Pengesahan Qanun Jinayat di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) mengundang banyak kontroversi. Salah satunya datang dari Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (AKKBB), yang menganggap penerapan hukum tersebut telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
“Penerapan sanksi hukum melalui Qanun demikian jelas melanggar Hak Asasi Manusia, di antaranya hak atas kebebasan beragama, hak untuk bebas dari penyiksaan dan hukuman kejam,” kata Direkttur Indonesia Legal Resource Center (ILRC), Uli Parulian Sihombing.
Hal ini disampaikan pada jumpa pers tentang ‘Pelanggaran Kebebasan Beragama Atas Pengesahan Qanun Jinayat, Penolakan Pemakaman Jenazah Teroris, dan Kriminalisasi Herman Kemala dari Yayasan Kemuliaan Allah’ di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2009).
Uli menjelaskan, seharusnya Qanun tersebut dicabut dan ditolak karena berpotensi mengubah system justice yang ada di Indonesia.
“Ini bisa mengubah bentuk peradilan di dearah khususnya Aceh dengan sistem yang ada di pusat. Pemerintah harus bersikap tegas menolak dalam penerapan Qanun ini,” jelasnya.
Selain itu, keberadaan Qanun ini jelas menimbulkan ketidakpastian hukum bagi masyarakat. Sebab, bertentangan dengan UUD 1945 dan Undang-Undang nomor 5 tahun 1998 tentang Pemerintah Daerah.
“Urusan yustisi dan agama bukan merupakan kewenangan pemerintah daerah, dalam hal ini Pemerintah Aceh,” ujarnya.
Uli juga menyebutkan, dalam perjanjian Helsinki pun, salah satu butir dalam perjanjian tersebut mengharuskan Aceh untuk bisa menghormati hak asasi manusia.
“Setelah memorandum, Aceh punya otomi khsusus. Namun wilayah agama masih menjadi tanggung jawab pusat,” tuturnya.
Sebelumnya, tanggal 14 September lalu, DPRD Aceh telah mengesahkan Qanun Jinayat yang mengatur soal jarimah dan minuman keras, zina, pelecehan seksual, pemerkosaan. Para pelanggar pidana diancam dengan hukuman cambuk berkisar antara 10 hingga 400 kali cambukan. Sementara pelaku zina yang telah menikah akan dirajam.
Daging Lafaz Allah Muncul Di Malaysia
Diposting Pada 30 Sep 2009
Keluarga Rashadah Abdul Rani yang tinggal di Kampung Alur Gunung, Malaysia menjadi pusat perhatian penduduk sedesanya. Keluarga itu menyaksikan sebuah fenomena yang menarik berupa tulisan berlafaz “Allah” yang ditemukan dalam potongan daging yang dibeli anak lelakinya di sebuah pasar lokal.
Rashadah, ibu rumah tangga berusia 57 tahun itu menceritakan, anak perempuannya-lah yang pertama kali menemukan adanya tulisan berlafaz “Allah” dalam potongan daging itu. “Saya membagi daging itu menjadi enam potong dan merebusnya dalam air. Anak perempuan saya membantu saya ikut membantu memasak di dapur dan dia-lah yang melihat tulisan ‘Allah’ di semua potongan daging itu,” kata Rashadah para wartawan yang mengunjunginya di Kampung Alur Gunung.
Setelah menyaksikan keajaiban itu, Rashadah tidak jadi mengolah daging-daging itu yang rencananya akan dihidangkan untuk jamuan hari raya. Ia mengeringkannya dan menyimpan daging-daging tersebut yang menurutnya akan digunakan untuk obat.
Selain di Malaysia, kejadian serupa pernah dilaporkan terjadi di Nigeria tahun 2008. Seorang pelanggan restoran melihat tulisan berlafaz “Allah” dalam daging yang dihidangkan ketika ia akan menyantapnya.
Pada tahun 2006, ratusan warga Muslim di Inggris berdatangan ke sebuah toko binatang peliharaan di Liverpool untuk menyaksikan tulisan “Allah” dan “Muhammad” di tubuh dua ikan mas koki di toko tersebut. Dan masih banyak lagi kejadian-kejadian serupa dimana banyak orang secara tak sengaja menemukan lafaz “Allah” di tempat-tempat yang tak terduga.
Bagi Muslim, kejadian-kejadian itu merupakan tanda-tanda kebesar Allah Swt seperti Islam mengajarkan bahwa semua yang ada di jagat raya ini bergerak atas dasar kekuasaan dan perintah Allah Swt.
Tak Ada Biaya Jenazah Tak Dikubur 2 Hari
Diposting Pada 30 Sep 2009
Jenazah Andriana (5), bocah warga Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Tangerang, Banten, akhirnya dimakamkan Senin siang (28/9).
Menurut kelaurga, penguburan bocah yang meninggal karena tenggelam di danau penggalian pasir tersebut sempat tertunda dua hari, lantaran masalah keuangan.
Mayat Andriana akhirnya dapat dimakamkan di tanah wakaf Desa Pabuaran, Cikupa setelah melalui proses panjang menyangkut masalah administrasi.
Proses administrasi tersebut yakni mengenai biaya pemakaman seharga Rp2 juta rupiah yang harus dibayar pihak keluarga kepada pengurus tempat pemakaman.
Koko Roswara (55) Ayah dari jenazah tersebut membenarkan adanya biaya administrasi yang wajib dibayar untuk biaya pemakaman kepada pengurus tanah wakaf tersebut.
Hal tersebut dikarenakan karena keluarga almarhum bukan warga setempat. Selain itu pihak keluarga tidak mempunyai biaya yang cukup sehingga pemakaman tersebut sempat tertunda.
“Tanah wakaf di Desa Pabuaran memang hanya untuk warga setempat, jadi warga selain desa Pabuaran seperti saya tidak boleh menggunakan lahan tersebut kecuali dengan membayar biaya sebesar Rp2 juta. Sedangkan saya tidak mampu untuk membayar biaya sebesar itu,” ujar ayah korban kepada wartawan.
Namun, setelah melalui proses negosiasi yang panjang, pihak pemakaman akhirnya membolehkan jenazah dimakamkan di tempat tersebut dengan biaya sebesar Rp200 ribu rupiah saja.
Pihak keluarga merasa lega karena jenazah anaknya tersebut dapat dikuburkan ditempat yang diinginkan
Masa dalam kasus terorsime polisi mau jujur?
Diposting Pada 30 Sep 2009
Mabes Polri mengungkap peran Mohamad Jibril bertugas untuk urusan dalam dan luar negeri organisasi Tanzim Al Qaeda Asia Tenggara. Pihak keluarga menilai bukti yang disebutkan Polri adalah hasil rekayasa.
“Bukti yang ada direkayasa, dalam kasus ustad Abu Bakar Baasyir juga begitu dulu, penuh dengan dengan kesaksian palsu,” ujar kerabat dekat keluarga yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Selasa (29/9/2009).
Modus polisi dalam pemberantasan terorisme ini menurutnya dimulai dari kampanye di media, kemudian melakukan stigmatisasi kepada target sasaran. Kemudian polisi menyampingkan sisi hukumnya.
“Kalau memang punya bukti mengapa di umbar ke media? Kenapa tidak langsung diadili? Biar jelas buktinya secara hukum, bukti polisi itu lebih banyak ngarang dan direkayasa,” tambahnya.
Kerabat yang juga berperan sebagai kuasa hukum keluarga itu mengatakan, polisi selalu berubah-ubah dalam memberikan keterangan. Maka itu, keluarga menilai polisi tidak jujur dalam memproses kasus terorisme ini.
“Dalam kasus KPK saja polisi berubah-ubah keterangannya, masa dalam kasus terorsime polisi mau jujur?” imbuhnya.
PKS:Bukan Noordin Polri Lakukan Rekayasa
Diposting Pada 30 Sep 2009
- Keraguan masyarakat akan kebenaran jenazah teroris yang tewas di Solo adalah Noordin M Top mulai muncul. Untuk menjawab keraguan itu, PKS pun menyarankan akan segera dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF) independen untuk mengecek jenazah Noordin.
“Kalau memang valid keluarga Noordin ragu dengan ciri-ciri teroris di Solo itu, saya usulkan dibentuknya tim pencari fakta yang independen untuk mengumpulkan fakta-fakta di lapangang untuk mengusut kebenaran jenazah siapa itu,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Soeripto kepada INILAH.COM, Jakarta, Rabu (30/9).
Menurutnya, bila memang keluarga Noordin di Malaysia merasa ragu dengan ciri-ciri yang disampaikan Polri, maka sebaiknya keluarga menolak saja. Dan kalau itu terjadi, maka hal itu merupakan bagian dari rekayasa besar yang dilakukan kepolisian Indonesia.
“Ini adalah bentuk rekayasa Polri. Masak kalau itu bukan Noordin harus diakui keluarga itu Noordin? Sebab kalau begitu akan banyak informasi yang disampaikan kepada presiden menyesatkan. Kalau semua informasi rekaysa seperti ini kan Indonesia juga yang rugi,” katanya.
Sebelumnya, Direktur Pusat Studi Intelijen dan Kemanan Nasional (SIKNAL) Dynno Creesbon menyatakan, ciri-ciri yang disampaikan Polri berbeda jauh dengan yang dimiliki dan pengakuan kerabat Noordin. Ia mengatakan, gembong teroris asal Malaysia itu memiliki bekas luka di alis mata kiri.
“Selain itu, gigi ginsul, mata agak terbeliak (melotot), kedua alisnya terangkat, tidak memiliki bulu tangan dan ada bekas luka di pinggul kiri,” katanya mengutip pernyataan mantan ajudan Noordin yang tidak ingin disebutkan namanya.
Sedangkan ciri-ciri lainnya, atau berdasarkan kebiasaan sehari-hari, lanjutnya, Noordin selalu dikawal 4 ajudan. Dalam perpindahannya ke berbagai tempat, Noordin selalu disiagakan sedikitnya 4 kendaraan roda dua.
“Selalu menggunakan rompi bom, dan tidak pernah menggunakan HP serta tidak pernah menggunakan laptop. Noordin juga tidak pernah bersembunyi dengan DPO polisi,” tuturnya.
Dilarang Pelihara Jenggot Dibawah 50 tahun
Diposting Pada 30 Sep 2009
Jenggot kini sudah dianggap identik dengan teroris oleh pemerintah Tajikistan. Karenanya, pemerintah melarang guru sekolah dan dosen universitas yang berusia di bawah 50 tahun memakai jenggot dan membatasi panjang jenggot bagi staf pendidikan yang lebih tua.
Tajikistan, yang berbatasan dengan Afghanistan, menganggap kelompok Islam radikal sebagai ancaman. Mereka sengaja menindak keras gerakan agama yang tidak sejalan dengan versi Islam.
Reuters melaporkan, para pria di republik bekas Uni Soviet tersebut, yang sebagian besar Muslim, sering memakai jenggot sebagai lambang keyakinan.
Menurut peraturan yang dipublikasikan pada akhir pekan dan dijadwalkan berlaku mulai 1 Oktober, para guru yang berusia di atas 50 tahun, dapat memiliki jenggot yang rapi tidak lebih dari tiga sentimeter panjangnya.
Namun, sebagai persetujuan yang seimbang pada konservatisme, aturan baru itu juga melarang para guru mengenakan pakaian gaya-Barat seperti jeans, rok mini dan T-shirt.
“Semua yang baru itu diperkenalkan sebagai bagian dari pembaruan tanpa henti sekolah dan pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan mentalitas dan adat-istiadat masyarakat kita,” jurubicara Kementerian Pendidikan Abdulkhamid Nozimov seperti dilansir reuters.
Presiden Tajikistan Imomali Rakhmon sebelumnya melarang HP dari sekolah dan universitas serta mengatakan siswa sebaiknya tidak datang ke sekolah dengan mobil mereka sendiri.
Jenazah Berewok itu Bukan Noordin….
Diposting Pada 29 Sep 2009
Jenazah yang meninggal pada penggerebekan di Solo 16 September lalu disinyalir bukanlah Noordin M Top yang sebenarnya. Pihak keluarga gembong teroris asal Malaysia itu pun diminta untuk mengakui Noordin palsu tersebut.
Direktur Pusat Studi Intelijen dan Kemanan Nasional (SIKNAL) Dynno Creesbon mengatakan, dirinya mendapat kabar dari kerabat Noordin di Malaysia, yang meragukan keaslian jenazah pria bewok yang tewas bersama tiga rekannya di Solo itu.
“Foto yang dilansir polisi tidak sama dengan foto Noordin yang dimiliki keluarga. Apa iya orang berubah dalam sekian tahun,” kata kata Dynno menirukan sumber dari kerabat Noordin kepada INILAH.COM di Jakarta, Selasa (29/9).
Dynno melanjutkan, pihak keluarga konon diminta Polisi Malaysia agar mengiyakan jika jenazah yang di Solo adalah Noordin yang sebenarnya. “Demi kepentingan bangsa dan negara ada baiknya Polri kroscek lagi, sebab banyak pihak meragukan termasuk keluarga Noordin sendiri,” imbuh pria asal Ambon, Maluku ini.
Oleh sebab itu, kata Dynno, Polri harus terbuka terhadap masukan masyarakat dan para pengamat agar berhati-hati dalam menentukan sesorang itu Noordin atau bukan. “Sebab saya dan keluarga Noordin, kalau boleh jujur merasa tidak melihat itu jenazah Noordin yang sebenarnya,” tandas Dynno.
Ternyata Tengkorak Hitler Perempuan
Diposting Pada 28 Sep 2009
Selama ini Diktator NAZI, Adolf Hitler, dinyatakan tewas setelah menembak dirinya sendiri di lubang perlindungannya di Berlin pada 30 April 1945. Namun, data ini kini dipertanyakan setelah hasil penelitian ahli Amerika yang menyatakan tengkorak yang selama ini diduga Adolf Hitler ternyata berjenis kelamin perempuan.
Seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, Senin 28 September 2009, selama tahunan Rusia menyimpan potongan tengkorak itu sebagai artefak dan bukti bahwa pasukan Rusia berhasil menemukan Hitler diantara reruntuhan Berlin.
Namun, program History Channel documentary Amerika Serikat menyatakan tengkorak itu adalah tengkorak perempuan berusia di bawah 40 tahun, bukan Hitler yang dinyatakan meninggal di usia 56 tahun.
Dalam kutipannya, seorang ahli arkeologi dan tulang, Nick Bellantoni, mengambil sampel DNA dari tengkorak itu di Moscow. Kemudian, dia membawa sampel itu untuk di uji di University of Connecticut.
Dia dan koleganya meragukan jika potongan tengkorak itu adalah Eva Braun, teman dekat Hitler selama bertahun-tahun. Paslanya, Eva lebih suka bunuh diri dengan sianida, bukan senjata api.
Penemuan ini, menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Hitler tidak mati pada 1945. Teori ini menyebutkan Hitler berhasil selamat dan terbang ke Amerika Selatan.
• VIVAnews
Karena Jenggot Polisi Nigeria Arogan
Diposting Pada 28 Sep 2009
Akibat aksi kekerasan kelompok Boko Haram, kini kaum Muslim Nigeria terkena getahnya. Sejak berkonflik dengan kelompok militan yang menewaskan sedikitnya 600 orang itu, polisi Nigeria kerap melakukan penangkapan kepada kaum Muslim dengan tuduhan sebagai anggota Boko Haram.
“Saya tengah berangkat ke tempat kerja ketika polisi mencegat saya,” kata Ibrahim
Saleh, warga Muslim di negara bagian Borno, kepada IslamOnline melalui telepon setelah ia dibebaskan. “ Ketika saya tanya apa salah saya, mereka mengatakan saya anggota kelompok Boko Haram. Tuduhan yang lucu.”
Pada Juli, Boko Haram, kelompok militan yang menentag apa pun yang berbau Barat, menyerang kantor-kantor polisi dan fasilitas pemerintah lainnya. Polisi Nigeria berhasil menumpas mereka dengan membunuh ratusan pengikutnya, termasuk menewaskan pemimpinnya, Mohammed Yusuf. Sejak saat itu, polisi terus memburu sisa-sisa anggota Boko Haram di jalan-jalan seluruh negeri. Mereka mencurigai setiap pria Muslim berjenggot dan berpakaian gamis.
“Saya dicurigai dan ditangkap karena saya berjenggot dan memakai baju gamis,” kata Saleh seraya menyatakan, sejumlah pria Muslim yang ditemuinya di kantor polisi juga ditangkap hanya karena berjenggot. Kelompok Boko Haram berjenggot sehingga polisi mencurigai setiap pria berjenggot. “Ini artinya seluruh kaum Muslim (dituduh sebagai) anggota Boko Haram,” tegasnya.
Nigeria, salah satu bangsa paling religius di dunia, terbagi antara kaum Muslim di utara dan Kristen di selatan. Jumlah kaum Muslim 55% dari total penduduk, Kristen 40%, dan 5% sisanya ateis.
Perburuan polisi terhadap sisa-sisa kelompok Boko Haram tidak hanya dilakukan di negara bagian Borno or Yobe. Di kawasan pinggiran kota Lagos, ibu kota Nigeria, polisi menahan belasan pria Muslim hanya karena mereka berjenggot dan dituduh anggota Boko Haram.
Salah satu korban, Sulaiman Idris, mengaku ditangkap saat berangkat kerja. “Saya kenal Idris sebagai Muslim cinta damai yang memelihara jenggot dan memakai celana panjang sebatas mata kaki,” ujar teman kerja Idris, Shakirat Adedo. “Saya diberi tahu ada 11 pria lain yang ditahan dengan ciri-ciri dan tuduhan yang sama.”
Dua wartawan Muslim yang bekerja untuk penerbitan Islam yang bermarkas di Lagos, Al-Minbar, juga ditahan polisi. Penangkapan itu terkait publikasi artikel mereka berjudul “Every Muslim Is A Boko Haram” yang mengirik aksi polisi yang melakukan berbagai penangkapan.
Sejumlah tanahan bisa bebas dengan membayar uang tebusan. Menurut Saleh, dirinya bisa bebas karena membayar. Ia menduga, polisi memanfaatkan isu Boko Haram untuk mendapatkan keuntungan. “Polisi Nigeria bersembunyi di balik insiden Boko Haram untuk mendapatkan uang.”
Dugaan senada dikemukakan pemimpin Movement of Justice in Nigeria (MOJIN) cabang Yobe, Mallam Zakari Adamu. “Jika Anda tidak punya uang untuk membayar tebusan, Anda akan tetap berada di sel,” katanya. “Bahkan jika setelah diinterogasi Anda dinyatakan tidak bersalah sekalipun!”
MenkominfoDukung Kedatangan Artis Porno
Diposting Pada 28 Sep 2009
Sejumlah kelompok dengan tegas menentang rencana kedatangan bintang porno Miyabi untuk berakting di Indonesia. Menkominfo mendukung kedatang Miyabi tapi ada syaratnya.
Perempuan yang bernama Maria Ozawa tersebut rencananya akan membintangi film komedi bertajuk ‘Menculik Miyabi’. Raditya Dika didapuk sebagai penulis skenario sekaligus membintangi film tersebut.
Ternyata rencana tersebut mendapat tanggapan pro dan kontra. Menkominfo, Muhammad Nuh pun punya pendapat sendiri dengan masalah tersebut. Ia mendukung Miyabi asalkan ada syaratnya.
“Kalau dia di Indonesia tidak melakukan kegiatan-kegiatan porno, secara legal tidak bisa dilarang,” ungkapnya usai memberikan ceraman dan meresmikan website Madrasah Qudsiyah di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2009).
Nuh pun melihat, bahwa penolakan terhadap Miyabi dari berbagai pihak sebenarnya bukan faktor kebencian, melainkan sebagai seruan moral. “Jadi kita harus menghormati pendapat mereka yang menolak,” katanya.
Untuk itu, mantan Rektor ITS itu menyarankan, agar masyarakat tidak membuat kegiatan yang kontroversial. “Tetapi kreatifitas hendaknya tidak lantas mengabaikan kepekaan sosial.”.
Umat Islam Sengsara Raja Arab Beli Liverpool
Diposting Pada 28 Sep 2009
Pemandangan yang begitu ironi, dikala umat Islam di dunia masih banyak menderita karena konflik maupun bencana dan masih banyak membutuhkan dana bagi kesejahteraan mereka, namun orang-orang kaya Arab malah memamerkan syahwatnya dengan akan menghabiskan uang ratusan juta dolar hanya untuk membeli klub sepak bola.
Seorang pangeran Saudi ditetapkan untuk menjadi investor Arab terbaru yang akan menyuntikkan jutaan dollar ke Liga Utama Inggris saat ia bersedia untuk membeli saham besar di klub sepak bola Liverpool dengan kesepakatan multi-juta dolar, kata laporan pers hari Minggu kemarin.
Pangeran dari keluarga kerajaan Saudi yang bernama pangeran Faisal bin Fahd bin Abdullah yang juga merupakan seorang usahawan ini, tidak berbeda jauh dengan sepupunya pangeran Walid bin Talal – yang sama-sama nyeleneh dalam urusan ‘menghabiskan’ uang.
Pangeran Faisal bin Fahd bin Abdullah dilaporkan di London sedang menyiapkan sebuah kesepakatan bernilai £350 juta (sekitar $560 juta) dengan klub Amerika dilanda utang yang dimiliki Tom Hicks dan George Gillet, kata surat kabar Saudi al-Riyadh melaporkan.
“Kami sedang mencari untuk membeli 50 persen saham di klub yang sekarang menderita utang senilai £245 juta (sekitar $390 juta),” kata sang pangeran, yang memimpin perusahaan swasta F6 dan sebuah perusahaan yang berbasis di saudi yang disebut Fama Group.
Pangeran mengatakan bahwa kesepakatan untuk pengambilalihan akan tercapai dalam waktu dekat dan menambahkan ia telah menandatangani nota kesepakatan dengan Liverpool tentang pengaturan dan pendidikan akademi sepakbola di Arab Saudi dan Afrika Utara.
“Kami menandatangani kontrak dengan Liverpool pada hari Sabtu lalu setelah mengunjungi klub dan menghadiri pertandingan Liverpool melawan Hull City,” katanya kepada media.
Pangeran menambahkan bahwa ia berinvestasi di Liga Premier dengan alasan : “karena kami berusaha untuk melayani negara melalui kontrak-kontrak seperti ini yang akan bermanfaat bagi perkembangan olahraga Saudi dan sedikit banyak yang akan membuat kami bangga dan kami berharap kami akan beruntung dengan pembelian ini.”
Liverpool gagal untuk meraih kesepakatan pembelian dalam sebuah pembicaraan dengan perusahaan yang dimiliki oleh penguasa Dubai tahun lalu dan baru-baru ini juga seorang pengusaha Kuwait menyatakan minat mereka terhadap klub Liverpool namun belum tercapai kesepakatan.
Tahun lalu, Majalah Forbes memperkirakan klub sepak bola Liverpool bernilai $1 miliar, tidak termasuk utang, dan menempatkannya sebagai menjadi tim sepak bola keempat yang paling berharga di dunia setelah Manchester United, Real Madrid dan Arsenal.
Jika kesepakatan berjalan mulus, Liverpool akan menjadi klub Liga Premier ketiga di bawah kepemilikan orang Arab setelah tahun lalu Manchester City dibeli oleh Abu Dhabi United Group dan pada musim panas ini telah terjadi kesepakatan antara usahawan Dubai Syaikh Sulaiman Al-Fahim dan Portsmouth.
Tapi meskipun tawar-menawar yang terjadi di kantor klub, penggemar Liga Premier tampaknya berpikir para pemilik telah kehilangan sesuatu yang sebenarnya lebih penting, yaitu kecintaan terhadap permainan bola ini.
Bagi penggemar Chelsea – Ismail Yafi transaksi satu juta dolar telah mengambil kebesaran sepak bola itu sendiri.
“Ini telah menjadi sebuah bisnis daripada permainan,” kata pria berumur 29 tahun yang tinggal di Dubai kepada Al Arabiya. “Hal terbaik dari klub-klub Inggris adalah kenyataan bahwa mereka melatih para pemain muda untuk menjadi besar dan tidak membeli mereka.”
Pendukung Liverpool Raj Singh, 26, setuju dan berkata sepak bola menjadi lebih mirip hiburan daripada olahraga.
“Jika Anda melihat klub sepak bola seperti Manchester United atau Liverpool mereka telah mengembangkan pemain muda melalui sebuah sistem namun klub seperti Manchester City yang belum sesukses sekarang mencoba untuk membeli kesuksesan,” kata pelatih sepakbola pribadi yang tinggal di London kepada Al Arabiya.
Tapi ketika ditanya bagaimana menurutnya jika Liverpool disuntik dengan uang tunai seperti Manchester City dan menjadi klub yang kaya, Singh mengatakan: “Itu akan sangat bagus. Masalahnya saat ini adalah kurangnya pembiayaan. Kami adalah tim yang besar tetapi kami juga membutuhkan dukungan keuangan. ”
Namun tidak semua penggemar liga tampaknya terlalu khawatir tentang uang akan merusak olahraga.
“Saya katakan orang Arab datang membawa uang. Semakin banyak yang mereka gunakan untuk tim kami semakin sukses kecenderungan yang kami melihat,” kata pendukung Liverpool diehard James Spencer kepada Al Arabiya.
Liverpool adalah klub sepak bola Inggris yang paling sukses bersama 18 klub inggris lainnya pernah menjadi juara liga dan memenangkan lima Piala Eropa.
eramuslim
Masyarakat & Trend Tolak JenazahPelaku Teror
Diposting Pada 28 Sep 2009
Anggota TPM di Solo selaku kuasa hukum keluarga Susilo alias Adib mendatangi kantor MUI Kota Surakarta. Mereka meminta MUI mengeluarkan fatwa tentang pengurusan jasad Susilo sehubungan penolakan warga di berbagai lokasi yang menyatakan penolakan daerahnya jadi lokasi makam jenazah pelaku tindak teroris ini.
Dua anggota TPM itu adalah Anis Prijo Anshari dan Budhi Kuswanto. Mereka mendatangi MUI dengan alasan lembaga tersebut memiliki wewenang mengeluarkan fatwa tentang bagaimana kewajiban orang hidup mengurus jasad orang yang meninggal, termasuk jasad Susilo.
“Secara syari memang sudah jelas cara memperlakukan jenazah seorang muslim. Tetapi saat ini muncul rumor-rumor penolakan mengurus jenazah, termasuk dilakukan oleh pejabat publik. Karena itulah kami menilai perlu untuk
dimintakan fatwa kepada MUI,” ujar Budhi.
Budhi menyebut semua penolakan yang gencar dilakukan banyak kalangan masyarakat di berbagai tempat itu sebagai rumor. Alasannya, semua penolakan itu hanya mereka dengar dari pemberitaan di media massa. Semua pihak yang
menolak hingga kini tidak pernah menyampaikannya kepada keluarga.
“Kasus almarhum Susilo ini harus menjadi pelajaran penting, supaya kedepan jangan ada lagi penolakan-penolakan terhadap jenazah muslim, siapapun muslim yang meninggal itu. Jadi, permintaan fatwa ini bukan hanya untuk mengurus jenazah Susilo saja,” lanjutnya.
Surat permohonan fatwa tersebut diserahkan ke kantor MUI Kota Surakarta d Kompleks Masjid Agung Surakarta, Senin (29/9/2009) siang. Tidak ada satupun anggota MUI Kota Surakarta yang berada di kantor sehingga surat diterima
seorang staf MUI Kota Surakarta, Fachruddin Sidhiq.
Fachruddin mengatakan surat tersebut akan diserahkan kepada pimpinan MUI Kota Surakarta. Namun menurutnya, sejauh ini MUI tingkat kota/kabupaten tidak memiliki kewenangan mengeluarkan fatwa. MUI kota/kabupaten hanya bisa
mengeluarkan himbauan.
“Fatwa hanya bisa dikeluarkan setidaknya oleh MUI tingkat wilayah atas sepengetahuan MUI pusat. Karena itu, surat permohonan ini nantinya ya akan diteruskan ke MUI Jawa Tengah dengan tembusan ke MUI Pusat,” ujar Fachruddin.
Umat Islam Semarang Peringati Yaumul Quds
Diposting Pada 18 Sep 2009
- Meski tengah berpuasa, ratusan muslim yang tergabung dalam Solidaritas Muslim Indonesia Untuk AL-Quds siang tadi sekira pukul 14.30 WIB, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Dalam aksinya, mereka menyuarakan kecaman atas tindakan keji yang dilakukan Israel dan Amerika di sejumlah negara muslim, khususnya Palestina.
Para aktivis SMIQ mendasarkan aksinya pada pernyataan Imam Khomaini yang menjadikan hari Jumat di pekan terakhir setiap bulan suci Ramadan sebagai Yaumul Quds atau hari Al-Quds. Yaitu hari solidaritas kaum muslimin se dunia untuk pembebasan bangsa Palestina dan Al-Quds.
Aksi itu dilakukan dengan cara demo turun ke jalan untuk aksi damai menyatakan penentangan terhadap ketidakadilan dan kesewenangan Amerika serta Israel.
“Jika kaum muslimin di dunia yang berjumlah sekitar satu miliar, keluar dari rumah-rumah mereka pada hari Al-Quds dan meneriakkan Mampus Amerika, Mampus Israel, Mampus Rusia, maka kata-kata ini akan membawa kematian bagi negara-negara tersebut.”
“Tuntutan kami jelas dan pasti, yaitu menentang tindakan keji Israel terhadap rakyat Palestina,” ucap Hamid dari Voice of Palestine di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/9/2009).
SMIQ dalam aksinya menyatakan dukungan kepada Pemerintah Indonesia agar tetap tidak membuka hubungan diplomasi dengan Israel. Aksi yang diikuti pula oleh kaum perempuan dan anak-anak itu mendapat pengamanan dari personel Polres Semarang Selatan dan sempat menimbulkan kemacetan di ruas Jalan Pahlawan.
AS & Australia Puji Polisi Bentuk Intervensi ?
Diposting Pada 18 Sep 2009
Presiden memberi selamat keberhasilan polisi atas tewasnya Noordin M Top. Beberapa Negara, termasuk AS dan Australia ikut memuji
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan apresiasi kepada Polri atas kinerjanya dalam pemberantasan terorisme yang telah menewaskan Noordin M Top.
Dalam acara ramah tamah dan buka puasa dengan wartawan yang meliput kegiatan kepresidenan di Istana Negara Jakarta, Kamis (17/9), Kepala Negara mengatakan, keberhasilan Polri dalam melumpuhkan Noordin merupakan peristiwa yang cukup penting dalam penanganan teroris di dalam negeri.
”Kepolisian dan Detasemen khusus (Densus-red) 88 telah berhasil melumpuhkan pimpinan, arsitek dan perekrut pengebom bunuh diri, Noordin M Top, dan sejumlah teroris lainnya.”
Presiden menjelaskan, hal itu merupakan prestasi yang baik, karena Noordin M Top bersama Azhari yang tewas beberapa waktu lalu, selama delapan hingga sembilan tahun terakhir telah memimpin aksi teror di dalam negeri yang telah merenggut korban jiwa dan kerugian materi yang tak sedikit. ”Ini hasil yang penting, saya telah ucapkan selamat dan terima kasih,” ujarnya menegaskan.
Luar Negeri
Keberhasilan Polri dalam penyergapan yang menewaskan Noordin M Top juga mendapatkan apresiasi dari luar negeri. Konsul Jenderal Amerika Serikat (AS) di Surabaya dan media-media di Australia memberikan pujian dan selamat kepada Polri.
Konjen AS di Surabaya, Carryn McClelland, mengucapkan selamat kepada Polri atas usahanya memburu Noordin.
”Semua usaha yang dilakukan pemerintah menunjukkan kemajuan yang bagus,” kata Carryn, Kamis (17/9) kemarin.
Didampingi Kepala Keamanan Regional di Konjen AS di Surabaya, Dean Simpskins, ia memuji langkah Polri.
”Pemerintah AS sendiri sudah menjalin kerja sama yang sangat dekat dengan Polri dalam memerangi terorisme dan semuanya menunjukkan kemajuan yang sangat bagus,” katanya.
Sementara itu, media-media di Australia menyebut kesuksesan Polri sebagai kemenangan besar. Stasiun TV berpengaruh Australia, seperti ABC News dan Channel Seven, menurunkan berita seputar sukses besar Polri itu dalam sekilas info dan buletin berita mereka Kamis malam, sebagaimana dikutip KCM.
Media utama Australia menjadikan pengumuman resmi Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri sebagai konfirmasi positif kematian orang yang terus diburu dalam lima tahun terakhir itu.
Dituduh Teroris Selalu Ponpes Jadi Korban
Diposting Pada 18 Sep 2009
Pengurus Pondok Pesantren Al Kahfi Mojosongo, Jebres mengaku Susilo mengelola ternak sapi milik ponpes
Hidayatullah.com—Tewasnya Noordin M Top ikut menyeret nama Susilo atau juga dipanggil Susilo Adib, yang merupakan salah satu karyawan Pondok Pesantren Al-Kahfi Surakarta.
Dalam jumpa pers yang digelar di pondok setempat, Kamis (17/9) kemarin, Ketua Pondok Pesantren Al-Kahfi Surakarta membenarkan bahwa Agus Susilo Adib masuk sebagai santri di ponpes itu sejak tahun 2002. Kemudian sejak Februari 2008, Susilo diberi tugas mengelola ternak sapi milik ponpes.
Sunoto yang didamping Tim Pembela Muslim, Budi Kuswanto, yang ditunjuk Ketua Pondok Pesantren Al Kahfi, mengatakan, selama ini, Susilo amanah mengurus ternak milik yayasan.
“Sehingga selama itu pula Susilo tidak pernah bepergian jauh maupun minta izin dalam waktu yang lama karena dia mengurus ternak dengan jam kerja penuh,” kata Sunoto.
Dalam kesempatan itu, Kuswanto meminta agar persoalan terkait penggerebekan di Mojosongo tersebut tak dikait-kaitkan dengan Ponpes Al Kahfi. Hingga saat ini, katanya, TPM masih menanti proses hukum berjalan secara wajar dan jernih. ”Kami tak bisa memberikan penilaian atas penggerebekan itu, apakah itu terkait teroris atau tidak. Yang jelas, penumpasan teroris harus tetap menjunjung tinggi HAM,” paparnya.
Menurut Sunoto, Susilo masuk ke Ponpes Al Kahfi sejak Februari tahun 2002. Saat itu, Susilo masuk kelas 1 Madrasah Aliyah Ponpes. Tahun 2005, Susilo lulus dari Ponpes Al Kahfi dan kembali lagi ke Ponpes sebagai pengajar sekaligus mencari rumput ternak di Ponpes tahun 2008.
”Karena, di Pondok Al Kahfi ini kegiatan para santri sangat padat dan diajari juga berwirausaha. Salah satunya ternak sapi yang jumlahnya mencapai 31 ekor,” jelasnya.
Sementara itu, orangtua Putri Munawaroh dan Susilo Adib dibawa ke Ponpes Al Kahfi sejak pukul 09.30 WIB. Menurut Sunoto, mereka dibawa ke Ponpes untuk diambil darah guna tes DNA.
Sholat Ied Hari ini Naqsyabandiyah Dibubarkan
Diposting Pada 18 Sep 2009
Sekitar 200 orang Jamaah Naqsyabandiyah hari ini merayakan hari Raya Idul Fitri dan halal bihalal, Jumat (18/9/2009). Warga yang tinggal di sekita lokasi merasa risih dan membubarkan jamaah.
Salat Id ini digelar di sebuah rumah mewah di Jalan Bangau 2 Nomor 18, RT 5 RW 3, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Menurut warga, salat Id itu digelar oleh Jamaah Naqsyabandiyah. Warga yang mengetahui hal tersebut menjadi marah dan membubarkan secara paksa.
“Tadi sekitar pukul 9.30 WIB banyak warga berkumpul, kita kira acara keluarga. Tapi kok terdengar ada suara orang takbiran, kami curiga,” ujar Ketua RW 3, Entong Syafii, kepada warawan di lokasi.
Alhasil, puluhan warga berkumpul dan memaksa Salat Id itu dibubarkan. Sempat terjadi adu mulut dan kericuhan karena aksi itu sehingga pihak polisi datang menengahi.
Akhirnya, warga pun bisa menahan diri. Salat Id tidak jadi dilaksanakan dan hanya digelar pengajian saja.
Salah seorang jamaah, Imam, mengaku melaksanakan Salat Id lebih awal karena memulai puasanya lebih awal.
“Ini keyakinan kami. Kami melakukan puasa 2 hari sebelum yang lain. Atas kemarahan warga kami memaklumi, kami mohon maaf,” ucapnya.
Sementara itu Penyelenggaraan Salat Id di rumah mewah di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, dinilai meresahkan masyarakat. Menurut polisi, acara ini digelar oleh Rabbani Sufi Institute Indonesia.
Menurut warga sekitar, rumah tersebut memang terutup dan pemiliknya jarang bergaul dengan masyarakat. Polisi masih berjaga-jaga di lokasi tapi tidak ada oknum yang diamankan.
Artis Porno Datang Kemana Presiden SBY ?!
Diposting Pada 18 Sep 2009
Ustad muda Yusuf Mansyur merasa prihatin dengan upaya-upaya sistematis untuk menghancurkan akhlak bangsa Indonesia. Karena itu, dirinya lebih setuju jika Presiden mencekal kedatangan bintang porno Jepang, Miyabi atau Maria Ozawa yang diundang oleh sebuah rumah produksi.
Bahkan seandainya dirinya menjadi Presiden, ingin mengundang Maria Ozawa ke rumah, dan akan diceramahi agar segera sadar dan meninggalkan pekerjaannya. Karena yang dilakukan sudah melalui film-film pornonya telah meracuni generasi muda dunia.
“Kalau menurut saya mendingan kita cekal, tapi kalau saya jadi kepala negara saya undang Miyabi ke Cikeas, saya ceramahin saya suruh bertaubat. Baru dia boleh ke Indonesia main film. Tapi jangan-jangan malah mau merusak bangsa ini?” tegasnya dengan nada bertanya.
Kondisi perfilman Indonesia sendiri yang sekarang ini mengarah munculnya banyak film berbau porno, menurut Yusuf Mansur harus segera dikoreksi. Dan insan perfilman pun harus introspeksi diri.
“Mestinya kita introspeksi dulu, karena yang saya lihat film kita ini mengarah ke sana (pornografi, red), tapi nggak bisa juga didiamkan. Ibaratnya kita habis mandi wangi, tiba-tiba ada teman datang menginjak tahi kucing, ya bau. Kalau mau masuk ke Indonesia dibersihkan dulu,” terangnya.
Yusuf Mansyur juga meminta segera untuk menerapkan undang-undang perfilman yang baru, jika dalam konteks pornografi dapat bekerja efektif. Jangan hanya berkutat pada persoalan yang justru jauh dari penyelesaian.
“Kalau memang itu tujuannya, untuk mengontrol hal-hal seperti ini ya harus segera,” pungkasnya.
Sementara itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai Tampilnya Miyabi dinilai akan merusak citra Indonesia di mata negara lain.
“Sebaiknya janganlah menggunakan bintang porno itu. Walaupun filmnya tidak porno tapi kan bintangnya porno. Kecuali kalau sudah berhenti jadi bintang porno,” kata Ketua MUI Ma’ruf Amin saat dihubungi detikcom, Jumat (18/9/2009).
Menurut Ma’ruf, meski film yang akan dibintangi Miyabi itu bukan film porno, tapi citra di masyarakat sudah terbentuk bahwa Miyabi adalah bintang porno. Masyarakat akan punya kesan kurang baik terhadap film tersebut.
Selain itu, tampilnya Miyabi dalam film Indonesia berjudul ‘Menculik Miyabi‘ itu juga berpotensi mencemarkan nama Indonesia di mata negara lain. “Bisa saja Indonesia dapat kesan buruk karena mengimpor bintang porno. Kayak kurang bintang dalam negeri saja,” ucapnya.
Tentara AS Dilempas Sepatu Berbuah Kematian
Diposting Pada 18 Sep 2009
Sungguh naas nasib pria Irak ini. Dia ditembak tentara Amerika Serikat (AS), hanya karena melemparkan sepatu ke tentara itu. Tapi sang tentara justru mengira yang dilemparkan tersebut adalah granat. Tak ayal senapan pun menyalak yang menewaskan pria Irak itu.
Peristiwa itu terjadi Rabu (16/9/2009) lalu ketika tentara AS tengah melakukan patroli dengan tentara Irak di Falluja, kota di sebelah barat provinsi Anbar, Irak. Saat itu, sang marinir AS tersebut melihat seorang pria melemparkan sesuatu ke arah mereka, dan langsung menembak dan melukai pria itu. Mereka meyakini benda yang dilempar adalah granat.
“Para marinir melihat benda yang dilemparkan ke arah kendaraan patroli mereka sebagai granat,” kata juru bicara tentara AS di Irak, Letnan Rachel Beatty, seperti dilansir Reuters, Jumat (18/9/2009).
Tapi Rachel mengatakan benda yang diduga granat tersebut tidak ditemukan.
Sementara salah seorang saksi, Jassim Mohammed, mengatakan pria itu melemparkan sepatu ke arah patroli tentara AS. Menurutnya, jarak pandang di Falluja memang seringkali tidak jelas, mengingat serangkaian serangan pasukan AS dilakukan di wilayah tersebut.
“Tiba-tiba seorang tentara AS dalam Humvee menodongkan senjatanya ke arah pria tersebut dan menembaknya,” tutur Jassim.
Seorang dokter di rumah sakit Falluja, Ahmed Mohammed, mengatakan pria yang ditembak tersebut bernama Ahmed Latif (32), seorang ahli mesin. Dia tertembak tepat di bagian dada. Dia di operasi pada Kamis (17/9/2009) sore, setelah sempat kritis, akhirnya dia dinyatakan tewas.
Sedangkan seorang polisi di Falluja, Ahmed Abdul Razzaq, menyebutkan pria tersebut menderita masalah kejiwaan akibat serangan besar-besaran pasukan AS di Falluja sejak invasi AS tahun 2003. Dalam serangan tersebut, pasukan AS meluncurkan dua serangan besar di Falluja dan markas militan Sunni Arab pada 2004.
Menanggapi hal ini, salah saudara Ahmed, Uday Latif, yang pernah ditahan selama 2 minggu oleh tentara AS pada 2007, menyakini bila saat itu saudaranya hanya melemparkan sandalnya ke arah patroli AS karena histeris.
“Dia membenci militer AS dan menjadi histeris ketika melihat patroli tentara AS melintas. Dia tidak tahu bagaimana caranya menggunakan senjata dan tidak pernah sedikitpun terpikir di pikirannya untuk menggunakan senjata,” jelas Uday.
Melemparkan sepatu merupakan tanda penghinaan di Timur Tengah. Dan semenjak seorang jurnalis Irak melemparkan sepatunya ke arah mantan Presiden AS George W Bush, Desember lalu, kini melempar sepatu telah menjadi simbol perlawanan terhadap invasi AS di Irak.
Puncak Mudik di Stasiun Senen Diprediksi Sore Ini
Diposting Pada 18 Sep 2009
Jakarta – Dua hari menjelang Idul Fitri, diprediksi Stasiun Senen mencapai puncak arus mudik. Diperkirakan 20 ribu orang lebih akan diberangkatkan dengan 17 kereta api reguler dan 5 kereta api tambahan.
“Diperkirakan hari ini (puncaknya). Jelang petang, sekitar 20 ribu orang lebih akan mudik dari stasiun,” kata Kepala Stasiun Senen, M Barosad, kepada wartawan di Stasiun Senen, Jumat (18/9/2009).
Untuk mengantisipasi puncak mudik itu, 17 kereta reguler kelas ekonomi telah disiapkan. Selain itu, 5 kereta tambahan juga sudah disiapkan.
“Untuk hari kemarin mencapai 16 ribu penumpang dengan 2 kereta tambahan,” kata Barosad.
Terkait tiket, Barosad mengaku pihaknya terus melakukan penjualan dan tidak membatasinya, khususnya untuk kelas ekonomi. Pihaknya telah mengantisipasinya dengan menyiapkan KA Sapu Jagat, yaitu rangkaian kereta dengan gerbong barang yang telah disulap menjadi kereta angkut dengan beralaskan tikar.
Harga tiket bervariasi dari Rp 39 ribu untuk kelas ekonomi dan Rp 200 ribu untuk kelas bisnis. “Semoga saja KA Sapu Jagat tidak beroperasi. Tapi prinsipnya, kami berkewajiban mengangkut seluruh warga yag hendak mudik,” pungkas Barosad.
Karena Babi Aku Memeluk Islam
Diposting Pada 18 Sep 2009
Satu ketika di hari Jumat, jarum jam menunjukkan pukul 10 pagi jelang masuknya waktu shalat, seorang pemuda China tampak mendekati mesjid agung Beijing, China. Jang nama pemuda itu, berdiri sejenak persis di pintu gerbang masuk mesjid. Dia terlihat seperti ragu-ragu untuk melangkahkan kakinya lebih lanjut. Matanya tertumpu pada tulisan yang tergantung di gerbang, yang berbunyi “Muslims Only”. Tanda peringatan itu ditulis dalam tiga bahasa, China, Inggris dan Arab.
Di tengah keragu-raguan itu, dia akhirnya memutuskan untuk masuk ke dalam mesjid. Batinnya seakan membawa sebuah beban berat.
“Ada yang bisa kami bantu?” tanya imam mesjid ramah. “Saya mau menjadi seorang muslim, Pak,” sahut Jang dengan nada bergetar. Sang imam tersenyum penuh simpatik. Lalu dia mengajak Jang masuk ke dalam ruangan kantor yang terletak menyatu dengan mesjid.
Lalu pengurus mesjid memberi Jang tiga buah brosur tentang Islam, agar dia sedikit paham sebelum memeluk Islam. Tapi serta merta mereka sangat terkejut ketika Jang memberitahukan bahwa dia tidak butuh brosur. Bahkan, kata Jang, dia telah mempelajari Islam dengan membaca bermacam buku.
Guna meyakinkan para pengurus mesjid, Jang mengajak mereka diskusi tentang apa saja yang telah diketahuinya. Alhasil, salah seorang pengurus menghampirinya dan melafalkan dua kalimah syahadah. Serta merta Jang pun mengikuti petunjuk sang imam.
Awalnya karena babi
Jang, yang kini telah menjadi mualaf mengganti namanya menjadi Salim. Lalu dia menceritakan kisah perjalanannya mencari Islam.
“Semuanya bermula dari masalah babi,” kata dia sembari tersenyum. Sebagaimana diketahui Islam melarang para penganutnya untuk mengkonsumsi babi. Jang heran dan ingin tahu lebih detail kenapa babi dilarang dalam Islam.
“Saya lalu mempelajari hal itu dengan serius. Berbagai majalah kesehatan, demikian juga aneka rupa buku saya cari untuk mencari jawabnya,” kisah Jang.
Dari hasil studi itu, diketahui bahwa babi merupakan hewan omnivora atau hewan pemakan segala jenis makanan. Tidak seperti sapi atau kambing yang hanya makan jenis tetumbuhan saja.
Beberapa peneliti juga menyebutkan bahwa makan babi dapat menyebabkan tidak kurang dari tujuh puluh macam jenis penyakit berbeda. Jang makin yakin Islam adalah agama yang benar.
“Bahkan saya juga menemukan hal yang sama di dalam pengobatan tradisonal China. Di sana disebutkan babi sangat tdak dianjurkan dijadikan sebagai makanan dan begitu pula mengolahnya menjadi sbahan baku produk-produk seperti kesehatan, kosmetik dan lainnya sangat dilarang,” sebut Salim.
Berdasarkan data sejarah, Islam datang ke China melalui perantaraan pedagang muslim di era Dinasti Tang, sekitar 1300 tahun silam. Namun ada juga sejarah yang tergolong sahih menyebut bahwa Islam dibawa oleh sahabat Nabi Muhammad bernama Saad bin Abi Waqqas. Saat ini komunitas umat Islam di China ada sekitar 30 juta jiwa. Mereka sebagian besar berdiam di kawasan Xinjiang, Ningxia, dan Kashgar. Walahu ‘alam bisshawab.
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah