Mungkin cara yang dilakukan anggota FPI di Lamongan, Jawa Timur, bisa membuat kapok para pedagang minuman keras ilegal yang meresahkan masyarakat. Seorang pedagang tuak yang terkena razia disiram 8 jirigen dagangannya hingga terkencing-kencing.
Kejadian ini bermula dari aksi razia minuman kerasdi wilayah Pantura yang dilakukan anggota FPI Lamongan, Minggu (10/8), untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Saat berada di Kecamatan Paciran, mereka memergoki sebuah mobil yang sedang mengangkut tuak melintas.
Tanpa banyak kata, mobil itu diberhentikan. 8 jirigen tuak diambil. Sang pengemudi sekaligus pemilik tuak yang bernama Rumaji 40), warga Desa Tegalbang, Kecamatan Palang, Tuban, disuruh berjongkok. Rumaji pun menuruti perintah para anggota FPI tersebut.
Tanpa disangka, byur… 8 jirigen tuak itu disiramkan ke tubuh Rumaji. Bapak dua anak itu bermandikan tuak dagangannya. Bahkan saking takutnya Rumaji pun terkencing-kencing.
“Saya kapok Pak, tidak akan jual tuak lagi. Saya janji,” lirih Rumaji ketakutan.
Tak puas dengan aksi tersebut, beberapa anggota FPI mengambil 8 jirigen tersebut dan merusaknya. “Biar tak jualan tuak lagi, jirigennya saya rusak,” kata salah satu anggota FPI.
Untungnya tidak ada aksi kekerasan selain penyiraman tuak tersebut. Rumaji kemudian diperbolehkan pulang setelah berjanji tak akan menjual minuman keras tradisional itu.
Menurut Ketua FPI Lamongan, Zaenal Anshori, sweeping ini terus dilakukan sampai menjelang bulan suci Ramadhan. Tujuannya, agar masyarakat bisa tenang dalam melaksanakan ibadah
One Response to “Cara Unik FPI Membuat Kapok Penjual Miras”
[...] 1. Segalak dan seberingas apapun FPI, belum pernah saya mendengar kabar FPI MENYERANG PEMELUK AGAMA LAIN! Kalo FPI menyerang Ahmadiyah, atau aliran sesat Islam yang lain sih emang sering. Apalagi kalo pas bulan puasa kayak gini, wuih, rajin banget tu razia, dari razia tempat maksiat sampe razia penjual makanan, bahkan punya trik tersendiri supaya penjual miras kapok jualan lagi… [...]
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah
[...] 1. Segalak dan seberingas apapun FPI, belum pernah saya mendengar kabar FPI MENYERANG PEMELUK AGAMA LAIN! Kalo FPI menyerang Ahmadiyah, atau aliran sesat Islam yang lain sih emang sering. Apalagi kalo pas bulan puasa kayak gini, wuih, rajin banget tu razia, dari razia tempat maksiat sampe razia penjual makanan, bahkan punya trik tersendiri supaya penjual miras kapok jualan lagi… [...]