jakarta, : Dari tahun ke tahun, air minum dalam galon atau botol semakin dekat saja dengan kehidupan banyak keluarga di Indonesia. Airnya memang kebanyakan terjamin keamanannya untuk kesehatan tubuh, tapi bagaimana dengan dampak lingkungannya?
Perdebatan inilah yang sedang ramai di kota-kota negara maju di dunia, mulai dari Paris, Prancis, Liverpool di Inggris, Florensia di Italia, Vancouver di Kanada, sampai New South Wales di Australia. Sampah plastik air minum itu, juga ongkos energi untuk transportasinya, dianggap sudah sangat memberatkan. Apalagi tidak banyak negara yang berdisiplin dalam urusan daur ulang sampah itu.
Konferensi para wali kota di Amerika Serikat bulan lalu, misalnya, menyepakati sebuah inisiatif untuk menekan air minum dalam kemasan di wilayahnya masing-masing. Sebagai gantinya, para wali kota sepakat lebih memberi tempat pada suplai air bersih umum.
Keputusan itu, meski baru sebatas simbolis, sejalan dengan pernyataan Janet Larsen, direktur riset di Earth Policy Institute. Larsen menyebut, yakni semakin banyak orang menyadari apa yang didapat dari botol-botol tak lebih baik daripada apa yang bisa mereka peroleh dari keran.
Pacific Institute, badan pemikir untuk isu-isu kelestarian lingkungan di California, mengungkapkan di Amerika Serikat saja tumbuh kebutuhan lebih dari 17 juta barel minyak pada 2006 untuk memproduksi botol-botol air minum itu. Kebutuhan tersebut belum termasuk energi untuk transportasi.
Botol-botol plastik yang digunakan biasanya memang dibuat dari polyethylene terephthalate. Polimer yang satu ini berbahan baku minyak mentah. Angka 17 juta barel minyak di atas cukup untuk menggerakkan kira-kira 1,2 juta mobil.
Pacific Institute menambahkan, produksi air minum botolan di negerinya membawa produk ikutan lebih dari 2,5 juta ton karbon dioksida. Produksi tiap liter air minum itu juga ternyata mengkonsumsi 3 liter air.
Berdasarkan data 2004, penduduk dunia rata-rata meminum 150 miliar liter air dalam galon atau botol tiap tahunnya. Angka itu setara dengan 2,7 juta ton botol.
wuragil/dck/tempo
Khofifah Sumbang PWNU Jatim Uang Rp 1 Miliar dan 50 Mobil
Surabaya:Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sumbangan kepada Pengurus Wilayah NU (PWNU) dan Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Jatim uang senilai Rp 1 miliar plus 50 unit mobil Suzuki APV, Rabu (2/7).
Secara simbolik, pemberian sumbangan tersebut diberikan langsung oleh Khofifah di kantor PWNU Jatim di kawasan Masjid Agung Surabaya dan disaksikan oleh ketua umum PBNU Hasyim Muzadi serta seluruh pengurus wilayah dan cabang NU se-Jatim. Sayang pemberian sumbangan tersebut berlangsung tertutup sehingga wartawan yang mencoba masuk langsung diusir dari dalam ruangan acara.
Beberapa sumber Tempo menyebutkan, uang senilai Rp 1 Miliar tersebut dibungkus kedalam sebuah kardus dan diserahkan langsung oleh Khofifah kepada Rois Syuriah PWNU Jatim, Miftahul Ahyar. Sedangkan untuk mobil APV telah lebih dahulu diberikan dan disebar ke seluruh cabang NU se-Jatim.
Selanjutnya, saat itu juga uang Rp 1 miliar tersebut langsung diserahkan kepada dua orang petugas dari salah satu bank milik pemerintah yang juga sudah berada di lokasi acara. Uang tersebut kemudian langsung disimpan di deposito rekening PWNU sebagai dana abadi untuk operasional PWNU.
Usai acara, Hasyim membenarkan adanya pemberian tersebut. Menurutnya, sumbangan yang diberikan oleh seorang warga NU yang kebetulan menjadi calon Gubernur merupakan hal yang wajar. “Dulu ketika maju jadi Cawapres saya juga nyumbang untuk PWNU Jatim sebesar Rp 3,6 miliar dan untuk PBNU sebesar Rp 5 miliar,” kata Hasyim.
Hasyim juga tidak membantah jika pemberian sumbangan ini sebagai upaya untuk menarik NU supaya memberikan dukungannya kepada Khofifah. “Biarkan warga NU tahu, siapa calon yang memberikan manfaat bagi NU,” tambah Hasyim.
Lebih lanjut, selain acara pemberian sumbangan dari Khofifah kepada NU, acara tersebut juga sebagai sosialisasi terbitnya SK PBNU no 154/2008 yang berisi tentang pergantian kepemimpinan PWNU dari Ali Maschan Moesa (karena mencalonkan diri sebagai Cawagub dari partai Golkar) ke Mutawakil Alallah.
Sementara itu, meski Hasyim Muzadi terang-terangan menyebut pemberian sumbangan dalam rangka Pemilihan Gubernur, namun Khofifah membantah jika uang tersebut adalah pemberian dari dirinya.
“Itu uang PBNU dan saya hanya dititipi untuk menyerahkannya kepada PWNU Jatim,” kata Khofifah. Hanya saja, Khofifah tidak menjawab ketika ditanya jika uang itu memang milik PBNU kenapa harus dititipkan kepadanya?.
Meski demikian, Khofifah membenarkan jika pihaknya memberikan sumbangan berupa 50 unit mobil Suzuki APV untuk dibagikan kepada PWNU dan Cabang-cabang NU se-Jatim.
“Berapa miliar untuk bikin spanduk, berapa miliar untuk bikin stiker yang akan diberikan ke PCNU. Kan lebih bermanfaat jika cabang disumbang dengan mobil operasional,” tambah Khififah. (TEMPO Interaktif)
Los Angeles Akan Larang Kantong Plastik
Los Angeles: Dewan Kota Los Angeles, Amerika Serikat, Selasa (2/6), mengesahkan usulan untuk melarang penggunaan kantong plastik di berbagai pasar swalayan.
Berdasarkan usul itu, penggunaan kantong plastik akan dilarang di semua pasar swalayan dan toko eceran di Los Angeles mulai 1 Januari 2012.
Sejumlah alasan dikemukakan. Konsekuensi negatif kantong plastik adalah, “Meningkatkan limbah kandungan tanah dan berdampak buruk pada lingkungan hidup kita, terutama ekosistem laut,” kata Neil Guglielmo dari Biro Sanitasi Los Angeles.
Konsumen di Los Angeles menggunakan 2,3 miliar kantong plastik per tahun. Los Angeles sendiri mengeluarkan lebih dari 20 ribu dolar AS per tahun untuk menangani produk plastik.(ANTARA)
Perampok Bank BRI Bekasi Belum Terlacak
Bekasi: Komplotan Perampok Bank BRI Unit Kedung Waringin belum terlacak. Pelaku yang membawa kabur uang nasabah Rp 100 juta, diduga perampok lintas wilayah.
Kepala Reserse Kriminal Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kabupaten Ajun Komisaris Susatyo Purnomo Tjondro, mengatakan pelaku perna melakukan aksi serupa di Kabupaten Karawang dan Subang.
“Sasarannya sama-sama Bank BRI tingkat Unit,” kata Susatyo kepada Tempo, Selasa (1/7).
Aksi perampokan mirip film-film laga terjadi, Jumat (27/6) lalu. Sekitar pukul 11.30 WIB, ketika petugas Bank BRI Unit Kedung Waringin masih melayani transaksi nasabah, enam perampok bersenjata api menyerbu masuk.
Mereka melumpukan seorang satuan pengamanan bank Dadang Mukhlis, dan petugas kebersihan Iwan Gunawa. Korban ditendang dan ditodong senjata jenis rakitan pada pelipisnya. 10 orang yang berada di dalam bank pada saat itu, delapan pegawai, dan dua orang nasabah, disandera di ruang gudang bagian belakang.
Susatyo mengakui tidak mudah memburu pelaku. Sampai saat ini, polisi belum berhasil mendeteksi jalur pelarian komplotan perampok yang kabur memakai mobil Kijang warna hitam itu.
Tim penyidik, kata Susatyo, telah meminta bantuan kepada kepolisian daerah yang pernah terjadi perampokan serupa. Tetapi upaya pencarian yang dilakukan bersama-sama belum membuatkan hasil.
Sementara itu, aktifitas Bank BRI Unit Kedung Waringin yang berada di pinggir jalan Pesanggrahan, Desa Tanjung Baru RT 01/ RW 04, Kecamatan Cikarang Timur, kembali normal.
Sejak Senin (30/6), pegawai bank kembali membuka loket transaksi bagi nasabah yang ingin menabung atau melakukan penarikan uang.
Supaya kejadian serupa tidak terulang, Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kabupaten menyebar anggotanya untuk menjaga beberapa bank yang dinilai rawan. Khususnya bank-bank yang berada di wilayah perbatasan tanpa dilengkapi pengamanan ketat. (TEMPO Interaktif, )
KH. Atabik Ali: Pasca Gempa Pesantren Krapyak Teruskan Kegiatan Pendidikan Islam
Bencana alam gempa bumi tahun 2006 bukan hanya meluluhlantahkan bangunan rumah di Propinsi Yogyakarta, tetapi juga fasilitas pendidikan agama yang biasa digunakan untuk mendidik para santri. Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta yang menaungi para santri pendidikan Aliyah, Tsanawiyah, Ibtidayah, Diniyah, Pesantren bagi mahasiswa juga terkena dampaknya gempa tahun 2006, dan sesudah itu juga diterpa bencana puting beliung. Namun demikian, mereka tetap optimis melanjutkan eksistensinya dalam rangka meningkatkan kualitas generasi muda yang berwawasan luas dan berakhlaq Qur’ani. Hal ini dikatakan oleh Pimpinan Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta Drs. KH. Atabik Ali kepada wartawan saat mengunjungi Pondok Pesantren Krapyak. Berikut ini petikan perbincangan dengan KH. Atabik Ali.
Berbagai runtutan bencana alam menimpa Propinsi Yogyakarta, bagaimana dampaknya terhadap Pondok Pesantren yang Kyai pimpin?
Dampak gempa sangat memukul kami, karena gempa ini telah meluluhlantahkan sebuah gedung berlantai tiga yang terdiri dari 12 kelas, juga menghancurkan bangunan lama yang dipakai untuk kelas, serta merusak gedung empat lantai madrasah aliyah dan perpustakaan. Namun, di tengah musibah itu kita masih harus bersyukur, Alhamdullah berkat kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada akhirnya gedung-gedung yang rusak itu bisa direnovasi dan digunakan kembali.
Adakah pemerintah dalam hal Departemen Agama memberikan bantuan kepada Ponpes Kyai yang rusak akibat gempa tersebut?
Departemen Agama hanya membantu sepertiga dari dana yang kita butuh untuk melakukan pembangunan dan renovasi bangunan yang hancur akibat gempa itu. Sehingga, ya mohon maaf saja untuk kali ini kita hanya bisa menggunakan aula Asrama Putri untuk menjamu tamu-tamu (rombongan wartawan), karena gedung pertemuan tersebut belum jadi. Tetapi, kami tetap bersyukur.
Waktu gempa itu apakah perhatian pemerintah Kyai anggap terlambat?
Yang justru memberikan bantuan pertama pada kita di sini dari PLN, kemudian dari PT Semen Gresik, bantuan yang berupa bahan bangunan itu diterima setelah sebulan pasca gempa. Namun kalau bantuan dari Depag itu sekitar satu tahun pasca gempa, memang kita merasa agak terlambat, padahal kalau bisa lebih cepat kita juga bisa memulai proses pembangunan lebih cepat pula. Bantuan dari Depag diterima dalam bentuk uang, hanya sepertiga dari yang kita mohonkan yakni sebesar 6, 5 milyar rupiah atau sekitar 2, 5 milyar rupiah
Lalu kemudian pendidikan saja apa yang bisa diperoleh para santri di Pondok Pesantren Krapyak ini?
Kita mempunyai lembaga pendidikan Madrasah Diniyah, Madrasah Ibtidayah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan juga Pesantren bagi mahasiswa, dengan sistem pendidikan holistik, yang mampu membentuk karakter santri untuk berpikiran cerdas, berwawasan luas dan berakhlaq mulia. Pesantren Mahasiswa sistem pendidikan tidak hanya menekankan kualitas moral mahasantri, tetapi juga pada kualitas pikir dan amal, serta rasa tanggung jawab dalam kehidupan sosial. Sehingga dapat melahirkan generasi yang mumpuni dalam ilmu keagamaan, yang sejalan dengan tantangan zaman. Meskipun, dengan lahan yang sangat terbatas seluas 2 hektar itu, kita tidak berhenti berupaya agar pesantren ini memberikan manfaat kepada masyarakat.
Caranya bagaimana Kyai?
Salah satunya kita membuat stasiun radio yang bernama Radio Rama, yang pada saat gempa terjadi antenenya sempat rubuh, padahal itu modal utama, namun kita berusaha menggantinya Alhamdulillah bisa. Tapi ternyata, cobaan tidak lantas berhenti, akibat puting beliung pemancar radio itu mengalami kerusakan, akhirnya sampai sekarang tetap mengudara dengan peralatan alakadarnya. Kita sangat berterima kasih sekali kalau pemerintah mau membantu membangun tower ini kembali, karena ini merupakan salah satu radio favorit di Yogya, karena cobaan yang datang berturut-turut, kita belum bisa bangkit seperti semula. Radio ini berupaya menyiarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, kami juga melakukan penyebaran ilmu pengetahuan melalui penerbitan Kamus Arab-Indonesia Al-Ashr setebal 2050 halaman yang menjadi buku terlaris di wilayah Yogya dan sekitarnya, dan tidak lama agi akan terbit juga kamus Indonesia-Arab setebal 1778 halaman. Ini usaha yang dilakukan Ponpes Krapyak untuk mencerdas generasi muda. Kita mohon doanya, agar semua lebih baik seperti sebelum adanya gempa.
Bagaimana kegiatan pembelajaran Al-Quran di Ponpes Krapyak?
Yang menonjol di sini, kita mempunyai lembaga tahfidz Qur’an untuk mencetak para penghapal Al-Quran, di antaranya banyak juga yang menjadi juara, namun tidak untuk mewakili Ponpes Krapyak dan DIY tapi banyak daerah lain misanya Jawa Barat, Sulawesi dan sebagainya, memesan untuk menjadi utusan daerahnya. Yang diambil menjadi utusan daerah lain itu untuk mengikuti lomba, kalau modelnya olahraga harusnya bayar, tapi kami senang kok.
Siapa saja yang pernah berkunjung ke sini?
Pesantren juga beberapa kali mendapat kunjungan dari tamu-tamu dalam dan luar negeri, yang belum lama ini adalah Mu’thi Besar Syiria dan Duta Besar Syiria. Alhamdulillah walaupun keadaannya seperti ini kita berupaya menjamu dengan baik, dan memberikan penjelasan tentang keadaan ponpes kami.
Saat ini masuk era globalisasi para santri selain dituntut paham ilmu keagamaan juga harus melek teknologi informatika (IT), bagaimana penerapannya di sini?
Ya kalau itu sih bukan hanya santri saja, tetapi juga para pengajarnya. Kita sudah memiliki satu ruangan laboratorium komputer, walaupun kelasnya terbatas, tetapi bisa digunakan secara bergantian. Sehingga para santri mengenal dan menjadi menguasai teknologi informatika (IT). (novel)
Rupiah Masih Di Atas 9.200 per Dolar AS
JAKARTA : Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antar bank Jakarta, masih berada di atas angka 9.200 per dolar. namun posisi mata uang Indonesia itu dinilai cukup aman karena Bank Indonesia (BI) yang terus memantau pasar uang.
“Rupiah tetap berada di atas angka Rp9.200 per dolar AS yang dinilai BI cukup aman apabila ada gejolak negatif yang menekan nilai tukar mata uang Indonesia terpuruk,” kata Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta, Rabu (2/7).
Ia mengatakan, rupiah agak tertekan setelah Badan Pusat Statistik mengumumkan laju inflasi Juni 2008 mencapai 2,46 persen naik tajam dibanding bulan lalu hanya 1,41 persen. Tekanan itu juga didukung oleh melemahnya bursa Wall Street, sehingga bursa regional juga merosot yang pada gilirannya menekan pasar uang domestik khususnya rupiah, kata dia.
Menurutnya, laju inflasi diperkirakan akan memicu Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuannya (BI Rate) yang saat ini mencapai 8,50 persen. Apabila BI menaikkan suku bunga BI Rate, maka perbankan akan segera menyesuaikan tingkat suku bunganya, terutama bunga kredit yang dikhawatirkan akan menjadi kredit bermasalah, katanya.
Namun tekanan negatif itu, lanjut dia, agak tertahan oleh aksi beli korporasi terhadap pembelian Surat Utang Negara (SUN) yang masih memberikan sentimen positif pasar. “Kami memperkirakan tekanan terhadap pasar tidak berlangsung lama. Tekanan ini terjadi akibat kenaikan harga minyak mentah dunia yang sempat mencapai angka 143 dolar AS per barel,” katanya.
Ia mengatakan, rupiah saat ini berada dalam posisi yang cukup baik, akibat aksi investor asing yang aktif bermain di pasar domestik karena selisih bunga rupiah terhadap dolar AS yang tinggi.
Karena itu, Indonesia dinilai masih merupakan pasar yang memberikan “gain” lebih tinggi dibanding pasar di Asia lainnya, katanya.
Sementara itu, dolar AS di pasar regional turun 0,1 persen menjadi 106,05 persen, euro terhadap yen menjadi 167,45 dari sebelumnya 167,55 yen dan euro terhadap dolar AS 1,5790. Aktivitas pasar agak lesu, karena sejumlah investor menyatakan menunggu pertemuan Bank Sentral Eropa yang diperkirakan akan menaikkan suku bunganya. (Ant/OL-06)
Berpolitik Santun Ala PKS
Mewarnai kehidupan bernegara dan tanpa harus larut di dalamnya. Itulah prinsip politik PKS. Jadi jangan salah sangka bila melihat para kader PKS saat ini berbaur dan merasuk dalam berbagai semen negara dan masyarakat sebagai kekuatan Islam
Jakarta, Mewarnai kehidupan bernegara dan tanpa harus larut di dalamnya. Itulah prinsip politik PKS. Di bawah kepemimpinan Tifatul Sembiring, PKS bahkan yakin mampu menjadi parpol Islam paling menawan di Pemilu 2009.
PKS sekarang memerankan para politisi mudanya yang diharuskan menjalani exercise politik. Kaum muda PKS melihat konfigurasi politik ke depan akan bersaing ketat dengan PDI Perjuangan (yang sayap mudanya dimotori Budiman Sudjatmiko dengan Repdem-nya) dan Golkar (dengan think-tank liberalnya ala Rizal Malarangeng yang berafiliasi dengan Freedom Institute, serta kelompok Jeffrie Giovanie.)
Zulkieflimansyah PhD, politisi PKS dan anggota DPR mengakui bahwa kalangan muda PKS telah membuat skenario atas konfigurasi politik itu, di mana posisi PKS head to head (berhadapan) dengan PDI-P dan Golkar.
Lantas, di manakah makna ‘berikhtilad atau berbaur, tapi tampil beda’ (yakhtalitun walakin yatamayazun) dalam perpolitikan saat ini?
Zulkiflimansyah menuturkan bahwa kaum muda PKS meyakini bahwa PKS harus mewarnai perpolitikan masa kini dan masa depan, tanpa harus larut dan terdominasi oleh kekuatan politik lainnya.
“PKS akan menjadi partai yang memberikan warna dalam politik Indonesia. Itu semua dimotori oleh kaum mudanya, sementara para seniornya menjadi mentor politik dan mendukung dari belakang sebagai tulang punggung,” katanya.
Jadi jangan salah sangka bila melihat para kader PKS saat ini berbaur dan merasuk dalam berbagai semen negara dan masyarakat sebagai kekuatan Islam dan kebangsaan untuk membangun kejayaan islam dan menyongsong bagi indonesia dimasa depan.( PA/Berbagai sumber)
Krisis Listrik di Indonesia Pemadaman Bergilir Hingga Tahun 2010
Jakarta, Pemadaman Listrik bergilir masih menjadi momok. Kebutuhan listrik yang tinggi di Indonesia, tak seimbang dengan jumlah yang tersedia.
Sejumlah wilayah di Indonesia, masih akan mengalami pemadaman listrik bergilir hingga tahun 2010 mendatang. Ini terjadi karena Perusahaan Listrik Negara PLN mengalami defisit akibat tidak seimbangnya pasokan yang dimiliki PLN dengan permintaan masyarakat. Manajer Komunikasi PLN, Aryo Subi Joko:
“Sampai 2010, tapi kalau seandainya 2009 sudah mulai masuk beban masyarakat bisa melakukan penghematan itu barangkali tidak harus terjadi pemadaman. Karena saat ini Indonesia termasuk negara yang boros penggunaan listrik. Saat ini sebetulnya total kapasitas terpasang PLN sudah mencapai 26.000 Mega Watt se Indonesia tetapi beban puncaknya sudah mencapai 24.000 MW. sedangkan daya mampunya tentunya sekitar 25.000 mega sehingga bila ada masalah kita tidak punya cadangan lagi.”
Pemadaman bergilir, kerap diberlakukan PLN dengan alasan kekurangan pasokan. PLN menegaskan ini adalah langkah terakhir untuk menjaga pasokan listrik stabil, namun Komisi Energi DPR menuding, masalahnya terletak pada kesalahan manejemen ditubuh PLN. Menurut anggota Komisi XII DPR, Ade Daud Nasution, parlemen akan segera memanggil jajaran Direksi PLN dan pihak yang terkait untuk mengurai benang kusut itu:
“Pemakaian beban puncak terlalu tinggi, produk listriknya kurang, kemudian pasokan bahan bakarnya tersendat sendat. Yang penting sekarang PLN itu kalau perlu sewa floating storage, ya harus sewa. Sebtulnya ini satu mata rantai pekerjaan birokrasi yang begitu hebatnya, kita mau ngundang minggu depan ini, bukan hanya PLN tapi juga juga para pemasok bahan bakarnya, unit unitnya, supaya tidak timpang tindih. kalau perlu Preskom- Preskomnya mesti dipanggil komisarisnya.”
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia YLKI sependapat. Tetapi menurut Ketua YLKI, Tulus Abadi kesalahan tak cuma milik PLN, melainkan juga karena andil besar pemerintah:
“Kondisi dimana defisit terjadi, lebih banyak disebabkan faktor-faktor eksternal, karena energi kebijakan pemerintah yang tidak jelas. Jadi ini lebih kepada bagaimana politik pengelolaan energi pemerintah yang sampai detik ini tidak berpihak kepada kondisi ketenagalistrikan itu sendiri, atau tidak berpihak pada PLN. Konkritnya, saat ini banyak sekali komoditas energi kita, apakah gas, batu bara yang justru diekspor ke luar negeri sementara untuk pasokan dalam negeri (PLN) itu malah terlantar.”
Apapun alasannya, pemadaman listrik jelas sangat merugikan masyarakat, karena itu, menurut Tulus Abadi, pelanggan. harus memperoleh kompensasi yang sepadan. Ketentuan menyebutkan, pelanggan akan memperioleh potongan 10 persen dari biaya beban jika terjadi pemadaman lebih dari 10 jam. Namun YLKI punya hitungan yang lebih rasional.
“Kalau tadi berawal dari kompensasi 10 persen itu regulasi yang ada. Nah kalau ingin rasional paling tidak PLN bisa membebaskan biaya abonemen terhadap pelanggan yang pemadamannya melebihi batas rasional. Karena kalau sepuluh persen dari biaya beban tidak signifikan, tapi kalau dibebaskan abonemen misalnya untuk pelanggan 900 volt amper, Itu kan biaya abonemennya sekitar 20 ribu, nah itu cukup fair untuk menghitung kerugian yang dialami pelanggan dengan kompensasi yang diberikan PLN gitu”
Lantas bagaimana tanggapan PLN? Manajer Komunikasi PLN, Aryo Subi Joko: “Kembali kepada kami adalah pelaku. Operator, ketentuan – ketentuan itu hanya bisa dilaksanakan sepanjang ada keputusan dari pemerintah dengan persetujuan legislatif. Artinya saat ini PLN sudah sangat defisit. Kebutuhan yang kami perlukan diperkirakan subsidi adalah 8 triliun rupiah, tetapi baru diberikan 60,9 triliun. Artinya kalau kami harus memberikan kompensasi lebih, lebih dari 10% tentu konsekuensinya kembali kepada pemerintah sendiri, maukah pemerintah memberikan subsidi lebih dari itu.”(Dw-dworld/Dakta)
Anwar Ibrahim Tinggalkan Persembunyian di Kedutaan Turki
Kuala Lumpur Pemimpina lawan Malaysia Anwar Ibrahim pada Senin meninggalkan rumah duta besar Turki di Kualalumpur, tempat dia berlindung sesudah dituduh melakukan sodomi, kata saksi.
Anwar meninggakan kedutaan besar itu lewat kediaman dutabesarnya. Dia ditemani istri dan puterinya sewaktu meninggalkan kediaman tersebut.
Minggu lalu, ia lari ke kedutaan besar di dekat tempat itu, dengan menyatakan takut akan percobaan pembunuhan oleh pemerintah.
Sebelumnya, kepada kantor berita Inggris Reuters dalam wawancara lewat telepon bahwa ia tidak mencari suaka politik, tapi ke kedutaan besar itu dengan alasan “kemanusiaan”.
Mantan wakil perdana menteri itu, yang dipecat sedasawarsa lalu dan dipenjarakan atas tuntutan pelanggaran seksual dan korupsi, menyatakan hanya keluar jika pemerintah menjamin keselamatannya.
“Saya banyak bersembahyang untuk keselamatan saya,” katanya kepada wartawan.
Anwar menyatakan tuduhan itu adalah percobaan untuk merusak kembalinya ke politik di puncak kebangkitan kembali lawan dan terjadi saat ia siap masuk kembali ke parlemen dengan dukungan empat pembelot dari gabungan berkuasa.
“Itu sebabnya mereka membuat tuduhan itu terhadap saya,” katanya, “Itu upaya menghancurkan karir politik saya.”
Pengacaranya, Sankara Nair, menyatakan tidak ada “alasan” ia ditahan.
“Menteri dalam negeri dan wakil perdana menteri sudah memberi jaminan untuk keamanannya. Kami menerima kepastian itu,” katanya kepada kantor berita Perancis AFP.
Senin lalu Anwar mengajukan tuntutan terhadap seorang pria, yang melaporkannya kepada polisi terkait perkara sodomi, saat ia meminta perlindungan di kedutaanbesar itu. Anwar menyatakan khwatir akan keselamatan jiwanya saat memasuki wilayah kedutaan besar Turki akhir pekan lalu, yang mengingatkan seisi negeri itu akan peristiwa sepuluh tahun lalu.
Menteri Luar Negeri Malaysia, yang memanggil Duta Besar Turki Barlas Ozener, menyatakan kedutaan besar Turki akan meminta Anwar meninggalkan kedutaan besar tersebut sesegera mungkin.
Istri Anwar, Wan Azizah, menyatakan Anwar akan meninggalkan kedutaan besar itu bila Perdana Menteri secara pribadi memberikan jaminan atas keselamatan Anwar.
Kelompok penasehat hukum Anwar mengajukan tuntutan atas pencemaran nama baik terhadap Saiful Bukhari Arlan (23 tahun), mantan asisten Anwar, yang mengaku menjadi korban sodomi, yang dilakukan Anwar, dan mengadukannya kepada polisi.
Tuduhan sodomi tersdebut muncul dua bulan setelah Anwar dinyatakan dapat ikut kembali berkegiatan politik setelah dipenjara sepuluh tahun lalu atas kejahatan sodomi dan korupsi.
Sodomi adalah kejahatan dengan hukuman sampai 20 tahun di Malaysia.
Suasana politik di Malaysia memanas sejak pemilihan umum pada 8 Maret, saat Barisan Nasional, gabungan berkuasa di pemerintahan Malaysia, kehilangan cukup banyak dukungan dalam pemilihan umum dan kehilangan dukungan di lima dari 13 negara bagian, yang selama ini meraup dua pertiga dukungan suara.
Anwar tiba di kedutaan besar Turki di Kualalumpur Minggu pagi, 12 jam setelah muncul kembali tuduhan sodomi, dan menyatakan telah menerima ancaman.
Syed Hamid Albar, menteri dalam negeri, kepada pers di parlemen menyatakan jiwa Anwar tidak terancam.
Saiful, yang mengadukan Anwar, telah dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa, kata ketua regu penyelidik, Bakri Zinin. (Waspada)
Dua Wakil Rakyat Partai Islam PPP dan PBR Tertangkap Basah Menerima Suap
Jakarta, Penangkapan anggota DPR karena terseret kasus suap bukan yang pertama kali dilakukan KPK.
Sebelumnya, tentu semua orang juga belum lupa. Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) Al Amin Nur Nasution dicokok KPK setelah tertangkap basah menerima suap dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Azirwan.
Suami pedangdut Kristina itu menerima sogokan berturut-turut Rp 100 juta, 8.000 dolar Singapura, 154 ribu dolar Singapura dan Rp 3,9 juta. Suap itu untuk meloloskan proyek pelepasan kawasan hutan lindung Pulau Bintan untuk pembangunan Bandar Seri Bintan, ibu kota Kabupaten Bintan yang baru.
Nah, tadi malam KPK juga menangkap basah anggota DPR dari Komisi V berasal dari Fraksi Partai Bintang Reformasi (F-PBR) Bulyan Royan. Ia menerima suap dalam proyek pengadaan kapal patroli di Ditjen Perhubungan Laut, Dephub. Nilainya adalah 600 ribu dolar Amerika dan 10 ribu Euro.
Dua wakil rakyat itu duduk di kursi Senayan yang empuk dan berasal dari partai Islam. PPP dan PBR dalam azaz partainya selalu menjujung tinggi moral berdasarkan kitab suci Al Qur’an dan As-Sunnah.
“Jujur, jika benar saudara Bulyan Royan terbukti menerima suap, ini aib bagi partai kami. Sebagai partai Islam, tentunya kami selalu menjungjung tinggi moral. Tapi, dengan kejadian ini, citra PBR ikut tercoreng,” demikian Sekjen PBR Rusman Ali menanggapi tertangkapnya Bulyan Royan oleh KPK, semalam.
“Kami akan evaluasi dan introspeksi diri, supaya Pemilu 2009 kami bisa meraih suara,” tukas Rusman seraya menyebut, PBR belum akan menjatuhkan sanksi partai kepada Bulyan. (Rmnews/Dakta)
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah