Mahkamah Agung Turki mengganjar Harun Yahya tiga tahun penjara. Pembongkar kepalsuan teori Evolusi ini merasa dizolimi
Seperti diketahui Pengadilan Turki sebelumnya telah memutuskan tiga tahun penjara kepada Adnan Oktar atau dikenal dengan nama Harun Yahya.
Minggu lalu, pihak pengadilan mengirimkan penjelasan putusan hakim (vonis) mengenai hukuman atas Harun Yahya dkk kepada Mahkamah Agung (MA). Dan jaksa penuntut dari MA telah memerintahkan agar membenarkan putusan hukum (vonis) tersebut dalam beberapa jam saja tanpa membaca terlebih dahulu 90 buah berkas pembelaan.
Menurut Tim dari lembaga yang dipimpin Harun Yahya, Science Research Foundation (SRF), ada banyak ketidaksesuaian dan cacat hukum atas putusan itu.
“Terdapat banyak sekali ketidaksesuaian dan cacat hukum dalam dakwaan dan putusan itu. Kami telah berupaya mengungkap kecacatan hukum yang besar ini dengan pengumuman dan surat terbuka, namun Mahkamah Agung memiliki kekebalan untuk dipertanyakan,” ujar Seda Aral, asisten bagian penerangan media massa lembaga Science Research Foundation (SRF).
Selain Harun Yahya ada 5 rekannya (3 di antaranya wanita) akan didakwa di depan publik sebagai para pemimpin organisasi “kejahatan” dan akan dipenjara karena alasan tersebut.
“Kami memandang cobaan berat ini sebagai anugerah dari Allah. Ini menjadikan kami bertambah kuat memegang Islam, dan kami menjadi lebih bersemangat dan bertambah kuat dalam keimanan kami,” tambah Seda Aral.
“Dan kedzaliman dan ketidakadilan terhadap kaum Muslim terkadang menjadikan kaum beriman menjadi semakin mendukung kami. Jadi ini adalah saat-saat lain yang bernilai dalam kehidupan kami yang tengah kami hadapi. Kami akan segera menyaksikan apa yang telah Allah tetapkan dalam takdir indah kami insyaAllah. Mohon doa terus menerus untuk kami,” tambahnya.
Pembunuhan Karakter
Kasus tuduhan keji seperti ini bukan hal baru bagi Harun Yahya. Penindasan terhadap para ilmuwan dan intelektual yang berani mengungkap kekeliruan ilmiah teori evolusi Darwin ini sudah berkali-kali terjadi.
Harun Yahya pernah dipenjara beberapa kali dan dikurung di rumah sakit jiwa bersama para pasien penyakit jiwa berbahaya. Di tempat itu, beliau dicoba untuk dibunuh beberapa kali. Meski demikian, ia tetap tidak bergeming membongkar kepalsuan teori evolusi, beserta gerakan ideologis yang mendukungnya, termasuk Freemasonry.
Penulis buku Atlas Penciptaan ini memang dikenal telah mengagetkan ilmuwan negara-negara Eropa seperti; Perancis, Denmark, Austria, dan Italia akibat temuan fakta atas teori-teori Darwin.
Akibat perjuangannya intelektual anti-Darwinis, anti-komunis dan anti-Masoniknya pula, Adnan Oktar telah bertahun-tahun menjadi sasaran persekongkolan, fitnah dan pembunuhan karakter.
Ia pernah ditahan tanpa alasan yang benar pada tahun 1991, dan para anggota Ergenekon, sebuah deep state (negara di dalam negara, negara terselubung) beraliran komunis yang telah menyusupi negara Turki, telah mengatur agar kokain dapat ditemukan di dalam aliran darahnya setelah dicampur dengan makanannya di gedung Markas Besar Keamanan. Ini telah dibuktikan sebagai makar oleh Lembaga Kedokteran Forensik.
Adnan Oktar juga telah mengalami 9 kali upaya pembunuhan. Tahun 1999, ia dan beragam orang dari kalangan BAV (Yayasan Penelitian Ilmu Pengetahuan) ditahan polisi berdasarkan perintah Adil Serdar Sacan, yang ia sendiri kini sedang ditahan atas tuduhan menjadi anggota organisasi teroris Ergenekon. Mereka yang dimasukkan ke dalam penjara disiksa oleh petugas di Departemen Keamanan, atas perintah dan dukungan dari Adil Serdar Sacan. Akibat penyiksaan itu, para tahanan dipaksa menandatangani pernyataan-pernyataan tidak benar yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Namun Jaksa Penuntut Umum menyatakan bahwa seluruh terdakwa, termasuk Adnan Oktar, telah dinyatakan bebas, tidak bersalah dalam perkara tersebut. Adnan Oktar akhirnya dinyatakan tidak bersalah dan bebas dari tuduhan. Pengadilan memutuskan bahwa itu adalah sebuah persekongkolan. Nampaknya, ia kini menghadapi persekongkolan baru.
www.hidayatullah.com
1 Desember HariSex Bebas Bukan Hari AIDS
Banyak pihak mempromosikan agar memakai kondom sebelum melakukan hubungan seksual agar terhindar AIDS dan HIV. Yang di pertanyakan, pakai kondom sebelum melakukan hubungan seksual dengan siapa ? PSK ? Pacar ? Selingkuhan ? Jawabannya pasti di pakai mereka yang doyan Jajan diluar.
Di Surabaya, diadakan pembagian bra (BH), celana dalam dan kondom untuk untuk para PSK. Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kota Palembang, membagikan kondom untuk perempuan sebanyak 1.000 sedangkan untuk laki-laki 17.000 buah kondom. Di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, .000 kondom dibagikan gratis.
Setiap 1 Desember di seluruh negara diperingati Hari AIDS. Termasuk di Indonesia. Macam-macam bentuk dan cara memperingatinya.
Seakan tidak mau ketinggalan, hampir seluruh lapisan masyarakat, dari pekerja seks komersil (PSK), aktivis LSM, pelajar sekolah, mahasiswa, masyarakat biasa hingga pemerintahan memperingatinya.
Slogan yang sering di pakai adalah, Gunakan Kondom. Slogannya bagus tapi apa ngak akan menimbulkan persepsi lain di kalangan masyarakat luas ? seolah – olah kita melegalkan yang namanya “PERILAKU SEX BEBAS” cukup dengan catatan memakai Kondom.
Anehnya lagi disurabaya, diadakan pembagian bra (BH), celana dalam dan kondom untuk untuk para PSK. Hal senada juga dilakukan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kota Palembang, yakni membagikan kondom untuk perempuan sebanyak 1.000 sedangkan untuk laki-laki 17.000 buah kondom. Di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yaitu membagikan 1.000 kondom gratis.
Di Jakarta tidak hanya sekedar pembagian kondom, melainkan diadakan Pekan Kondom Nasional. Yang mempuyai hajat tersebut adalah Komisi Penanggulangan AIDS (KPA). Acara tersebut juga dibarengi Konferensi Kondom dengan tema “Gunakan Kondom dan Selamatkan Banyak Jiwa”.
Menanggapi peringatan hari AIDS dengan pembagian kondom, Psikolog Elly Risman, sangat tidak setuju. Menurutnya, pembagian kondom itu termasuk bentuk pembodohan dan memberikan pemahaman yang salah terhadap solusi pemberantasan HIV/AIDS. Karena dengan pembagian kondom praktek free sex justru semakin bertambah subur.
“Lihat saja, dengan pembagian kondom, masyarakat akan berfikir, nge-seks boleh asal pake kondom,” katanya kepada www.hidayatullah.com. “Memakai kondom itupun hanya berapa kali, selebihnya kan nggak mungkin setiap kali main kan,” katanya. Menurut Elly, pembagian kondom juga tidak efektif, sebab penularanya virus AIDS lewat hubungan seks, tapi kenapa diperbolehkan.
Tidak bisa dimungkiri, berkat aksi pembagian kondom tersebut, menurutnya membentuk mindset (gaya berfikir) yang salah di otak remaja. Kini remaja menjadi lebih permisif terhadap free sex, coba lihat ungkapan mereka, “hari gene masih virgin, capek deh!”. Hal itu sangat disayangkan Risman, ketika sedang sibuk menumbuhkan awarness dampak negatif tekhnologi di dunia cyber, malah disuburkan dengan pembagian kondom.
Namun sayang, menurut Elly hal tersebut belum menjadi persoalan serius bagi pemerintah, terutama di level Depag, Diknas, Menag dan BKKBN.
“Solusi yang selalu diangkat hanya di “hilir” tidak di hulu,” Pengasuh Konsultasi Anak dan Keluarga di Yayasan Kita dan Buah Hati ini.
Menurutnya, saat ini jarang sekali elemen yang mau berteriak lantang. Jika ada sangat sangat sedikit jumlahnya. Gaungnya pun menjadi tidak sekeras mereka “pengusung” kondomisasi.
Solusi yang tepat menurut Elly adalah mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan (familii dan tentangga). Dan yang lebih penting, adalah peran orangtua. Jangan sampai, anaknya terjerumus ke dalam free sex. Orangtua dan keluarga harus mengajarkan anak-anak mereka untuk tidak melakukan tindakan seks bebas melalui pendidikan agama. Bukan dengan bagi-bagi kondom secara gratis.
Sepekan di tahan Minta Penangguhan Tahanan
Hari Raya Idul Adha sudah dekat. Aulia Pohan ingin merayakannya bersama keluarga. Besan Presiden SBY ini mengajukan ‘cuti’ alias penangguhan penahanan. Namun Anehnya Habib Rizieq dari awal hingga putusan, majelis hakim selalu menolak penangguhan penahanan. Apa karena bukan besan Presiden… ?!
Pengajuan itu disampaikan pengacara Aulia Pohan, Amir Karyatin, yang mendatangi Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/12) pukul 10.40 WIB.
“Saya hadir di KPK berusaha untuk menemui Antasari Azhar (Ketua KPK) untuk mengajukan penangguhan penahanan berkaitan dengan Idul Adha. Sebagai umat muslim, klien saya ingin merayakan Idul Adha bersama keluarga,” kata Amir.
Keluarga dan pengacara, ujar Amir, yang akan menjamin Aulia Pohan tidak akan melakukan hal-hal yang melanggar hukum. “Istrinya sendiri, lalu Annisa Pohan, dan saya sendiri,” jelasnya.
Mengenai lamanya waktu penangguhan penahanan yang diminta, Amir mengatakan, hal itu diserahkan kepada KPK.
Hukum Hanya untuk Habib
Dalam Kasus habib, sepanjang pengadilan hingga Putusan penjara Permohonan penangguhan penahanan Habib Rizieq Shihab tidak pernah dikabulkan majelis hakim persidangan perdana kasus kerusuhan Monas. Majelis hakim hanya akan mencatat dan memperhatikan permintaan itu.
Padahal Sebelumnya, kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Indra Syahnun Lubis meminta agar majelis hakim memberikan penangguhan penahanan kliennya. Alasannya, tersangka tidak terbukti melakukan kejahatan apapun.
Atas penolakan majelis hakim, Indra menyesalkan sikap majelis hakim yang tidak berani mengambil keputusan penangguhan penahanan. Padahal tidak ada bukti yang bisa digunakan untuk menahan Rizieq.
Sebelumnya ketika Habib Rizieq Shihab hadir dalam persidangan dengan kondisi sakit, tim pengacara Habib Rizieq juga pernah meminta majelis hakim untuk memberikan penangguhan penahanan Habib Rizieq. Dengan penangguhan ini, diharapkan Habib Rizieq dapat menjalani perawatan kesehatannya secara optimal.
Bahkan Tim bersedia menyediakan dana sebesar Rp 5 Miliar sebagai jaminan penangguhan tahanan Habib Rizieq, tetap tidak dikabulkan.
Jadi Kalo begitu, hukum akan berlaku bagi mereka yang menegakan syariat dan akitivis islam, tapi berlaku lembut bagi mereka yang memiliki pengaruh dan kekuasaan.
Jikalau sudah begini, maka tunggulah kehancuran berikutnya.
Lapindo Bikin Pusing Bakriedimarahi SBY
Kemarahan Presiden SBY terekam kamera televisi saat bertemu dengan perwakilan Bakrie Group, Nirwan Bakrie, dan sejumlah menteri membahas Lapindo. SBY terlihat serius sambil menepuk dadanya.
SBY mengundang Nirwan untuk membahas kasus Lapindo di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (3/11/2008).
Acara itu juga dihadiri Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.
Dalam kamera yang direkam wartawan televisi, SBY mengucapkan terima kasih pada Kepala Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Sunarso.
“Terima kasih Pak Sunarso yang telah bekerja keras dan bertanggung jawab,” kata SBY.
Sementara di kamera lain, SBY yang mengenakan baju safari warna hitam
lengan pendek tampak marah. Wajah SBY serius sekali.
“Aceh saja bisa diselesaikan. Kenapa ini tidak,” kata SBY sambil menepuk dada tanda prihatin.
Nirwan yang duduk diapit Sunarso dan Mensos Bachtiar Chamsyah terlihat menundukkan kepala. Adik Menko Kesra Aburizal Bakrie ini juga tampak membuka-buka buku.
Sementara itu setelah rapat di gelar akhirnya korban luapan lumpur Lapindo mencapai kesepakatan dengan pihak Lapindo Minarak untuk pembayaran kekurangan 80 persen ganti rugi, dibayarkan secara bertahap. Pertahap, korban Lapindo dibayar sebayak Rp. 30 juta dan disesuaikan dengan jatuh tempo masing-masing.
“80 persen disepakati pembayaran secara bertahap. Begitu jatuh tempo pembayaran pertama 30 juta sampai selesai. Juga diberi 2,5 juta untuk pembayaran pertama untuk perpanjangan sewa rumah,” ujar Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.
Menurut Djoko, kesepakatan membayar dengan cara menyicil ini lantaran pihak Lapindo Brantas tidak bisa bayar sepenuhnya akibat goncangan krisis yang juga berimbas pada keuangan Pt Lapindon Brantas. Dia menambahkan, jatuh tempo dari masing-masing korban Lapindo berbeda-beda, ada yang jatuh temponya pada Desember 2008, Januari 2009, Maret 2009, dan April 2009.
Dia menambahkan setelah disepakatinya pembayaran secara bertahap ini semua pihak harus menyepakatinya termasuk korban lapindo. Sementara itu, pihak korban lapindo dan ketua Tim 16 yang membawahi 4.000 Kepala Keluarga, Koes Sulakssono mengatakan pihaknya menerima usulan tersebut setelah melalui proses negosiasi yang sangat alot.
Segera Revisi Aturan Pelarangan Jilbab !
Manajemen Rumah Sakit Mitra Internasional (RSMI) Jatinegara, Jakarta Timur, dan para karyawati rencananya akan menggelar pertemuan, Selasa (2/12). Pertemuan tersebut akan melibatkan pengacara kedua belah pihak.
Menjelang pertemuan tersebut, perwakilan karyawati RSMI menemui pengacara mereka M Luthfie Hakim di kantornya, Jl Pekalongan No 22, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin (1/12). Tema pertemuan, kata Luthfie, kurang lebih masih seputar harapan pihak karyawati agar diberi toleransi mengenakan seragam jilbab secepatnya. “Mereka meminta kebijaksanaan perusahaan dalam pemakaian jilbab,” ujarnya.
Dihubungi via telepon, Firmansyah, kuasa hukum RSMI, membenarkan adanya rencana pertemuan kedua belah pihak. Sementara mengenai waktu dan tempat pertemuan, Firman mengaku masih berupaya mengoordinasikannya dengan Luthfie. “Pak Luthfie minta ketemu. Maka, kami ingin mendengar dulu apa yang ingin beliau sampaikan,” kata Firman.
Menurut Firman, perwakilan manajemen RSMI juga akan hadir dalam pertemuan nanti. Sementara dari pihak karyawati RSMI, hanya Luthfie selaku kuasa hukum pihak karyawati yang akan hadir.
Kasus ini bermula ketika enam karyawati RSMI Jatinegara menerima surat teguran lantaran mereka berjilbab. Kemudian, teguran itu berubah menjadi surat peringatan.
Ditanya mengenai Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sebagai landasan hukum pihak RS dan karyawan, Luthfie menjelaskan, PKB hanya merupakan ujung tombak hubungan antara karyawan dan perusahaan. “Di luar itu kan kita punya UU Tenaga Kerja dan UUD 1945,” kata dia.
Luthfie juga berharap masalah ini akan segera selesai dengan damai tanpa gejolak bagi karyawan RSMI, baik yang mengenakan jilbab maupun yang tidak.
Jejak Kotor Siapa Di Balik Yayasan Mahanaim
Secara bahasa, Mahanaim yang bermakna tentara-tentara Tuhan ini memiliki 10 rumah singgah di Kota Bekasi. Saat ini sudah memiliki gedung sendiri untuk Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Yayasan Mahanaim yang berada di Kota Bekasi berdiri pada tangal 1 November 2000. Hampir setahun kemudian, 3 Maret 2000, yayasan ini disahkan oleh Pengadilan Negeri Bekasi dengan mengantongi akta notaris No 06/Y/2000. Yayasan ini mengklaim bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan tenaga kerja.
Sejak awal berdiri, Yayasan Mahanaim mengklaim telah berperan serta mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa dan mengentaskan kemiskinan tanpa membedakan latar belakang keturunan, suku, agama, dan ras apa pun. Sampai Desember 2005, pelayanan Yayasan Mahanaim telah menjangkau dan memberkati hati 70 ribu orang, meliputi anak-anak, remaja, dan orang dewasa (sebagian besar ibu-ibu).
Yayasan Mahanaim juga mempunyai kegiatan mengunjungi desa-desa terpencil di Bekasi, disertai membagikan Injil secara cuma-cuma kepada masyarakat, khususnya kepada keluarga Muslim. Meskipun kegiatan yayasan ini bersifat lokal di Bekasi, namun Mahanaim memiliki jaringan dengan lembaga doa nasional. Kegiatan yayasan ini awalnya tertutup, tetapi sekarang sudah berani terang-terangan dengan dalih berkedok sosial.
Yayasan Mahanaim yang beralamat di Perum Surya Permata Indah D2/2, Jl Raya Siliwangi, Narogong, Bekasi atau dengan alamat surat PO BOX 155 Bekasi, 17015 Indonesia ini, jelas-jelas yayasan bergerak di bidang misionaris Kristen. Mengingat yayasan ini telah memproduksi 2.100 khotbah dan lagu-lagu rohani Kristiani dalam bentuk CD. Termasuk berbagai kesaksian, event-event gereja, dan fellowship. Yayasan Mahanaim juga merupakan yayasan yang berperan dalam mencarikan lokasi gereja di berbagai tempat. Yayasan ini pula yang menangani anak-anak jalanan dan para pemulung di Indonesia untuk dimurtadkan.
Ihwal B3, ada bantahan dari pihak Mahanaim, bahwa B3 merupakan murni kegiatan sosial. Bahkan pernikahan massal juga mengakomodasikan semua agama. Yayasan Mahanaim, klaimnya merupakan yayasan sosial yang tidak berlandaskan agama tanpa ada pembatasan jumlah orang dan bebas biaya apa pun.
“Statemen itu bohong besar, karena jelas-jelas Yayasan Mahanaim berdasarkan ajaran Kristen. Setiap situs-situs Mahanaim di internet itu bernilai Kristiani,” ujar Ketua FUI Jati Sampurna Divisi Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Muhammad Tamim Pardede alias Abu Ghazi yang didampingi oleh Ketua Majelis Perjuangan Islam Masyarakat Muslim Jati Sampurna, Cecep M. Hudzaifah.
Usut punya usut, B3 yang diadakan oleh Yayasan Mahanaim pimpinan Samuel Christianto, ternyata orang yang pernah diduga terlibat korupsi uang 100 Miliar, Dana Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan Prajurit (BP-TWPP) tahun 2007 lalu. Berita yang dilansir Departemen Pertahanan RI itu, Samuel pernah mengadakan perjanjian dengan beberapa petinggi AD, bahwa dia sanggup mendapatkan bantuan dalam jumlah besar.
Yayasan Mahanaim mengajak TNI AD bekerja sama dengan tujuan mendapatkan bantuan dana dari LN dengan alasan digunakan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan. Yang terjadi Samuel malah mengemplang alias korup dari dana BP-TWPP sebesar 100 Miliar. Akibatnya, perumahan AD itu tidak terwujud pengadaannya.
“Jadi ada keterkaitan antara Samuel sebagai Ketua Yayasan Mahanaim dengan Kristenisasi, salah satunya melalui kegiatan B3. Perlu diketahui, sejak awal 2007, yayasan ini membuat acara serupa bertajuk Galileo. Yang jelas, B3 itu bukan untuk menyejahterakan warga Bekasi, tapi Kristenisasi alias pemurtadan terhadap keluarga Muslim Bekasi. Jika Mahanaim tidak dibubarkan, biarkan umat Islam yang membubarkan,” ungkap Tamim.
www.sabili.co.id
Amrozi Cs Mati Satu Tumbuh Seribu
Tokoh nomor dua pejuang al Qaeda memuji Amrozi dan kawan-kawannya sebagai ‘para pahlawan yang tabah’. Eksekusi para pelaku Bom Bali 2002 itu disebutnya akan meningkatkan perjuangan anti-Barat.
“Para pahlawan yang tabah ini… tahu harganya dan mereka bayar lewat pengorbanan,” kata Ayman al-Zawahri dalam rekaman suara yang disiarkan lewat situs web.
“Mereka bertahan dari penyiksaan, penahanan serta paksaan dan mereka dengan gembira menjalani hukuman,” kata Zawahri yang kelahiran Mesir itu.
Selanjutnya dia juga mengingatkan bahwa “pembunuhan saudara-saudara kami justru membuat kami makin yakin untuk… membuatmu dalam bahaya dan mengusirmu dari tanah Islam.”
Suatu cuplikan video yang terlebih dulu disiarkan untuk menyertai pesan Zawahri itu, menunjukkan tiga terpidana tersebut berbicara dari sel mereka.
Dalam Internet video yang muncul pada 28 November, Zawahri mengatakan krisis keuangan AS adalah akibat operasi militer negara itu di Irak dan Afghanistan.
Video itu tampaknya dibuat lebih dulu sebelum rekaman suara yang muncul pada tanggal 19 November, yang berisi kecaman Zawahri terhadap Barack Obama karena saat kampanye pemilihan presiden berikrar mendukung Israel.
Rapot Merah Bush Sepanjang Sejarah Amerika !
Bush dijadwalkan meninggalkan Gedung Putih dengan membawa rekor dukungan yang rendah akibat perang di Irak dan Afghanistan serta krisis keuangan yang dihadapi negeri itu sekarang.
Tujuh minggu lagi George W Bush akan meninggalkan kursi kepresidenan AS. Untuk pertama kalinya Bush membuat pengakuan secara terbuka. Penyesalan terbesarnya adalah kekeliruan intelijen hingga menyebabkan konflik di Irak.
“Penyesalan terbesar saya selama menjabat sebagai presiden adalah kegagalan intelijen di Irak,” ucap Bush dalam wawancara dengan televisi ABC seperti dilansir telegraph.co.uk, Selasa (2/12).
Menurut dia, banyak orang mempertaruhkan reputasi mereka dan mengatakan senjata penghancur massal adalah salah satu alasan untuk menggulingkan pemerintahan Saddam Huseein di Irak. Itu bukan hanya pendapat orang-orang di dalam pemerintahannya, tapi juga sejumlah anggota Kongres, sejumlah pemimpin negara di dunia.
Namun Bush menolak menjawab pertanyaan apakah AS tetap akan berperang jika dirinya mengetahui Saddam Hussein tidak memiliki senjata pemusnah massal.
“Saya pikir saya tidak siap berperang. Dengan kata lain, saya tidak berkampanye dan mengatakan ‘pilih saya, saya akan bisa menghandle serangan. Dengan kata lain, saya tidak mengantisipasi perang,” kata Bush.
Bush dijadwalkan meninggalkan Gedung Putih dengan membawa rekor dukungan yang rendah akibat perang di Irak dan Afghanistan serta krisis keuangan yang dihadapi negeri itu sekarang.
Lebih dari 4.299 prajurit AS tewas di Irak sejak perang dilancarkan pada Maret 2003 akibat laporan intelijen yang menyatakan pemerintah Saddam Hussein memiliki senjata pemusnah massal — laporan yang belakangan terbukti keliru.
Namun, Bush mengatakan kebanyakan waktunya di Gedung Putih “menyenangkan” karena “pendapat dapat melayani bangsa yang anda cintai”. Ia berharap ia dapat dikenang oleh rakyat Amerika sebagai orang yang “tak menjual jiwanya buat politik, harus membuat keputusan berat dan melaksanakannya dengan cara penuh prinsip”.
“Saya akan meletakkan jabatan presiden dengan kepala tegak,” kata Bush.
Jauh sebelum pemilu AS pada 4 November lalu, sebenarnya popularitas Presiden Bush sudah menyentuh titik nadir, terutama setelah invasi ke Irak tak memberikan apa-apa bagi AS kecuali malu dan menelan lebih dari 4.200 prajurit yankee. Tapi bagaimana Bush di mata dunia?
Ternyata hasilnya idem. Ia tak lagi dianggap pahlawan seperti ketika menyeru penggalangan kekuatan untuk menyerbu Irak dan Afghanistan pasca-tragedi 11 September 2001. Apalagi ketika ekonomi Amerika ambruk akibat krisis keuangan, tak ada lagi yang mau ‘menengok’ ke Bush.
Bahkan, kekalahan telak capres Republik John McCain dari Barack Obama dalam pemilu lalu juga dipicu oleh ulah buruk Bush dalam mengelola perekonomian terbesar dunia itu.
Bukti kehancuran pamor Bush terlihat lagi ketika Presiden terpilih AS Barack Obama sedang sibuk mengambil kuda-kuda untuk menyelamatkan perekonomian dunia, suami Laura Bush itu juga sibuk memanfaatkan saat-saat terakhir untuk mengharumkan namanya kembali. Ia sibuk tampil pada pertemuan G-20 di Washington, dan terakhir dalam KTT APEC di Lima, Peru. Ia ingin seolah-olah sangat berarti dalam menggalang kekuatan dunia untuk mengatasi kekacauan yang justru akibat ulahnya sendiri.
Rakyat AS, atau mungkin dunia, kini sangat menantikan terbentuknya tim ekonomi Obama. Dan ketika mantan senator Illinois itu menunjuk Timothy Geithner, yang masih menjabat sebagai presiden The Fed New York, respons pasar amat positif. Terbukti indeks Dow Jones melonjak hampir 500 poin pada penutupan akhir pekan lalu.
Sementara di pertemuan APEC, Bush berusaha keras melakukan perbaikan atas ‘buah karyanya’ di perekonomian dunia, salah satunya masalah perdagangan bebas. Negara anggota APEC sepakat untuk mengirim mendag masing-masing ke Jenewa, Swiss, bulan depan. Rencananya, mereka akan membahas kelanjutan negosiasi Putaran Doha (Doha Round) yang digagas pada 2001 untuk menghapus berbagai hambatan perdagangan.
Para analis berharap Bush bisa menghasilkan sebuah perjanjian perdagangan sebelum ia keluar dari Gedung Putih. Terlihat dari usaha Bush di APEC ini, tampaknya ia ingin satu kemenangan terakhir, satu hal yang menunjukkan kerja keras dan keseriusannya untuk membenahi ekonomi.
Sayangnya, para pemimpin APEC malah menjadi dilematis. Mereka mengkhawatirkan cara Obama dan Bush itu berbeda dalam menangani ekonomi. Dukungan banyak berada di belakang Obama dan sebaliknya, Bush kini menjadi presiden AS yang paling tidak populer.
Kedua pertemuan itu memang menjadi pembangkit kepercayaan ketika dunia sedang menghadapi krisis ekonomi terburuk setelah Great Depression pada 1930-an. Banyak yang berharap pertemuan APEC lebih membawa pengaruh yang berarti ketimbang G-20. Apalagi pasar bursa sudah mulai menunjukkan berbagai reaksi positif beberapa waktu belakangan ini.
FilmSang Murabbi Hadir Di Malaysia
Film reliji bertajuk ‘Sang Murabbi; Mencari Spirit Yang Hilang’ yang pernah dirilis di Indonesia beberapa bulan lalu juga mendapat sambutan baik di Malaysia. Sekitar 400 masyarakat Muslim di negeri jiran itu menghadiri pemutaran perdana ‘Sang Murabbi’ di Masjid Persekutuan Kuala Lumpur.
Dalam dialog bedah film sebelum penayangan perdana, sutradara ‘Sang Murabbi’ Zul
Ardhia mengatakan, film tersebut tidak bertujuan politik atau untuk kepentingan
partai politik tertentu.
“Karena spirit film ini untuk mengingatkan kepada saudara-saudara kita tentang
dakwah. Karena itu tujuannya adalah tarbiyah (mendidik). Tidak ada kaitannya dengan politik. Sehingga kita menampilkan sosok dai sederhana yang tidak elitis, meskipun dia seorang anggota legislatif,” jelas Zul, Minggu (30/11/2008).
Aktor utama “Sang Murabbi” Irwan Rinaldi menambahkan, keteladanan tokoh utama yang diceritakan dalam “Sang Murabbi” sengaja diangkat untuk memberi inspirasi dan sebagai pengingat bagi para juru dakwah.
“Ada spirit yang hilang dalam dakwah sekarang, yaitu keteladanan dalam dakwah bil
hal. Inilah yang coba diingatkan melalui film ini, mencari spirit yang hilang dalam dakwah berupa keteladanan,” cetus pemeran tokoh utama KH Rahmat Abdullah ini.
Selain bedah film dan nonton bareng “Sang Murabbi”, acara itu juga diisi dengan
penampilan puisi oleh Neno Warisman.
Film yang diproduksi oleh Majelis Budaya Rakyat tersebut mendapat sambutan yang
cukup baik juga di Malaysia. Bukan hanya warga Indonesia yang tinggal di Kuala
Lumpur, sejumlah warga Malaysia juga hadir diantara empat ratusan pengunjung yang
datang.
Anfal, seorang muslimah asal Kuala Lumpur mengaku sangat terkesan dengan pesan yang disampaikan dalam film tersebut.
“Semua adegan di film itu sangat menyentuh. Saya sudah melihat film itu sebelum ini. Kalau bisa, pak sutradara juga buat film serupa di Malaysia,” ujar ibu beranak tiga tersebut.
Sang Murabbi, sebuah film yang bercerita tentang seorang guru bersahaja yang dulunya miskin kemudian berubah setelah mendapatkan kelapangan rezeki. Ia tidak lupa tujuan awal perjuangannya untuk berdakwah, bukan untuk mencari kehidupan dunia.
Syuting film yang disutradari oleh Zul Ardhia ini dilakukan di beberapa kawasan. Di antaranya di Setu, Jakarta Timur. Menurut situs blog sangmurabbi, lokasi ini dipilih karena memiliki kemiripan dengan situasi Kuningan, Jakarta Selatan, di era 70-an akhir dan 80-an.
Patung Naga Berdiri FPI Siap Robohkan !
“Kalau patung naga di rumah ibadah, tentu tidak akan dipersoalkan. Tapi, ketika berada di jalan umum tentu ini yang kita persoalkan apalagi dibangun tanpa izin,” kata Zein.
Dewan pimpinan wilayah Front Pembela Islam (FPI) Kota Singkawang memberi deadline (batas waktu) kepada Pemkot singkawang untuk segera menghentikan dan merobohkan patung naga yang dibangun di persimpangan Jalan Niaga-Kempol Machmud.
“Kami memberi deadline kepada Pemkot Singkawang untuk segera menghentikan pembangunan patung naga dan segera merobohkan bangunan yang sudah berdiri,” kata ketua DPW FPI Kota Singkawang, Yudha R Hand, didampingi sekretarisnya, M Zein dan sejumlah pengurus FPI dalam pernyataan resminya. Bila patung naga tidak dirobohkan, FPI akan melakukannya.
“Kami akan membawa alat berat ke lokasi berdirinya patung naga yang illegal tersebut,” kata Yudha.
Menurutnya, patung naga tersebut dibangun tanpa izin. Sebab, pihaknya sudah mendatangi sejumlah intansi pemerintah yang diduga berwenang mengeluarkan izin pembangunan patung, namun tidak ada satupun instansi yang merekomensasikan pembangunan patung naga tersebut.
“Kami sudah ketemu dengan pimpinan dinas-dinas seperti,” pejabat Dinas PU Ir H Sueb Hamid, pejabat Dinas Budpar Drs Syech Bandar Msi, pejabat Dinas Tata Kota, Drs H Agus Arifin Msi. Ternyata, mereka sama sekali tidak pernah mengeluarkan rekomendasi perizinan. Berarti, pembangunan patung naga illegal. Bila illegal, tentu harus dibongkar. Mengapa harus berani dengan PKL, dengan patung naga kok tak berani,” kata Yudha mempertanyakan.
Kata Yudha, dari anggaran Kota Singkawang pun tidak ada dana pembangunan patung naga tersebut.”Patung naga ini inisiatif pihak ketiga. Yang mengherankan wali kota membiarkan. Padahal, dia pasti tahu pembangunan patung naga ini illegal. Sebagai seorang sarjana hukum tentu dia paham,” katanya.
Yudha mengingatkan, jangan sampai pembangunan patung naga ini akan memecah belah kerukunan umat beragama di Kota Singkawang. “Jangan hanya gara-gara ini, kerukunan umat beragama akan terganggu. Itu yang tidak kita inginkan,” katanya. FPI, kata Yudha, juga telah mendatangi Majelis Masyarakta Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kota Singkawang.
“MABT yang diwakili oleh ketua dan sekretarisnya, satu persepsi dengan FPIi. Patung naga itu tidak memiliki izin. Dan, naga ini merupakan binatang sakral yang tidak diperkenankan untuk dibangun disembarang tempat. MABT memang berkeinginan untuk meniadakan patung itu,” kata yudha mengutip pernyataan MABT Singkawang.
Yudha mengatakan lebih baik lokasi itu dibangun sebuah hiasan kota yang tidak menonjolkan simbol etnis atau agama tertentu, seperti lampu hias atau lainnya.
“Kalau patung naga di rumah ibadah, tentu tidak akan dipersoalkan. Tapi, ketika berada di jalan umum tentu ini yang kita persoalkan apalagi dibangun tanpa izin,” kata Zein.
Kini Larangan Itu kembali Terjadi
Merujuk pada konvensi antidiskriminasi, aturan ketenagakerjaan tidak boleh mengandung diskriminasi. Tidak boleh ada klausul apa pun dalam kontrak kerja yang mengandung diskriminasi, baik eksplisit maupun implisit.
Berita larangan penggunaan jilbab di beberapa negara Eropa adalah hal biasa. Namun, kalau itu terjadi di Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim, hal itu menjadi sangat luar biasa.
Adalah Wine Dwi Mandela, karyawati RS Mitra Keluarga Bekasi, yang berani menggugat perusahaannya karena dilarang menggunakan jilbab ketika bekerja. Kasus ini kemudian mendapatkan tanggapan dari banyak kalangan. Untungnya, kasus ini kemudian mereda ketika perusahaan tempat Wine bekerja mengabulkan tuntutan Wine.
Ternyata, tak hanya Wine yang mengalami kejadian ini. Pekan lalu, enam karyawati di bagian laboratorium Rumah Sakit Mitra Internasional Jatinegara dijatuhi Surat Teguran oleh pihak SDM rumah sakit karena mengenakan jilbab saat bekerja. Pada Jumat (22/11), tiba-tiba Surat Teguran tersebut berubah menjadi Surat Peringatan I. Padahal, berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2008- 2010, tenggat waktu minimal perubahan status Surat Teguran menjadi Surat Peringatan I ialah empat bulan. Dalam masa tenggat tersebut, karyawan yang dianggap melanggar aturan diberi waktu untuk melakukan perubahan. Status surat sanksi ini akan terus meningkat jika mereka tetap melanggar: memakai jilbab.
Larangan implisit pemakaian jilbab membuat rata-rata karyawan hanya memakai jilbab saat berangkat dan pulang kerja. Sementara itu, di gerbang masuk RS, biasanya mereka langsung melepas jilbab karena ada aturan yang mengharuskan karyawan mengisi absensi tanpa mengenakan jilbab.
Tersulut oleh perjuangan Wine, karyawati-karyawati Muslim RSMI kembali berdiskusi soal jilbab. Baik rekan yang sudah mengenakan jilbab maupun yang belum sepenuhnya mengenakan jilbab, mulai memberanikan diri memakai jilbab selama bekerja.
Manajer SDM RSMI, Warno Hidayat, dan Deputi CEO RSMI, dr Handayani, menegaskan bahwa pihak RSMI apresiatif pada tuntutan karyawan. Namun, sebagai rumah sakit yang mengutamakan patient safety, kata mereka, RSMI perlu menyesuaikan perubahan seragam kerja karyawan ini berdasar International Infection Control Standard. Pihak RSMI sendiri baru akan membahas keterkaitan unsur-unsur pakaian berjilbab dengan peningkatan potensi infeksi di lingkungan rumah sakit.
Singkat kata, RSMI menyatakan akan melakukan uji coba pemakaian jilbab per 1 Januari 2009. Namun, Yani menegaskan, peraturan resmi pembolehan pemakaian jilbab tetap sesuai keputusan pimpinan RSMI pada 1 Juli 2009. Selama masa transisi, RSMI akan tetap beracuan pada PKB. Secara diplomatis, Yani menyampaikan agar segenap pihak mematuhi dahulu aturan yang ada.
RSMI Jatinegara, Jakarta Timur, merupakan satu dari tiga rumah sakit di Indonesia yang berada di bawah bendera Ramsay Healthcare Group. Dua cabang lainnya terletak di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, dan Surabaya, Jawa Timur. Warno menginformasikan bahwa pembahasan peraturan jilbab karyawati akan dibahas dan berlaku di ketiga cabang RSMI di Indonesia. Meski sama-sama memakai kata ‘mitra’, RSMI tidak memiliki kaitan kelembagaan dengan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi (RSMKB).
Kisah karyawati RSMI adalah ulangan dari kisah-kisah lama tentang jilbab dan sejumlah prasangka. Virusvirus akal budi tentang jilbab banyak dipengaruhi ketidakmulusan proses bangsa ini untuk mendewasakan diri. Pada Februari 2007 lalu misalnya, terekam juga cerita pelarangan jilbab di Rumah Sakit Kebon Jati, Bandung. Di luar sana, pelarangan jilbab telah menekan hak Muslimah di Prancis dan Turki. Kisah tersebut sarat prasangka terhadap jilbab di negeri sendiri yang timbul-tenggelam tanpa akhir yang jelas.
Dita Indah Sari, aktivis buruh yang kini aktif di Partai Bintang Reformasi, mengingatkan, kebebasan untuk menjalankan ibadah harus tetap dihargai. ”Di Indonesia, agama apa pun harus diberi kesempatan ibadah,” katanya. Dita menguatkannya dengan contoh adanya alokasi waktu shalat Jumat. Dita melanjutkan, hal tersebut berlaku pula dalam hal pakaian. Semua pihak perlu memberikan penghormatan atas pilihan-pilihan individu.
Memang, kata Dita, pekerjaan-pekerjaan tertentu membutuhkan spesifikasi pakaian khusus karena alasan keselamatan. Kedua belah pihak, pekerja, dan pengusaha dapat melakukan kompromi dalam hal ini. Dita tak memungkiri, dalam beberapa jenis pekerjaan, jilbab yang lebar dapat membahayakan keselamatan. ”Di pabrik kertas misalnya. Yang pisau mesinnya tajam-tajam,” imbuhnya.
Solusi dari hal tersebut, menurut Dita, bukanlah dengan langkah pemecatan. Dita mengusulkan pemindahan bagian. Sebagai orang yang lama berkecimpung di area advokasi tenaga kerja, Dita memerinci, untuk alasan nonkesalahan, pemindahan karyawan ke bagian lain tidak boleh memengaruhi jabatan, upah, dan haknya. Artinya, karyawan tidak boleh dipindahkan ke posisi yang lebih rendah, diturunkan upahnya, atau dikurangi haknya.
Sementara itu, Hilman Rosyad Syihab, wakil ketua Komisi XIII DPR Bidang Agama, Sosial, dan Pemberdayaan Perempuan, menjelaskan bahwa UUD 1945 menjamin kebebasan beragama. Konsekuensi pasal tersebut, menurut Hilman, adalah kebebasan melaksanakan tuntunan agama. Dalam bingkai bernegara, kata Hilman lagi, seluruh warga berhak melaksanakan ajaran agamanya selama tidak mengganggu hak-hak sesama warga negara.
Hilman berpendapat bahwa jilbab merupakan persoalan Hak Asasi Manusia yang termaktub dalam Pasal 29 UUD 1945. Menurut Hilman, merujuk pada konvensi antidiskriminasi, aturan ketenagakerjaan tidak boleh mengandung diskriminasi. ”Tidak boleh ada klausul apa pun dalam kontrak kerja yang mengandung diskriminasi, baik eksplisit maupun implisit,” paparnya.
Ia berpendapat, larangan jilbab adalah bentuk diskriminasi juga terhadap perempuan. Ia meyakini, jilbab tidak mengganggu aktivitas seseorang. Dari aspek Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), tindakan pelarangan jilbab, menurutnya, akan menyulut konflik. Lebih lanjut, ia menganalisis hal ini dapat berpotensi mengancam kebhinekaan yang telah menjadi bagian realitas keseharian.
Hilman menerangkan, jilbab tidak identik dengan keshalihan. Pada dasarnya, jilbab merupakan pakaian yang baik. Ia mengemukakan tafsir Alquran surah Al Ahzab ayat 59. Jilbab merupakan bagian dari identitas Muslimah. Beberapa tafsir lain, kata Hilman, menuliskan bahwa jilbab diwajibkan atas Muslimah agar mereka dikenal sebagai perempuan baik-baik. Jilbab dimaksudkan melindungi perempuan dari pelecehan seksual.
”Tidak ada dalam Alquran dikatakan bahwa jilbab harus dipakai, misalnya, agar tenang hatinya,” kata Hilman memberi gambaran. Simpulannya, menurut Hilman, jilbab merupakan bentuk perlindungan Islam terhadap perempuan agar diri mereka terpelihara. Adalah tidak tepat, menurut Hilman, jika jilbab diidentikkan dengan militansi dan fanatisme. Anggapan jilbab mengalienasi perempuan juga tidak benar.
Anggota DPR dari Fraksi PKS ini tak menampik pendapat jilbab lahir dari budaya. Meninjau konteks sejarah, dahulu Islam hadir di tengah peradaban bangsa Arab. Meski demikian, Islam datang tak lantas memberangus setiap inci budaya Arab. Budaya Arab yang baik tetap dilestarikan oleh ajaran Islam dan disempurnakan.
Hilman menceritakan bahwa sejak dahulu bangsa Arab menganggap perempuan sebagai makhluk yang perlu dilindungi. Alih-alih perlu dilindungi, bangsa Arab menganggap perempuan sebagai beban, terlebih mengingat hobi mereka saat itu adalah berperang. Keberadaan perempuan akan menyulitkan mereka.
Maka, lanjut Hilman, muncullah pemikiran untuk melenyapkan anak perempuan. Karena tak tega menghabisi nyawa perempuan dengan cara membunuh, bangsa Arab ketika itu memilih cara mengubur hidup-hidup setiap bayi perempuan yang lahir.Islam kemudian hadir memurnikan bentuk perlindungan terhadap perempuan. Salah satunya dengan jilbab.
Jejak Rekam Pelarangan Jilbab di Indonesia
1. Pelarangan jilbab di RS Kebon Jati, Bandung, pada Februari 2007.
2. Larangan pemakaian jilbab di PT Sanyo Indonesia pada 1995.
3. Larangan penggunaan jilbab dalam seleksi anggota Paskibraka di Kediri, Jawa Timur, pada April 2007. Para peserta diminta melepas jilbab dan mengenakan rok span pendek, seperti lazimnya dress code peserta paskibraka. Larangan ini menuai respons Nahdlatul Ulama Jawa Timur.
4. Di masa Orde Baru, sejak 1980- an, pelarangan jilbab marak terjadi di sekolah-sekolah menengah pertama negeri di Indonesia.
5. Pada 1979, pihak Sekolah Pendidikan Guru Negeri Bandung berencana
memisahkan para siswi yang berjilbab dalam kelas tersendiri.
6. Awal 1980-an, pelarangan jilbab sempat terjadi di SMAN 3 Bandung,
SMAN 4 Bandung, dan SMAN 8 Jakarta. Hal ini karena diperkuat turunnya
SK 052 dari Departemen P&K. Pada 17 Maret 1982, Departemen P&K mengeluarkan Surat Keputusan (SK) 052/C/Kep/D/82. SK tersebut mengatur bentuk dan penggunaan seragam sekolah di sekolah-sekolah negeri.
oleh :
Hilman Rosyad Syihab
Wakil ketua Komisi XIII DPR Bidang Agama, Sosial, dan Pemberdayaan Perempuan
8 Desember Idul Adha Serentak di Dunia
Beberapa media massa di Arab Saudi pada 30/11 menukil dari Majelis Keagamaan Saudi Arabia mengumumkan bahwa wukuf di Arafat akan jatuh pada ahad, 7 Desember 2008 dan hari senin, 8 Desember 2008 sebagai awal hari raya Idul Adha.
Sementara itu, Direktur Urusan Pasport Keimigrasian Saudi Arabia, Jendral Salim bin Muhammad seperti dikutip Kantor Berita Saudi Arabia, melaporkan jumlah jamaah haji dari berbagai negara yang telah masuk ke Saudi Arabia hingga Jumat sore (28/11) mencapai 1,323 juta. Diantaranya, terdapat sekitar 1,2 juta yang memasuki Saudi Arabia menggunakan transportasi udara, 85.737 menggunakan transportasi darat dan 16.927 menggunakan kapal laut.
Komisi Haji Madinah juga melaporkan bahwa hingga sabtu sore (29/11) jumlah jamaah haji yang telah masuk ke Madinah Munawwarah mencapai 784.082 orang atau bertambah 3 persen dibanding tahun lalu. Menurut laporan tersebut, jumlah terbesar adalah jamaah haji dari India dan Pakistan.
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah