Departemen Agama (Depag) sudah menyerahkan RUU Peradilan Agama Tentang Perkawinan yang membahas nikah siri, poligami dan kawin kontrak kepada Presiden SBY. Dalam RUU tersebut jika melakukan nikah siri akan dipidanakan.
“Ada kurungan maksimal 3 bulan dan denda maksimal 5 juta,” ujar Direktur Bimas Islam Depag Nasaruddin Umar kepada detikcom, Jumat (27/2/2009).
Menurut Nasaruddin, sanksi juga berlaku bagi pihak yang mengawinkan atau yang dikawinkan secara nikah siri, poligami, maupun nikah kontrak.
Nasaruddin menambahkan, nikah siri, poligami dan kawin kontrak dipidanakan karena banyak pihak yang dirugikan atas pernikahan ini. “Yang dirugikan kebanyakan perempuannya,” kata dia.
Kini Rancangan Undang Undang (RUU) ini sudah berada di tangan Setneg. Departemen Agama (Depag) masih menunggu jawaban Presiden SBY atas RUU tersebut.
Menurut Nasaruddin, RUU diharapkan akan segera dibawa ke DPR. RUU sudah dibahas sejak tahun lalu. “Saya juga nggak tahu terakhir perkembangannya,” imbuh Nasaruddin.
Nasaruddin menjelaskan, isi RUU itu juga akan memperketat tentang nikah siri, kawin kontrak dan poligami. Namun soal ahli waris dalam perkawinan Islam masih belum dibahas.
“Ahli waris belum dibahas,” tegasnya.
Diajak Wisata eh…Malah Dibaptis…!!
Diposting Pada 27 Feb 2009
Mereka yang menjadi korban itu diming-imingi dengan ajakan untuk berwisata ke Pantai Pengandaran dan di sanalah dibaptis menjadi Nasrani karena ketidak tahuan warga tersebut karena dijanjikan pula dengan bantuan berbentuk uang. Juga kami menemukan sertifikat pembaptisan serta kitab injil berbahasa sunda dari mereka
Garut-Puluhan orang yang tergabung dalam berbagai elemen Islam di Kabupaten Garut dan didukung PW Gerakan Reformis Islam (GARIS) Jawa Barat Selasa (22/2/09) mendatangi gedung DPRD Kota Garut. Utusan yang diterima ketua Komisi D itu menuntut kasus pemurtadan terhadap 34 orang warga muslim di Kecamatan Kadungora.
Selain itu menuntut pihak Gereja Masehi AdventHari ke-7 agar meminta maaf. Umat Islam di kota yang berjuluk Kota Dodol itu juga menuntut pelakunya diproses secara hukum dan membuat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya.
“Pihak GARIS hanya mendorong Forum Penyelamat Aqidah Umat Kecamatan Kadungora Garut untuk menyelesaikan masalah ini. Alhamdulillah 32 orang sudah dimuslimkan kembali oleh MUI Kecvamatan tersebut. Tinggal kita mintai pertanggumng jawabannya dari pihak gerejanya,” ungkap Ketua PW GARIS, Suryana Nurfatwa dalam rilisnya yang disampaikan kepada kontributor Cybersabili di Bandung.
Penegasannya diperkuat dengan laporan Ketua Forum Penyelamat Akidah Umat Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut, Asep Lukman, yang secara tertulis melaporkan kalau telah terjadi pemurtadan di wilayahnya yang dilakukan pihak gereja yang dimaksud.
“Mereka yang menjadi korban itu diming-imingi dengan ajakan untuk berwisata ke Pantai Pengandaran dan di sanalah dibaptis menjadi Nasrani karena ketidak tahuan warga tersebut karena dijanjikan pula dengan bantuan berbentuk uang. Juga kami menemukan sertifikat pembaptisan serta kitab injil berbahasa sunda dari mereka,” kata Asep dalam laporannya itu.
“Ini persoalan aqidah saudara kami maka saya harus menyelesaikannya secara tuntas,” tambah Asep
Pertemuan dengan pihak gereja yang dilakukan di gedung DPRD itu menghasilkan kesepakatan pihak Gereja Advent yang diwakili Pendeta Oliver Tambunan meminta maaf kepada kaum muslimin di Garut atas peristiwa yang terjadi. Gereja juga berjanji akan mengembalikan data orang yang telah dimurtadkan.
Akan menyerahkan kepada MUI bila ada orang Islam yang meminta bimbingan rohani kepadanya, tidak akan melakukan pemurtadan di wilayah Garut. Serta akan meninggalkan wilayah tersebut bila mengulangi perbuatan tersebut.
www.sabili.co.id
Israel Buat Kartun Islam Tolak Jihad
Diposting Pada 27 Feb 2009
Setelah beberapa waktu lalu Zionis Israel melakukan pelecehan dan penghinaan terhadap Nabi Muhammad di salah satu channel TV nya, sekarang Israel kembali melecehkan Islam dan Arab lewat film kartun yang di upload di situs berbagi video YouTube.
Uni Emirat Arab telah memblokir film kartun buatan Israel di situs berbagi video YouTube karena dianggap konten dari film kartun tersebut menghina Islam dan melecehkan UEA, hal itu disampaikan oleh dua penyedia jasa internet di negara tersebut hari rabu kemarin.
Film kartun yang kontroversial ini berjudul “Ahmad Salim”, dalam film ini digambarkan seorang anak laki-laki yang karakternya lebih tertarik kepada budaya pop barat daripada mengikuti keinginan bapaknya yang menginginkan dia mati menjadi martyr dengan melakukan serangan ‘teror’ kepada orang-orang Yahudi dan Amerika.
Otoritas yang mengatur regulasi telekomunikasi UEA mengatakan, keputusan untuk memblokir film kartun itu datang setelah menerima banyak komplen dari berbagai organisasi yang mana mereka mengatakan film itu sangat melecehkan Islam.
“Kami menyampaikan kepada dua penyedia jasa layanan internet UEA yaitu Etisalat dan Du untuk memblokir film itu,” kata salah seorang juru bicara pihak pengatur regulasi telekomunikasi UEA kepada Alarabiya.net. “Sekarang user yang akan mencoba melihat film itu di YouTube akan mendapatkan pesan “akses ditolak”.
Dalam film ini juga ditampilkan salah satu dari dua anak laki-laki menggunakan pakaian khas Arab dan satu lagi menggunakan penutup muka. Film ini menggunakan subtitle berbahasa Ibrani dan Inggris dan ketawa penonton dapat didengar sebagai latarnya.
Dibeberapa adegan ditampilkan bendera UEA dan ada di salah satu adegan, seorang anak laki-laki ditugaskan untuk meledakkan sebuah bis Israel dan sebagai gantinya mereka akan mendapatkan es krim, ketika mereka kembali mereka baru sadar mereka telah salah meletakkan bom karena bis yang jadi target mereka ternyata berbendera UEA.
Beberapa aktivis yang berbasis di UEA meluncurkan kampanye di internet untuk mendukung diblokirnya situs YouTube karena telah memasukkan konten yang menghina Islam dan Arab.
Namun juru bicara otoritas pengatur telekomunikasi UEA mengatakan kepada koran Khaleej Times:”Kami telah memberikan pilihan kepada pengguna internet di negeri ini dan tidak memblokir situs web secara keseluruhan. Konten-konten dewasa yang ada di situs yang jelas-jelas bertentangan dengan agama, budaya, politik dan nilai-nilai moral yang ada di UEA secara otomatis akan diblokir.”
Etisalat, salah satu dari dua provider internet di UEA mengatakan telah menerima surat dari pihak pengatur telekomunikasi UEA untuk memblokir film kartun tersebut.
“Sekarang semua pelanggan internet di UEA tidak bisa mengakses film kartun itu,” kata Vice Presiden Etilasat – Ahmad Ali Bin.
Jilbabku Tak Lagi Berkibar di Jerman
Diposting Pada 27 Feb 2009
Lagi-lagi soal diskriminasi pengguna jilbab di daratan Eropa, kali ini giliran Jerman. Sebuah aturan melarang guru-guru mengenakan jilbab di sekolah Jerman. Kontan saja aturan tersebut melukai hak esensial para wanita Muslim yang akhirnya menganggap aturan itu sengaja menarget mereka.
“Klaim jika pelarangan ini bukanlah diskriminasi sama sekali tak berdasar,” tekan Haleh Chahrokh, peneliti Pengamat Hak Asasi (HRW) divisi Eropa dan Asia Tengah. “Mereka nyata-nyata mendiskriminasi hal paling dasar, baik gender, agama dan melukai hak asasi para wanita tersebut,” ujarnya
Jilbab, cara berpakaian yang dikenakan wanita Muslim, memang menjadi subjek debat politik panas di Jerman, rumah bagi 3,5 juta Muslim. Sebenarnya aturan itu sendiri telah muncul sejak 2006, dan beberapa negara bagian di Jerman bahkan telah resmi, menerapkan aturan itu dengan ketat, melarang penggunaan jilbab di kalangan sekolah.
Menurut laporan HRW, Diskriminasi atas nama Netralitas : Pelarangan Kerudung untuk Guru dan Pelayanan Sipil di Jerman,” didasarkan pada riset mendalam selama delapan bulan.
HRW mengatakan ketika pihak berwenang dimintai keterangan selalu yang muncul adalah pembenaran pelarangan oleh pegawai pemerintah, atas dasar tugas untuk memastikan sekolah tetap netral dari pertanyaan ideologi dan agama.
“..jadi pelarangan itu berdasar pendapat semata-mata karena jilbab beresiko terhadap netralitas, tidak lebih,” ujar HRW lebih lanjut dalam pernyataan tertulisnya.
Tentu saja pelarangan tersebut efektif menyasar wanita Muslim. “Tidak ada hukum yang eksplisit menyerang jilbab, namun dari debat parlemen dan penjelasan resmi dalam dokumen sebagai pembukaan, nyata-nyata jika jilbab adalah fokus mereka,” tulis HRW.
Masih bedasar laporan HRG, beberapa pasal dalam hukum tersebut mengijinkan beberapa perkecualian untuk tradisi kultural Kristiani dan Barat. Melihat itu, Chahrokh, mengatakan dari studi menunjukkan jika hukum tersebut sangat terang-terangan mengekang Muslim di titik tertentu.
“Prakteknya, orang-orang yang benar-benar terkena dampak undang-undang memang hanya wanita Muslim yang mengenakan jilbab,”
HRW juga tak luput menganalisa implikasi yang mungkin timbul dari pelarangan tersebut terhadap kehidupan guru-guru Muslim, termasuk mereka yang telah bekerja selama bertahun-tahun. “Regulasi ini benar-benar tak punya perhatian mendalam. Pelarangan jelas akan mempengaruhi kehidupan wanita,” tulis organisasi berbasis di New York tersebut.
Guru Muslim yang sedang di tahap pelatihan tidak akan mendapat pekerjaan di sekolah negeri setelah mereka lulus kecuali bila melepas jilbab. Jika seorang guru menolak melepas jilbab, bahkan bila ia menang dalam proses pengadilan pun, ia beresiko kehilangan pekerjaan dan dipindahkan dari posisi mengajar.
“Aturan tersebut akhirnya sangat efektif memaksa para wanita untuk memilih antara pekerjaan atau keyakinan mereka, jelas sangat mencideerai hak dan kebebasan beragama dan perlakuan sama,” ujar HRW lebih lanjut.
Organisasi itu juga menyatakan pelarangan bahkan telah menyebabkan beberapa wanita menyerah dan meninggalkan karir dan mungkin juga Jerman, di mana mereka tinggal di sepanjang hidupnya.
“Orang seharusnya dihakimi atas perbuatan atau tindakan mereka, bukan karena pandangan yang ditimpakan atas penampilan simbol religius yang mereka kenakan,”.
www.republika.co.id
Al-Quran Diganti Bintang David
Diposting Pada 27 Feb 2009
Kebiadaban Zionis Israel tidak hanya membunuh dan membantai orang-orang yang tidak berdosa serta menghancurkan fasilitas umum, seperti mesjid, rumah, sekolah, dan rumah sakit.
Bahkan mereka berani melecehkan kitab suci Al-quran dengan merobek dan mencoret-coret Al-quran dengan gambar bintang Daud yang ada di perpustakaan Rumah Sakit Al-Syifa Gaza – sewaktu penyerangan terjadi.
Tim relawan Bulan Sabit Merah Indonesia yang berangkat ke Gaza Palestina menyaksikan langsung bekas-bekas kebiadaban yang dilakukan oleh tentara-tentara Zionis Israel, dan mereka telah memfoto bukti-bukti kebiadan tentara Israel tersebut termasuk merusak kitab suci Al-Quran.
Hal ini membuktikan, bahwa agresi militer Zionis Israel ke Gaza Palestina, tidak semata-mata karena faktor membalas serangan Hamas, tapi agresi Israel ke Gaza, memang mempunyai motif agama, karena hakekatnya, seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an, Yahudi dan Nashrani permusuhannya sangat keras terhadap kaum muslimin.
www.eramuslim.com
Pemimpin Aliran Masuk Surga Sang Dukun
Diposting Pada 27 Feb 2009
Dogma lima perkara yang diajarkan Suliyani (62) pimpinan “aliran masuk surga”, dipastikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Kabupaten Blitar, Jawa Timur, bertentangan dengan rukun Islam, khususnya yang kedua, yakni salat.
Penemuan ini merupakan bukti baru setelah setiap pengikut diwajibkan bersedekah Rp4 juta untuk bisa “mendapatkan” surga.
Dalam dogmanya, Suliyani yang warga Desa Jajar, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar itu mengajarkan bahwa salat tidak perlu dengan gerakan. Bagi mereka (Suliyani dan pengikutnya), ibadah salat cukup dengan melakukan perenungan dalam hati.
Menurut Seketaris MUI Kabupaten Blitar Ahmad Su’udi, bukti tersebut cukup kuat untuk menilai jika Suliyani telah mengajarkan paham yang menyimpang dari syariat Islam.
Bahkan yang mencengangkan, dalam memberi wejangan murid-muridnya, kata Su’udi, Suliyani kerap menandaskan, jika Kitab Suci Alquran yang ada saat ini, ditulis tangan-tangan manusia yang masih diliputi nafsu.
Suliyani juga mengkritisi Nabi Muhammad sebagai sosok yang tidak mampu menyelamatkan umat manusia pada akhir zaman. Karena Muhammad masih memiliki nafsu duniawi. Contohnya masih melakukan perang dalam menyebarkan agama.
“Ini semua merupakan data penyimpangan yang dilakukan pak Suliyani, selain setiap pengikutnya diwajibkan bersedekah Rp4 juta untuk mendapatkan ketentraman jiwa,” papar Su’udi.
Su’udi mengaku baru 50 persen data penyimpangan “aliran masuk surga” asuhan Suliyani yang terkumpulkan. Kendati demikian, pihaknya belum bisa melakukan langkah tegas apapun sebelum seluruh data terkumpul.
Rencananya, MUI akan kembali menggelar rapat pleno dengan melibatkan 22 ulama di Kabupaten Blitar. Kendati demikian secara resmi Su’udi mengaku belum bertemu Suliyani. MUI sengaja tidak mendatangi rumah Suliyani.
“Karena kalau kita datang ke rumahnya sama saja kita mengikuti kemauannya. Kita sudah mengundang ke MUI dan pak Suliyani tidak mau datang. Kecuali kalau ada pihak yang menjembatani pertemuan kita siap ketemu,” paparnya.
Terkait penilaian aparat hukum tentang aliran Suliyani hanya semacam kelompok pengamal kebatinan dan perdukunan, Su’udi menghargai semua itu. Namun kendati demikian MUI tetap bersikukuh jika ajaran Suliyani menyimpang dari agama Islam.
Sementara itu setelah memanggil Suliyani ke Kantor Kejaksaan Negeri Blitar, jaksa menyimpulkan kegiatan Suliyani bukan sekte atau aliran keyakinan yang diduga menyesatkan.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Blitar Moh Riza mengatakan, Suliyani hanyalah sesosok dukun yang melakukan praktek perdukunan. “Dari keterangan yang disampaikan kepada kami, bisa ditarik keseimpulan jika pak Suliyani hanya dukun saja. Namun kami menyerahkan hal ini kepada MUI,” ujarnya.
Seperti diberitakan, MUI menemukan sekelompok aliran di Desa Jajar, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar pimpinan Suliyani warga setempat. Dari ajaran yang disampaikan kepada para pengikutnya, aliran yang kemudian dikenal sebagai aliran masuk surga itu dinilai MUI menyimpang. Salah satunya untuk mendapatkan surga seorang pengikut diwajibkan membayar Rp4 juta
Israel Samakan Rasulullah Dengan Sepatu
Diposting Pada 26 Feb 2009
Menteri Wakaf dan Urusan Agama di pemerintah Palestina pimpinan Ismail Haniyah, Dr. Thalib Abu Shaer mengecam apa yang disiarkan chanel 10 televisi Israel dalam program “Hessardot” yang berarti “tetap hidup”. Dalam tayangan tersebut terjadi pelecehan dan serangan terhadap kemuliaan Rasulullah saw, ketika seorang peserta program acara bernama “Natan Bshifkin” menunjuk pada sepatu yang kenakannya seraya berkata kepada rekan peserta lainnya, “Ini adalah Muhammad”.
Dalam pernyataan pers, Rabu (25/02), Shaer menyatakan heran pihak redaksi televisi Israel tersebut tidak membuang bagian ini, tidak peduli dengan perasaan para pemirsa Arab dan kaum muslimin. Dia mengatakan, “Perasaan kaum muslimin di Palestina dan sepanjang dunia Islam dibuat sock dengan berlanjutnya propaganda pelecehan terhadap Islam dan Nabinya, serta kepada seluruh Rasul dan Nabi Allah.”
Dia menegaskan siaran semacam ini sudah melampaui batas-batas kekritisan yang wajar dan diperbolehkan, ini adalah bentuk adab dialog yang lalim dalam menghadapi perbedaan.
Menteri Wakaf Palestina menjelaskan, setelah melakukan pelecehan terhadap Nabi Isa as dan ibunya, Maryam, televisi 10 Israel kembali menyerang perasaan kaum muslimin dengan pelecehan terhadap Nabi Muhammad saw. Dia menambahkan, “Nampaknya, lelecehan yang keluar dari mulut orang-orang Israel terhadap para Nabi dan apa yang terjadi pada pekan lalu berupa pelecehan terhadap Nabi Isa dengan kata-kata dan ungkapan yang sangat kotor, adalah bagian dari rangkaian proram yang disiapkan media Israel untuk dilaksanakan.”
Dia menyerukan umat Arab dan dunia Islam untuk keluar melakukan aksi massa, mengecam kejahatan biadab terhadap para Nabi yang dimulian ini. Dia meminta para imam dan khatib masjid di Palestina, dunia Arab dan Islam untuk mengungkap pelecehan yang dilakukan penjajah Zionis Israel terhadap para nabi Allah.
Logo PKS Berubah Partai Komunis Sejahtera
Diposting Pada 26 Feb 2009
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berubah menjadi Partai Komunis Sejahtera. Lambang sepasang bulan sabit PKS diubah menjadi sepasang palu arit. Gambar ini beredar melalui facebook. PKS mencap aksi itu sebagai fitnah.
“Ini bukan black campaign lagi, tapi fitnah. Itu bagian dari menggiring opini masyarakat bahwa ada kemiripan antara PKI dengan PKS,” cetus Ketua FPKS Mahfudz Siddiq kepada INILAH.COM di Jakarta, Kamis (26/2).
Mahfudz mengaku belum melihat logo PKS yang dimodifikasi itu. Namun selama ini PKS sudah terbiasa dengan fitnah yang dilakukan pihak-pihak yang merasa terancam dengan posisi PKS yang semakin mantap.
“Tapi saya yakin masyarakat cerdas. Bisa membedakan mana yang fakta atau provokasi. Ini upaya menggembosi PKS yang posisi politiknya diprediksikan semakin meningkat pada 2009. Tapi PKS tidak ada masalah dan tetap berjuang pada track record yang benar,” ujar Mahfudz.
Gambar modifikasi itu pun diramaikan dengan sejumlah komentar. Antara lain, “Lolos verifikasi ga nih??? kalo lolos, saya nyoblos partai ini aja … hehe” tulis Rizal Najjara.
Pandangan lebih keras datang dari Anto Sangaji dengan komentar, “Hanya PKS yang mewarisi tradisi PKI sbg partai modern, dgn struktur organisasi, program, pendidikan dan pengkaderan yng jelas. itu maksudnya toh bung Amin? he3x”.
Dari profile yang tercantum di facebook, Muhammad Amin merupakan aktivis yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda dengan jabatan sebagai koordinator adik asuh Belanda dan saat ini berdomisili di Belanda.
PKS menyatakan tidak akan menindaklanjuti beredarnya lambang partainya yang diubah menjadi lambang komunis. Kader-kader PKS yang berada di Belanda akan menyelidiki siapa pembuat lambang tersebut.
Lambang PKS berpaluarit dan menjadi Partai Komunis Sejahtera muncul di situs pertemanan facebook atas nama Muhammad Amin yang tercatat berdomisili di Amsterdam, Belanda.
Gambar sepasang bulan sabit yang mengapit kapas emas diubah menjadi sepasang palu arit. Lalu pada kotak hitam bagian atas, tulisan ‘Partai Keadilan’ diubah menjadi ‘Partai Komunis’. Sedangkan tulisan ‘Sejahtera’ di bagian bawah tetap dipertahankan.
Siapa Ya Negera Pemasok Senjata Israel
Diposting Pada 26 Feb 2009
Menteri Luar Negeri Inggris, David Miliband dituding terlibat dalam kasus pengiriman senjata Israel
Sebagaimana dilansir situs Koran The Guardian, Inggris, sejumlah pengacara yang mewakiliDavid Miliband setidaknya tiga puluh keluarga Palestina menyampaikan gugatan kepada mahkamah agung Inggris.
Dalam gugatannya tersebut para pengacara menuding Miliband dan dua pejabat tinggi departemen luar negeri Inggris melanggar ketentuan internasional karena terlibat pengiriman senjata ke Israel.
Selain itu, para penggugat mengklaim pemerintah London terus melanjutkan pengiriman bantuan kepada Tel Aviv meski rezim ini digugat melanggar HAM dalam serangannya ke Gaza.
Phil Shiner, salah seorang pengacara pembela keluarga Palestina mengatakan, Inggris dalam hal ini terikat peraturan internasional oleh karena itu London harus secepatnya menjalankan ketentuan tersebut.
Sebagaimana diketahui, pembataian warga Gaza oleh Zionis-Israel ditengarai atas bantuan senjata-senjata canggih Negara Barat.
Fakta menunjukkan, Israel menerima bantuan persenjataan dari sekutu-sekutunya termasuk Perancis, Inggris dan terutama Amerika Serikat (AS).
Data pemerintah Inggris menunjukkan, angka penjualan senjata negara kerajaan itu ke Israel meningkat setiap tahunnya.
Sebelum ini, Nick Clegg-anggota parlemen dan pimpinan kelompok Liberal Demokrat di Inggris-pada tahun 2007, menyetujui ekspor senjata senilai 6 juta poundsterling ke Israel. Dan pada tahun 2008, nilai penjualan senjata Inggris ke Israel meningkat hampir 12 kali lipat. Dalam tiga bulan pertama tahun 2008, Inggris telah mengekspor senjata senilai 20 juta poudsterling ke Israel.
Clegg mengatakan, dalam konflik Gaza, ekspor senjata ke Israel bisa dikatakan sudah melanggar syarat-syarat yang diberlakukan Uni Eropa dalam hal ekspor senjata ke negara lain. Karena Israel telah menggunakan senjata-senjata itu untuk melakukan agresi ke wilayah negara lain.
Ia mengingatkan agar pemerintah Inggris menghentikan ekspor senjatanya ke Israel, apalagi Israel juga menggunakan senjata-senjata yang sudah dinyatakan terlarang oleh dunia internasional seperti bom kluster dan bom yang mengandung zat kimia fosfor putih.
www.hidayatullah.com
Pemerintah Tolak Pembangunan RS di Gaza ?
Diposting Pada 26 Feb 2009
Rencana pendirian rumah sakit di Gaza yang melibatkan Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) belum sepenuhnya mendapatkan dukungan pemerintah, khususnya Departemen Luar Negeri (Deplu).
Pendirian rumah sakit itu dinilai membutuhkan waktu lama dan kurang efektif.
”Usulan pendirian rumah sakit ini dihapus oleh Deplu dalam daftar bantuan yang bisa diberikan Indonesia kepada warga di Gaza,” ujar Presidium MER-C, Joserizal Jurnalis, Rabu (25/2).
Joserizal menyatakan, sebelumnya Kedubes Palestina di Jakarta, menyerahkan daftar bantuan apa saja yang dibutuhkan di Gaza pascaserangan. Di antaranya adalah obat-obatan, makanan, dan pembangunan jembatan. Keberadaan rumah sakit itu, kata Joserizal, sangat diperlukan.
”Rumah sakit yang akan kami bangun untuk menampung pasien trauma akibat luka dan pasien lainnya,” katanya.
Namun menurut Joserizal, Menkes Fadilah Supari masih berkomitmen mendukung pendirian rumah sakit itu. ”Depkes menjanjikan akan memberikan sokongan dana sebesar Rp 10 miliar,” jelasnya sambil menambahkan bahwa kini MER-C memiliki dana Rp 12 miliar untuk pendirian rumah sakit itu.
Joserizal mengatakan, tanpa dukungan pemerintah maka MER-C akan mengupayakannya sendiri. ”Kalau keadaan sudah stabil dan kami akan menggunakan kontraktor di sana sehingga membantu memutar roda perekonomian,” ungkapnya.
Rencana pendirian rumah sakit ini disepakati saat mereka berhasil masuk ke Gaza. Saat itu, kata Joserizal, pihaknya meyakinkan bahwa pemerintah Indonesia bisa terlibat dalam pendirian rumah sakit itu.
Menurut juru bicara Deplu, Teuku Faizsyah, Deplu tak pernah menyatakan tidak mendukung keinginan pendirian rumah sakit. ”Kami tidak pernah menyatakan tidak mendukung pendirian rumah sakit itu,” katanya kepada Republika.
Faizasyah mengatakan Deplu melihat ada hal yang perlu dicermati dari sisi prosedural, yaitu perjanjian antara MER-C dengan menteri kesehatan Palestina di Gaza. ”Ini bukanlah kesepakatan antar pemerintah dengan pemerintah.”
Namun kesepakatan ini, kata Faizasyah, merupakan kesepakatan antara pemerintah dengan NGO (lembaga non pemerintah). Maka, jelas Faizasyah, pemerintah tak terikat dengan kesepakatan tersebut. Sulit bagi pemerintah untuk melibatkan diri ke dalam kesepakatan yang dibuat antara pemerintah dengan NGO tersebut.
Wow Wanita Jadi Hakim Syariah Pertama
Diposting Pada 26 Feb 2009
Dua perempuan Palestina menorehkan sejarah baru dengan keberhasilan mereka menjadi hakim perempuan pertama dalam sistem peradilan syariah di negeri itu. Di seluruh dunia Arab, baru negara Sudan saja yang memberi kesempatan bagi kaum perempuan untuk menjadi hakim di mahkamah syariah.
Kepala hakim peradilan syariah Syaikh Taysir Tamimi menunjuk Khuloud Faqih,34 dan Asmahan Wuheidi, 31 sebagai hakim perempuan pertama dalam peradilan syariah untuk wilayah Tepi Barat. Syaikh Tamimi juga menyatakan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kaum perempuan lainnya untuk menjadi hakim peradilan syariah.
Kedua perempuan Palestina itu ahli dalam bidang hukum sipil, tapi mereka terpilih sebagai hakim peradilan islam karena mereka lulus dengan nilai sempurna dalam ujian hukum syariah dan berhasil mengalahkan calon-calon hakim lainnya yang kebanyakan pria.
Menurut Syaikh Tamimi, pada bulan Agustus lalu, Faqih datang kepadanya dan menanyakan apakah dia bisa mengajukan lamaran untuk posisi hakim dan Tamimi mempersilahkan Faqih untuk mengirimkan berkas-berkas lamarannya.
Syaikh Tamimi mengakui jika ia harus memperdebatkan keikutsertaan perempuan untuk menjadi hakim peradilan islam dengan sejumlah koleganya yang tidak setuju. Hingga ia harus mengeluarkan surat resmi yang memastikan bahwa kaum perempuan boleh mengirimkan lamarannya untuk menjadi hakim peradilan syariah.
Syaikh Tamimi berharap akan lebih banyak lagi perempuan mengajukan diri sebagai hakim peradilan syariah, sehingga bisa membantu kaum perempuan dengan keputusan-keputusan yang adil. Meski demikian Tamimi mengingatkan, kesempatan yang ia berikan bagi kaum perempuan itu tergantung pada kinerja kedua hakim perempuan pertama yang sudah terpilih.
Meski demikian, banyak kalangan yang keberatan dengan terpilihnya kedua hakim perempuan tersebut. Mereka meragukan kapabilitas hakim perempuan yang menurut mereka tidak bisa disamakan dengan hakim pria.
Saat ini, baru Sudan satu-satunya negara Arab yang membolehkan hakim perempuan dalam sistem peradilan syariah. Negara-negara Arab lainnya yang lebih maju dari Sudan seperti Libanon, Suriah dan Yordania belum memberikan kesempatan bagi kaum perempuan untuk menjadi hakim peradilan syariah.
Hal tesebut terkait dengan aturan yang berlaku di banyak negara-negara Arab bahwa jika seorang perempuan mengajukan gugatan cerai, maka harus atas persetujuan hakim. Tapi seorang pria tidak perlu meminta persetujuan hakim dalam proses perceraian.
Faqih dan Wuheidi mengatakan, mereka ingin membantu kaum perempuan untuk mendapatkan hak-haknya berdasarkan syariah islam jika mengalami kasus dalam rumah tangga. Karena terkadang kaum perempuan malu mengungkapkan persoalan-persoalan yang dialaminya dalam hubungan rumah tangga jika hakimnya laki-laki.
MUI : Umat Islam Pilih Yang Bertaqwa
Diposting Pada 26 Feb 2009
MUI mengingatkan umat Islam untuk memilih pemimpin yang memiliki kriteria iman dan takwa. Dan MUI melarang keras memilih pemimpin yang tidak bertakwa karena haram hukumnya.
“Kalau yang diinginkan tidak disukai dan tidak memenuhi kriteria tersebut dan harus memilih antara yang diwajibkan, harapan dimaklumi jika banyak umat kami yang tidak memilih dan golput,” kata Sekjen MUI Al Hathad.
Hal itu dikatakan dia di acara forum dialog tokoh agama dengan Ketua dan Anggota KPU di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (26/2).
Menurut Al Hathad, memilih pemimpin tersebut ibarat perempuan, ada yang halal, dan ada yang haram. “Seperti istri kita yang halal digauli,” ujarnya beranalogi.
Sementara anggota MUI Aisyah Amini menyatakan kekhawatiran kemungkinan golput cukup besar. Dia menilai sosialisasi pemilu tidak efektif.
“Dari segi anggaran pemilu itu cukup besar, padahal itu uang rakyat. Sosialisasi tidak efektif itu hal yang mubazir,” ujar Aisyah.
Menurut dia, Indonesia itu bangsa yang memiliki moral religius yang sangat besar. Dia yakin ada pemimpin yang baik dari sekian yang ada. Setiap pemimpin ada kekurangan dan kelebihan.
“Mari kita lihat hikmahnya. kami akan berupaya sebaik mungkin agar pemilu berjalan dengan baik, dan masyarakat tepat memilih pemimpinnya,” imbuhnya
Allah Azab MGA Mati Di WC kena Kolera
Diposting Pada 25 Feb 2009
Ajaran Ahmadiyah banyak mendapat penentangan dari para ulama di India. Di antara ulama yang terdepan menentangnya adalah Asy-Syaikh Tsana`ullah Al-Amru Tasri. Karena geram, Ghulam Ahmad akhirnya mengeluarkan pernyataan pada tanggal 15 April 1907 yang ditujukan kepada Asy-Syaikh Tsana`ullah. Namun anehnya tantangan mubahalah ini justru dialami oleh Ghulam ahmad sendiri
.
Di antara bunyinya: “…Engkau selalu menyebutku di majalahmu (‘Ahlu Hadits’) ini sebagai orang terlaknat, pendusta, pembohong, perusak… Maka aku banyak tersakiti olehmu… Maka aku berdoa, jika aku memang pendusta dan pembohong sebagaimana engkau sebutkan tentang aku di majalahmu, maka aku akan binasa di masa hidupmu. Karena aku tahu bahwa umur pendusta dan perusak itu tidak akan panjang… Tapi bila aku bukan pendusta dan pembohong bahkan aku mendapat kemuliaan dalam bentuk bercakap dengan Allah, serta aku adalah Al-Masih yang dijanjikan maka aku berdoa agar kamu tidak selamat dari akibat orang-orang pendusta sesuai dengan sunnatullah.
Aku umumkan bahwa jika engkau tidak mati semasa aku hidup dengan hukuman Allah yang tidak terjadi kecuali benar-benar dari Allah seperti mati dengan sakit tha’un, atau kolera berarti AKU BUKAN RASUL DARI ALLAH…
Aku berdoa kepada Allah, wahai penolongku Yang Maha Melihat, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Berilmu, Yang mengetahui rahasia qalbu, bila aku ini adalah pendusta dan perusak dalam pandangan-Mu dan aku berdusta atas diri-Mu malam dan siang hari, ya Allah, maka matikan aku di masa hidup Ustadz Tsana`ullah. Bahagiakan jamaahnya dengan kematianku –Amin–.
Wahai Allah, jika aku benar dan Tsana`ullah di atas kesalahan serta berdusta dalam tuduhannya terhadapku, maka matikan dia di masa hidupku dengan penyakit-penyakit yang membinasakan seperti tha’un dan kolera atau penyakit-penyakit selainnya…. Akhirnya, aku berharap dari Ustadz Tsana`ullah untuk menyebarkan pernyataan ini di majalahnya. Kemudian berilah catatan kaki sekehendaknya. Keputusannya sekarang di tangan Allah.
Penulis, hamba Allah Ash-Shamad, Ghulam Ahmad, Al-Masih Al-Mau’ud. Semoga Allah memberinya afiat dan bantuan. (Tabligh Risalat juz 10 hal. 120)
Apa yang terjadi? Setelah berlalu 13 bulan 10 hari dari waktu itu, justru Ghulam Ahmad yang diserang ajal. Doanya menimpa dirinya sendiri.
Putranya Basyir Ahmad menceritakan: Ibuku mengabarkan kepadaku bahwa Hadrat (Ghulam Ahmad) butuh ke WC langsung setelah makan, lalu tidur sejenak. Setelah itu butuh ke WC lagi. Maka dia pergi ke sana 2 atau 3 kali tanpa memberitahu aku. Kemudian dia bangunkan aku, maka aku melihatnya lemah sekali dan tidak mampu untuk pergi ke ranjangnya. Oleh karenanya, dia duduk di tempat tidurku. Mulailah aku mengusapnya dan memijatnya. Tak lama kemudian, ia butuh ke WC lagi. Tetapi sekarang ia tidak dapat pergi ke WC, karena itu dia buang hajat di sisi tempat tidur dan ia berbaring sejenak setelah buang hajat. Kelemahan sudah mencapai puncaknya, tapi masih saja hendak buang air besar. Diapun buang hajatnya, lalu dia muntah. Setelah muntah, dia terlentang di atas punggungnya, dan kepalanya menimpa kayu dipan, maka berubahlah keadaannya.” (Siratul Mahdi hal. 109 karya Basyir Ahmad)
Mertuanya juga menerangkan: “Malam ketika sakitnya Hadhrat (Ghulam Ahmad), aku tidur di kamarku. Ketika sakitnya semakin parah, mereka membangunkan aku dan aku melihat rasa sakit yang dia derita. Dia katakan kepadaku, ‘Aku terkena kolera.’ Kemudian tidak bicara lagi setelah itu dengan kata yang jelas, sampai mati pada hari berikutnya setelah jam 10 pagi.” (Hayat Nashir Rahim Ghulam Al-Qadiyani hal. 14)
Pada akhirnya dia mati tanggal 26 Mei 1908.
Sementara Asy-Syaikh Tsana`ullah tetap hidup setelah kematiannya selama hampir 40 tahun. Demikianlah Allah Subhanahu wa Ta’ala singkap tabir kepalsuannya dengan akhir kehidupan yang menghinakan, sebagaimana dia sendiri memohonkannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kini siapa yang sadar dan bertobat setelah tersingkap kedustaannya?
Wallahu a’lam bish-shawab.
HNW-Deddy Mizwar Calon Alternatif ??
Diposting Pada 25 Feb 2009
Keinginan aktor Deddy “Naga Bonar” Mizwar untuk menjadi presiden disambut Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Doa pun dipanjatkan Hidayat agar Dedy bisa melewati tantangan. Mungkankah ini sinyalemen Hidayat akan Berpasangan dengan Deddy Mizwar…??
“Saya doakan agar beliau dapat dukungan. Indah juga Indonesia kalau ada presiden seperti itu,” kata Hidayat di Gedung MPR, Jakarta, Rabu (25/2).
Menurutnya, Dedy adalah orang yang berprestasi dan boleh saja mencalonkan diri menjadi presiden. Namun apakah nantinya bisa atau tidak, itu akan menjadi tantangan bagi Deddy agar bekerja lebih keras lagi.
“Tidak ada larangan untuk menjadi capres. Monggo-monggo saja. Yang ada hanyalah syarat menjadi capres,” ujar Hidayat.
Diingatkan Hidayat, Dedy harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Seperti diusung oleh parpol maupun gabungan parpol dengan perolehan 20 kursi di DPR atau 25 persen suara.
“Dengan adanya 10 parpol yang mendukung Dedy, tentu bisa saja mendapat 25 persen suara. Itu akan menjadi tantangan sendiri buat dirinya,” kata Hidayat.
Sementara itu Deddy Mizwar, mengaku tidak mau kalah dengan rekan-rekannya yang terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai calon legislatif. Tak tanggung-tanggung, Deddy Mizwar langsung akan mendeklarasikan diri sebagai calon presiden.
“Insya Allah nanti Jumat ini, datang aja ke TIM (Taman Ismail Marzuki),” ujar Deddy Mizwar saat dihubungi okezone melalui telepon selulernya, Selasa (24/2/2009).
Dedi ketika dihubungi tengah melakukan syuting ini mengatakan salah satu alasannya maju sebagai calon presiden adalah untuk mencairkan kebuntuan politik yang ada saat ini. Menurutnya dengan majunya dia sebagai capres akan ada warna tersendiri dalam perpolitikan Indonesia.
Kendati demikian, dia enggan menyebutkan partai politik mana yang akan dijadikan kendaraannya untuk maju sebagai calon presiden. Dia juga tidak mau menyebutkan jumlah dukungan yang telah dikantonginya.
“Semua partai dekat sama saya, kita semua kan teman. Pokoknya datang aja nanti ya,” tuturnya diplomatis sambil terkekeh.
Hah..!! Tentara Israel Pake Pampers ?!!
Diposting Pada 25 Feb 2009
Pasukan Al-Qassam memergoki tentara Israel mengenakan Pampers, karena mereka takut buang hajat di luar tank. Wah, kalo ini namanya Pas-Pampers, alias pasukan pake pampers…..!!!
Bukan hanya bayi yang mengenakan popok alias pampers. Pasuka PampersTetapi tentara Yahudi-Israel juga mengenakannya. Tapi bukan karena mereka suka ngompol. Ini disebabkan karena mereka takut buang air di luar kendaraan tempur karena khawati serangan para pejuang Al-Qassam.
Mungkin karena ketakutan itulah yang membuat alas an pasukan Israel hingga memutuskan mengenakan Pampers. Gara-gara sikapnya yang lucu ini, para pemuda Palestina memberi julukan baru pada mereka dengan sebuah Jaish Pampers (tentara Pampers).
Julukan ini bukanlah tanpa dasar, para pejuang Al-Qassam berhasil mengungkap bahwa pasukan Israel memakai penampung air seni, yang biasa dipakai anak-anak atau para manula.
Lewat jumpa pers, di hadapan para wartawan yang ditayangkan channel Al Quds, pasca pertempuran Al Furqan, beberapa waktu lalu.
“Di mana keberanian tentara itu (Israel), yang menyerang dengan dukungan teknologi. Dari udara, dari atas awan, dari laut, serta dari dalam tank mereka yang terlindungi, untuk menghadapi para pemuda yang tidak memiliki banyak persenjataan, akan tetapi mereka bisa mengalahkan,” ujarnya.
“Dan kami akan menggambarkan kepengecutan para tentara Zionis itu, adalah hal yang paling aneh, bahwa yang selalu kita nilai sebagai militer yang terkuat di dunia ternyata mengenakan Pampers, dan mereka tidak mau keluar dari tank, untuk menghadapi para pejuang,” tambah pejuang Al-Qassam.
Kontan, kabar itu menjadi bahan tertawaan penduduk Palestina serta ramai dibicarakan dalam forum-forum diskusi di internet. Bermacam-macam komentar beredar, “bisa-bisa pemerintahan Israel akan memboikot produk Pampers, karena telah menyebabkan mereka kalah perang”, “pesawat tempur Israel terpaksa kembali ke pangkalan mereka, karena pilotnya lupa belum mengganti Pampersnya yang lama”, ada juga komentar, “militer Israel telah menghubungi perusahaan Pampers agar memperbesar ukuran, agar lebih bisa tahan lama”.
Bom Fosfor Bayi-Bayi Palestina Cacat Fisik
Diposting Pada 25 Feb 2009
Senjata terlarang yang digunakan militer Zionis Israel dalam serangannya selama 22 hari terhadap Jalur Gaza, akan menyebabkan kelahiran bayi cacat fisik di Gaza.
Sebagaimana dilaporkan Radip IRIB, Iran dari Jalur Gaza, keterangan seorang ahli lingkungan hidup Mesir, Dr. Mahmud Amr, penggunaan senjata terlarang secara masif oleh Israel di Gaza berdampak buruk pada lingkungan hidup khususnya terhadap sumber-sumber air, dan penggunaan sumber tersebut akan berakibat buruk bagi kesehatan warga khususnya para ibu hamil.
Menurut Amr, Zionis bahkan meningkatkan komposisi zat-zat kimia beracun dalam bom fosfor dan kulsternya yang digunakan di Gaza. Zat-zat beracun tersebut akan merusak gen-gen tubuh dan diperkirakan akan banyak bayi yang lahir cacat fisik di Gaza
Sebelumnya tentara Yahudi pernah membiarkan puluhan wanita Palestina melahirkan di jalanan. 30 bayi meninggal akibat pintu masuk kota dan kawasan kampung ditutup Israel
Kementerian Kesehatan pihak berkuasa Palestina mendakwa tentera Zionis Yahudi membiarkan sebanyak 30 bayi Palestina meninggal di wilayah perbatasan jalan di pintu masuk kota dan kawasan kampung.
Dalam sebuah kesempatan, pihak kementerian mengatakan, sekitar 53 wanita Palestina yang tengah mengandung terpaksa melahirkan anak mereka di jalanan karena pasukan Israel melarang mereka melewati perbatasan jalan itu, menurut pusat berita Palestina. Ia mengatakan, kebanyakan kejadian melahirkan itu terjadi di depan mata tentara Zionis. Akibatnya, di saat yang sama ibu-bu Palestina yang tengah mengandung itu menghadapi bahaya kematian dan pendarahan.
Pegawai kementerian, Dr Kamal Al-Sharafi mengecam tindakan kejam Zionis itu sambil menekankan pihak Israel telah melanggar Konvensi Geneva dan resolusi Persatuan Bangsa-bangsa (PBB), Lembaga Kesehatan Sedunia (WHO) dan perjanjian kesehatan antarabangsa.
Sharafi mengatakan, perbuatan Zionis menghalangi masuknya pasukan pembawa bantuan obat-obatan dan menyerangnya perlu segera dihentikan.
Sharafi turut meminta Palang Merah dan institusi antarabangsa supaya campur tangan dalam usaha mengekang pembunuhan bayi baru lahir di wilayah jalan raya di perbatasan Israel.
Penjara Upaya LDII Bungkam Para Dai
Diposting Pada 25 Feb 2009
Sekjen Badan Amil Zakat (BAZ) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ustad Hajarullah Aswad merasa aneh tiba-tiba dituntut hukuman penjara oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). (Gmbr Kiri : Presiden SBY menerima Pengurus LDII Di Istana)
Pernyataan ini disampaikan Aswad kepada www.hidayatullah.com Selasa, (24/2) kemarin.
Sebagaimana diketahui, calon Anggota DPD RI dari Kepulauan Riau (Kepri) ini dituntut enam bulan penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang di PN Tanjungpinang, Rabu (18/2). Tuntutan itu berdasarkan pasal 156 KUHP, tentang penyebarkan permusuhan dan penghinaan, terhadap Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).
Tuduhan terhadap Ustad Aswad ini akibat ceramahnya dalam sebuah talk show di Radio Republik Indonesia (RRI), yang menyatakan LDII adalah murtad.
Kepada Tribun Batam, Ketua DPC LDII Tanjungpinang Ir Solihin mengaku tuntutan JPU tersebut terlalu ringan. “Hasil persidangan nantinya dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat,” jelas Solihin.
Tapi kepada www.hidayatullah.com Hajarullah Aswad mengaku heran. Dai yang lebih 16 tahun berdakwah Islam ke berbagai daerah ini, mengaku aneh untuk kasus ini. Sebab apa yang ia sampaikan itu berdasarkan buku terbitan LPPI yang dijadikan rujukan banyak orang selama bertahun-tahun. Bahkan diberi pengantar langsung oleh Ketua MUI, KH. Ali Yafie.
“Sumber-sumber yang saya ungkapkan kan sudah jelas. Sudah bertahun-tahun buku itu terbit dan buku terbitan LPPI itu juga nggak dilarang oleh Kejaksaan Agung. Kenapa saya dituntut?,” ungkapnya.
Al Qiyadah
Sebagaimana diketahui, kasus Aswad bermula pada bulan Oktober 2007 lalu. Kala itu, pukul 07.00 WITA, ia mengisi ceramah tentang aliran sesat di RRI Riau. Sata itu sedang ramai membicarakan tentang aliran sesat al Qiyadah al-Islamiyah. Dalam ceramah itu, ia menyinggung aliran sesat yang lain diantaranya Ahmadiyah dan LDII. Dalam ceramahnya itu ia menyampaikan sumber-sumber yang cukup kuat, baik dari internet atau buku-buku, katanya.
Akibat ceramah itulah kemudian empat orang LDII Riau marah dan mengadukannya ke pengadilan negeri Tanjung Pinang. Ia dituduh melanggar pasal tindak pidana “Di muka umum menyatakan perasaan bermusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk Indonesia” (pasal 156 KUHP dll), dengan tuntutan pidana 6 bulan penjara.
Lebih mengherankan lagi, ia ditetapkan sebagai tersangka tanpa dimintai keterangan pendahuluan oleh pihak kepolisian.
Ust. Bambang
Nasib yang sama menimpa ustad Bambang Irawan. Mantan aktivis Islam Jamaah (atau dikenal LDII) ini diadukan bekas organisasi yang pernah ia geluti dengan tuduhan mencemarkan nama baik. Lewat Kasasi Mahkamah Agung, ia dijerat hukuman 6 bulan penjara.
Tapi Ustad Bambang, demikian ia akrab dipanggil menyatakan, tuduhan yang disampaikan Jaksa kepadanya itu sebenarnya tidak benar. Sebab, ia sejatinya mengajak teman-temannya itu kembali ke jalan yang benar.
“Saya justru menerangkan tentang Dakwah Cinta. Mengajak mereka agar bertaubat. Saya menyatakan bahwa saya dulu itu gila karena masuk LDII. Sekarang saya taubat dan mari kita bersama-sama menuju jalan Allah yang benar,” terangnya. Tapi ajakan itu justru berbuntut ke penjara.
Meski demikian, Bambang dan Hajarullah Aswad tak merasa resah. “Kita akan PK lagi dan mungkin minta grasi ke presiden,” ujar Bambang.
“Alhamdulillah mayoritas umat Islam di sini mendukung saya,” ungkap Hajarullah.
Kisah FPI di Gaza Selama Dua Pekan
Diposting Pada 25 Feb 2009
Serangan brutal tentara Zionis Israel ke wilayah Gaza, Palestina telah mengundang keprihatinan hampir seluruh umat Islam di dunia. Guna membantu warga Gaza yang menjadi korban perang, berbagai organisasi Muslim tergerak untuk menyalurkan bantuan. Langkah serupa telah dilakukan Front Pembela Islam (FPI), salah satu ormas Islam di Indonesia.
Sejumlah aktivis FPI telah terjun langsung ke Gaza–wilayah konflik–untuk menyalurkan bantuan bagi korban serangan Israel yang tak berperikemanusiaan. Sekjen DPP FPI, Ustadz Ahmad Shobri Lubis, mengatakan, selama dua pekan berada di Gaza, FPI telah menyalurkan beragam bantuan, berupa makanan (sembako), perlengkapan sekolah, dan uang.
“Kami berangkat ke Palestina membawa bantuan untuk warga Gaza yang berada di tempat-tempat pengungsian. Ataupun, daerah-daerah yang telah hancur, seperti di Jabalin selama dua pekan. Sekalipun perang telah usai, namun penderitaan mereka ternyata belum berakhir,” ujarnya Ahmad kepada Republika, Selasa (24/2).
Shobri mengungkapkan, dalam menyalurkan bantuan ke wilayah Gaza, FPI bekerja sama dengan lembaga sosial kemasyarakatan lainnya. Hal itu dilakukan untuk memudahkan penyaluran bantuan. “Kami memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat Palestina, misalnya sembako,” papar Shobri. Selain itu, FPI juga menyalurkan bantuan jangka panjang.
”Kami juga memberi bantuan berupa seragam sekolah, tas sekolah, dan buku-buku sekolah kami belikan. Tak hanya itu, FPI juga memberikan beasiswa untuk anak-anak Palestina. Kami membeli barang-barang tersebut di Mesir, namun sebagian lagi kami beli di Palestina, guna mendorong ekonomi masyarakatnya agar lebih hidup kembali setelah sekian lama terputus,” tuturnya.
Shobri menambahkan, selama berada di wilayah Gaza, FPI juga turut memberikan bantuan moril. Kepada warga Gaza, FPI menyatakan bahwa umat Islam Indonesia akan selalu siap membantu Palestina, sekalipun harus menurunkan mujahidinnya. “Mereka juga siap menerima mujahidin Indonesia,” kisah Shobri. FPI mengaku sangat kagum dengan sikap Muslim Palestina yang tinggal di Jalur Gaza.
”Mereka memang luar biasa. Walaupun perang kerap terjadi di negara itu, mental mereka masih kuat. Walaupun mereka sedih, hal tersebut tidak mempengaruhi jiwa mereka,” kata Shobri. FPI berjanji akan memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina pascaperang secara rutin setiap bulannya.
“Alhamdulillah masyarakat Palestina sangat antusias. Kami menyosialisasikan bahwa masyarakat Indonesia walaupun tidak kaya, bisa menunjukkan kecintaannya terhadap Palestina,” jelasnya. Hingga kini, kata dia, FPI masih tetap menggalang dana melalui program jangka panjang di seluruh posko FPI.
Jubir Israel Akhirnya Dilempar Sepatu
Diposting Pada 24 Feb 2009
Beberapa demonstran Pro-Palestina melempar salah satu pejabat perwakilan Israel yang tengah ‘membenarkan’ invasi Israel terhadap Jalur Gaza .
Kejadian tersebut berlangsung hari ahad (22/2). Ron Edelheit sedang berbicara pada konferensi Amsterdam mengenai situasi di Israel dan Gaza ketika tiga orang demonstran melemparinya dengan empat buah sepatu.
Demonstran, terdiri dari dua laki-laki dan seorang perempuan, memang telah merencanakan matang-matang untuk bisa masuk ke dalam Hotel Apollo tempat Pusat Informasi dan Dokumentasi Israel (CIDI) mengadakan konferensi.
Sepatu yang dilemparkan tersebut, menurut laporan, mengenai Edelheit yang dalam 23 hari terakhir serangan Israel ke Gaza bertindak sebagai juru bicara militer Israel.
Para demonstran menganggap pidato yang panjang lebar dilakukan oleh Edelheit hanya omong kosong belaka, hanya untuk membenarkan tindakan perusakan massal Israel di Jalur Gaza.
Para pelempar sepatu tersebut segera ditangkap dan dituduh telah menghina pejabat Israel.
Adelheit, Yahudi kelahiran Belanda yang sudah bertahun-tahun berimigrasi ke Israel melaporkan insiden lemparan sepatu itu ke kepolisian Amsterdam. “Hari ini sepatu, besok mungkin melempar pisau atau senjata,” kata Edelheit.
“Ini benar-benar kekerasan fisik,” ujar Edelheit.
“Saat mereka melemparkan sebuah sepatu, aku biasa saja. Bus mendapat dua lemparan sepatu. Tapi ternyata, saya dilempar empat sepatu,” tambahnya. Kemudian ia menyinggung-nyinggung soal reporter Irak, Muntadhar al-Zaidi yang menjadi terkenal di seluruh dunia karena melemparkan sepatunya ke arah Bush ketika konferensi pers di Baghdad.
“Saya sedang dalam rangka kunjungan pribadi untuk menjenguk ibu saya. Sebagai juru bicara tentara cadangan angkatan bersenjata Israel, saya dengan sukarela berbicara di depan komunitas Yahudi di Belanda tentang Operasi Cast Lead (operasi Israel ke Jalur Gaza bulan Januari kemarin,” kata Edelheit pada Haaretz.
Sekitar 50 demonstran lainnya berkumpul di depan hotel. Beberapa hotel yang telah dipilih untuk melangsungkan konferensi lanjutan, namun lokasinya diubah setelah pejabat Israel tersebut menerima ancaman yang ‘mematikan’ ini.
Selain di Amsterdam, Edelheit dijadwalkan untuk memberikan ceramah di Antwerp. Seorang pemuka Yahudi Belanda dengan nada bergurau berkomentar,”Di Amsterdam, mereka melempar sepatu yang kiri. Di Antwerp, Adelheit mungkin mendapatkan sepatu yang sebelahnya lagi, jadi sepasang …”
Adelheit adalah orang Israel kedua yang mengalami insiden lemparan sepatu saat berbicara di negara lain. Sebelumnya, dutabesar Israel untuk Swedi juga mengalami insiden serupa saat memberikan ceramahnya di Universitas Stockholm.
Gereja Akui Dalangi Kristenisasi Di Garut
Diposting Pada 24 Feb 2009
Pelaku pemurtadan yang terjadi di Desa Karangtengah, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, medio Januari lalu akhirnya terkuak. Setelah melakukan investigasi, Gerakan Reformis Islam (Garis)–organisasi Islam–menemukan fakta bahwa pemurtadan terhadap 34 warga di Kadungora itu dilakukan Gereja Masehi Advent Hari ke-7.
Senin (23/2) kemarin, aktivis Garis sempat mendatangi gereja dan meminta klarifikasi terkait aksi pemurtadan itu. Masalah itu lalu disepakati untuk diselesaikan dengan berdialog di ruang paripurna DPRD Kota Garut. Dialog itu dihadiri anggota Komisi D DPRD, perwakilan dari gereja, Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Garut, Polsek Kadungora, pemerintah daerah, ormas Islam, dan LSM.
Ketua Garis, Suryana Nurfatwa, mengecam keras aksi pemurtadan yang dilakukan non-Muslim kepada umat Islam. Menurut dia, tindakan tersebut telah melanggar Keputusan Menteri Agama No 70 tahun 1978 tentang Penyiaran Agama. Dalam kepmen itu tercantum aturan ’siapa pun tidak boleh menyebarkan agama kepada orang yang sudah beragama’.
Menurut Suryana, warga Kadungora yang dimurtadkan itu sudah jelas beragama Islam. ”Jadi, tidak boleh menyebarkan agama lain kepada mereka,” katanya. Garis mendesak dibuat perjanjian agar gereja tersebut tak mengulangi perbuatannya. Ia mengungkapkan, upaya pemurtadan tak hanya terjadi di wilayah tersebut.
Sebelumnya, tegas dia, pemurtadan juga sempat dilakukan di Kec Cisewu, Garut; Kec Soreang, Kab Bandung (sebanyak 103 orang); dan di Kec Cikalongwetan, Kab Bandung Barat.
Pendeta Oliver Tambunan yang mewakili Gereja Masehi Advent Hari ke-7, lebih banyak bungkam. Setelah Garis mendesak agar pihak gereja meminta maaf, Pendeta Oliver mengiyakannya. Oliver juga setuju untuk meminta maaf secara terbuka di sejumlah media cetak lokal.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kholil Ridwan, mengatakan, guna mengatasi aksi pemurtadan yang kian marak perlu adanya upaya yang dilakukan bersama-sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, ulama, dan warga sekitar.
Mengenal Gereja di Garut
Bangunan Gereja Masehi Advent Hari Ke-7 didirikan pada tahun 1927 di atas tanah seluas 700 m2 dengan luas bangunan 77 m2 oleh orang-orang Belanda yang beragama Kristen Advent. Setelah Indonesia merdeka pernah dijadikan markas tentara RI sektor Garut Kota. Pada tahun 1950 (setelah kedaulatan RI) oleh Komandan Sektor, Bpk. Aang Kunaefi, atas persetujuan Bupati Garut (R. Tumenggung Kartahudaya) gereja ini diserahkan kepada Yayasan Gereja Masehi Advent Hari Ke-7 Cabang Garut.
Arah muka bangunan menghadap ke sebelah Timur dengan batas areal bangunan sebelah Barat dibatasi rumah penduduk, sebelah Utara dibatasi gedung PLN, sebelah Timur dibatasi Jalan Pramuka dan sebelah Selatan dibatasi oleh rumah penduduk. Di belakang bangunan gereja dilengkapi pastoran (tempat tinggal pendeta) dan kantor. Bangunan gereja yang hampir mirip kerucut ini, merupakan salah satu bangunan tua peninggalan kolonial Belanda yang belum mengalami pemugaran sampai sekarang.
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah