JAKARTA – Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa mengaku kecewa dengan hasil rapat paripurna pengambilan keputusan Pansus Hak Angket Century. Dalam putusan tadi malam, opsi A yang didukung PAN kalah dari opsi C. “Itulah politik,” kata Hatta.
Sebagai yang dituakan dalam koalisi parpol pendukung pemerintah, menurut Hatta, sangat manusiawi kalau ia kecewa dengan hasil paripurna semalam.
“But it’s life, that’s politic. Buat saya kejujuran, keikhlasan, kebenaran, kesetiaan itu adalah fundamental kehidupan,” kata dia di Istana Negara, Jakarta, Kamis 4 Maret 2010.
Dalam kehidupan, apalagi berpolitik hal ini biasa terjadi. “Kadang-kadang kita harus menghadapi realitas seperti ini, kita tak boleh mengatakan ini adalah satu akhir dari satu kiamat, tidak. Ini biasa dalam kehidupan,” katanya.
Hatta kembali menegaskan, pada dasarknya opsi A dan opsi C tidak ada perbedaan. Perbedaannya, opsi C menyebutkan nama dan A tidak menyebutkan nama dan hanya meminta pihak-pihak yang ditengarai melakukan pelanggaran, baik administratif maupun hukum.
Selain itu opsi A menyimpulkan bahwa penyelamatan Bank Century merupakan kebijakan dalam rangka penyelamatan perekonomian nasional. Namun yang terjadi dikesankan seakan-akan A salah dan C yang benar. Karenanya kemudian muncul gagasan untuk menyatukan A dan C.
“Tapi tidak disetujui. Saya kira sekarang menjadi keputusan kita kembali fokus ke kebijakan kita. Kita ambil hikmah, ini satu sejarah dalam kehidupan ketatanegaraan politik, respek menghormati kita jalani. Kita fokus pekerjaan besar yang menunggu kita,” tegas dia. (VIVANews)
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah