FPI PUNYA BUKTI VIDEO MASSA AKKBB MENEMBAKAN SENJATA SEHINGGA TERJADI BENTROKAN DI MONAS
Adanya pendukung Ahmadiyah yang membekali dirinya dengan senjata api menunjukkan bahwa aksi di Monas kemarin bukanlah aksi damai. Melainkan aksi yang sengaja ditujukan untuk menimbulkan kerusuhan. Terlebih mereka mengeksploitasi wanita, anak-anak, dan orang cacat yang dijadikan tameng.
JAKARTA, Insiden yang menyebabkan puluhan korban luka-luka di Monas, Minggu (1/6) kemarin, disinyalir karena adanya provokasi dari pihak Ahmadiyah.
Tudingan itu dilontarkan oleh Komandan Laskar Islam, Munarman yang mengaku memiliki bukti berupa video. Dalam video rekaman itu memperlihatkan bahwa salah satu pendukung Ahmadiyah meletuskan senjata api.
“Kami memiliki bukti yang berhasil terekam dalam video. Saat insiden terjadi, ada pendukung Ahmadiyah yang membawa senjata api. Bahkan terlihat dan terdengar oleh Laskar Islam beberapa pendukung Ahmadiyah meletuskan senjata api,” terang Munarman saat berada di Markas Besar FPI, Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2008).
Lebih lanjut Munarman mengatakan, adanya pendukung Ahmadiyah yang membekali dirinya dengan senjata api menunjukkan bahwa aksi di Monas kemarin bukanlah aksi damai. Melainkan aksi yang sengaja ditujukan untuk menimbulkan kerusuhan.
“Terlebih mereka mengeksploitasi wanita, anak-anak, dan orang cacat yang dijadikan tameng.” lanjutnya.
Oleh karenanya, berdasarkan bukti dan fakta yang dimiliki FPI, Munarman mengatakan, insiden yang terjadi di Monas akibat provokasi pihak Ahmadiyah.
“Merekalah (Ahmadiyah) yang semestinya dimintai pertanggungjawaban,” tukas Munarman. (smt)
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah