Bekasi – Kamis (10/2/2011) kemarin Radio Dakta mengadakan “Dakta Peduli Tuna Netra” di Lapangan parkir Radio Dakta. Hadir dalam kegiatan ini lebih dari 110 tuna netra yang berasal dari ITMI (Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia), PERTUNI (Persatuan Tuna Netra Indonesia), PERTAPI (Persatuan Pijat Indonesia), Hikmah Netra, dan pribadi. Acara yang dilangsungkan pada pukul 09.00 – 13.00 WIB ini berlangsung sangat meriah. Semua peserta yang sebagian besar sudah saling mengenal satu sama lain itu tampak bersemangat saat mengikuti rangkaian acara yang disusun oleh panitia.
Hadir dalam acara ini kang Entang Kurniawan -ketua LSM Ummi Maktum Voice- memberikan motivasi bagi para peserta. Terdengar gelak tawa baik dari para peserta maupun panitia selama kang Entang berbicara di atas panggung. Dalam sharingnya, kang Entang mengingatkan para peserta agar memandang kekurangannya sebagai amanah yang lebih dari ALLAH, serta menggunakan hal tersebut untuk menjadikan diri mereka semakin dekat dengan ALLAH. Tak lupa kang Entang juga menyumbangkan 10 set Al-Qur’an Braille bagi para peserta. Haidah ini diterima secara simbolis oleh Ustadz Warsono Bisri selaku Ketua Dakta Peduli.
Ustadz Bagus Hernowo juga hadir memberikan tausiyah serta berbagai hadiah bagi para peserta yang aktif selama acara. Acara yang dipandu oleh Dany Wahab tersebut berlangsung dengan lancar. Bahkan para panitia hampir lupa bahwa yang mereka undang adalah para tuna netra seandainya tidak harus menemani saat para peserta ingin pergi ke kamar kecil. Acara ini ditutup dengan makan siang bersama dan pembagian santunan kepada para peserta.
Kesuksesan acara ini tentu tidak dapat terlepas dari peran serta para sponsor yang telah membantu selama acara berlangsung. Oleh karena itu Radio Dakta secara khusus mengucapkan terimakasih kepada Rumah Makan ‘Ponyo’ serta air minum ‘Cascada’ yang telah menyediakan makan siang bagi para peserta serta para rekan Dakta yang telah menyalurkan bantuannya melalui rekening Dakta Peduli.
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah