Ketua MPR khatib di Boyolali JK Hadiri Silaturahmi Politik
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nurwahid dijadwalkan menjadi khatib salat Idul Fitri di salah satu masjid di Boyolali, Jawa Tengah, Rabu 1 Oktober besok.
“Nama masjidnya saya lupa,” kata humas DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hartono kepada okezone di Jakarta, Selasa (30/9/2008).
Sementara Presiden PKS Tifatul Sembiring dijadwalkan menjadi khatib di Masjid PLN di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Mengenai malam takbiran, Hartono mengungkapkan PKS tidak pernah membudayakan takbir keliling. “Biasanya masing-masing saja,” ungkapnya.
Sedangkan Tokoh politik senior seperti Taufik Kiemas (TK) dan Jusuf Kalla (JK) direncanakan akan mengikuti salat Idul Fitri bersama kader muhammadiyah dan organisasi massa Islam lainnya di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan pada 1 Oktober
Selain dua tokoh politik besar tersebut, tokoh lain yang diundang adalah Akbar Tanjung, Soetrisno Bachir, Jimly Asshiddiqie, dan Tanri Abeng.
Bertindak sebagai khatib pada salat ini Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin. Sedangkan imam salat adalah Rhoma Irama.
Meski mengundang beberapa tokoh politik, Koordinator Panitia Pelaksana Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Gunawan Hidayat menolak bahwa salat tersebut sebagai ajang preferensi politik di tengah kampanye politik yang saat ini sedang berlangsung.
Gemuruh suara takbir dan tahmid di Masjidil Haram Makkah
Gemuruh suara takbir dan tahmid telah dikumandangkan di Masjidil Haram Makkah sebelum dan setelah shalat Isya Senin (29/9/2008). Tidak ada salat tarawih. Tiadanya pelaksanaan ibadah salat tarawih ini membuktikan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1429 H di Arab Saudi jatuh pada hari Selasa bertepatan tanggal 30 September 2008.
Seluruh stasiun televisi dan radio lokal di Arab Saudi juga telah mengumumkan secara resmi bahwa tanggal 29 September 2008 merupakan akhir bulan Ramdhan 1429. Dengan demikian Selasa 30 September jatuh hari lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1429 H.
“Dewan Tertinggi Mahkamah Agung Arab Saudi melakukan sidang itsbat ba’da magrib hari Senin 29 Ramadan 1429 H, telah menentukan bahwa malam Selasa adalah akhir bulan Ramadan 1429 H bertepatan tanggal 29 September 2008 M. Dengan demikian hari Selasa besok bertepatan tanggal 30 September 2008 adalah Idul Fitri 1 Syawal 1429 H”. Demikian disiarkan langsung oleh televisi Arab Saudi usai salat Isya, Senin 29 September 2008.
Hadir pada sidang itsbat para anggota Dewan Tertinggi Mahkmah Agung Arab Saudi, Nasir bin Ibrahim Al Habib, Gaihab bin Muhammad Al Gaihab, Muhammad bin Abdullah bin Amir, Muhammad bin Sulaiman Al Badr dan Shaleh bin Muhammad Al Luhaidan.
Ucapan selamat lebaran dan permohonan maaf dari Raja Abdullah bin Abdul Aziz kepada seluruh umat Islam disampaikan oleh Iyad Madani, Menteri Penerangan Arab Saudi usai pengumuman penetapan hari raya Idul Fitri 1429 H di televisi lokal Arab Saudi.
Ratusan anggota jamaah An Nadzir menggelar salat Idul Fitri di tanah lapang samping perkampungan mereka di desa Mawang, Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan. Mereka mulai bertakbir dan berdatangan di lapangan sejak pukul 05.30 WITA.
Kaum pria An Nadzir mengenakan jubah hitam dipadu sorban yang membalut rambut gondrong dan berwarna pirang. Tak ketinggalan aroma minyak wangi yang disemprot sebelum keluar rumah. Sedangkan kaum muslimahnya dominan menggunakan jilbab panjang dan bercadar.
Pemimpin jamaah An Nadzir Sulsel, Ustadz Lukman A Bakti, didaulat menjadi imam sekaligus khatib. Dalam ceramahnya, Ustadz Lukman menyinggung sifat manusia yang lupa akan rasa takutnya pada Tuhannya. Ia juga menyinggung amalan manusia yang tidak diterima karena tidak sesuai perintah Allah SWT.
“Hewan pun tak pernah lupa mengingat Allah,” ucapnya.
Pengikut An Nadzir dari luar Sulsel juga tak mau alpa melaksanakan shalat Id di Kampung Mawang. Seperti Umar dan Adam, adiknya, yang datang dari Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Adam mengatakan, ia jauh-jauh datang dari Medan untuk melaksanakan salat Id yang menurutnya sesuai sunnah Rasulullah. Sebelumnya, orang tua mereka telah lebih dulu sampai di Kampung Mawang.
“Sementara waktu ini saya belum punya niat kembali ke Medan, sebelum saya mendapatkan apa yang saya cari di tempat ini,” pungkas Adam usai shalat Id.
Malik Haromain, Sekjen Gerakan Pemuda Anshor membantah adanya pengerahan massa pihaknya ke PN Jakarta Pusat, Kamis (25/9) lalu, di mana terjadi bentrokan antara AKKBB dengan FPI. Karena itu, jika ada massa yang mengatasnamakan Banser dianggapnya gerakan liar.
Malik menyatakan, GP Anshor tidak pernah menginstruksikan anggotanya untuk berunjukrasa di PN Jakarta Pusat. Sebab, jika mengadakan aksi, GP Anshor selalu memakai surat resmi untuk memobilisasi massa
“GP Anshor masih di bawah kendali ketua umun GP Anshor, tidak ada dibawah atas nama pimpinan Gus Nuril. Dan itu tidak benar. Itu Anshor liar,” tegasnya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu, (28/9).
Karena itu, Malik mengimbau GP Anshor agar tidak terpancing provokasi kelompok-kelompok tertentu yang memanfaatkan organisasi underbow Nahdlatul Ulama itu. “Polisi jangan memberikan ruang gerak terhadap AKKBB dan FPI untuk membuka ruang kekerasan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, saat itu massa FPI terlibat bentrokan dengan massa AKBB yang mengenakan pakaian bertuliskan ‘Banser Gus Nuril’. Panglima Pasukan Berani Mati yang membela saat Abdurrahman Wahid akan dilengserkan sebagai Presiden ini, bahkan berencana akan membawa anak buahnya ke Jakarta pada 12 Oktober mendatang.
Alasan Nuril membela M Guntur Romly karena dia merupakan pengurus NU di Mesir sebanyak dua periode. Sehingga, Banser berkewajiban menjaganya dan mengamankan selembar rambutnya pun jangan sampai jatuh.
Jamaah Al Muhdlor di Tulungagung, Jawa Timur merayakan hari raya Idul Fitri Minggu (28/9/2008) pagi. Mereka sengaja menggelar lebaran terlebih dahulu dibanding umat muslim lainnya dengan alasan mereka memulai puasa dua hari sebelum penetapan pemerintah.
Meski merayakan salat Idul Fitri lebih awal, namun mereka tidak mau mengumandangkan takbir. Bahkan mereka juga menolak diambil gambarnya oleh wartawan, ketika sedang menunaikan salat Idul Fitri dengan alasan untuk menghindari konflik antarmuslim. Sebab, sebagian besar warga sekitar pondok pesantren Jamaah Al Muhdlor yang ada di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung ini, masih menjalankan ibadah puasa.
Sulton, salah satu pengurus Jamaah Al Muhdlor menuturkan, perayaan Idul Fitri lebih awal ini sudah digelar sejak turun temurun setiap tahun. Mereka mengikuti imam mereka yang kala itu dipimpin oleh Habib Ahmad bin Salim.
Saat itu, yang dijadikan dasar adalah penentuan hari melalui hisab yang jatuh lebih awal dari penentuan para ulama umumnya. Sehingga sampai sekarang mereka tetap meyakini kalau puasa jatuh lebih awal dari puasa umat muslim lainnya. Begitu juga hari raya Idul Fitri juga dirayakan lebih awal.
“Dulu, guru kami yaitu Habib Ahmad bin Salim mengatakan kalau puasa atau hari raya sebetulnya lebih baik dan sempurna bila dilaksanakan lebih awal dari penentuan para ulama di Indonesia. Karena guru kami berpedoman pada rukhiyah di Arab Saudi,” ungkap Sulton di sela-sela perayaan hari raya Idul Fitri, Minggu (28/9/2008).
Meskipun mereka merayakan hari raya lebih awal, namun sebagian besar warga di Desa Wates, tidak mengikuti mereka dan tetap menjalankan ibadah puasa seperti umat muslim lainnya
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menemukan sebanyak 896 adegan kekerasan fisik dan psikis, serta berbau mistik dan porno/cabul di televisi. Namun, Depkominfo belum akan melakukan tindakan.
“Yang pertama kami sampaikan ke internal Depkominfo dan KPI dan yang kedua kita tindak lanjuti dengan menginformasikan kepada pengelola stasiun TV,” kata Menkominfo Mohammad Nuh, tadi pagi.
Nuh mengaku sangat menyadari peran televisi. Karena budaya-budaya kekerasan fisik dan psikis serta mistik dan porno akan sangat membekas di masing-masing penonton. Untuk itu, pemerintah sangat mengharapkan kehati-hatian dari masyarakat.
“Stasiun televisi juga regulator yang harus membatasi tayangan-tayangannya. Tetapi jika in case membandel, juga kita akan memanfaatkan UU yang sudah ada demi bebasnya masyarakat dari tayangan-tayangan tersebut,” ungkap Nuh.
Sedangkan Wakil Ketua KPI, Fetty Fajriati Miftach mengatakan dalam temuannya itu, pihak menemukan sebanyak 128 adegan kekerasan fisik, psikis, mistik dan porno per hari. Sedangkan 12 disiarkan ditelevisi per harinya. Sementara 3 adegan diputar per jam perharinya.
Untuk temuannya itu, Ujar Fetty, setelah bulan puasa pihaknya akan bertemu dengan para pengelola stasiun televisi guna membicarakan temuan itu. “UU Penyiaran yang digunakan KPI bertujuan untuk menyehatkan industri. kita tegas tapi tidak keras,” ungkap Fetty.
“Itu karena Nyi Roro Kidul dipaksa pakai jilbab oleh Habib Rizieq,” jawabnya, yang disambut tawa undangan yang hadir.
Bukan Gus Dur namanya jika tidak melontarkan banyolan dalam sebuah pertemuan. Namun agaknya, banyolan kali ini kemungkinan akan membuat telinga Ketua FPI Habib Rizieq Shihab panas.
Di sela acara buka puasa di kantor DPP PNI Marhaenisme, Jakarta Selatan, Jumat (26/9) malam, cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari itu bercerita, ada seseorang yang bertanya kepadanya mengenai penyebab gempa yang terjadi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 2006.
Karena merasa tidak tahu mengenai penyebab bencana alam itu, ia menjawab sekenanya. Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB itu menghubungkannya dengan legenda yang diyakini warga DIY tentang adanya penunggu di pantai selatan Jawa.
Sidang isbat penentuan 1 Syawal 1429 Hijriyah akan digelar pemerintah pada 29 September 2008. Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni berharap 1 Syawal 1429 Hijriyah tidak ada perbedaan.
“Seluruh ahli hisab telah sepakat 1 Syawal 1429 H itu jatuh pada tanggal 1 Oktober 2008. Kita berharap mudah-mudahan rukyah pun demikian,” ujar Menag Maftuh Basyuni di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Sabtu (27/9/2008).
Sidang isbat yang akan diadakan Senin, 29 September 2008 pukul 20.00 WIB nanti akan dihadiri para ahli rukyah dan ahli hisab baik dari organisasi masyarakat Islam dan pemerintah.
“Insya Allah, isbat kali ini, semua bisa sama harinya. Sudah tidak ada lagi perbedaan seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.
“Hasil isbat ini sangat penting. Mudah-mudahan tanggal 29 September nanti sudah ada keputusan,” tandas Maftuh.
Perseteruan antara Front Pembela Islam (FPI) dengan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) nampaknya akan semakin runyam. Banser NU menyatakan akan melindungi aktivis AKKBB M Guntur Romli dari bulan-bulanan FPI.
Sedangkan alasan Nuril membela M Guntur Romly karena dia merupakan pengurus NU di Mesir sebanyak dua periode. Sehingga, Banser berkewajiban menjaganya dan mengamankan selembar rambutnya pun jangan sampai jatuh.
“Guntur itu pengurus NU. Dua kali pernah menjadi pengurus NU di Mesir. Karena jiwanya terancam, maka perlu dilindungi,” ujar pengurus Pondok Pesantren Soko Tunggal Gus Nuril.
“Karena singanya (Guntur) terancam, maka anak-anaknya ikut, jadi perlu dilindungi oleh Banser saya,” imbuh Gus Nuril.
Hal itu disampaikan dia usai acara Kongkow Bareng Gus Dur, di Teater Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (27/9/2009).
Gus Nuril menyatakan, pada 12 Oktober mendatang Banser NU akan datang ke Jakarta.
Apakah juga akan menyerbu markas FPI? “Ah nggak, FPI itu terlalu kecil. Kita akan datang saja ke Jakarta,” kata Gus Nuril.
Menurut Gus Nuril, FPI itu munafik!
“Jika sudah tahu saudara, jika sudah ada tulisan banser di kaos seharusnya jangan diajak ribut. Sudah tulisannya banser dan di luar kenapa masih digebuk? Itu munafik! Mulut dan hatinya tidak sama,” kata Pimpinan Ponpes KH Abdurrahman Wahid, Gus Nuril .
PDS Dan PDIP merupakan partai yang terang-terangan menolak RUU Ponografi. Akibat Sikap dua parta ini RUU tersebut di undur pengesahannya.Namun, Kini PDS Ngotot ingin gabung lagi, ada agenda apa ? Upaya Menjegal ?
‘Apalagi, mereka menolak karena dalam RUU ini tidak mengakomodasi nilai-nilai pluralisme. Jadi, PDS siap untuk terlibat dalam pembahasan RUU itu. Tetapi, kalau Pansus hanya membahas masalah penempatan titik dan koma saja, untuk apa PDS terlibat,” tandas Wakil Ketua Umum DPP PDS, Denny Tewu di Jakarta, Rabu (24/9).
Menurut Denny, dengan adanya 6 provinsi menolak, mestinya RUU itu sudah batal demi hukum. Dikatakan, yang perlu diperhatikan dalam RUU itu adalah substansinya, sehingga penafsiran dari pornografi itu sendiri tidak melebar.
Ditegaskan, masuknya PDS kembali dalam Panja RUU Pornografi itu adalah hak PDS sebagai partai yang memiliki kursi di DPR dan tidak ada yang bisa menolaknya, termasuk ketua Pansus RUU Pornorgrafi, Balkan Kaplale. Hal itu ditegaskan terkait dengan pernyataan Ketua Pansus RUU Pornografi Balkan Kaplale sebelumnya yang mengisyaratkan akan menolak fraksi yang meninggalkan Pansus Pornografi, yakni Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDI-P) dan FPDS.
Semakin Jelas AKKBB Membenturkan Banser dengan FPI !
Saat ditanya mengenai motivasinya mendampingi anggota Banser melaporkan FPI ke Polda dan hubungan antara Banser dengan AKBB, Guntur hanya memberi jawaban pendek. “Banser terlibat untuk membantu karena AKBB selalu diintimidasi,” ujarnya.
Mengikuti jejak dua rekannya sesama anggota Banser, Irman mengadukan tindak penganiayaan dirinya oleh anggota FPI ke polisi. Anggota AKBB Guntur Romli ikut mengantarnya ke Mapolda Metro Jaya, Jakarta.
Turut bersama Irman dan Guntur Romli adalah Ardiansyah dan Andre. Dua nama orang terakhir adalah anggota Banser yang telah melaporkan penganiayaan yang mereka alami masing-masing ke Polsek Gambir dan Polda Metro Jaya.
Rombongan anggota Banser-AKBB itu tiba di Polda Metro Jaya, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, pukul 13.00 WIB, Jumat (26/9/2008). Mereka langsung menuju Sentra Pelayanan Kepolisian dan baru keluar sekitar dua jam kemudian.
Menghadapi kerumunan wartawan, Guntur Romli, bertindak sebagai juru bicara. Dia menjelaskan pengaduan yang mereka ajukan terhadap massa FPI adalah tindak pengeroyokan dan penganiayaan.
“Akibat lemparan batu dari anggota FPI, Irman mengalami luka di bagian kaki dan punggung. Pengeroyokannya terjadi di depan Gedung Pelni,” papar Guntur.
Saat ditanya mengenai motivasinya mendampingi anggota Banser melaporkan FPI ke Polda dan hubungan antara Banser dengan AKBB, Guntur hanya memberi jawaban pendek. “Banser terlibat untuk membantu karena AKBB selalu diintimidasi,” ujarnya.
Muhammadiyah sudah memastikan, Idul Fitri atau 1 Syawal 1429 akan jatuh pada 1 Oktober 2008. Sementara itu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur belum memastikan jatuhnya Idul Fitri 1429 Hijriah. Mereka masih menunggu hasil rukyat (melihat bulan dengan mata telanjang) yang baru akan digelar pada tanggal 29 September 2008 nanti.
Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Syafiq Mughni menjelaskan, pada tanggal 29 itu, saat matahari terbenam hilal masih di bawah ufuk (-0 derajat, 59 menit, 22 detik). Namun karena masih belum sempurna puasa, kemudian digenapkan menjadi 30 hari.
“Setelah dihisab, diputuskan pada 1 Oktober. Jadi tidak perlu melihat dengan perhitungan kepala. Namun cukup dengan perhitungan astronomi,” kata Syafiq, di Surabaya, Kamis (25/9).
Sementara itu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur belum memastikan jatuhnya Idul Fitri 1429 Hijriah. Mereka masih menunggu hasil rukyat (melihat bulan dengan mata telanjang) yang baru akan digelar pada tanggal 29 September 2008 nanti.
Rois Syuriah PWNU Jatim KH Miftachul Akhyar mengatakan, akan ada 13 titik yang dijadikan sebagai lokasi pelaksanaan rukyat di Jatim. Di antaranya bertempat di Slotreng-Jember, Tanjung Kodok-Lamongan, Malang, dan Bangkalan.”Untuk menentukan jatuhnya hari raya Idul Fitri, kami masih menunggu hasil rukyat dulu,” tuturnya.
Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Banser DKI Avianto Muhtadi di Jakarta, Jumat, menyatakan, pihaknya tidak pernah mengintruksikan anggotanya untuk menggabungkan diri dengan massa AKKBB sehingga bentrok dengan FPI.
Barisan Ansor Serbaguna (Banser) membantah terlibat dalam bentrok antara Massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dengan Front Pembela Islam (FPI) di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (25/9).
“Kami tidak pernah menginstruksikan anggota kami untuk terlibat dalam peristiwa tersebut,” kata Avin, sapaan akrab Avianto Muhtadi.
Ia juga menengarai adanya upaya “penghasutan” yang dilakukan pihak yang tak bertanggungjawab dengan pemakaian kaos Banser pada bentrokan tersebut.
“Kami sangat menyesalkan tindakan penghasutan dengan penggunaan kaos Banser itu,” kata putera Duta Besar Indonesia untuk Qatar HM Rozy Munir yang juga tokoh PBNU itu.
Bentrok antara massa AKKBB dan FPI mengakibatkan tiga anggota FPI mengalami luka sabetan senjata tajam. Pengacara FPI menuding pelaku pembacokan berseragam Banser
Arus Pelangi dan kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, Trangender dan Interseksual (LGBTI) menyatakan sikap menolak pengesahan RUU Pornografi. Mereka mengancam akan mengajukan uji materil ke Mahkamah Konstitusi (MK), jika nantinya RUU itu disahkan.
Dalam pandangan mereka, RUU Pornografi memasung kebebasan berekspresi warga negara, akibat adanya intervensi terhadap persepsi masyarakat yang bersifat privat, seperti kesusilaan dan moralitas.
Koordinator Jaringan Kerja Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Ratna Batara Murti mengatakan, RUU ini juga memperkeruh konflik yang telah ada, baik vertikal maupun horisontal.
“Apabila diberlakukan, RUU ini akan mempengaruhi proses disintegrasi bangsa,” kata Ratna mengatasnamakan Arus Pelangi dan LGBTI, dalam konferensi pers uji publik kelayakan RUU Pornografi, di Jakarta Media Center, Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (25/9/2008).
Selain itu, kata Ratna, RUU tersebut masih mengandung multitafsir. RUU itu dapat dijadikan alat pemerintah untuk mengkriminalisasikan setiap orang atau kelompok tertentu yang tidak disukai pemerintah.
Ratna menegaskan, RUU itu telah melanggar hal-hak WNI tentang ratifikasi International Covenant on Civil and Political Right (ICCPR) melalui UU Nomor 12 Tahun 2005 dan International Covenant on Economic Social and Cultural Right (ICESCR) melalui UU Nomor 11 Tahun 2005.
Karenanya, Arus Pelangi dan kelompok LGBTI meminta pemerintah mematuhi hukum internasional itu, serta menuntut kepada DPR dan Presiden untuk tidak mensahkan RUU ini.
Sebelumnya Forum Umat Islam (FUI) mendatangi DPR untuk mendesak dikembalikannya format RUU Pornografi menjadi RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi.
Alasan pengembalian format RUU itu, menurut dia, agar undang-undang yang akan disahkan nanti adalah aturan yang betul-betul efektif mencegah dan memberantas pornografi dan pornoaksi.
Sekjen FUI Al Khaththath juga menambahkan, hingga kini seluruh ormas Islam dengan berbagai laskarnya siap mengawal disahkan RUU Pornografi itu. “Kami siap mengawal segenap upaya untuk mencegah pornografi dan pornoaksi yang merusak akhlak bangsa ini, walaupun nyawa taruhannya,” tegasnya
“Guntur menyewa preman-preman yang berpakaian Banser sejak pagi sudah nongkrong, sambil merokok. Preman ini bukan Islam. Jadi kita buktikan ini orang yang ingin memancing-mancing. Kejar juga orang-orang yang di belakang mereka seperti Adnan Buyung,” papar Habib Rizieq
Saat sidang Ketua FPI Habib Rizieq diskors, tiba-tiba ada serangan dari massa berbaju hitam-hitam bertuliskan Banser NU. Batu-batu pun melayang. Para pendukung Habib Rizieq dari FPI yang mayoritas berbaju putih-putih pun berusaha mengejar massa yang terus melempari batu.
Insiden terjadi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis (25/9) pukul 12.30 WIB. Awalnya massa FPI mayoritas berada di lantai 2 tempat sidang Rizieq digelar. Tiba-tiba massa FPI lainnya yang ada di halaman gedung pengadilan berteriak. “Anak gue dilemparin batu, digebukin, ayo FPI yang di atas turun.”
Mendengar itu massa FPI di lantai 2 segera turun dan keluar dari gedung pengadilan. Aparat kepolisian juga ikut berlarian. Polisi dengan sigap mengambil tameng dan helm. Mereka pun bersiaga di depan pagar gedung pengadilan.
Terlihat massa Banser sekitar 20 orang terus melempari massa FPI dengan batu. Sejumlah massa Banser tampak memutar-mutarkan gesper ke udara. Sedangkan massa FPI tak peduli dengan lemparan batu tersebut dan terus mengejar massa Banser. Akhirnya massa Banser kabur.
Insiden ini sempat memacetkan lalu lintas di Jl Gadjah Mada. Setelah massa Banser kabur, massa FPI kembali ke gedung pengadilan untuk bertahan. Polisi juga tetap bersiaga di gerbang gedung pengadilan.
Sedangkan -- Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq akan melaporkan aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) Guntur Romli ke kepolisian menyusul aksi bentrokan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Guntur dinilai telah melakukan adu domba.
“Kami akan melaporkan Guntur Romli karena anarkis, adu domba, fitnah dan upaya pembunuhan terhadap murid-murid saya. Jadi saya minta pihak kepolisian untuk mengejar mereka,” kata Habib Rizieq.
Hal ini disampaikan Habib Rizieq dalam jumpa pers di Masjid PN Jakarta Pusat, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2008). Habib Rizieq tampak didampingi Komandan Laskar Islam Munarman.
Dikatakan Rizieq, seluruh anggota FPI maupun LPI tidak akan takut diteror siapapun.
“Guntur menyewa preman-preman yang berpakaian Banser sejak pagi sudah nongkrong, sambil merokok. Preman ini bukan Islam. Jadi kita buktikan ini orang yang ingin memancing-mancing. Kejar juga orang-orang yang di belakang mereka seperti Adnan Buyung,” papar Habib Rizieq
Sedangkan Guntur menceritakan, kejadian tersebut berawal saat dirinya dan anggota AKKBB hendak pulang dengan menggunakan mobil yang di parkirkan di gedung PT Pelni. Tiba-tiba saja pihaknya diserang.
Produk Susu Cina Berbahaya yang ditarik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
”Mulai hari ini semua produk makanan dan minuman mengandung susu asal China ditarik dari peredaran. Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban,” ujar Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib seusai rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.
Dalam surat Kepala BPOM kepada asosiasi peritel Indonesia bernomor PO.04.01.1.4970 per 23 September 2008 disebutkan, ada 28 jenis produk makanan dan minuman mengandung susu dengan 12 merek yang harus disita.
Asosiasi peritel Indonesia diminta menindaklanjuti surat tersebut dengan menarik produk tersebut dari peredaran, melakukan penyegelan, kemudian melaporkannya ke BPOM.
Dalam surat Kepala BPOM kepada asosiasi peritel Indonesia bernomor PO.04.01.1.4970 per 23 September 2008 disebutkan, ada 28 jenis produk makanan dan minuman mengandung susu dengan 12 merek yang harus disita.
Produk yang harus ditarik dari peredaran antara lain
Jinwel Yougoo, susu fermentasi rasa jeruk.
Jinwel Yougoo aneka buah;
Jinwel Yougoo tanpa rasa;
Guozhen, susu bubuk full cream;
Meiji Indoeskrim Gold Monas rasa cokelat;
Meiji Indoeskrim Gold Monas rasa vanila;
Oreo Stick Wafer.
Oreo Coklat Sandwich Cookies,
M&M’s kembang gula cokelat susu,
Snicker’s (Biskuit-Nougat lapis cokelat),
Dove Choc kembang gula cokelat,
Dove Choc,
Natural Choice yoghurt flavoured ice bar,
Yili Bean Club matcha red bean ice bar,
Yili Bean club red bean ice bar,
Yili Prestige Chocliz, dan Yili Chestnut ice bar.
Selain itu, produk Nestle Dairy Farm UHT pure milk,
Yili High Calcium low fat milk beverage,
Yili high calcium milk beverage,
Yili pure milk 205 ml,
Yili pure milk 1 liter,
Dutch Lady Strawberry flavoured milk,
White Rabbit creamy candy,dan
Yili Choice dairy frozen yoghurt bar (kembang gula).
Ketua Gabungan Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Thomas Darmawan menegaskan, jumlah makanan dan minuman yang mengandung susu dari China relatif kecil. Menurut dia, sebagian besar produk makanan dan minuman berasal dari dalam negeri. ”Masyarakat nggak perlu panik dengan adanya penarikan produk makanan dan minuman asal China,”katanya. [www.hidayatullah.com]
Sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kabarnya banyak yang kecewa karena proses pencalegan penuh nepotisme. Sebab anak, istri, dan famili para elit PDIP yang diprioritaskan duduk di daftar caleg nomor urut jadi. Akibatnya banyak kader partai yang sejak lama berjuang tergeser atau tercoret dari daftar.
Sumber detikcom di PDIP menyebutkan, elit DPP PDIP yang menitipkan anaknya di nomor urut jadi antara lain, Adang Ruchiyatna, Jacob Nuwa Wea, Theo Syafi’i, Sutjipto, Agnita Singadikane, Mangara Siahaan, dan Alexander Litaay. Selebihnya para pengurus DPP memasukkan istri atau keponakan untuk duduk di daftar nomor urut atas caleg dari PDIP.
“Kader yang sakit hati ini mengancam memboikot pilihan partai dalam pilpres mendatang,” jelas sumber tersebut.
Sementara itu, Beathor Suryadi, caleg PDIP, mengatakan, kekecewaan itu cukup beralasan. Sebab dalam penetapan caleg di setiap dapil tidak ada uji kompetensi.
“Seharusnya ada debat kualitas untuk menentukan caleg yang akan duduk di nomor urut atas. Sehingga ada ruang kesempatan bagi seluruh kader,” jelas caleg yang akan bersaing dengan Taufiq Kiemas di dapil Jawa Barat 2.
Tapi persoalannya, kata Beathor, di setiap dapil dibutuhkan caleg yang punya uang untuk menggerakkan mesin partai. Sehingga anak-anak pengurus DPP atau keluarganya dilibatkan.
“Kalau di satu dapil hanya berisi aktivis semua, tanpa ada yang memiliki uang, mesin politik tidak akan jalan,” pungkas Beathor
Kekalahan Israel dalam perang 33 hari melawan pejuang Hizbullah di Lebanon, ternyata berdampak serius bagi kondisi dalam negeri Israel. Perlahan tapi pasti rezim Zionis itu jatuh dalam krisis multi dimensi, mulai dari krisis kepercayaan, ekonomi dan politik !
Krisis makin mendalam ketika Perdana Menteri Ehud Olmert harus berurusan dengan pengadilan karena terlibat kasus suap, hingga akhirnya menyatakan mundur sebagai ketua Partai Kadima, partai yang saat ini berkuasa di Israel.
Pernyataan mundur Olmert memaksa Partai Kadima melakukan pemilihan ketua baru, dimana Tzipi Livni Menteri Luar Negeri Israel keluar sebagai pemenang. Namun kemenangan Livni, bukan kemenangan mutlak karena pemilihan ketua partai kemarin hanya diikuti setengah dari anggota partai, yang menunjukkan adanya perpecahan di tubuh partai yang didirikan mantan PM Ariel Sharon itu.
Sampai hari ini, Livni masih melakukan lobi-lobi tidak resmi terhadap seluruh elemen politik di Israel, termasuk partai Likud pimpinan Benyamin Netanyahu yang menjadi rival utama Partai Kadima, untuk membentuk pemerintahan. Dan nampaknya Livni mengalami kesulitan untuk menggalang koalisi karena sampai hari ini belum ada tanda-tanda pemerintahan koalisi Livni akan segera terbentuk. Sementara tenggang waktu 42 hari untuk membentuk pemerintahan baru, terus melaju dan Presiden Shimon Peres sudah mendesak Livni agar segera menyusun pemerintahan baru itu.
Israel masuki masa kritis
Para analis politik berpendapat Israel saat ini sedang berada dalam masa-masa kritis karena terjadi kevakuman dan ketidakstabilan politik di dalam negerinya. Israel tinggal bersiap diri untuk memasuki tahap paling berbahaya di dalam negerinya berupa fraksi politik dan perang kekuasaan antara partai-partai yang saling cari pengaruh.
Indikasi ini sudah terbaca dari sikap Benyamin Netanyahu yang jelas-jelas menunjukkan sikap keengganannya untuk bergabung dengan koalisi pemerintahan Livni. Netanyahu lebih menginginkan pelaksanaan pemilu sebelum dibentuk pemerintahan yang baru. Sementara di partai berpengaruh lainnya, Partai Buruh terjadi perpecahan suara antara yang mendukung pemerintahan koalisi Livni dan mendukung Netanyahu. Dan perlu diingat, di tubuh Partai Kadima sendiri telah terjadi friksi.
Yang jelas, jika Livni gagal membentuk pemerintahannya, Presiden Israel bisa menginstruksikan orang lain untuk melakukannya, atau yang paling pahit parlemen Israel mengabulkan percepatan pemilu.
Jika Livni berhasil membentuk pemerintahan baru, ia masih haru menghadapi tantangan-tantangan berat. Antara lain krisis ekonomi Israel sebagai dampak dari krisis finansial secara global. Meski perekonomian Israel didukung perusahaan-perusahaan berteknologi canggih, namun di level masyarakatnya terjadi kesejangan sosial yang cukup dalam antara yang kaya dan yang miskin. Ketimpangan sosial ini adalah konsekuensi yang harus dibayar Israel karena mulai meninggalkan konsep sosialis dan egalitarian ke konsep perekonomian kapitalis.
Tantangan berat lainnya, Livni harus bisa mengakomodir aspirasi para politisi yang memiliki sikap berbeda-beda dalam menyikapi masalah Palestina. Persoalan berat jika Livni harus menghadapi para politisi yang menginginkan kebijakan keras terhadap masalah Palestina, sementara Livni termasuk orang yang lunak dalam menangani masalah Palestina. Livni bahkan mendukung penarikan mundur Israel dari wilayah pendudukan Tepi Barat, demi terwujudnya solusi dua negara.
Ramalan bahwa akan terjadi blunder politik di Israel, tidak terlalu berlebihan. Israel akan mengalami fenomena kekisruhan politik dalam beberapa hari mendatang. Pembentukan pemerintahan baru tidak menjamin bisa mengatasi krisis negara ilegal yang berdiri tahun 1948 itu. Krisis di Israel ini, akankah ini menjadi titik terang bagi negosiasi-negosiasi perdamaian Palestina-Israel untuk mewujudkan Negara Palestina yang merdeka dan independen? Seharusnyalah, otoritas pemerintahan Palestina memanfaatkan situasi ini untuk lebih kuat melakukan tekanan pada Israel agar mengakhiri penjajahan dan penindasannya terhadap bangsa Palestina.
” Kebersamaan umat cukup penting dengan tidak segera mengumumkan kepastian Idul Fitri meskipun hitungan hisab dan hasil rukyah sudah ada. Agar kita tidak semuanya menjadi panik,” kata Ketua Lajnah Falaqiyah PBNU KH A Ghazalie Masroeri.
Nahdatul Ulama (NU) pada tanggal 29 September 2008 akan mengadakan rukyah di 55 titik di seluruh Indonesia. Dengan rukyah ini, NU optimis hari raya Idul Fitri akan bisa dirayakan secara seragam.
“NU telah mempersiapkan diri melakukan rukyah di 55 titik dari Sabang sampai Merauke di tempat-tempat strategis seperti pantai bahkan di tengah laut dengan alat yang sederhana sampai yang paling tinggi,” ujar Ketua Lajnah Falaqiyah PBNU KH A Ghazalie Masroeri.
Ghazalie mengatakan hal itu dalam jumpa pers di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2008).
Pelaksanaan rukyah ini akan didukung oleh 99 ahli rukyah bersetifikat nasional serta para alim ulama dan ahli hisab. Rukyah ini diadakan untuk mengoreksi hasil hisab yang sudah diketahui sejak jauh-jauh hari.
Kemudian PBNU akan memutuskan 1 Syawal 1429 Hijriah pada 29 September 2008. PBNU akan mengumumkan 1 Syawal setelah pengumuman sidang isbat pemerintah.
“Kebersamaan umat cukup penting dengan tidak segera mengumumkan kepastian Idul Fitri meskipun hitungan hisab dan hasil rukyah sudah ada. Agar kita tidak semuanya menjadi panik,” kata Ghazalie.
NU berharap penentuan hari raya Idul Fitri harus mempertimbangkan 4 aspek yaitu aspek syar’i, astronomi, geografis dan politis
“Harapan itu cukup beralasan mengingat adanya keseragaman dalam mengawali puasa Ramadan 1429 H. Keseragaman ini menjadi motivasi menuju satu Idul Fitri,” pungkasnya.
Jakarta-Susu maut yang menewaskan empat bayi dan menyebabkan 54.000 anak sakit di China itu telah menyebar ke lebih dari 20 perusahaan dan mencemari berbagai produk, termasuk cokelat, yoghurt, biskuit, dan permen. Brunei Darussalam, Singapura, Kamboja, Taiwan dan Malaysia telah melarang produk susu dari China. Sejumlah negara lainnya mengumumkan penarikan berbagai produk pangan yang diduga telah terkontaminasi susu beracun itu.
Perusahaan raksasa penjual kopi Amerika Serikat, Starbucks, menghentikan penjualan minuman yang terbuat dari campuran susu di berbagai outlet mereka di China. Perusahaan pangan terbesar di dunia, Hong Kong Nestle, pun menyatakan telah menarik semua produk susu murni UHT setelah pengawas keamanan pangan menemukan melamin di dalamnya.
Manufaktur besar Jepang, Marudai Food Co, juga telah menarik ribuan produk, sedangkan Pemerintah Jepang telah memerintahkan importir dan stasiun karantina untuk mewaspadai produk susu asal China.
”Penarikan dilakukan, meski tidak ada laporan masalah kesehatan dari konsumen,”ungkap perusahaan itu. Asosiasi Gubernur Jepang meminta pemerintah Tokyo untuk sementara menghentikan impor seluruh produk susu China.”Pemerintah perlu memastikan langkah-langkah cepat,” kata asosiasi itu memperingatkan.
Filipina dan Vietnam kemarin menjadi negara terbaru yang mengambil langkah pencegahan.Pemerintah Manila memerintahkan pelarangan impor dan penjualan produk susu dari China. Sedangkan Vietnam telah memerintahkan tes melamin pada produk-produk susu dan mengetatkan pengawasan pada semua produk susu, khususnya yang diimpor dari China. [snd/afp/rtr/www.hidayatullah.com]
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah