Jakarta -- Menjelang puasa Ramadan, sedikitnya 580 ribu botol miras dan 550 VCD porno dimusnahkan di Polres Jakarta Barat. Barang haram ini disita sejak 2 bulan lalu.
“Kita kumpulkan dari wilayah Jakarta Barat di 8 Polsek. Paling banyak kita razia dari wilayah Tanjung Duren dan ada 20 kasus. Sementara 30 kasus lain dari 7 polsek lainnya,” kata Kapolres Kombes Iza Fadri di Polres Jakarta Barat, Jalan S Parman, Jumat (29/8/2009).
Selain itu, 50 unit mesin judi jackpot atau judi ketangkasan juga dimusnahkan.
Botol-botol miras tampak dilindas dengan mesin silinder. Sementara VCD porno diremukkan dengan mesin peremuk dan mesin judi ‘digiling’ dengan gergaji mesin.
Sampah-sampah barang haram itu diangkut dengan truk. Sejumlah ulama ikut menyaksikan pemusnahan ini. [Detik.com]
Brebes -- Pesantren masih rentan disusupi oleh paham-paham ekstrim yang dapat merusak citra Islam apalagi jika sampai berujung pada aksi radikal seperti teror, kata Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar.
“Ada pesantren yang seperti itu (rentan disusupi.red),” katanya usai memberikan ceramah pada acara wisuda Ma`had Aly ke-9 Pondok Pesantren Al Hikmah 2 di Brebes, Jawa Tengah, Jumat.
Sebelum upaya penyusupan itu makin intensif, maka perlu ada upaya pembentengan baik dari pihak pesantren maupun pihak terkait.
Menurut dia, penanganan aksi radikal seperti teror tidak hanya dilakukan melalui tindakan tegas tetapi melalui cara persuasif.
“Saya bukan baru sekali datang ke pesantren-pesatren untuk memberikan ceramah. Ini penting dilakukan untuk dapat membentengi pesantren dari upaya penyusupan tadi, yakni melalui ceramah tentang wawasan kebangsaan,” katanya.
Ia berharap dengan wawasan kebangsaan, maka para ulama, tokoh masyarakat dan kalangan pesantren bisa memberikan sumbangannya untuk tetap mewujudkan persatuan dan persaudaraan di antara warga negara, serta menghindari upaya mempolitisasi agama.
Dengan wawasan kebangsaan, maka para ulama, tokoh masyarakat serta kalangan pesantren juga tidak mengeluarkan pernyataan atau aksi yang dapat menimbulkan emosi dan agresifitas massa terutama yang berkaitan dengan sentimen SARA, dan mencegah tindakan-tindakan anarkis, katanya.
Terkait dengan aliran sesat yang akhir-akhir ini marak, ia mengharapkan setiap umat muslim terutama warga Nahdlatul Ulama (NU) lebih meningkatkan ketahanannya terhadap ajaran yang menyesatkan dan meningkatkan amalan “ahlussunnah wal jama`ah” yang diyakini umat Islam di Indonesia.
“Apabila para kyai mau berperan aktif dalam menjaga umat dari aliran sesat, maka saya yakin masalah aliran sesat dapat teratasi dan diselesaikan dengan baik tanpa campur tangan pemerintah,”.[antara]
BANDA ACEH -- Mantan anggota Jama’ah Al Islamiyah (JI) Nasir Abbas mengatakan kekerasan bukanlah cara yang diajarkan Islam untuk berjihad membela ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW.
“Kekerasan seperti kasus bom Bali itu bukan jihad karena dilakukan ditempat yang damai dan menyebabkan warga sipil menjadi korban,” katanya pada live video konferensi di Banda Aceh, Kamis.
Live video konferensi yang diikuti sekitar 3.000 pelajar SMA dan mahasiswa serta organisasi kesiswaan, keislaman dan kepemudaan di Aceh dan Yogyakarta itu digelar Peace Tech Indonesia dan The Wahid Institute bekerjasama dengan Aceh Justice Resource Center (AJRC) Banda Aceh dengan tema Being A Young Indonesian Muslim.
Nasir Abbas menjadi narasumber di Aceh bersama sosiolog Prof Bahrein T Sugihen sementara dari Yogyakarta menampilkan aktivis sosial Imdadun Rahmat, Sekjen Komite Persiapan Penerapan Syariat Islam (KPPSI) Sulawesi Selatan Aswar Hasan dan DR Syahiron Syamsuddin dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Ia menceritakan pengalamannya selama bergabung dengan JI dan menjadi mujahiddin hingga keluar dari JI dalam telekonferensi itu.
Nasir menyebutkan, sejak beusia 18 tahun ia bergabung dengan JI dan dikirim sebagai mujahiddin ke Afganistan pada 1987 yang saat itu sedang melepaskan diri dari penjajahan Rusia.
Ia mengaku bergabung dengan JI karena kurangnya pengetahuan. Selama menjadi anggota JI warga negara Malaysia itu sempat mengikuti berbagai perang baik di Afganistan maupun Filipina bergabung dengan Front Pembebasan Islam Moro (MILF) pada 1994.
Sejak 2000, aksi kekerasan yang mengatasnamakan jihad mulai marak seperti bom gereja sehingga Nasir menyadari ada kesalahpahaman dari makna jihad dan penyalahgunaan pengetahuan.
Menurut kakak ipar Ali Gufron salah satu terpidana bom Bali itu, jihad seperti yang dilakukan di Afganistan dan Filipina adalah jihad yang sebenarnya sedang pengeboman dan tindak kekerasan lainnya yang menimbulkan korban perempuan dan anak-anak bukan jihad.
“Walaupun saya sudah ikut berperang tapi saya tidak setuju dengan kekerasan apalagi menimbulkan korban jiwa masyarakat sipil terutama perempuan dan anak-anak,” kata Nasir.
erugian industri software dan negara akibat pembajakan software di Indonesia selama 2007 diperkirakan mencapai 411 juta dolar AS atau Rp3,8 triliun.
Menurut Perwakilan Business Software Alliance (BSA) Indonesia, Donny A Sheyoputro, berdasarkan laporan BSA dan International Data Centre (IDC) 2007, 84 persen software yang dipasang dalam komputer di Indonesia adalah software bajakan.
Praktik pembajakan, kata Donny di Serang, Banten, Selasa, telah merugikan negara karena pajak yang tidak dibayar dan hilangnya potensi lapangan pekerjaan, merugikan industri dan konsumen, serta mempengaruhi perkembangan industri teknologi.
Usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Polda Banten soal pemberantasan pembajakan software, Donny mengatakan, penelitian IDC menyimpulkan bahwa apabila angka pembajakan software di Indonesia bisa ditekan 10 persen, maka dalam empat tahun mendatang hingga 2011, akan terbuka lapangan pekerjaan baru bidang IT untuk 2.200 orang.
Kemudian akan ada pendapatan dalam Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 1,7 miliar dolar AS dan pendapatan pajak sebesar 88 juta dolar AS.
Laporan tahunan organisasi nirlaba industri software BSA dan IDC pada 2005 menyebutkan, 87 persen software komputer di Indonesia pada 2004 adalah software bajakan.
Upaya penegakan hukum membuat angka pembajakan 2006 turun menjadi 85 persen dan 2007 turun lagi menjadi 82 persen, serta menempatkan Indonesia berada di peringakat 12 negara dengan angka pembajakan tertinggi.
solusinya pake linux aja karena:
1. Linux itu gratis. pengertian gratis disini bukan bisa didapatkan secara cuma-cuma namun gratis yang dimaksud adalah bebas menggunakan tanpa harus membayar lisensi.
2. Linux itu bebas.mau pake buat 100 komputer bisa, mau diubah-ubah sendiri tampilannya bisa, mau ditambahin applikasi open source yang lain bisa bahkan bikin distro linux versi sendiri jugab isa. tanpa harus takut kena sanksi hukum
3. Linux itu lebih tahan terhadap virus dan hacker. banyak komputer di indonesia kena virus gara2 virus lokal yang bisa “menjaili” windows anda. pakai linux hal itu g terjadi lagi sampai saat ini belum ada kasus linux terinfeksi virus lokal. walaupun ada kemungkinan namun jumlah virusnya juga masih sedikit. selain itu urusan keamanan juga lebih baik. dalam lomba hacking OS Ubuntu menduduki peringkat pertama OS yang susah di hack, perlu waktu lama untuk hackingnya.
4. Di linux dikenal istilah kernel, ini adalah inti dari sistem operasi linux. hampir setiap bulan kernel dikembangkan dan diperbaharui untuk mendukung hardware2 baru. penggunaannyapun bisa disesuaikan dan dioptimasi sesusai dengan sistem yang kita miliki. keuntungannya system menjadi bekerja lebih cepat karena hardware yang teroptimasi.
5. Linux terbukti bisa digunakan sampai bertahun-tahun tanpa harus install ulang akibat sistem yang terus melambat. pada OS microsoft windows hal ini sering terjadi, system lambat karena junk file,malware,dll. Linux menggunakan file system yang lebih baik dan tertata rapi sehingga kemungkinan system lambat gara2 junk,temporary files,dll lebih rendah.
6. Banyak program gratis yang ada dilinux pada hampir semua bidang penggunaan komputer, mulai dari desktop,animasi,photo editing,dll jumlahnya sangat banyak. untuk Linux ubuntu 8.04 yang baru release saja jumlah applikasinya mencapai 5 DVD alias 20gb dan semuanya gratis tanpa lisensi.
7. Program windows dapat dijalankan di linux dengan emulator yang disebut WINE. emulator ini gratis dan dapat menjalan beberapa software windows. masih ada lagi emulator untuk applikasi windows dan game yaitu cedega tapi applikasi ini berlisensi.
8. Bisa dibackup ke CD dan dijalankan secara Live CD. maksudnya bisa jalankan linux tanpa harus menginstallnya. jadi bisa dipake hampir di semua komputer tanpa anda harus bawa laptop sendiri OS ada udah ada di CD atau FLash disk dan siap dijalankan di komputer atau laptop lain.
Kelehaman. tidak adil klo hanya kelebihannya saja yang diungkapkan, segala sesuatu pasti ada kelemahannya juga. linux itu kekurangan ada pada:
1. Game. sampai saat ini developer game masih mendukung penggunaan OS Microsoft windows untuk menjalan game. meskipun bisa diakali dengan Wine namun game2 baru tentu saja sulit untuk berjalan dengan mulus. beberapa game yang berhasil saya jalankan di linux adalah CS 1.6, dota dan general.
2. Dukungan hardware, meskipun setiap bulan dikembangkan kernel baru namun support hardware untuk beberapa vendor masih kurang akibat vendor tidak mau membuat driver untuk linux. namun ada banyak orang yang bisa menciptakan driver tanpa bantuan developer.
3. Applikasi yang tampilannya kurang menarik. perlu diakui bahwa banyak applikasi linux yang tampilannya kurang menarik dan terkesan sederhana. sehingga membuat tidak tertarik untuk mencoba
4. Faktor kebiasan pengguna yang akrab dengan MS windows menjadi kelemahan bagi linux untuk digunakan para penggunaanya. selain itu juga faktor compatibilitas dengan user lain yang kebanyakan lebih banyak pake windows
bagaimana apakah anda tertarik menggunakan linux???
Klo anda cuma butuh keperluan Office,browsing,chatting,multimedia kenapa g coba linux???buat game pastinya anda yang pake laptop jarang khan maen game dilaptop. dari pada ketangkep pas razia software bajakan mending pake linux aja lebih aman.
Sedekar info aja Linux punya dekstop manager beryl dan compiz yang g kalah sama dektopnya Vista. di linux malah jadi lebih enteng g butuh RAM yang banyak dan tampilannya bisa dimodif sesuai keinginan. VGA OB sekelah GMA 950 sekalipun udah bs jalanin.
So buruan migrasi ke linux pake windows buat game aja. Tampil beda donk masa mau sich pake OS yang sama ma orang2 kebanyakan. Ekspresikan jiwa dengan linux jangan mau dibegoin microsoft yang bikin windows vista banyak bugnya. udah gitu mahal pula lisensinya ganti hardware dikit aja musti beli lisensi lagi. keluarin duit melulu cape dech. dari pada pake bajakan mending yang legal2 aja dech
bagi yang butuh atau mau nyoba linux bisa liat daftar CD/DVD linux berserta applikasinya yang saya jual. g ada salahnya nyoba toh ada beberapa distro yang g perlu diinstall kenalan dulu lewat live Cdnya klo ok baru dech install. mudah banget khan baru belajar aja udah dipermudah dengan tanpa installasi
Tim Olimpiade Komputer Indonesia persembahkan medali
KAIRO -- Berkat kerja keras dan perjuangan panjang, Tim Olimpiade Komputer Indonesia (OKI) berhasil merebut 1 medali emas dan 3 medali perunggu di International Olympiad on Informatics (IOI) ke 20 pada Sabtu (23/8) lalu di Kairo, Mesir. Hasil ini menjadi persembahan yang indah dari OKI bagi Indonesia yang merayakan ulang tahunnya yang ke-63.
Dengan perolehan medali tersebut, Indonesia berhasil menempati peringkat 14 dari 76 negara yang mengikuti olimpiade. Dari 24 medali emas yang diperebutkan di IOI ke-20, China dan Polandia masing-masing berhasil menyabet 3 medali emas sedangkan AS, Rusia, Taiwan dan Thailand masing-masing memperoleh 2 medali emas.
Selama di Mesir, Tim OKI juga menghadiri acara “Apresiasi Prestasi Tim OKI” yang diadakan Kedutaan Besar RI di Kairo dan dihadiri oleh para siswa dan staff pengajar Sekolah Indonesia Kairo (SIC). Acara tersebut ditujukan sebagai forum dialog dan bertukar pikiran termasuk berbagi pengalaman dari perjuangan tim OKI pada IOI ke-20. Dalam sambutannya, Dubes RI Cairo, A.M. Fachir menyampaikan ucapan selamat dan apresiasinya atas pencapaian tinggi dari Tim OKI sebagai duta bangsa. Hasil tersebut dapat dijadikansebagai contoh bagi seluruh pelajar Indonesia untuk semakin berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi negara.
Keberhasilan ini juga menunjukan potensi para siswa Indonesia untuk unjuk gigi dan mengukir prestasi di ajang kompetisi internasional. Dengan pembinaan yang baik, bukan suatu impian jika di masa mendatang, anak-anak Indonesia akan berjaya di persaingan global.
Dalam kejuaraan dimaksud, para siswa Indonesia yang bertanding didampingi oleh Suryana Setiawan (Pimpinan Delegasi), Adi Mulyanto (wakil pimpinan), Julio Adisantoso dan Ilham W Kurnia (Pembina).
JAKARTA -- Kabar yang beredar di kalangan wartawan, seoran menyebutkan bahwa caleg di Partai Demokrat harus menyetor upeti sebesar Rp2 miliar untuk mendapatkan nomor urut 1. Jika itu benar, jelas bertentangan dengan keputusan Partai Demokrat yang menerapkan sistem suara terbanyak dalam pencalegan.
Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul harus angkat bicara untuk menaggapi kabar tersebut. Untuk membuktikan sesuatu haruslah ada fakta dan data yang kuat, katanya. Sebagai seorang politisi hukum, hal tersebut tidak dapat dibuktikan secara material, walaupun secara naluri dirinya mencium aroma itu.
“Saya kan orang hukum, jadi ya harus ada bukti yang kuat jadi saya rasa hal itu tidak benar, walaupun saya mencium baunya. Masak sih saya tidak mencium, orang punya hidung kok,” kata Ruhut, tadi malam.
Ruhut yang mengaku berada di Palembang untuk kampanye, menjelaskan kemungkinan hal itu bisa saja terjadi. Namun dia meyakini yang melakukan hal itu adalah oknum yang tidak bertanggung jawab di DPP Partai Demokrat.
Oknum tersebut, menurutnya, melakukan aksi tidak terpuji itu tanpa sepengetahuan pengurus lainnya. “Kalau saya merasa tidak ada biaya apa-apa, di samping kami juga pakai suara terbanyak. Tapi tidak tahu lagi kalau oknum yang melakukannya sembunyi-sembunyi,” ujar praktisi berambut kuncir ini.
Namun ketika ditanya apakah ia mengenal oknum itu, Ruhut menjawab hal itu harus dilakukan penyelidikan untuk membuktikan semuanya.
“Kalau nama atau inisialnya tidak etis lah, yang jelas ini harus dibuktikan kalau ingin tahu,” kata caleg nomor urut 2 Dapil Sumut III ini.
Dikonfirmasi di tempat terpisah, Ketua Fraksi Demokrat Syarif Hasan membantah hal itu terjadi di partai yang bersemboyan nasionalis riligius ini.
Menurutnya, Demokrat sengaja memakai sistem suara terbanyak dikarenakan ingin meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan. Syarif mencontohkan dirinya ketika menjadi caleg tidak dipungut biaya sepeserpun. Malahan untuk caleg yang dianggap tidak mampu melaksanakan kampanye, Demokrat akan membantunya.
“Tidak benar berita itu, mungkin saja ini bentuk black campaign juga. Saya aja mas, untuk caleg tidak mengeluarkan biaya sepeserpun,” kata Syarif.[waspada]
-Kupang- Sekitar empat jam lamanya, Drs I Nasu Conterius (56) diperiksa aparat penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) atas sangkaan melakukan tindak pidana korupsi dana perjalanan dinas fiktif pada Dinas Nakertrans NTT. Dana yang diduga dikorupsi mereka sekitar Rp700 juta lebih.
Setelah aparat penyidik kejaksaan memandang sudah cukup bukti, Kajati NTT Djohani Silalahi SH langsung menerbitkan surat perintah penahanan untuk menahan mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu.
Isak tangis sang isteri serta keluarga dekat Conterius meledak di Kejati NTT pada Kamis (21/8) siang tatkala mantan Kepala Biro Urusan Kepegawaian Setda NTT itu dibawa masuk dalam mobil tahanan menuju Lapas Penfui Kupang.
“Penahanan atas tersangka untuk kepentingan penyidikan serta khawatir melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Atas dasar beberapa pertimbangan inilah, kami mengeluarkan surat perintah penahanan,” kata Kajati NTT, Djohani Silalahi SH.
Conterius tampak biasa-biasa saja dan menujukkan sikap satria dalam menghadapi persoalan tersebut.
“Akbar Tandjung saja bisa ditahan, apalah artinya seorang Conterius? Jika hari ini dilakukan penahanan, saya siap untuk menjalaninya. Saya pada prinsipnya siap untuk ditahan,” katanya beberapa saat sebelum menjalani pemeriksaan di Kejati NTT di Kupang.
Kajati Silalahi mengatakan, penahanan terhadap Conterius dalam kasus SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) fiktif pada Dinas Nakertrans NTT adalah hal yang wajar-wajar saja, karena anak buahnya Yeni Amelia SH, Kasubag Keuangan Dinas Nakertrans NTT sudah ditahan terlebih dahulu.
Yeni Amelia ditahan aparat Kejati NTT pada 24 Juni lalu terkait dengan kasus SPPD fiktif pada Dinas Nakertrans NTT yang mengakibatkan negara dirugikan sekitar Rp713 juta lebih. Kasusnya sedang disidangkan di Pengadilan Negeri Kupang.
Dalam persidangan yang berlangsung Kamis (21/8), di Pengadilan Negeri Kupang, terungkap bahwa SPPD fiktif itu digunakan pula untuk membayar utang pribadi Kepala Tata Usaha (KTU) Dinas Nakertrans NTT, Elsye Pandie sebanyak Rp26.543.000 dari total utang seluruhnya Rp59 juta.
“Dana dari SPPD fiktif itu dipakai juga untuk menutup utang Pak Elsye Pandie, Kepala KTU dinas sejumlah Rp26.543.000. Saya yang membayar utang itu pak hakim,” kata saksi Apolonya Jacoba Nalle (Bendahara Pengeluaran Dana APBD Dinas Nakertrans NTT) pada sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, FX Sugiharto SH.
Sidang yang menghadirkan terdakwa Yeni Amelia ini untuk mendengarkan keterangan para saksi berkaitan dengan kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di Dinas Nakertrans NTT yang mengakibatkan negara dirugikan sekitar Rp713 juta lebih.
Ketika hakim anggota, Asiadi Sembiring SH menanyakan soal perintah yang membuat saksi harus membayar utang KTU Dinas Nakertrans NTT sebesar Rp26 juta lebih, dengan enteng Jacoba Nalle menjawab, perintah pimpinan.
“Kepala Dinas Nakertrans, Pak Nas Conterius yang memerintahkan saya untuk membayar utang tersebut,” katanya sambil menunjukkan kuitansi bukti pembayaran utang tersebut kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Kupang.
“Saya tahu bahwa tindakan saya (membayar utang) itu salah, tetapi saya lakukan itu atas perintah pimpinan, kepala dinas (Nakertrans NTT, Drs I Nasu Conterius),” katanya menambahkan.
Dalam sidang tersebut, terungkap pula bahwa SPPD fiktif itu digunakan pula untuk membayar perjalanan Elsya Pandie ke Jakarta Rp5 juta, disumbangkan kepada sebuah “vocal grup” Putri Citra serta pembelian tiket kosong dengan harga per lembar Rp50.000.
Menurut Jacoba Nalle, modus operandi yang digunakan adalah membuat SPPD untuk beberapa orang tetapi yang melakukan perjalanan dinas hanya satu orang.
“Mereka yang tidak melakukan perjalanan dinas tetap menandatangani kuitansi utuh, tetapi hanya diberi Rp250.000 untuk SPPD dalam wilayah NTT dan Rp500.000 untuk luar wilayah NTT,” ujarnya.
Sementara untuk terdakwa Yeni Amelia yang menjabat sebagai Kasubag Keuangan, kata Jacoba Nalle, tidak pernah membayar uang kepada satuan kerja atau pegawai yang melakukan perjalanan dinas, tetapi ikut membubuhkan parafnya pada surat perintah tugas (SPT) sebelum disetujui Kadis Nakertrans, I Nasu Conterius.
“Terdakwa Yeni Amelia sebanyak empat kali melakukan perjalanan dinas fiktif dengan tujuan Kalimantan Timur, Jakarta, Manggarai Barat dan Alor,” katanya.
Agaknya, sikap satria yang ditunjukkan Nas Conterius tatkala menjalani tahanan kejaksaan, karena merasa ia tidak sendirian dalam melakukan tindak pidana korupsi tersebut.
Korupsi berjemaah di lingkungan Dinas Nakertrans NTT semasa kepemimpinan I Nasu Conterius sebagai kepala dinas, sudah lama digelindingkan media massa di Kupang, namun baru terealisasi pada Juni lalu setelah aparat Kejati NTT menahan Yeni Amelia.
Ketika masih menjabat sebagai Kadis Nakertrans NTT, Conterius pernah berujar bahwa bocornya kebobrokan dalam dinas yang dipimpinnya menyangkut SPPD fiktif seperti yang digelindingkan media massa, bersumber dari orang dalam.
Data-data tentang perjalanan dinas fiktif itu, kemudian diserahkan kepada pimpinan PIAR (Pusat Informasi dan Advokasi Rakyat) NTT, Ir Sarah Lerih Mboeik untuk mempublikasikan kepada media massa yang ada di Kupang.
Orang dalam tersebut, katanya pada saat itu, akan menjerat lehernya sendiri jika persoalan ini sampai akhirnya tiba di meja pengadilan.
“Dia yang membocorkan ini semuanya, karena merasa diri paling suci. Padahal, sebagian besar dari dana perjalanan itu bermuara kepada dirinya,” kata Conterius melukiskan “orang dalam” tersebut yang kini sudah mulai menguak di Pengadilan Negeri Kupang.
“Saya mengharapkan kasus ini segera diproses di pengadilan untuk mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya,” katanya pada saat itu.
Atas dasar itulah, ia pun berujar “Akbar Tandjung saja bisa ditahan, apalah artinya seorang Conterius? Jika hari ini dilakukan penahanan, saya siap untuk menjalaninya. Saya pada prinsipnya siap untuk ditahan,” katanya beberapa saat sebelum menjalani pemeriksaan di Kejati NTT, Kamis (21/8).
Ketika ia masuk dalam mobil tahanan menuju Lapas Penfui Kupang, Nas Conterius tampak biasa-biasa saja meski sang isteri histeris meratapi kepergiannya menuju “hotel prodeo” di Penfui Kupang.(*)
- Jakarta -- 25 Agustus 2008 (ANTARA) -- Terhitung tanggal 25 Agustus 2008, harga jual Elpiji kemasan 12 kg dari Rp.5.250,-/kg menjadi Rp.5.750,-/kg (naik sekitar 9,5 %) atau naik dari Rp. 63.000,-/tabung menjadi Rp.69.000,-/tabung.
Adapun harga jual Elpiji kemasan 50 Kg, dikurangi diskonnya dari 15 % menjadi 10 % atau dari harga Rp 6.878,-/kg menjadi Rp.7.255,-/kg. Dengan demikian harga dalam kemasan 50 kg naik dari Rp.343.900,-/tabung menjadi Rp 362.750,-/tabung.
Sedangkan Harga jual Elpiji tabung 3 kg masih tetap seperti yang lama yaitu Rp 4.250 /kg eks Agen (Rp 12.750/tabung 3 kg).
Harga jual tersebut berlaku eks Agen dalam radius sampai dengan 60 km dari instalasi utama PERTAMINA dan/atau SPPBE, sedangkan di luar radius 60 km ditambah dengan biaya angkutan yang disesuaikan dengan ketentuan biaya angkutan dalam surat keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia.
Penyesuaian harga jual Elpiji tersebut perlu dilakukan karena :
Kenaikan harga jual LPG pada bulan Juli 2008 adalah untuk mengakomodir kenaikan biaya operasional dan distribusi sehubungan dengan naiknya harga BBM, serta masih belum mengakomodir harga bahan baku LPG.
Untuk tahun 2008, rata-rata harga LPG di Pasar Internasional (Ref harga CP Aramco) adalah sebesar 858 USD/MT dengan harga keekonomian Rp 11.400,-/kg.
Dengan kenaikan tersebut di atas, Pertamina masih menanggung kerugian akibat penjualan LPG kemasan 12 kg dan 50 kg sebesar Rp 6,5 Trilyun/tahun.
Terkait dengan harga jual LPG nasional yang masih jauh dari harga keekonomian yaitu Rp. 11.400,-/kg, maka untuk selanjutnya Pertamina berencana untuk menaikkan harga LPG kemasan 12 kg secara bertahap sebesar Rp 500,-/kg per bulannya sampai mencapai harga keekonomiannya. Demikian juga untuk LPG kemasan 50 kg akan dikurangi diskonnya secara bertahap dan selanjutnya disesuaikan sampai dengan harga keekonomian.
Guna memenuhi kebutuhan LPG masyarakat maka Pertamina tetap menjamin ketersediaan LPG, di mana stok LPG saat ini sebesar 76.780 MT (cukup untuk 17 hari kebutuhan Nasional). Namun demikian, Pertamina berharap, masyarakat dapat membeli LPG sesuai kebutuhan (tidak berlebihan di atas pemakaian normal). [antara]
DOLOK MASIHUL -- Allah Swt tidak akan mengampuni dosa seseorang sebelum dia meminta maaf kepada orang yang bersangkutan.
“Maka karena itu,kalau kita merasa mempunyai dosa basah segeralah meminta maaf, baru Allah memaafkannya. Walaupun kita berzikir jutaan kali dan menunaikan ibadah haji ke tanah suci, kalau belum meminta maaf kepada orang yang kita aniaya jangan harap kita bisa masuk syurga.”
Hal itu ditegaskan Ustadz Ridwan Hamid dalam tausiahnya pada peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1429 H yang diadakan PHBI Kec. Dolok Masihul yang dirangkai dengan zikir akbar yang dihadiri seribuan umat Islam dari 27 desa se Kec.Dolok Masihul di Lapangan Desa Martebing, Kec.Dolok Masihul, Minggu(24/8). Zikir Akbar Nursalam itu dipimpin Ustadz Darwis dan HM.Nasir dari tim zikir Sergai.
Hadir pada acara itu Bupati Sergai HT.Erry Nuradi diwakili Asisten II Ekbang Drs.Aladin Berutu, Camat Dolok Masihul Drs. Fajar Simbolon, Ketua TP PKK Kec.Dolok Masihul Ny. Dr. Susi Fajar Simbolon, Ketua PHBI Kec.Dolok Masihul Drs. Ridwan Sitorus, tokoh agama, tokoh masyarakat, alim ulama, guru-guru, serta para ibu perwiritan se Kec.Dolok Masihul. [waspada]
Sebelumnya, Camat Dolok Masihul Drs.Fajar Simbolon dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan PHBI Kec.Dolok Masihul sangat luar biasa, sebab dalam satu kegiatan Isra’ Mikraj juga bisa dirangkai dengan kegiatan zikir akbar bersama, sehingga membuat suasana di kecamatan ini cukup meriah, katanya.
Selain itu Camat menyampaikan salam dari Bupati Sergai HT.Erry Nuradi sebagai pemimpin yang sangat peduli untuk memajukan segala aspek kehidupan masyarakat. Dikatakan, seyogianya Bupati akan hadir namun karena ada suatu acara yang tidak bisa ditinggalkan di Kec.Dolok Merawan justru itu diwakilkan ke Asisten II Ekbang Drs. Aladin Berutu,ujarnya.
Camat menyampaikan terima kasih kepada pengurus PHBI Kec. Dolok Masihul yang baru dilantik 14 hari yang lalu,tetapi sudah bisa melaksanakan hal seperti ini. “Ini memang luar biasa,” tegasnya seraya mengingatkan, ke depan kegiatan sangat banyak di kecamatan ini. Pada bulan suci Ramadhan akan digelar safari Ramadhan, buka puasa bersama. Dan pada Hari Raya Idul Fitri juga akan mengadakan acara halal bi halal. Setelah itu pada April 2009 Dolok Masihul tuan rumah MTQ tingkat Sergai.
KPI Pusat menetapkan empat acara televisi yang dianggap paling bermasalah selama masa pemantauan periode III (14-29 Juni 2008). Ke empat acara tersebut yakni Bleach di Indosiar, sinetron Cerita SMA di RCTI, film kartun Detective Conan di Indosiar, serta film kartun Naruto yang juga ditayangkan Indosiar dan Global. Hal itu diungkapkan oleh anggota KPI Pusat yang juga koordinator pemantauan langsung, Yazirwan Uyun, di KPI Pusat, Selasa (19/8).
Menurutnya, Bleach, Naruto, Cerita SMA dan Detective Conan dinilai oleh Tim Panelis dan Komisioner KPI telah melanggar pasal-pasal yang ada di Undang-undang No.32 tentang Penyiaran tahun 2002 dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2007.
Adapun tim panelis tersebut yakni Arif Rahman sebagai ketua, Dedy Nur Hidayat sebagai wakil ketua, Seto Mulyadi, Nina Armando, Bobby Guntarto dan Razaini Thaher sebagai anggota. Dalam melakukan penilaiannya, tim panelis juga dibantu oleh 11 orang analis tayangan.
“Tim panelis tersebut melakukan penilaian terhadap 84 judul tayangan dari 316 episode yang ditayangkan oleh sembilan stasiun televisi. Ke 84 judul itu terdiri dari 18 judul sinetron, 19 judul variety show dan 47 judul variety show, ” jelas Yazirwan kepada pers.
Yazirwan juga menjelaskan, bahwa pemantauan pada periode ke tiga ini lebih difokuskan pada program tayangan anak-anak dan remaja. Hal ini dalam upaya melakukan perlindungan kepada mereka.
Senada dengan itu, Nina Armando mengatakan bahwa dasar pertimbangan pemantauan kali ini lebih difokuskan kepada tayangan anak dan remaja dikarenakan tingkat konsumsi TV-nya sangat tinggi. Selain itu, anak-anak merupakan kelompok pemirsa yang paling rentan terpengaruh TV. “Anak-anak cenderung langsung melakukan imitasi setelah menonton TV, ” katanya.
Nina juga menceritakan, awalnya dari semua judul acara tersebut tim panelis mendapatkan 11 judul tayangan yang paling tinggi frekuensi pelanggaran berdasarkan P3 dan SPS. Namun, setelah diperas, terdapat empat judul tayangan yang dianggap paling melanggar dan ini disesuaikan dengan aturan yang ada dalam UU Penyiaran maupun P3 dan SPS.
Dari hasil evaluasi umum tim panelis, Nina menyatakan banyak acara yang tidak mencantumkan klasifikasi acara (penggolongan program siaran berdasarkan usia khalayak penonton). Banyak juga film animasi memuat materi yang tidak sesuai untuk tayangan anak. “Misalnya, muatan kekerasaan yang eksplisit dan berlebihan serta mengandung tema-tema yang tidak sesuai dengan dunia anak, ” jelasnya.
Kemudian, lanjut Nina, ada pula tayangan yang tidak memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan. Bahkan, ada adegan-adegan yang melibatkan anak dalam setting yang tidak pantas. Selain itu, ada acara yang menampilkan pelecehan terhadap orang lain atau kelompok masyarakat tertentu.
Nina Armado juga mengharapkan beberapa dari tayangan tersebut supaya memindahkan jam tayang acaranya menjadi lebih malam dengan menambahkan atau menampilkan klasifikasi R (remaja) dan BO (bimbingan orang tua).
Hati-hati dengan Tom and Jerry
Selain itu, anggota KPI Pusat, Yazirwan Uyun meminta kepada media yang ada supaya menghimbau masyarakat agar tidak lagi memperkenankan anak-anak menonton film kartun Tom & Jerry serta Popeye. Harapan ini disampaikan Uyun dengan pertimbangan melindungi anak-anak dari pengaruh buruk ke dua film tersebut.
“Jika anak-anak masih menonton, diharapkan kepada orang tua mereka agar mendampingi anak-anaknya untuk memberikan pengarahan dan bimbingan mengenai film tersebut, ” katanya.
Hal sama juga diungkapkan oleh Bobby Guntarto. Menurutnya, sangat penting para orang tua mendampingi anak-anak ketika menonton televisi. Hal ini untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan dan jatuhnya korban pada anak-anak karena peniruan mereka pada tayangan tersebut.
Sebelumnya, diawal acara, Ketua Tim Panelis, Arif Rahman mengeluarkan komentar mengenai ke dua film kartun ini. Menurutnya, di beberapa negara seperti Italia, masyarakat khususnya anak-anak sudah dianjurkan tidak lagi menonton film kartun tersebut.
Jakarta -- Waspadai jika wallpaper desktop di komputer Anda berubah menjadi gambar MaxTrox (Maximum Troxer), karakter di game online World of Warcraft. Bisa jadi komputer Anda terinfeksi virus.
Menurut siaran pers Vaksincom, yang dikutip detikINET, Jumat (22/8/2008), telah beredar virus MaxTrox yang teridentifikasi sebagai W32/Dloader.HFZC. Sesuai namanya, MaxTrox mengubah wallpaper dekstop menjadi gambar MaxTrox, di mana pada gambar tersebut dibubuhi waktu dan komentar.
Wallpaper ini akan aktif pada setiap tanggal 1 s/d 6 pada bulan April, Agustus dan Desember. Waktu yang dibuat oleh virus juga selalu berubah, sesuai dengan waktu pada komputer user. Sedangkan untuk comment, akan menyesuaikan dengan nama user yang aktif saat itu.
Selain mengubah wallpaper, virus ini akan mengubah tampilan background folder Windows dengan background MaxTrox. Ia juga akan menggantikan file .exe asli dari folder Program Files dengan cara menduplikasi file asli, lalu menambahkan spasi pada file .exe yang asli. Dengan kata lain, file .exe yang asli akan di-rename menjadi file berekstensi .exe dengan tambahan spasi.
Untuk mengelabui user, virus meregister ekstensi file virus yaitu Msd dengan type Microsoft System Direct, dan Sysm dengan type System Mechanic. MaxTrox lalu membuat folder palsu sebagai tempat berkumpulnya virus yakni folder “My Network PlacesNetwork Connections”.
Virus yang berukuran 77KB dan menggunakan icon WinRAR ini hanya berusaha mematikan Task Manager, tetapi tidak memblok fungsi windows seperti folder options, hanya berusaha mencegah perubahan pada folder options.
Diskusi seputar virus dan program jahat lainnya yuk di detikINET
Jakarta -- Akhir-akhir ini kita di kejutkan dengan virus yang menyerang dekstop PC kita .Sebarkan Artikel ini untuk menjadi manfaat, Sekilas tentang Virus MaxTrox (Maximum Troxer) yang dideteksi sebagai W32/Dloader.HFZC, mengubah wallpaper desktop di komputer menjadi gambar MaxTrox. Wallpaper ini akan aktif pada setiap tanggal 1 s/d 6 pada bulan April, Agustus dan Desember.
Untuk membersihkan virus MaxTrox, ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Sebaiknya lakukan pembersihan pada mode Safe Mode.
2. Matikan proses virus yang aktif di memori. Gunakan tools pengganti task manager, seperti Itty Bitty Process Manager yang dapat didownload di: http://majorgeeks.com/Itty_Bitty_Process_Manager_d4690.html.
Lakukan kill process, pada file virus yang aktif yaitu:
* Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “repair.inf” (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
* Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
* Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.
4. Hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
* Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus.
* Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan “Search Windows” dengan filter file *.exe, *.scr, *.msd, *.sysm yang mempunyai ukuran 77 KB.
* Hapus file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama.
5. Hapus file duplikasi virus pada folder C:Program Files (biasanya file virus diikuti file executable asli yang telah di-rename menjadi EXE File oleh virus).
6. Ubah kembali ekstensi file executable yang telah di-rename oleh virus pada folder C:Program Files. Gunakan software/tool untuk mempermudah rename ekstensi secara cepat, misalnya Extention Renamer.
7. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya gunakan antivirus yang ter-update dan dapat mengenali virus tersebut untuk mempermudah penghapusan virus.
Ingin artikel tips & trik Anda dimuat di rubrik ‘Tips & Tricks’ detikINET? Bergabunglah di thread khusus di detikINET Forum. Dapatkan ekstra maksimal 100 poin bagi yang artikelnya dimuat oleh detikINET.
CAIRO — Otoritas Saudi telah memutuskan membuka seluruh masjid di Saudi selama 24 jam selama bulan Ramadhan tahun ini. Keputusan ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan lebih banyak kepada ummat Islam buat beribadah dan berdoa, kata Saudi Gazette seperti dikutip Islamonline, Jumat.
“Memberikan kesempatan untuk beribadah lebih banyak adalah prioritas selama bulan suci Ramadhan,” kata Menteri Muda Urusan Islam, Tawfik al-Sedari.
Selama Ramadhan, jumlah imam yang akan datang ke masjid juga akan ditambah guna memberikan kesempatan beribadah lebih lama di masjid. “Menteri menjamin keamanan dan keselamatan jamaah dengan menambah jumlah aparat keamanan pada waktu malam hari,” kata Sedari.
Sementara itu, para jamaah yang ikut dalam Umrah Ramadhan dari seluruh dunia, juga akan dilayani dengan sebaik mungkin, kata Mohammad Bin Naser Al-Khozem, seorang pengurus masjid di Makkah dan Madinah. Pelayanan tersebut meliputi penerangan-penerangan menganai ritual ibadah selama umrah.
Untuk melayani para jamaah, pemerintah Arab Saudi akan menambah jumlah mahasiswa magang dan para pemimpin ibadah, termasuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada jamaah untuk memperoleh akses keperpustakaan masjid di Makkah, penyediaan air zamzam yang cukup dan penyediaan kursi roda listrik bagi para manula yang ingin beribadah. (Republika)
operatorbisnis pornografi terus gentayangan di sekitar kita
Pencetusnya, Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pornografi kembali dibahas. Panja Pemerintah dan Panja DPR RI telah membuat draft bersama. Perubahan yang signifikan telah dibuat sesungguhnya dalam draft terakhir ini.
Namun, sayangnya draft terakhir ini belum banyak yang tahu. Akibatnya, kembali dua kubu besar di masyarakat bersuara: yang Pro RUU dan Kontra RUU. Namun, apakah benar itu murni suara mereka?
Musuh Tak Terlihat dibisnis Pornografi
Saya sempat bertanya-tanya dalam benak saya, mengapa sulit sekali memberantas pornografi. Padahal, setumpuk data tentang kejahatan seksual di Indonesia akibat pornografi sudah dirilis berbagai institusi. Temuan korban dan pelaku pornografi yang makin hari makin muda usianya juga kerap hadir. Video-video porno dengan 100% conten lokal, mulai yang dibuat karena iseng, atas dasar cinta, komersial, hingga kriminal atau paksaan atau perkosaan jumlahnya sudah menembus angka 500 jenis (berdasarkan emuan JBDK tahun 2007). Jumah itu, 90%-nya dilakukan secara amatir oleh pelajar dan mahasiswa dengan menyalahgunakan teknologi HP dan internet. Kita juga merasakan, kian hari, Internet, HP, VCD/DVD porno bebas, tabloid, majalah, buku, dan koran-koran mengekspos pornografi terang-terangan.
Rasanya, fakta-fakta tersebut sudah terlampau banyak untuk dapat dijadikan motivasi bagi kita bergerak menggugat keberadaan pornografi. Namun, kenyataannya isu pornografi tetap timbul dan tenggelam. Pemaparan fakta seolah hanya menjadi sederet angka-angka statistik semata. Ekspos korban dan pelaku pornografi justru menjadi komoditi. Perlahan tapi pasti, masyarakat kita digiring menjadi semakin toleran dan permisif terhadap pornografi.
Mengapa ini bisa terjadi? Jawaban itu akhirnya saya temukan juga. Seorang aktivis mahasiswa asal Surabaya, berhasil membukakan mata saya. Di dalam isu pornografi menurutnya, tidak jelas musuhnya! Ya, tidak jelas musuhnya! Itu dia. Sesuatu yang tidak terpikirkan oleh saya sebelumnya. Kita seringkali tidak mampu menguak siapa sebenarnya operator dibalik mesin bisnis bernama pornografi.
Padahal, melihat produknya, pornografi jelas merupakan industri serius. Mereka menggunakan teknologi mutakhir. Hanya mesin-mesin percetakan besar yang mampu mencetak ratusan ribu exemplar koran per hari, hanya teknologi canggih yang mampu menghasilkan gambar yang jernih, kualitas nomor satu yang hadir di situs-situs porno, VCD/DVD, dan tersebar di HP-HP yang canggih pula. Tapi mengapa industri pornografi ini seolah tak tersentuh?
Easy money dan Invisible hand
Industri pornografi jelas-jelas merupakan industry easy money. Mereka meraup untung besar dari tersebarnya video-video porno amatiran para pelajar ingusan melalui download internet berkali-kali. Merekalah yang meraup rupiah dari searching dengan menggunakan kata sex atau porn dari berbagai penjuru dunia. Merekalah yang semakin ‘gemuk’ dengan redistribusi (meminjam istilah Roy Suryo) dari materi seks di internet ke media-media lain seperti HP, tabloid, Majalah, Surat Kabar, Buku, dll. Dan merekalah yang semakin kaya dengan mengambil kesempatan di tengah lawless dalam pornografi ini, untuk melakukan promosi prostitusi melalui iklan-iklan baris, dan sexphone yang lebih kita kenal sebagai partyline.
Masalahnya, siapakah ‘mereka’ ini? Para pelaku industri pornografi di negara kita memang sosok invisible hand. Utamanya situs porno, bisa dibuat oleh siapa saja dan di mana saja. Meski keberadaannya terlacak, namun aparat penegak hukum tak mungkin menjerat mereka karena belum ada hukum yang mengatur dunia maya. Padahal, dengan redistribusi, media lain dapat dengan mudah menyebarkan materi pornografi tanpa perlu terlalu bersusah payah.
Bentuk inilah yang paling banyak dilakukan oleh tabloid-tabloid porno. Tanpa alamat redaksi, mereka bebas mencetak materi pornografi yang didapat dari internet. Kalau pun ada materi yang mereka upayakan sendiri, biasanya berupa promosi prostitusi berbentuk iklan dengan tarif Rp 8000 hingga Rp 30.000/MMK, atau foto-foto wanita panggilan yang diambil gratis. Jelas ini merupakan bisnis easy money.
Sebagai gambaran, iklan baris promosi prostitusi berkedok pijat kesehatan menuai antara Rp 42.560.000 -Rp 228.000.000 per halaman per hari! dan koran seperti ini ada yang membuat per hari hingga tiga halaman iklan baris promosi prostitusi. Artinya uang yang didapat hanya dari pemasangan iklan seperti ini bisa sampai Rp 684 juta/hari, jika setahun ada 365 hari, artinya mereka membukukan total keuntungan dalam setahun Rp 249, 660 milyar! Anehnya, praktek seperti ini tidak bisa ditindak, bahkan Koran semacam ini dengan oplah rata-rata 100.000 exemplar/hari cepat ludes dikonsumsi.
Belum lagi jika kita bicara bisnis partyline yang menggunakan saluran Telkom premium Rp 3000/menit, atau pulsa telpon yang didapat dari lamanya akses situs porno (Rp 3000/jam dan rata-rata pelajar akses internet antar 1-3 jam). Salah satu indikatornya, video porno YZ-ME menjadi rekor di negeri kita dengan 19,6 juta kali di download dari youtube per bulan di tahun 2006. Jika misalnya biaya download minimal Rp1000, maka industri pornografi telah meraup untung hingga Rp19,6 milyar di tahun 2006 saja! Akibatnya, negeri ini terpuruk karena potensinya banyak terbuang sia-sia untuk hal seperti ini.
Melalui kekuatan uang yang besar itulah, mereka bisa membuat banyak hal. Draf undang-undang yang dibuat bertele-tele pembahasannya dan memakan waktu bertahun-tahun, opini masyarakat terpecah menjadi pro dan kontra, pemerintah dibuat gamang dalam bersikap soal pornografi, kaum agamawan dipanas-panasi untuk bertindak ekstrim sehingga memancing sikap ekstrim dari kelompok yang lain, para politisi berhitung soal citra mereka dihadapan konstituen saat bersikap tentang isu ini, dll. Padahal pada saat yang sama, setiap detik yang berlalu, mereka terus menikmati keuntungan dari bisnis pornografi ini. [www.wujudkanuupornografi.blogspot.com]
Guna memberikan pelayanan yang lebih terpadu untuk STNK saat ini kepolisian tak hanya ”menunggu bola datang” tapi juga mencoba untuk ”menjemput bola”. Misalnya, membuka Gerai Mall dimana kepolisian memberikan pelayanan perpanjangan SIM di mal atau pun pusat pertokoan. Hanya dengan membawa membawa KTP dan SIM lama dan membayar biaya administrasi dengan waktu pembuatan selama 15 – 30 menit.
Lalu ada juga Mobil Samsat/SIM Komunitas, merupakan pelayanan pembuatan SIM tanpa harus datang ke Kantor Samsat. Jadi Mobil Samsat ini akan datang ke lokasi sesuai dengan permintaan yang telah diajukan oleh masyarakat dan dapat segera memberikan pelayanan pembuatan SIM, mulai dari pendaftaran, tes mengendarai sampai tes tertulis.
Untuk bisa mendatangkan Mobil Samsat ini ke lokasi, sebelumnya masyarakat terlebih dahulu mengajukan permohonan ke Kantor Samsat dengan jumlah peserta minimal 150 orang. Selanjutnya peserta dikenakan biaya Rp100 ribu untuk pembuatan SIM tersebut, dengan lama waktu pembuatan 1,5 jam. Selain itu ada juga pelayanan STNK door to door, yaitu layanan yang diselenggarakan oleh Samsat Polda Metro Jaya dengan memadukan/ mensinergikan pelayanan Samsat dan operasionalisasi polisi masyarakat (Polmas) melalui pelayanan STNK dengan cara mendatangi warga masyarakat pemilik kendaraan bermotor dari rumah ke rumah.
Mekanisme kerja dimulai dengan mendata kendaraan bermotor yang masa berlaku pajaknya tinggal sebulan lagi. Petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kemudian menerbitkan surat pemberitahuan yang selanjutnya diantarkan anggota Polmas ke rumah warga, yang mulai beroperasi sejak Januari 2008.
Asal tahu saja, dari berbagai pajak daerah di atas, pajak kendaraan bermotor (PKB) merupakan salah satu primadona. Saat ini Pemprov DKI Jakarta menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD) DKI sebesar Rp20 miliar setiap harinya. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Muchtar Rosjid, Wakil Kepala Kantor Pengelola Teknologi Informasi (KPTI) DKI Jakarta, “Pemasukan dari pajak kendaraan bermotor ini setiap harinya bisa mencapai antara Rp15 -- Rp20 miliar, dan bahkan pada Mei 2008 lalu bisa mencapai antara Rp20 -- Rp25 miliar per hari.”
[www.jakarta.go.id]
Jakarta -- Sikap blak-blakan Agus Condro yang mengaku menerima Rp 500 juta tidak lama setelah Miranda Goeltom terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) banjir dukungan. Mantan anggota Komisi XI DPR ini mengaku mendapat kiriman ratusan SMS.
“Dalam 2-3 hari ini ratusan SMS masuk ke ponsel saya dari teman SD, SMP dan LSM, orang PDIP isinya memberikan dukungan, tidak ada SMS teror,” ujar Agus Condro pada detikcom, Kamis (21/8/2008).
Politisi PDIP ini juga mengatakan bahwa pengakuannya itu tidak bermaksud untuk menjebak teman-temannya sesama anggota DPR.
“Saya lakukan ini agar teman-teman jujur, mengembalikan uang itu ke KPK dan masyarakat dapat kembali percaya kepada DPR,” imbuh pria asal Batang, Jawa Tengah, ini.
Agus Condro diperiksa KPK sebagai saksi kasus aliran dana BI ke DPR pada pertengahan Juli lalu. Dalam pemeriksaan itu, Agus mengaku menerima uang Rp 500 juta. Ini adalah pengakuan yang mengejutkan.
Dia juga menyebutkan nama-nama sejumlah koleganya yang menerima uang yang sama dalam bentuk traveller’s cheque BII. Namun nama-nama yang disebut Agus itu, membantah keterangan tersebut.
Bingkisan lebaran mengandung babi alkohol dilarang
MEDAN - Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan 141429 H, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan meningkatkan pengawasan terhadap produk-produk makanan/minuman tidak terdaftar (ilegal), kemasannya rusak serta kadaluarsa yang sengaja dijual di pasar.
Bahkan BBPOM Medan mengingatkan para produsen, distributor serta pedagang bahwa produk makanan/minuman yang mengandung alkohol dan babi tidak boleh digunakan untuk bingkisan lebaran.
Demikian ditegaskan Kepala BBPOM Medan Drs Supriyanto Utomo, MKes di dampingi Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan Drs. Jamidin Manurung, MM kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (15/8).
Menurut Supriyanto, menjelang tibanya hari besar keagamaan seperti bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1429 H, akan terjadi peningkatan permintaan produk makanan dan minuman. Karenanya, BBPOM Medan akan meningkatkan pengawasan karena dikhawatirkan banyaknya produk makanan/minuman yang tidak layak jual asal luar negeri beredar di pasaran.
“BBPOM Medan akan memantau langsung peredaran makanan/minuman yang kadaluarsa, rusak (berkarat dan penyok) serta tidak terdaftar pada Depkes RI, Badan POM RI dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota. BBPOM Medan juga memantau makanan/minuman yang tidak memenuhi standar atau persyaratan yang telah ditetapkan,” ujar Supriyanto.
Mengenai sanksi yang akan diberikan, Supriyanto mengatakan, bagi pengusaha atau pengelola pasar swalayan dan pedagang yang melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai yang tercantum dalam UU RI No 23 Tahun 1992 tentang kesehatan berupa tindak pidana paling lama 15 tahun atau denda Rp300 juta. UU RI No 7 Tahun 1996 tentang pangan, hukuman 5 tahun penjara atau denda Rp600 juta, UU RI No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen hukuman 5 tahun penjara denda Rp2 miliar, PP RI No 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan dengan denda Rp50 juta atau pencabutan izin produksi.
Kemudian, PP No 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi pangan, pasal 47 ayat (2) huruf e dan f berupa denda Rp50 juta, Permenkes RI No 180/Menkes/PER/IV/1985 tentang makanan kadaluarsa ditetapkan pasal 2 ayat (1) Ordonansi Bahan Berbahaya Staatblad No 377 Tahun 1949, Kepmen Perindag RI No 359/MPP/KEP/10/1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian produksi, importir, peredaran dan penjualan minuman beralkohol dan penjualan minuman beralkohol.
Terakhir, Permenkes RI No 288/Menkes/PER/XI/1976, tentang ketentuan peredaran dan penandaan pada makanan yang mengadung bahan berasal dari babi. “Mengacu dari peraturan tersebut kita akan terus mengawasi dan menindak pengusaha, pengelola maupun pedagang yang melanggar peraturan,” demikian Supriyanto.
Purwakarta Komunitas Umat Islam Purwakarta, Jawa Barat, Senin (18/8) siang, melaporkan kasus penistaan agama yang dilakukan Dedi Mulyadi ke Kepolisian Resor Purwakarta. Bupati Purwakarta tersebut menyamakan eksistensi Alquran dengan suling. Namun Aparat “Enggan” melayaninya.
Dalam laporannya Perwakilan Umat islam ini mereka sempat dipingpong petugas serta waktunya molor. Bahkan, laporan Komunitas Umat Islam ditolak tanpa alasan yang jelas. Padahal, mereka membawa barang bukti kasus penistaan agama tersebut. Akibatnya, sempat terjadi adu mulut di ruang sentra pelayanan kepolisian antara petugas dan perwakilan Komunitas Umat Islam.
Pernyataan Dedi yang menyamakan eksistensi Alquran dengan suling dikatakan saat pengajian di lingkungan Pemerintah Daerah Purwakarta. Kontan, ini memicu demonstrasi ratusan umat Islam di Kantor Bupati Purwakarta yang berakhir ricuh.
Sementara itu Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi telah menyatakan kekhilafannya, serta telah menyampaikan permohonan maaf kepada MUI dan umat Islam di Purwakarta, Jabar, Sabtu (16/8). Permohonan maaf tersebut tertuang dalam Surat Penyataan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Purwakarta KH Otoillah Mustari, Dedi Mulyadi, dan Kapolres Purwakarta AKBP Sufyan Syarif.
Surat Pernyataan Bersama itu muncul setelah unjukrasa ratusan warga di Pemkab Purwakarta, yang tersinggung karena bupati terkesan telah menyamakan Al Quran dengan alat musik kecapi suling, pada saat Pengajian Bale Paseban, di Pendopo Purwakarta, 7 Agustus lalu.
Usai menandatangani Surat Pernyataan Bersama, Dedi Mulyadi mengaku sudah bertaubat dan menjadikan hal-hal yang sudah terjadi itu sebagai pelajaran berharga.
“Semua yang terjadi, saya jadikan pelajaran berharga agar tidak terulang kembali. Apalagi mengenai agama, harus hati-hati. Jangan sampai menimbulkan multi-tafsir,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris MUI Purwakarta Abun Bunyamin mengatakan, dengan munculnya Surat Pernyataan Bersama, diharapkan tidak akan ada lagi gejolak di masyarakat terkait dengan pernyataan kontroversial Dedi pada saat pengajian lalu.
“Yang bersangkutan sudah mengaku bertaubat dan meminta maaf. Jadi, kami memaafkannya dan menganggap permasalahan ini selesai,” katanya.
Surat Pernyataan Bersama itu juga disebutkan, pasca penandatanganan Surat Pernyataan Bersama antara Bupati Purwakarta, Ketua Umum MUI dan Kapolres Purwakarta tersebut, diharapkan seluruh umat Islam di Purwakarta bisa menjaga keamanan dan ketertiban.
sebuah roket pengorbit satelit buatan Iran baru saja diluncurkan. Roket itu pun siap digunakan untuk membantu negara-negara Islam yang ingin meluncurkan satelitnya ke orbit.
“Saya umumkan sekarang bahwa Iran sudah siap untuk meluncurkan satelit milik negara-negara Islam sahabat kami,” kata Kepala Lembaga Antariksa Iran, Reza Taghipour, kepada televisi setempat, seperti diberitakan Reuters, Senin (18/8/2008).
Peluncuran ini merupakan prestasi besar bagi Iran setelah negara yang dipimpin Ahmadinejad ini berhasil meluncurkan satelit tiruan ke orbit. Satelit buatan sendiri yang diluncurkan ke orbit itu merupakan yang pertama kalinya bagi Iran.
Dengan teknologi balistik jarak jauh ini, Iran bukan hanya bisa menempatkan satelit di angkasa, tetapi juga bisa meluncurkan senjata. Gebrakan Iran ini benar-benar membuat kalangan Barat makin dag-dig-dug. Namun Iran menegaskan tidak memiliki maksud untuk itu.
Menurut Taghipour, Iran berencana untuk membangun dan meluncurkan lebih banyak satelit pada 2010 mendatang.
“Kami bekerja untuk satelit ini dan secara bertahap mereka akan segera kami luncurkan ke orbit,” ujarnya kepada kantor berita Mehr.
Pada Februari 2008, Iran telah menguji roket buatan mereka sebagai bagian dari program peluncuran satelit.
Washington pun menuduh Iran bermaksud melengkapi misil mereka dengan nuklir. Prancis dan Rusia pun menyatakan uji nuklir pada Februari menambah kecurigaan pada Iran yang dituduh diam-diam tengah mengembangkan senjata nuklir.
Tak jauh berbeda, AS dan sejumlah sekutunya di Eropa merasa takut Iran mencoba untuk membuat senjata nuklir. Namun Iran yang juga penghasil minyak bumi terbanyak keempat di dunia, bersikukuh bahwa teknologi nuklir itu digunakan untuk kepentingan damai.
Sebelumnya, Iran menyatakan memiliki misil buatan sendiri yang dapat menempuh jarak 2 ribu KM (1.250 mil). Artinya, mereka punya kekuatan untuk menyerang Israel atau basis militer AS di kawasan Teluk
Berharap terpilih Caleg Golkar Mengelilingi PohonKeramat
Sekitar 350 caleg partai golkar di yogyakarta kemarin mengelilingi dua buah pohon beringin besar dalam ritual khusus agar dapat terpilih. Selain itu mereka juga melakukan iritual khusus pengucapan janji kesetiaaan.
Ada-ada saja langkah partai politik dalam menarik perhatian massa, menjelang pemilu 2009. Salah satunya dilakukan DPD Golkar Yogyakarta. Sekira 350 caleg dari partai berlambang beringin itu menjalani ritual khusus
Para caleg tersebut menjalani ritual khusus pengucapan janji kesetiaaan dan penegasan sebagai caleg yang anti korupsi dan narkoba. Sebelumnya, mereka menjalani ritual mengelilingi dua pohon beringin di alun-alun Selatan Kraton Yogyakarta sebanyak dua putaran.
“Ini sebagai simbol komitmen para caleg Golkar, baik untuk kepentingan dunia maupun akhirat,” kata Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman di sela-sela acara, Kamis (14/8/2008).
Dalam acara tersebut semua caleg juga mengenakan busana adat Jawa, baik laki-laki maupun perempuan. Menurut Gandung, para caleg Golkar ini berasal dari seluruh kabupaten/kota di Yogyakarta dengan usia termuda 23 tahun dan tertua 50 tahun.
“Kita tetap ke depankan kader-kader muda selain perempuan,” ujarnya.
Setelah melakukan ritual, mereka menandatangani kontrak sosial dan kontrak politik di hadapan ratusan kader Golkar lainnya dan masyarakat Yogyakarta yang menyaksikan kegiatan itu.
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah