Pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra Ustadz Muhammad Arifin Ilham mengingatkan umat Islam termasuk para pemimpin untuk segera kembali dan meramaikan masjid. Menurut Arifin, terjaganya sejumlah masjid dari berbagai bencana di Aceh, Padang, hingga Situ Gintung, memiliki makna Allah SWT ingin mengajak umat Islam untuk segera kembali dan meramaikan masjid.
”Sadarkan kami ya Allah, sadarkan pemerintahan kami ini ya Allah, sadarkan semua kami. Rumah-Mu Engkau jaga. Masjid tidak kau hancurkan. Ini bahasamu ya Allah. Agar umat ini kembali ke rumah-Mu,” tandas Ustadz Arifin dalam acara Doa dan Zikir bagi para korban bencana jebolnya Tanggul Situ Gintung di Lapangan Sepakbola Gintung, Ciputat, Jumat (3/4) petang.
Dihadiri Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat; Gubernur Banten Ratu Atut; dan lebih dari seribu umat Islam Jabodetabek, acara ini diselenggarakan Harian Umum Republika bekerja sama dengan Majelis Zikir Az-Zikra, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; dan PT Telkom.
Ustadz Arifin mengingatkan, ”Ya Allah peristiwa di Padang, tiga masjid terjaga; peristiwa tsunami besar Banda Aceh, 18 masjid Engkau jaga ya Allah. Sadarkan penduduk negeri. Di negeri ini banyak masjid tapi sedikit yang datang memenuhi undangan-Mu,” tandas Arifin dalam doanya.
Menurut Arifin, ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, yang pertama beliau bangun adalah masjid. Maka sejarah mencatat kota Madinah, infrastruktur, politik, ekonomi, sosial, budaya, bahkan militernya, semuanya bermuara dari masjid.
”Adzan bukan panggilan muadzin, tapi adzan panggilan Allah SWT, undangan Allah. Allah SWT mengundang kita. Pencipta langit dan bumi mengundang kita lima waktu ke rumah-Nya. Mereka yang faham takbir tidak ada kepentingan dan kesibukan saat itu kecuali hanya mengagungkan dan membesarkan Allah,” tandas Arifin yang diamini jamaah.
Menurut Arifin, mereka yang memenuhi pangilan ke rumah Allah akan diberkahi. “Seorang ayah yang ke masjid, anaknya diberkahi Allah; suami yang ke masjid, istrinya diberkahi oleh Allah. Pemimpin ke masjid, wakil rakyat ke masjid; rakyatnya pun diberkahi oleh Allah SWT. Peristiwa tsunami, peristiwa Padang, peristiwa Situ Gintung, pelajaran mahal.”
//Haqqul yakin//, musibah ini adalah peringatan dari Allah SWT yang akan mendatangkan hikmah dan rahmat besar buat negeri yang kita cintai ini. Peristiwa ini saat menjelang pesta demokrasi, mudah-mudahan akan terpilih wakil rakyat dan pemimpin yang saleh.
Beredar StikerSBY Presidenku PKS Pilihanku
Stiker PKS bergambar tunggal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beredar di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Dalam stiker tersebut juga tertera tulisan “SBY Presidenku, PKS Pilihanku” dan lambang PKS.
Sejumlah warga yang ditemui detikcom, mengaku diberikan oleh stiker tersebut oleh seseorang. Sang penyebar stiker tersebut hanya membagi-bagikan stiker tersebut begitu saja tanpa pesan khusus.
“Yang namanya dikasih,ya terima saja,” kata Nispuwati, warga Jl KS Tubun, Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (03/04/2009).
Fahrudin, warga Jl KH Agus Salim yang mengaku simpatisan PKS mengatakan pemberian stiker tersebut cukup membingungkan. Sebab sepanjang yang diketahuinya, DPP PKS hingga saat ini belum menentukan sikap terkait capres yang akan diusungnya.
”Saya juga terima stiker PKS yang ada gambar SBY. Apa itu artinya PKS mendukung SBY?” tanya Fahrudin.
Ketua DPD PKS Samarinda Sarwono ketika dikonfirmasi detikcom membantah sebagai pembuat stiker tersebut. Menurutnya, stiker tersebut hanyalah ‘kerjaan’ para simpatisan.
“Bukan kami yang edarkan. Itu tidak lebih dari aspirasi simpatisan PKS yang menginginkan SBY jadi presiden lagi,” kata Sarwono.
Sarwono menegaskan, hingga saat ini PKS belum mempunyai sikap resmi soal capres. PKS masih berkonsentrasi kepada persiapan pemilu legislatif,9 April 2009 mendatang.
“Sekali lagi, beredarnya stiker itu kami nilai sebagai aspirasi simpatisan agar PKS mendukung SBY,” tutup Sarwono.
Al-Quran Itu Hanyut Diterjang ‘Tsunami’
Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) termasuk korban air bah Situ Gintung yang menderita kerugian cukup besar. Berbagai fasilitas rusak diterjang banjir dadakan, termasuk perpustakaan.
“Ini Alquran sisa ratusan dari total 15 ribu,” ujar Kepala Perpustakaan UMJ, Hadiyan, kepada detikcom, di kampus UMJ, Jl Ahmad Dahlan, Ciputat, Tangerang, Jumat (3/4/2009).
Alquran itu dibutuhkan oleh mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI). “Keadaan ini jelas akan mengganggu proses belajar-mengajar khususnya FAI. Dalam waktu dekat ini kita akan meminta kepada donatur agar perpustakaan berjalan kembali,” ujar Hadiyan.
Pantauan detikcom, sekitar 10 mahasiswa FAI sedang membersihkan Alquran, buku fiqih, sejarah Islam, tafsir, dan hadist di kampusnya. Buku yang berjumlah ratusan tersebut ditaruh di atas meja.
Ada tiga bagian mahasiswa yang melakukan pekerjaan itu. Kelompok mahasiswa pertama bertugas membersihkan buku-buku itu dari tanah. Kelompok kedua bertugas mengelap buku menggunakan air. Kelompok ketiga bertugas membersihkan dan menjemur buku.
Dilantik Menlu Israel Diperiksa Polisi ada apa ?
Belum lewat sepekan, pemerintahan baru Israel yang dipimpin PM Benjamin Netanyahu sudah diterpa badai. Menteri luar negeri yang dipilih, Avigdor Lieberman diduga melakukan tindakan korupsi, antara lain penyuapan dan pencucian uang.
Seperti diberitakan AP, Jumat (3/4), Lieberman diinterogasi polisi sekitar tujuh jam sehubungan dengan dakwaan korupsi. Pria yang baru dilantik jadi menlu dua hari lalu itu menyangkal tudingan itu dan mengatakan penyelidikan itu bermotif politik.
Menurut Jubir Kepolisian Micky Rosenfeld, interogasi Lieberman itu prosesnya sudah berlangsung lama dan berhubungan dengan dengan aktivitas bisnisnya. Terutama terkait dengan perusahaan milik putrinya.
Sedangkan perwakilan Lieberman menyampaikan penyelidikan yang dilakukan saat ini sama saja dengan yang berlangsung 13 tahun terakhir. Ia telah mengajukan sebuah petisi ke pengadilan agar supaya prosesnya dipercepat.
“Lieberman bekerja sama dengan penyidik dan menjawab semua pertanyaan mereka,” papar jubir yang menolak menyebutkan namanya itu.
Lieberman adalah salah satu politisi Israel yang vokal dan beraliran ultranasionalis. Jabatannya sebagai menlu pada pemerintahan sayap kanan Netanyahu dianggap kontroversial. Sebab, ia mengatakan Israel tidak terikat dalam kesepakatan yang dicapai di Annapolis, AS.
Mantan Ketua Tim Perunding Israel, yang juga pendahulu Lieberman, Tzipi Livni mengatakan penerusnya itu memperlihatkan pemerintahan baru bukan mitra perdamaian bagi Palestina. Ia menuding Lieberman sebagai musuh perdamaian.
Ulama Kecam Menag Mengenai Ahmadiyyah
Sejumlah ulama dari berbagai penjuru mengecam pernyataan Menteri Agama Maftuh Basyuni terkait penyataannya yang menyebutkan bahwa KH Noer Muhammad Iskandar SQ tidak bisa mengatasnamakan umat Islam dalam menuntut pembubaran Ahmadiyah.
Sejumlah kiai yang tergabung dalam Majelis Silaturahmi Kyai Pengasuh Pondok Pesantren (MSKP) Seluruh Indonesia tersebut menilai, pernyataan Menag tersebut sebagai upaya pembelokan isu dari permasalahan agama ke politik.
“Statmen Kiai Noer Iskandar tidak pernah mendeskreditkan Presiden atau siapapun. Beliau hanya menuntut Presiden agar mengeluarkan Keppres soal pembubaran Ahmadiyah,” ujar juru bicara MSKP Abdul Cholik Mahfudz dalam rilis yang diterima okezone, Jumat (3/4/2009).
Menurutnya, pernyataan Menag tersebut merupakan suatu bukti bahwa keputusannya mentok setelah dikeluarkannya SKB tiga menteri. “Karenanya kita menuntut adanya keputusan Presiden yang menyatakan pmbubaran Ahmadiyah atau pernyataan bahwa Ahmadiyah tidak termasuk dalam Islam,” tandasnya.
MSKP berpendapat, pernyataan Noer Iskandar dapat dikatakan perwakilan umat Islam karena yang bersangkutan memiliki keresahan tingkat tinggi bersama para ulama dan habaib tentang meluasnya ajaran Ahmadiyah.
Cholik juga menyatakan, sejumlah kiai sepuh mendukung pergerakan Nur Iskandar untuk membubarkan Ahmadiyah. Di antaranya, KH Bahrum Zaman, KH Zaenuddin Maksum, KH Hasyim Dahlan, KH Arwani, dan KH Abdul Haris
Bacalah 9 Maklumat ICMI Jelang Pemilu
Menjelang Pemilu Legislatif 9 April 2009, ICMI dan MUI bersama sejumlah ormas Islam lainnya mengeluarkan maklumat kepada seluruh rakyat Indonesia. Ada 9 butir maklumat yang juga terkait dengan Pilpres 8 Juli.
Maklumat itu disampaikan Tim Sukses Pemilu Damai ICMI dan ormas Islam yang dipimpin mantan Mendagri Syarwan Hamid di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4).
Saat menyampaikan maklumat itu, Syarwan didampingi Siti Nurbaya Bakar (Wakil Ketua Tim Sukses Pemilu Damai yang juga Sekretaris Jenderal DPD), Hidayat Syarief (Sekretaris) serta Teuku Abdullah Sanny dan Muhammad Taufiq (Wakil Sekretaris).
Ormas Islam lainnya yang tergabung dalam Tim Sukses Pemilu Damai adalah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Al Irsyad Al Islamiah, Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).
Maklumat dikeluarkan menyusul pertemuan ICMI bersama ormas Islam lainnya dengan Ketua Dewan Kehormatan ICMI BJ Habibie di kediamannya, Jl Patra Kuningan XIII No 1 Jakarta, beberapa waktu lalu. ICMI bersama ormas Islam lainnya kemudian membentuk Tim Sukses Pemilu Damai.
Maklumat ditandatangani di Jakarta pada 25 Maret 2009 oleh Ketua Presidium ICMI Muslimin Nasution, Ketua Umum DDII Syuhada Bahri, Ketua MUI Amidhan, Ketua Umum Al Irsyad Al Islamiah Abdullah Mubarak Aljaidi, Sekretaris Jenderal DMI Natsir Zubaidi serta Ketua Umum DPP BKPRMI Ali Muhtar Ngabalin.
Isi maklumat yang pertama, demokrasi sebagai pilihan bangsa Indonesia harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang berpegang pada prinsip-prinsip musyawarah, kesetaraan, keadilan, amanah dan tanggung jawab sebagai nilai-nilai kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Kedua, mengarahkan demokrasi tidak hanya memenuhi hak-hak sipil dan politik, hak-hak ekonomi, sosial serta budaya, tetapi juga kewajiban-kewajiban warga negara yang berlandaskan rule of law. Ketiga, sebagai perwujudan demokrasi maka pemilu harus terlaksana jujur, adil, bebas, aman, dan damai.
Keempat, mengajak seluruh rakyat berpartisipasi dengan menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab serta memilih caleg atau calon anggota lembaga legislatif (DPR/DPD/DPRD) yang berkarakter, berintegritas, teladan, jujur dan memahami masalah bangsa.
Kelima, caleg dan partai politik lebih mengedepankan etika, memahami aturan, tidak money politics, black campaign, pembunuhan karakter, dan menghalalkan cara-cara lainnya, serta siap kalah dan siap menang. Kemenangan adalah amanah dan kekalahan adalah tantangan untuk kesabaran.
Keenam, pejabat negara yang turut serta berkampanye agar menaati sumpahnya dan tidak mengesampingkan kepentingan bangsa dan negara di atas pribadi dan golongan. Ketujuh, KPU menyelenggarakan pemilu yang aman, adil, bebas, langsung dan rahasia. Sedangkan Panwaslu beserta penegak hukum bersikap netral, tegas, dan adil sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.
Kedelapan, ICMI bersama ormas Islam lainnya mengimbau seluruh rakyat memilih wakil-wakilnya yang siddiq (jujur), tabligh (penyampai), amanah (bertanggung jawab), dan fathanah (cerdas) sebagai pertanggungjawaban kepada Allah Subahana wa Ta’ala (SWT).
Kesembilan, ICMI bersama ormas Islam lainnya berharap Pemilu 2009 menemukan wakil-wakil rakyat sebagai khalifahtul fil ard (khalifah Allah di bumi) yang rahmatan lil’alamin (rahmat bagi semesta) menuju baldatun thayyibatun warabbun ghafur (negeri adil dan makmur yang diridhai Allah SWT).
Menlu Israel Nyatakan Perang Palestina
Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel yang baru diangkat, Avigdor Lieberman telah menuai kontroversi. Ini gara-gara statemennya yang menolak upaya damai dengan Palestina.
Dalam pidato pertamanya sebagai Menlu Israel, Lieberman mengkritik tajam kesepakatan damai yang dimotori AS semasa pemerintahan Presiden George W Bush di Annapolis, Maryland tahun 2007 lalu. Konferensi Annapolis tersebut mengenai penegasan kembali akan upaya pembentukan negara Palestina dan dimulainya negosiasi untuk itu pada akhir 2008.
Lieberman mencetuskan, Israel tidak terikat pada hasil konferensi tersebut. “Pemerintah Israel dan Knesset (parlemen) tidak pernah mengadopsi Annapolis,” kata Lieberman seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/4/2009).
Sikap keras Lieberman ini sejalan dengan kebijakan Perdana Menteri (PM) Israel yang baru, Benjamin Netanyahu yang tidak mendukung adanya solusi dua negara: Israel dan Palestina. Menurut Netanyahu, perekonomian Palestina harus membaik lebih dulu sebelum membicarakan pembentukan negara Palestina.
Sikap pemerintahan baru Israel ini jelas bertentangan dengan sikap pemerintah AS. Pemerintahan Bush sejak lama mendukung pembentukan negara Palestina. Kebijakan Bush itu juga didukung oleh pemerintahan Presiden Barack Obama.
“Presiden telah sering kali mengatakan bahwa kami berkomitmen pada pembentukan negara demokratis Palestina yang hidup berdampingan dengan Israel dengan damai dan aman,” kata Mike Hammer, juru bicara untuk Dewan Keamanan Nasional AS.
Gara-Gara Jilbab Bus ‘ogah’ Jalan
Sebuah keluarga Muslim terperanjat ketika seorang pengemudi bus lokal menolak untuk menjalankan bus jika sang ibu yang mengenakan jilbab tidak bersedia turun dari bus.
Berita di koran Arhus Stiftstidende melaporkan bahwa Houria Nouioua, yang pada saat itu sedang bersama dengan suami dan ketiga anak mereka, dilarang untuk menaiki bus tersebut karena pada saat itu ia mengenakan niqab – sejenis jilbab tradisional yang menutupi wajahnya.
“Pengemudi bus tersebut mengatakan bahwa, berdasarkan peraturan yang ada di Denmark, dia tidak boleh mengangkut penumpang yang bertopeng,” tutur Mohamed Belgacem, suami dari wanita tersebut. “Saya amat sangat terkejut karena istri saya dilarang menaiki bus, selama 12 tahun tinggal di Denmark, kami belum pernah menerima pelecehan seperti ini.”
Bus Arriva tersebut berhenti di halte selama 15 menit, seluruh penumpang bus merasa kecewa dan marah melihat sikap pengemudi bus tersebut.
“Hal ini murni rasisme dan termasuk diskriminasi,” kata seorang penumpang
Muslimah Berjilbab Ditolak Sopir bis memberitahu bahwa ia tidak dapat melanjutkan perjalanan bis tersebut karena perempuan itu memakai Niqab – pakaian Muslim berupa cadar yang menutup wajah.
Muslimah Berjilbab Ditolak Sopir bis memberitahu bahwa ia tidak dapat melanjutkan perjalanan bis tersebut karena perempuan itu memakai Niqab – pakaian Muslim berupa cadar yang menutup wajah.
wanita yang segera menelepon kantor pusat Arriva dan berbicara dengan seorang petugas, petugas yang bersangkutan kemudian memerintahkan sang pengemudi bus untuk segera mengangkut para penumpang Muslim tersebut.
Martin Wex, kepala humas Arriva mengatakan bahwa pengemudi yang bersangkutan tidak diberhentikan, mengingat ini hanyalah sebuah kesalahpahaman, bukannya tindakan rasis.
“Pengemudi tersebut mengatakan bahwa ia pernah mendengar bahwa penggunaan topeng dilarang saat berunjuk rasa, dia mengira bahwa peraturan tersebut juga berlaku di dalam bus,” ungkap Wex, yang juga mengatakan bahwa seluruh pegawai akan diberikan penjelasan mengenai isu tersebut.
www.suaramedia.com
Lebak Geger Al-Quran & Pedang Raksasa
Warga Lebak, Banten, dihebohkan dengan penemuan sebuah Alquran kuno berukuran raksasa. Panjang Alquran itu mencapai 2,5 meter dan lebar 1,38 meter. Disamping Alquran juga ditemukan sebuah pedang dengan panjang 1.7 meter.
pedang alquran raksasaAneh tapi nyata, begitulah tanggapan warga yang datang menyaksikan keberadaan Alquran dan pedang raksasa di Masjid Assahadat, Desa Bojong Leles, Lebak, Banten. Tidak hanya karena ukurannya yang besar, tapi karena asal muasal kedua benda tersebut yang tiba-tiba saja ditemukan tergeletak di halaman masjid.
Menurut keterengan pengelola masjid, Haji Dedi Yayat, Alquran dan pedang raksasa tersebut ditemukan tergeletak begitu saja tanpa diketahui pembawanya. Kondisi ini sempat membingungkan mengingat saat itu warga banyak yang berkumpul di masjid untuk memperbaiki tempat wudhu.
Sejauh ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lebak dan sejumlah ulama tradisional telah memeriksa kandungan Alquran bersampul kulit unta tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui seluruh isi Alquran yang ditulis dengan tangan ternyata sesuai dan lengkap seperti yang lainnya.
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Alquran dan pedang tanpa pemilik tersebut kini disimpan di Masjid Assahadat dengan penjagaan polisi karena banyak warga yang berkunjung untuk melihat. Pengelola masjid sengaja membuatkan tempat khusus sebagai dudukan Alquran dan pedang.
Lima Awan Lafal Allah Ditengah Demo Ahmadiyah
Lima awan berlafal Allah dan satu awan berlafal Nabi Muhammad terlihat oleh massa Forum Umat Islam (FUI) yang berdemo di depan Istana Negara, Jl Merdeka Utara, Jakarta Utara. Massa yang menuntut pembubaran Ahmadiyah itu pun lantas memekik.
“Subhanallah, Allah sedang melihat kita,” kata Sekjen FPI, Shobri Lubis, sambil menunjuk ke salah satu awan yang berada di langit di atas Istana Negara.
“Allahuakbar…!” pekik 1.000-an anggota FUI, Rabu (1/4/2009).
Sebelumnya, keberadaan awan itu telah tersebar dari mulut ke mulut para peserta aksi.
Salah satu anggota FPI Bandung, Yanto, mengaku, dirinya melihat kelima awan berlafal Allah dan satu awan berlafal Muhammad, namun hanya sebentar. Awan-awan itu kemudian pudar diterpa angin.
“Subhanallah, saya senang sekali melihatnya,” ungkapnya.
Pengamatan detikcom, lafal Allah yang terbentuk di awan-awan itu memang tampak jelas. Tiga awan masing-masing terlihat di langit penjuru utara, timur, dan barat.
Hingga pukul 12.30 WIB, aksi FUI masih berlanjut diiringi dengan salawat dan doa yang dipimpin oleh para ulama FPI.
Putri Pake Heroin Wapres AS No Coment
Putri Wakil Presiden (Wapres) AS Joe Biden kedapatan sedang menghirup kokain dalam sebuah rekaman video. Rekaman tersebut telah ditawarkan ke sejumlah media untuk dibeli.
Media New York Post dan Radar online melaporkan, pengacara-pengacara yang mewakili penjual video itu mengatakan, wanita yang berada dalam rekaman tersebut adalah Ashley Biden. Ashley tak lain adalah putri Biden. Dia merupakan seorang pekerja sosial.
Dalam rekaman itu, Ashley tengah berada dalam sebuah pesta di Wilmington, Delaware. Penjual rekaman tersebut mengaku sebagai “teman” Ashley. Demikian seperti dilansir harian Telegraph, Rabu (1/4/2009).
Ashley merupakan anak bungsu Biden. Wapres AS itu juga memiliki dua putra dari pernikahan pertamanya. Istri pertama Biden dan bayi mereka yang berumur 18 bulan, Naomi, tewas dalam kecelakaan mobil tahun 1972.
Jika wanita yang sedang menghirup kokain dalam rekaman tersebut adalah benar Ashley, maka itu berarti menambah panjang daftar sifat buruk putri Biden itu.
Ashley pernah ditangkap pada tahun 2002 karena berteriak-teriak pada seorang polisi wanita (polwan) di Chicago yang mencoba menangkap seorang temannya yang menimbulkan keonaran di luar sebuah klub malam.
Ashley juga ditangkap pada tahun 1999 karena kepemilikan mariyuana. Saat itu dia masih menjadi mahasiswi di sebuah universitas di New Orleans. Kedua kasus tersebut kemudian dibatalkan. Ashley pun bebas dari tuntutan.
Ini jelas sebuah ironi. Sebab ayah Ashley, Biden dikenal sebagai pendukung vokal “perang melawan narkoba” yang dilancarkan di AS. Sejauh ini belum ada komentar dari Biden, Ashley ataupun Gedung Putih.
Bela Islam Teroris Pendeta Hina Islam
-Tiga Terdakwa yang dituduh terorisme Palembang yang dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa terbukti secara sah dan meyakinkan membunuh pendeta Dago Simarmorang.
Pelaku teroris Palembang, Fajar Taslim cs tidak termasuk dalam definisi pelaku teroris sesuai dengan UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
“Perbuatan terdakwa tidak masuk dalam ancaman UU Teroris,” ujar kuasa hukum 3 terdakwa Asludin Harjani dalam pledoinya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, kemarin.
3 terdakwa tersebut adalah Fajar Taslim alias Muhammad Hasan, Ali Mashudi alias Zuber, dan Wahyudi alias Yudi. Fajar Taslim alias Muhammad Hasan sebelumnya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman 20 tahun penjara. Sementara Ali Mashudi alias Zuber dan Wahyudi alias Yudi masing-masing dituntut 14 dan 15 tahun penjara.
Asludin menjelaskan, dalam definisi UU Teroris, dijelaskan harus ada korban massal. Tapi faktanya hanya ada satu korban, yakni Dago Simamora. Sedangkan terkait peledakan bom seperti yang tertuang di dalam UU Teroris, faktanya tidak ada yang diledakkan.
“Jadi perbuatan terdakwa tidak ada yang bisa masuk dalam UU Teroris. Kepemilikan bahan peledak diatur dalam UU yang mengatur kepemilikan senjata,” jelasnya.
Sebelumnya JPU, mendakwakan ketiga terdakwa terkena pasal 15 jo Pasal 6 UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan Pasal 15 jo Pasal 9 UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Sementara, 2 terdakwa lainnya, yakni, Abdurrohman Thaib alias Musa dan Ki Agus Muhammad Tono, dituntut masing-masing dengan 15 tahun penjara.
Selain itu, Anis Sugandi alias Abdullah Hussair dituntut 8 tahun penjara dan Sukarso Abdllah alias Abdurrohman dituntut tujuh tahun penjara
Setelah Prancis Bulgaria Larang Jilbab
Lagi-lagi soal pelarangan jilbab. Kali ini giliran Bulgaria, pemerintah negara itu menyetujui rancangan undang-undang pelarangan jilbab dan penggunaan simbol-simbol keagamaan lain di sekolah
“Kami menyatakan ketidaksetujuan dan perasaan tak senang atas keputusan tersebut,” ujar Hussein Hafazov, dari Kantor Kepala Mufti seperti yang dikutip Reuters.
“Benar-benar menyederai hak asasi dan juga kewajiban bagi wanita Muslim,” imbuhnya.
Rancangan undang-undang tersebut menyeru pelarangan terhadap segala simbol keagamaan, termasuk jilbab di dalam sekolah. Namun rancangan itu masih harus menunggu persetujuan lebih lanjut oleh parlemen Bulgaria.
Dengan demikian Bulgaria adalah negara Eropa terkini yang mencoba menerapkan pelarangan penggunaan simbol agama di sekolah, Perancis adalah negara Eropa pertama yang melarang penggunaan jilbab di tempat umum pada 2004 yang segera saja diikuti oleh sejumlah negara di benua tersebut.
Ketegangan
Pimpinan Mufti mengingatkan jika rancangan undang-undang tersebut akan menaikkan ketegangan dalam komunitas negara Balkan tersebut. “Jilbab bukan hanya simbol agama, itu adalah kewajiban bagi wanita Muslim, bagaimana seseorang dilarang melakukan kewajibannya,” ujar Hussein.
Hussein mengatakan jika telah terjadi pula sejumlah penyerangan acak terhadap masjid dan bangunan-bangunan Muslim, bahkan sebelum rancangan itu keluar, sejumlah pelajar Muslim telah dilarang mengenakan jilban di sekolah-sekolah tertentu.
Muslim berjumlah sekitar 12 persen dari populasi Bulgaria sebanyak 7,8 milyar dan tinggal dengan umat Kristen dalam suasana relatif harmonis selama berabad-abad pula.
Sebagian besar adalah keturunan etnis Turki saat Kekaisaran Ottoman mencapai Eropa, dan mereka tinggal berdampingan dengan Kristen dalam budaya yang dikenal sebagai “komshuluk” atau hubungan saling bertetangga.
Saat ini sekolah Islam dan masjid-masjid menjadi pemandangan umum di Bulgaria. Sebuah partai beranggotakan mayoritas etnis Turki juga menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungan di negara tersebut, dan berpartisipasi dalam dua administrasi pemerintahan terakhir di Bulgaria
Belum Dilantik aja Nyatakan Perangi Islam
Israel tampaknya belum akan mengubah sikap konfrontatifnya terhadap negara-negara Islam. Sebab, sesaat sebelum dilantik saja Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, telah menyatakan kelompok ekstremis Islam berusaha menjatuhkan negaranya dari berbagai penjuru.
Menurut Netanyahu, kelompok ekstermis Islam berpotensi mengganggu Israel selagi ia menata negaranya dan mengambil alih jabatan dari Ehud Olmert. Padahal, menurut PM baru itu, ia juga menawarkan semacam kerjasama dengan rakyat Palestina, meski tak menjanjikan akan mengakui negara mereka.
Ia mengajak Palestina dan aliansinya untuk terus berjuan memerangi terorisme. Menurutnya, Palestina harus membawa semangat toleransi dan perdamaian ke generasi selanjutnya.
“Dua dekade terakhir, enam kepala pemerintahan Israel gagal mencapai perundingan damai. Saya ingin menyampaikan kepada Otoritas Palestina, jika ingin berdamai maka perdamaian akan bisa kita capai,” tutur Netanyahu yang dikutip CNN, Rabu (1/4).
Mengenai kendali militer Israel di wilayah Palestina yang berawal sejak perang Arab-Israel pada 1967, Netanyahu mengatakan negaranya tak ingin mengendalikan orang lain. Menurutnya, Palestina memiliki hak untuk menentukan kebijakan mereka sendiri, kecuali jika Israel merasa terancam.
Sementara itu, Kepala Negosiator Otoritas Palestina, Saab Erekat, menyatakan Israel harus segera mengakhiri ‘penjajahan’ mereka di Palestina. Ia berharap PM baru mau menerima solusi dua-negara yang disampaikan negaranya, serta sejumlah solusi lainnya demi perdamaian kedua negara.
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah