selamat Hari Guru dan terima kasih atas seluruh baktinya dalam mendidik bangsa. Semoga guru Indonesia semakin profesional dalam mendidik bangsa,” pungkasnya.(eramuslim.com)
Ketika Tentara Israel Berselisih Dengan Rabbi Yahudi
Ternyata, keterlibatan para rabbi Yahudi dalam militer Israel tidak membuat senang sebagian besar pejabat militer Israel. Bahkan dilaporkan setelah adanya keterlibatan para Yahudi itu, banyak prajurit Israel yang menolak berbagai perintah militer seperti kasus pembongkaran pemukiman penduduk Palestina.
Mayor Jenderal Avi Zamir, kepala Pasukan Direktorat Pertahanan Israel, mengatakan bahwa IDF—kesatuan tentara Israel—telah mengadakan pertemuan yang membahas soal ini.
“Selama pertemuan, saya disajikan insiden yang serius seperti yang dirasakan oleh IDF. Saya jadi bertanya apakah manfaat dari yeshiva hesder (semacam institusi Yahudi) merekrut mahasiswa, yang dididik dengan cara ini. Saya menuntut tindakan, bukan sekadar hukuman,” kata Zamir.
“Dalam penelitian kami dilakukan, Saya sangat terkejut oleh sebuah buku yang ditulis oleh Rabbi Melamed (rabbi Beit El). Saya menuntut agar para pemimpin serikat Rabi Melamed memperjelas pendapat dan nilai-nilai yang ia ajarkan kepada murid-muridnya.” Zamin menambahkan.
Karena kasus ini pula, maka sekarang Israel akan mulai menyortir rabbi yang akan berkecimpung ke dalam dunia militer.
Sebaliknya, para rabbi itu juga terlihat tidak senang akan keputusan itu. “Kami hanya menyuarakan pendapat kami!” ujar rabbi David Stav.(eramuslim.com)
Hari Raya Idul Adha sesuai ketetapan jatuh pada Jumat besok. Namun, ribuan jemaah tarikat Naqsabandiyah di Sumatera Barat sudah merayakannya hari ini. Bahkan sejak Rabu malam mereka sudah melantunkan takbir, tahmid,dan tahlil.
Salat Ied dilakukan karena menurut perhitungan kalender mereka bahwa hari raya jatuh pada Kamis (26/11/2009) ini. Masyarakat Naqsabandiyah Padang dan Sumatera Barat pada umumnya sudah berbondong-bondong pergi dan melaksanakan salat di surau terdekat sejak pukul 07.15 WIB.
Seperti terlihat di Surau Baru, Jalan Mohammad Hatta, Padang, salat Ied di sana dipimpin oleh Khatib Syah Badar serta Zahar selaku imam. Ratusan jemaah pun mengikuti serangkaian salat Ied dengan khidmat.
Di masjid Baitul Makmur yang berjarak sekira 100 meter dari Surau Baru, juga tampak ratusan jemaah melakukan salat Ied.
Khotbahnya mereka rata-rata menggunakan bahasa arab. Sehingga saat para jemaah ditanya soal isi khotbah kebanyakan mengaku tidak tahu. Setelah prosesi peribadatan selesai mereka pun berisitirahat sejenak menunggu penyembilahan hewan kurban. (okezone.com)
Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali telah melaporkan soal banjir besar di Jeddah, Arab Saudi, kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui telepon.Banjir besar melanda Kota Jeddah akibat hujan terus-menerus sejak Kamis menjelang tengah hari waktu setempat, yang mengakibatkan ratusan mobil hanyut di salah satu ruas jalan raya
Wartawan Media dari Jeddah, Rabu, melaporkan, seorang petugas haji telah mendengar bahwa Menag sudah melaporkan kondisi jemaah haji Indonesia kepada Presiden terkait dengan banjir itu.
“Banjir itu merupakan kejadian yang langka di Jeddah,” kata petugas itu.
Sementara itu, laman resmi Departeman Agama menyebutkan, dalam pembicaraan via telefon dengan Menag, Presiden berpesan agar jemaah haji Indonesia tetap bersabar dalam melaksanakan ibadah.
“Saya pernah mengalami situasi haji yang memang sangat massal. Tolong sampaikan salam saya kepada jemaah haji Indonesia. Saya mohon mereka berdoa untuk kebaikan jemaah sendiri, untuk keluarganya dan juga berdoa untuk kebaikan bangsa Indonesia secara keseluruhan,” kata Presiden.
Kepada Kepala Negara, Menag melaporkan bahwa jemaah haji Indonesia saat ini tengah bergerak dari Mekah menuju ke Arafah.
Jumlah jemaah Indonesia yang akan melaksanakan wukuf adalah 209.824 orang yang terdiri atas jemaah regular 191.744 orang, jemaah dengan Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji (BPIH) khusus (dulu ONH plus) 17.030, dan jemaah haji nonkuota sebanyak 1.050 orang.
“Alhamdulillah, semua jemaah haji dalam keadaan baik dan sehat. Namun sebanyak 106 orang wafat sebelum wukuf di Arafah, dan saat ini terdapat 151 orang tengah dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia serta di RS Arab Saudi. Jemaah yang sakit akan kita bantu dengan safari wukuf,” kata Suryadharma Ali.
Menteri Agama juga melaporkan bahwa jemaah haji bertolak dari Mekah menggunakan bus dan mobil yang sedikitnya 25 orang.
Insya Allah, mulai 1 Desember 2009, jemaah yang telah menyelesaikan semua ritual haji akan mulai kembali ke tanah dengan keadaan selamat. Kepulangan jemaah diharapkan berakhir 31 Desember 2009,” ujar Menteri Agama. Jalan-jalan di Kota Jeddah, Arab Saudi menjadi berlumpur akibat banjir yang melanda kota itu pada Rabu pagi hingga siang waktu setempat. Di beberapa tempat, jalan raya mirip kubangan lumpur sehingga arus lalu lintas hanya berjalan merayap.
Dalam kesempatan itu, Menag juga melaporkan bahwa dirinya mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk
menyampaikan sambutan di depan Raja Abdullah pada acara jamuan di Istana Raja yang ada di Mina bersama para utusan dari negara-negara Muslim yang mengutus jemaah berhaji .
“Tolong sampaikan salam hormat saya kepada Raja Abdullah atas pelayanannya yang terbaik bagi jemaah haji Indonesia. Juga sampaikan terima kasih atas bantuannya untuk bangsa Indonesia yang terkena musibah gempa bumi di Sumatra Barat,” kata Yudhoyono menanggapi laporan Menteri Agama.( suaramedia.com )
Menteri Agama Suryadharma Ali menilai, seluruh persiapan bagi pelaksanaan wukuf di Padang Arafah telah dilakukan dengan baik dan berharap prosesi puncak ibadah haji itu berjalan lancar.
“Saya sudah cek langsung dapur-dapur dan gudang penyimpanan logistik yang disiapkan oleh panitia.” ujar Menag ketika meninjau persiapan wukuf di Padang Arafah bersama Ketua Komisi VIII DPR-RI Abdul Kadir Karding dan Amirul Haj Bahrul Hayat, Selasa sore.
Ia berharap, wukuf di Padang Arafah yang merupakan puncak pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
Dari muasassah (penyelenggara layanan haji setempat), Menag juga telah mendapatkan jaminan, jemaah tak akan kekurangan makanan selama berada di Arafah.
Hidangan bagi jemaah selama di Padang Arafah diberikan secara prasmanan guna mencegah agar jemaah tidak saling berebut atau ada yang tidak kebagian seperti yang pernah terjadi pada musim haji dua tahun lalu dengan pembagian nasi kotak.
Menag juga meninjau kemah-kemah yang diperuntukkan bagi jemaah haji Indonesia,termasuk fasilitas ruang shalat dan kamar mandi, termasuk perkemahan bagi jemaah haji khusus (ONH PLus).
Ritual Wukuf yang dimaknakan sebagai perenungan merupakan replika saat manusia berada di Hari Penantian (Padang Mashyar) dalam formasi menunggu dihisab Allah swt(ditimbang-timbang pahala dan dosanya) dimulai pada saat matahari tegelincir di tengah hari sampai tengah malam pada 9 Zulhijah (Kamis, 26 November).
Jutaan umat Islam yang menunaikan ibadah haji mulai bergeser dari Mekah ke Padang Arafah (sekitar 20 Km), Rabu siang dengan bus atau kendaraan lebih kecil berkapasitas penumpang minimal 25 orang.
Wukuf adalah salah satu rukun haji yang harus dilakukan, jika tidak, ibadah hajinya dianggap tidak sah.
Jemaah yang sakit atau uzur akan disafariwukufkan, diangkut ke lokasi batas area Wukuf dengan ambulan atau kendaraan khusus yang disiapkan, sementara jemaah yang masih sakit akan diwadalhajikan atau ditunda wukufnya.
Terdapat sekitar 145 jemaah haji Indonesia yang akan disafariwukufkan dan lima orang yang diwadal hajikan.
Setelah Wukuf, lewat tengah malam jemaah akan menuju Mina untuk melontar jumrah Aqabah pada 10 Zulhijah, dilanjutkan dengan melontar ketiga jumrah (Ula, Wustha dan Aqabah) sampai tiga hari berturut-turut setelah itu.
Sebelum melontar jumrah, lewat Kamis tengah malam, jemaah akan singgah sejenak di Muzdalifah untuk melakukan mabit (mengumpulkan batu untuk melontar jumrah).
Bagi jemaah yang mengikuti Nafar Awal, akan melontar 49 batu yakni tujuh batu dilontarkan pada hari pertama di jumrah Aqabah (Jumat, 10 Zulhijah) dan 42 batu lagi dilontarkan di ketiga jumrah selama dua hari (7x3x2).
Sementara jemaah yang mengikuti prosesi Nafar Sani akan melontar 70 batu, tujuh batu dilontarkan di Jumrah Aqabah pada hari pertama dan 63 batu di ketiga jumrah selama tiga hari berturut-turut (3x7x3).
Ritual jumrah menamsilkan peringatan saat Nabi Ibrahim digoda setan agar membangkang dari perintah Allah menyembelih puteranya, Ismail.
Menag juga meninjau Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPJHI) dan perkemahan haji di Mina.(YahooNews)
Menyambut hari raya Idul Adha, Salim Ahmad mencharger baterai mobilnya untuk sebuah perjalanan tahunan yang biasa ia lakukan sebagai bagian integral dari perayaan hari besar keagamaan umat Islam.
Dirinya akan menyetir selama hampir setengah jam dari Ashburn -- Virginia, menuju kota Falls Church untuk memilih hewan untuk kurban.
“Ini adalah bagian favorit saya dari sebuah perayaan Idul Adha,” kata Ahmad, seorang warga Amerika asal Pakistan, kepada IslamOnline.net.
“Saya mengajak anak-anak kesini untuk pertama kalinya tahun lalu, dan segala cara saya menjelaskan kepada mereka makna dan mengapa umat Islam harus melakukan kurban,” katanya.
“Tahun ini mereka bersikeras untuk menemani saya dan memilih hewan kurban mereka sendiri,” kata Ahmed sambil tersenyum menutupi wajahnya.
Udhiyah (hewan kurban) adalah bagian yang sangat penting dari perayaan Idul Adha, yang jatuh pada hari Jumat dan menandai akhir haji, bagi mayoritas Muslim AS.
“Umat Islam yang mampu secara finansial sangat antusias untuk berkurban sebagai bagian dari Sunnah nabi Ibrahim dan Ismail AS,” kata Khaled Iqbal, wakil direktur All Dulles Area Muslim Society (ADAMS).
Seorang muslim yang secara finansial mampu wajib untuk mengorbankan satu ekor domba atau kambing atau bisa juga dengan berenam atau bertujuh mengorbankan seekor onta ataupun sapi selama perayaan Idul Adha.
Meskipun tidak ada statistik resmi, Muslim Amerika diperkirakan berjumlah sekita 7,8 juta jiwa.
Banyak Cara
Ahmad mengatakan bahwa ia tidak akan melakukan pemotongan sendiri.
“Para pekerja pasar akan melakukannya untuk saya serta menguliti dan membagi-bagikan dagingnya.”
Daging Udhiyah (hewan kurban) harus dibagi dalam tiga bagian yang sama, masing-masing untuk sepertiga untuk keluarga sendiri, seperti untuk kerabat dan seperti lagi untuk orang miskin.
Shaker El-Sayyid Imam Dar Al-Hijrah Islamic Center di Falls Church mengatakan ada banyak cara yang berbeda bagi umat Islam AS untuk berkurban.
“Beberapa toko daging halal dapat melakukan penyembelihan atas nama mereka yang berkurban, sementara yang lain pergi ke rumah-rumah pemotongan atau peternakan yang sudah ditetapkan untuk tujuan itu,” jelasnya.
Bagi Hamza Al-Abbasi dari Washington DC, dirinya selalu tertarik untuk memotong hewan kurbannya sendiri.
“Setelah sholat Idul Adha kami pergi ke peternakan yang terletak di luar kota dan melakukan penyembelihan, “katanya kepada IOL.
Iqbal, deputi direktur Adams, mengatakan organisasi-organisasi amal di AS menawarkan pilihan lain bagi umat Islam.
Mereka menerima uang dari orang yang ingin melakukan kurban dan mendistribusikan daging-daging tersebut kepada masyarakat miskin di Amerika Serikat.
Banyak organisasi amal internasional umat Islam yang juga menawarkan pilihan untuk mengirim Udhiyah mereka ke seluruh dunia di wilayah-wilayah yang sangat membutuhkan.
“Ada Islamic Relief dan Helping Hand dan masih banyak kelompok lain,” kata Iqbal.
Dia menambahkan bahwa banyak umat Islam imigran yang ingin berkurban biasanya memilih untuk mengirim uang ke negara asal mereka untuk dibelikan hewan kurban dan dipotong disana.
“Saya sendiri mengirim uang untuk Udhiyah ke Pakistan di mana itu udhiyah tersebut akan disembelih dan diberikan kepada yang membutuhkan.” (eramuslim.com)
Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.
Aneka ragam buah-buahan segar diciptakan Sang Khalik untuk umat manusia. Di antara sekian banyak buah-buahan itu, salah satu yang disebutkan Allah SWT dalam Alquran dalah anggur. Buah yang rasanya lezat itu, disebutkan dalam Alquran sebanyak 14 kali.
“Ini menunjukkan bahwa betapa banyak nikmat yang Allah berikan dan sediakan untuk umat-Nya, baik ketika masih di dunia maupun kelak nanti di kehidupan abadi, yaitu surga bagi orang-orang yang bertakwa,” ujar Hisham Tahlbah dalam karyanya bertajuk Al-I’jaz Al Ilmi fi Alquran wa al sunnah (Ensiklopedia Mukzijat Alquran dan Hadis) yang telah dialihbahasakan kedalam bahasa Indonesia..
Anggur merupakan salah satu tanaman yang dikenal umat manusia sejak lama. Menurut Thlbah, anggur sudah dikenal sejak masa Nabi Nuh AS. Tanaman yang berbuah manis dan lezat itu tumbuh merambat ke atas, berlawanan arah dengan ujung kuncupnya, dan searah dengan penopang anggur.
“Anggur juga telah diketahui oleh orang-orang kuno sebagai tanaman berkhasiat tinggi dan memiliki manfaat sangat banyak. Kesimpulannya, anggur adalah salah satu buah yang paling banyak manfaatnya,” tutur Tahlbah.
Buah anggur ini, sangat baik untuk dimakan, baik ketika masih segar ataupun sudah kering. Anggur merupakan buah yang mudah dicerna, dapat menggemukan, dan dapat menyuplai gizi yang yang cukup. Anggur hijau maupun merah memiliki khasiat yang sama, keduanya bisa dimanfaatkan untuk menjadi buah, makanan, minuman, maupun sebagai obat.
Hal senada juga dituturkan Ibnu Qayyim. Menurutnya, anggur adalah salah satu buah-buahan yang memiliki banyak manfaat. “Anggur adalah salah satu buah dari sekian banyak buah, salah satu makanan bergizi dari sekian banyak makanan bergizi, salah satu obat dari sekian banyak obat, atau salah satu minuman dari sekian banyak minuman,” ungkap Ibnu Qayyim.
Sebagai obat, anggur memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Tahlbah mengungkapkan, anggur diyakini bisa mengobati batuk, memurnikan darah, membersihkan usus, pencernaan, bahkan bermanfaat untuk orang-orang yang terkena penyakit lambung. Tak hanya itu, anggur juga bisa dimanfaatkan bagi siapa saja yang henda melakukan diet (mengatur pola makanan).
Thalbah menjelaskan dalam buku-buku pengobatan pernafasan, anggur juga memiliki manfaat sebagai obat untuk mendukung pengobatan pernafasan. Untuk mendukung pengobatan tersebut, anggur diolah menjadi minuman yang berupa jus anggur. “Perasan air anggur juga berkhasiat menurunkan panas tubuh, menghentikan batuk, dan membuat perut merasa nyaman,” papar Tahlbah.
Jus anggur, menurut dia, bisa membantu penyembuhan dari penyakit hemaroid (wasir), gangguan pencernaan, batu ginjal dan gangguan kantong empedu. Untuk itu, para peneliti menganjurkan untuk meminum segelas jus anggur, sebelum sarapan dan sebelum makan malam.
Bahkan meminum segelas anggur sebelum tidur juga bisa membantu anda untuk tidur nyenyak tanpa insomnia yang mengganggu. Jus anggur juga baik untuk orang-orang yang keracunan, keletihan atau dalam masa penyembuhan atau terkena batu ginjal (kencing batu).
Menurut para peneliti, jus anggur harus segera diminum setelah pembuatannya, karena jika didiamkan terlalu lama akan berubah menjadi arak yang memabukkan. “Dari buah kurma dan anggur, kamu membuat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang mengerti,” (QS Al-Nahl (16) ayat 67).
Anggur juga bisa digunakan sebagai cairan pelembab kulit muka dan untuk bahan kosmetika. Abu Muhammad Abdallah Ibn Ahmad Ibn al-Baitar Dhiya al-Din al-Malaqi atau akrab disapa Ibnu al-Baitar (1197 M – 1248 M) menuturkan bahwa anggur yang baik adalah anggur yang berukuran besar, berkulit tipis, berbiji jarang, dan berwarna agak kemerah-merahan. Menurutnya anggur adalah buah yang paling diminati.
“Ia juga tergolong paling baik dibandingkan buah-buahan lainnya, karena mengandung banyak lemak. Ia dapat menggemukan orang yang kurus, membersihkan darah, dan memperlancar saluran pencernaan. Anggur juga bermanfaat untuk meningkatkan libido, memulihkan orang yang sakit, dan menguatkan jantung,” jelas Ibnu Baithar, ahli botani Muslim terkemuka di era kejayaan Islam di Andalusia.
Anggur muda atau anggur yang masih segar, lanjut Tahlbah, memiliki manfaat dapat memampatkan darah yang terus menerus mengalir keluar (pendarahan), menguatkan lambung, memperlancar saluran pencernaan, dan mengatasi masalah usus besar.
“Dari beberapa penelitian diperoleh kesimpulan bahwa anggur adalah buah yang memiliki banyak manfaat. Anggur sangat efektif dalam membangun, memperbaiki, dan memperkuat sel-sel tubuh. Ia juga dapat mengobati sejumlah penyakit. Selain mengobati anggur juga berfungsi untuk melindingi manusia dari serangan penyakit,” tandas Tahlbah.
Fakta ini menunjukkan betapa buah-buahan yang disebutkan Sang Khalik dalam Alquran memiliki khasiat dan kegunaan yang luar biasa. Inilah salah satu bukti kemukjizatan ayat-ayat suci Alquran.
Anggur, Berlimpah Manfaat
Anggur yang kering disebut kismis. Kismis yang baik biasanya berukuran besar, berlemak, dan banyak mengandung minyak, juga berkulit tipis dan bijinya sedikit. Menurut Hisham Tahlbah dalam karyanya bertajuk Ensiklopedia Mukzijat Alquran dan Hadis, kismis yang seperti itu kaya kandungan gizi.
“Jika dimakan bijinya akan memberi manfaat yang banyak untuk pencernaan, hati dan limfa,” katanya. “Jika daging anggur ditempelkan pada ke kuku yang mau lepas, maka akan mempercepat proses pelepasannya.”
Tahlbah menambahkan, kismis juga dapat mempersubur hati, selain juga bermanfaat untuk menghilangkan rasa sakit di tenggorokan, dada, paru-paru, ginjal, dan kandung kemih. Menurut dia, jika anggur yang segar cocok dimakan pada akhir musim kemarau atau gugur, maka anggur kering/kismis cocok dikonsumsi selama musim hujan, karena mampu menjaga kandungan yang ada ketika masih segar (vitamin).
Kandungan Anggur
Dalam surat Abasa ayat 27-29 Allah SWT berpirman, “Lalu kami tumbuhkan biji-bijian, anggur, dan sayur-sayuran, zaitun dan kurma (di bumi itu).” Sang khalik menciptakan anggur di bumi, dengan memberikan begitu banyak manfaat bagi umat manusia.
Tahlbah menjelaskan, buah anggur mengandung kadar gula mencapai 15 persen yang terdiri dari glukosa sekitar tujuh persen. Kadar tersebut akan semakin tinggi seiring usia kematangan buah. “Dengan demikian anggur termasuk buah dengan kandungan gula yang sedang, dan mudah dicerna serta diserap oleh tubuh,” ujar Tahlbah.
Selain kadar gula, lanjut Tahlbah, anggur juga mengandung protein sebesar 1,5 persen dan lemak sebesar 1,5 persen. “Anggur mengandung zat gula yang sangat dibutuhkan hati, sehingga ketika ia membutuhkan pasokan gula seperti ketika puasa, anggur bisa dijadikan sebagai pemasoknya,” paparnya.
Kulit anggur mengandung vitamin B Kompleks yang berfungsi dalam proses biologis tubuh manusia. “Vitamin B kompleks sangat penting untuk perlindungan urat-urat tubuh.” Anggur juga mengandung vitamin C yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memperkecil kemungkinan tubuh terserang oleh mikroba dan bakteri.
Penanaman Pohon Anggur dalam Alquran
Alquran juga mengatur tentang tata cara penanaman pohon anggur. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan anggur. Allah SWT berfirmankan dalam Alquran surat Al-Kahf ayat 32.
“Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon korma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang. (QS Al Kahfi: ayat 32)
Dari ayat tersebut bisa dijabarkan faktor-faktor tersebut. Pertama adalah faktor tanah. Tanah merupakan faktor utama yang berpengaruh besar atas berkembangnya buah-buahan pada umumnya dan anggur pada khususnya. Tanah ini menyebabkan tumbuhan dapat hidup dan mengambil semua kebutuhan makanannya.
Selain itu, tumbuhan juga bergantung pada faktor lain, seperti temperatur, kelembaban, angin dan cahaya. Faktor-faktor tersebut berpengaruh langsung pada pertumbuhannya. “Semua faktor tersebut dapat terpenuhi dengan baik, maka kualitas dan kuantitas anggur dapat meningkat. Begitu juga perubahan cuaca dan musim yang ikut mempengaruhi kematangan anggur,” kata Tahlbah.
Penanaman anggur yang baik bisa dilakukan dengan cara menutup tanah, melindungi akar anggur dari kekeringan, terkena sinar dan panas matahari secara langsung. Allah juga dalam firmannya menganjurkan pentingnya mendirikan pagar disekeliling kebun anggur untuk mencegah tercabutnya pohon anggur dan badai yang bisa menghancurkannya.
Selain itu dibutuhkan pula tanaman yang dapat melindungi dari terpaan cahaya. Hal tersebut telah dijelaslkan Allah Swt dalam Alquran surat Al-Kahf ayat 32, Kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon kurma.
Ayat tersebut juga menjelaskan mengenai pentingnya pemeliharaan akar tumbuhan dari panas dan sinar matahari yang menerpa langsung. Allah SWT juga berfirman, dalam surat Al-Israa ayat 91 “Atau kamu mempunyai sebuah kebun kurma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya.” (suaramedia.com)
Dewan Pers: Istilah BAI Tak Lazim, Polri Dicurigai Mendapat Tekanan
Istilah Berita Acara Interview (BAI) yang tiba-tiba muncul usai pemanggilan dua media oleh Mabes Polri menimbulkan kecurigaan. Penggunaan istilah BAI dinilai tidak lazim dan aneh. Polri dicurigai mendapat tekanan dari pihak tertentu.
“Ini menunjukkan ada sesuatu yang aneh dalam pemeriksaan. Di KUHAP tidak ada istilah Berita Acara Interview, adanya Berita Acara Pemeriksaan,” ujar anggota Dewan Pers Abdullah Alamudi saat dihubungi detikcom, Sabtu (21/11/2009).
Menurut Alamudi, penggunaan istilah BAI dirasa tidak lazim. Alamudi curiga Polri mendapat tekanan dan desakan dari pihak tertentu dalam melakukan pemanggilan media ini.
“Tidak lazim ada istilah Berita Acara Interview. Saya curiga ada tekanan dari atasan, bisa dari atasan pemeriksa atau dari atasan Kepolisian. Bisa juga ada desakan dari pihak lain, cuma pemeriksa yang tahu,” tuturnya.
Dia mengatakan sejak awal, pemanggilan media oleh Polri saja dianggap aneh dan tidak dibenarkan. Terlebih dengan munculnya istilah BAI, Alamudi menilai sikap polisi semakin aneh.
“Sikap yang aneh dari polisi, kita curiga polisi mendapat tekanan,” kata dia.
Namun, Alamudi berharap peristiwa pemanggilan media yang menuai kritik banyak pihak ini bisa menjadi pelajaran bagi Polri. “Ya mudah-mudahan ini menjadi pelajaran pahit bagi Polri untuk tidak memanggil wartawan. Sebaiknya kita saling menghormati hak masing-masing,” tegasnya.
Usai dimintai keterangan di Mabes Polri kemarin, Redpel Sindo Nevy Hetharia Jumat kemarin mengatakan bahwa keterangannya dimuat dalam BAI.
“Kesaksian saya bukan didokumentasikan di berita acara pemeriksaan (BAP), tapi di berita acara interview,” kata Redpel Sindo Nevy Hetharia, Jumat (20/11/2009).
Nevy mengaku baru mendengar kali ini ada BAI. “Saya tanda tangan di atas berita acara interview itu,” ujar Nevy. (cybersabili.com)
Al-Aqsa Akan Dimenangkan Jika Arab Sesemangat Sepak Bolanya
Sekretaris jenderal komisi Islam-Kristen, Hasan Khater, pada hari Sabtu mengatakan bahwa Israel tidak akan berani untuk melakukan Yahudisasi terhadap Yerusalem, yang hingga kini berada dibawah penjajahan, menodai tempat suci dan mengusir para penduduknya jika saja antusiasme orang-orang Arab terhadap masjid Al Aqsa sebesar antusiasme mereka terhadap sepak bola. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan para wartawan asing dan Palestina di markas baru komisi tersebut di kota Yerusalem.
“Saya kira bangsa-bangsa Arab dan Muslim sudah mati dan tidak mampu berinteraksi dengan apapun, namun pertandingan antara Mesir dan Aljazair membuktikan bahwa memang ada potensi, kejadian dan gambaran luar biasa, dan itu semua sayangnya dipergunakan untuk hal yang bertentangan dan jauh dari isu nasional dan kekhawatiran sebenarnya,” kata Khater.
Dia menambahkan bahwa para penggemar sepakbola terlihat begitu histeris mendukung tim pujaannya dalam pertandingan tersebut, namun antusiasme semacam itu sama sekali tidak terlihat kala serdadu Israel memburu dan menangkap orang-orang Paalestina yang datang untuk beribadah di Masjid Al Aqsa.
“Apakah Masjid Al Aqsa dan Yerusalem sudah menjadi tidak penting dan dikalahkan oleh sepakbola?” tanya kepala komisi Islam-Kristen tersebut.
Bulan Oktober lalu, komisi Islam-Kristen mengatakan bahwa ada dana dalam jumlah besar yang dianggarkan oleh pemerintahan penjajah Israel untuk melakukan Yahudisasi terhadap kota suci Yerusalem.
Dr. Hassan Khater mengatakan bahwa untuk tahun 2009-2010, Israel menganggarkan ratusan juta dollar yang sengaja dialokasikan untuk menghapuskan segala bentuk identitas Arab di Yerusalem, dan juga untuk mengepung Masjid Al Aqsa.
Dia mencatat bahwa sebuah laporan Israel mengungkapkan keberadaan dana berjumlah sekitar 50 juta dollar yang sengaja dialokasikan untuk mengembangkan pemukiman Yahudi Ma’ale Adumim dan Jabal Abu Ghunaim, yang didirikan di atas tanah Palestina yang dicaplok Israel. Dana tersebut dikucurkan sebagai tambahan dari 106 juta dollar untuk menghubungkan pusat-pusat pemukiman dengan jantung kota terjajah Yerusalem, yang saat ini mayoritas dikuasai oleh kaum Yahudi Zionis.
Selain itu, Khater mengatakan bahwa ada sekitaranak_anak_gaza1 20 juta dollar yang disertakan dalam anggaran Israel untuk meYahudikan sejumlah lokasi-lokasi sakral di kota tersebut, ia menggarisbawahi bahwa angka-angka tersebut ibaratnya hanya pucuk dari fenomena gunung es dari jumlah dana sebenarnya yang dialokasikan pemerintah penjajah Israel dan berbagai organisasi lainnya untuk tujuan yang sama.
Sejauh ini, Khater memperingatkan bahwa ada kelompok-kelompok Yahudi telah mengerahkan upaya-upaya dan dana yang bahkan melebihi pemerintah Israel, demi melakukan Yahudisasi terhadap Yerusalem. Serta untuk mengaburkan segala hal yang merupakan warisan budaya dan sejarah Arab dan Muslim.
Dalam hal ini, Khater mendesak negara-negara serta para pengusaha Arab yang kaya untuk turut berpartisipasi dalam perang Yerusalem dan untuk meningkatkan pertahanan orang-orang Palestina di Yerusalem yang tidak bersedia menjual properti mereka serta memblokir rencana Israel.
“Para saudara Arab dan Muslim kita memiliki kekayaan yang mencukupi dan potensial yang dapat dipergunakan dalam mempertahankan Yerusalem, jika mereka mau melakukannya, karena Yerusalem mempertaruhkan banyak peranan Arab dan Muslim dalam perang yang penting ini,” imbuh Khater. (swaramedia.com)
BENGKULU -- Pekan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Bengkulu memperlombakan cabang tilawah lanjut usia (Lansia) dengan peserta berusia 41 tahun ke atas. Cabang ini diikuti sebanyak 15 peserta dari delapan kecamatan dalam Kota Bengkulu.
Masing-masing kecamatan mengirimkan peserta putra-putri, kecuali Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu yang hanya mengirim peserta putra, kata Kepala Kandepag kota Bengkulu di Bengkulu, Sabtu. Dia mengatakan, dilihat peserta yang mengikuti MTQ cabang tilawah lansia, umumnya berasal dari qari-qariah yang kurang pengalaman, kurang pengetahuan tentang lagu Alquran, kurang latihan, dan kurang melakukan pertandingan uji-coba, karena memang tidak banyak even lomba yang menggelar lomba seperti MTQ.
Diakuinya memang ada di antara peserta merupakan para qori-qoriah yang pernah berjaya mengikuti MTQ nasional pada masa lalu, namun jumlahnya tidak banyak, karena sebagian diantara mereka sudah duduk sebagai juri pada kegiatan MTQ Kota Bengkulu dan Provinsi Bengkulu. Sebut saja seperti Burdinjuna, yang merupakan juara pertama golongan remaja tingkat Provinsi Bengkulu tahun 1979 menjadi utusan Provinsi Bengkulu ke MTQ nasional ke-11 di Semarang Jawa Tengah pada tahun yang sama.
Lansia yang jago MTQ lainnya terjun menjadi juri pada MTQ Kota Bengkulu seperti Paimat Solihin, Qari juara III MTQ Nasional ke-12 di Pontianak Kalimantan Barat pada tahun 1981. Begitu juga Rosmani dan lain-lain. Namun berdasarkan pemantauan saat digelarnya MTQ Lansia Sabtu (21/11) malam terlihat para peserta teramat santai karena mereka tidak mengejar juara, hanya berpartisipasi menyemarakkan syiar Islam.
Tampilan peserta banyak pula yang lucu dan aneh. Ada di antara peserta nafasnya tidak sampai, suaranya tercekik, dan lagunya bertele-tele, tidak jelas dari lagu rast pindah ke hijaz dan kembali lagi ke rast. Pada saat lomba tilawah Lansia ini pengunjungnya cukup ramai, karena kebetulan penyanyi religi Sulis tampil menghibur warga Bengkulu dengan irama nasyid dengan syair-syair bernuansa shalawat Nabi dan puji-pujian kepada Allah SWT. (suaramedia.com)
JAKARTA -- Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin, akan disambangi oleh berbagai kelompok yang menggelar aksi unjuk rasa antara lain terkait dengan hasil rekomendasi yang dikemukakan oleh Tim Delapan.
Menurut informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya di Jakarta, Senin pagi (23/11), unjuk rasa depan Istana akan digelar Koalisi Masyarakat Antikorupsi, sekitar pukul 09.00 WIB.
Koalisi Masyarakat Antikorupsi terdiri atas berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang rencananya akan menyerahkan dukungan berisi ribuan tanda tangan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera melaksanakan hasil rekomendasi yang telah diserahkan oleh Tim Delapan.
Tim Delapan terdiri atas Ketua Adnan Buyung Nasution, kemudian Koesparmono Irsan, Komaruddin Hidayat, Hikmahanto Juwana, Anies Baswedan, Todung Mulya Lubis , Amir Syamsuddin serta Sekretaris Denny Indrayana .
Aksi kedua depan Istana Merdeka akan dilakukan oleh kelompok Indonesia Crisis Center yang dimulai pada sekitar pukul 10.00 WIB.
Sedangkan unjuk rasa ketiga depan Istana diagendakan berlangsung pada pukul 11.00 WIB oleh Koalisi Masyarakat Sipil.
Selain tiga aksi depan Istana, kawasan lainnya yang akan menjadi lokasi beberapa unjuk rasa adalah Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Demo di Bundaran HI rencananya dilaksanakan oleh kelompok Rakyat Bergerak (pukul 10.00 WIB) dan Forum Masyarakat Laskar Merah Putih (pukul 14.00 WIB).
Aksi unjuk rasa dilancarkan oleh Serikat Mahasiswa dan Rakyat Banjar Antikorupsi di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pukul 13.00 WIB.
Lokasi aksi demonstrasi lainnya akan dilakukan seperti di depan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara, Komisi Pengawas Persaingan Usaha, pukul 10.00 -11.00 WIB.
Para pendemo juga ada yang berencana untuk menggelar aksinya di depan Gedung MPR/DPR RI di Jalan Gatot Subroto, Jakpus, yang rencananya akan dimulai pada sekitar pukul 13.00 WIB.
Pengguna jalan raya diimbau untuk mengambil jalur alternatif agar tidak terjebak macet di lokasi unjuk rasa akibat aktivitas demo tersebut. (mediaindonesia.com)
Pencarian korban kapal Dumai Ekspres 10 yang tenggelam di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, pada Minggu, 22 November 2009, terus dilakukan. Data Departemen Kesehatan menyebut, jumlah korban hilang masih 17 orang.
Demikian disampaikan Kepala Pusat Pengendalian Krisis Departemen Kesehatan (PPK Depkes), Rustam S Pakaya, dalam pesan singkat kepada VIVAnews, berdasar data pukul 21.00, Minggu, 22 November 2009.
Sedangkan jumlah korban yang berhasil ditemukan sebanyak 274 orang. Sebanyak 29 di antaranya ditemukan dalam kondisi tewas. “Depkes sudah mengirim 150 kantong mayat,” ujarnya.
Dalam pesannya, Rustam mengatakan, kapal yang yang tengah dalam perjalanan dari Batam tujuan Bengkalis itu mengangkut 278 penumpang, dan 13 anak buah kapal atau ABK. (VIVANews)
Tahun Ini Paling Berdarah Bagi Mesin Pembantai Israel
Agresi militer biadab Israel telah merenggut lebih banyak nyawa warga Palestina pada tahun ini, dibandingkan dengan tahun-tahun lainnya dalam dua dekade terakhir, demikian disebutkan oleh sebuah kelompok hak asasi manusia Israel.
Pusat informasi Israel untuk hak asasi manusia di wilayah terjajah, B’Tselem, mempublikasikan sebuah laporan yang menyebutkan bahwa agresi Israel sejauh ini telah membantai 1.387 orang warga Palestina, termasuk 300 orang anak-anak.
Sebagian besar kematian tersebut terjadi setelah Tel Aviv memerintahkan pengeboman besar-besaran selama tiga minggu di Jalur Gaza, awal tahun ini.
Sumber-sumber medis menyebutkan jumlah kematian yang terjadi akibat serbuan tersebut mencapai lebih dari 1.400 orang.
Secara keseluruhan, jumlah kematian rakyat Palestina sejak 20 tahun yang lalu telah mencapai 7.400 orang, ditambahkan bahwa ada ratusan orang warga Palestina yang saat ini ditahan di penjara-penjara Israel, tepatnya 335 orang. Mereka ditahan tanpa pernah melalui proses persidangan.
Kelompok tersebut merilis laporan tersebut seiring dengan perayaan 20 tahun berdirinya organisasi. Pengumuman tersebut diumumkan melalui iklan yang mirip dengan berita kematian di surat kabar Israel, Haaretz. “Organisasi B’Tselem dengan sedih mengumumkan bahwa usia kami telah menginjak tahun yang ke-20.”
“Kami dan semua orang sudah muak dengan hal ini, namun ada empat juta orang (yang tinggal) di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang hingga hari ini masih terampas hak-hak dasarnya,” kata kelompok tersebut.
Serdadu Israel telah membantai 7.398 orang warga Palestina, termasuk 1.537 orang anak-anak, baik di Israel maupun di wilayah terjajah, kata B’Tselem.
Tahun ini, yang ditandai oleh agresi militer Israel di Jalur Gaza, merupakan tahun yang paling berdarah bagi rakyat Palestina selama 20 tahun terakhir.
Bagi Israel, tahun 2002, pada saat terjadi intifada kedua Palestina, merupakan tahun yang paling mematikan, dimana ada 420 orang Israel yang tewas.
B’Tselem juga mengatakan bahwa otoritas Israel telah menghancurkan 4.300 rumah penduduk Palestina dalam 20 tahun terakhir.
Mencoba mencari pembenar atas tindakan tersebut, Israel mengatakan bahwa rumah-rumah tersebut tidak memiliki ijin, namun warga Palestina dan kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa ijin tersebut tidak mungkin diberikan oleh Israel.
Sebagai tambahan, B’Tselem memperkirakan bahwa ada 6.240 unit rumah yang telah dihancurkan dalam agresi militer Gaza. Israel mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan serangan tersebut untuk “membela diri” dan membalas serangan roket Hamas.
Pada awal bulan ini, Kongres AS telah meloloskan sebuah resolusi yang menolak penemuan dalam sebuah laporan PBB bahwa Israel melakukan kejahatan perang selama serangan militernya ke Gaza.
Kongres melakukan pemungutan suara pada hari Selasa (3-/1), dengan hasil 344 berbanding 36, untuk sebuah resolusi tak mengikat yang menyerukan pada Barack Obama agar mempertahankan oposisinya terhadap laporan yang ditulis oleh sebuah panel pimpinan Richard Goldstone, seorang hakim dari Afrika Selatan.
Resolusi Kongres AS menyebut laporan Goldstone tersebut bersifat bias dan tidak penting untuk dipertimbangkan lebih jauh atau mendapat legitimasi.gaza_war
Pemungutan suara Kongres dilakukan sehari sebelum Majelis Umum PBB memperdebatkan resolusi yang mendukung penemuan laporan Goldstone.
Richard Goldstone kemudian menantang AS untuk membeberkan pembenaran atas sikap keberatan negara paman Sam tersebut atas laporan mengenai pembantaian Israel di Jalur Gaza yang berlangsung selama tiga pekan.
Goldstone, yang memimpin misi penemuan fakta yang dimandatkan oleh PBB guna menyelidiki pembantaian habis-habisan yang dilancarkan pasukan Zionis Israel di Gaza pada awal tahun ini, mengatakan kepada stasiun televisi Al Jazeera bahwa Presiden AS Barack Obama tampaknya masih belum memberikan keputusan mengenai laporan setebal 575 halaman tersebut. Dalam laporan tersebut, dibeberkan mengenai serangan Israel yang merenggut nyawa lebih dari 1.400 orang warga Palestina.
Goldstone berujar bahwa dirinya menunggu pemerintah Obama untuk menyampaikan apa saja yang dianggap “cacat” oleh AS dalam laporan penyelidikan tersebut. “Dengan senang hati saya akan menjelaskannya, jika saja saya tahu apa yang dipermasalahkan (oleh AS).”
“Pemerintahan Obama bergabung dalam rekomendasi kami dan menyerukan adanya investigasi secara menyeluruh dan jujur, baik di Israel maupun Gaza (Hamas), tapi anehnya AS mengatakan bahwa laporan ini cacat,” tambah Goldstone.
Goldstone melanjutkan bahwa menurutnya, sebagian besar pihak yang melontarkan kritikan sama sekali belum membaca laporannya.
“Saya tidak meragukan hal itu, sebagian besar pengkritik belum membaca isi laporan,” katanya. “Dan, saya rasa, yang membuktikan hal itu adalah tingkat kritikan mereka. Tingkat kritikan yang dilontarkan tidak sesuai dengan isi laporan.” (suaramedia.com)
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah