BEIJING_DAKTACOM : Media pemerintah Cina telah mengkritik pergeseran strategis militer utama Amerika Serikat ke Asia-Pasifik, dan menuduh Washington menjadi pengacau yang bertanggung jawab atas ketegangan di wilayah tersebut.
“Sementara meningkatkan kehadiran militer AS di Asia-Pasifik, Amerika Serikat seharusnya menjauhkan diri dari meregangkan otot, karena hal ini
tidak akan membantu memecahkan perselisihan regional,” kata sebuah
editorial yang diterbitkan oleh negara-kantor berita China, Xinhua pada
Jumat (6/1).
Xinhua memperingatkan bahwa setiap militerisme Amerika di kawasan
Asia-Pasifik akan membahayakan perdamaian bukannya meningkatkan
stabilitas regional.
Peringatan itu muncul sehari setelah Presiden AS Barack Obama
mengumumkan strategi pertahanan AS untuk memperluas kehadiran militer
negara itu di Asia-Pasifik dan mengalihkan fokus Pentagon ke Timur Jauh.
Obama menyatakan pada hari Kamis bahwa sementara militer AS dalam sebuah momen transisi setelah satu dekade perang di Irak dan
Afghanistan, pemerintah akan mempertahankan keunggulan militer kita.
Cina khawatir bahwa strategi pertahanan baru Washington adalah bertujuan untuk mengepung Beijing. Ada kekhawatiran yang meningkat di Amerika Serikat tentang tumbuhnya kekuatan militer China selama beberapa tahun terakhir.(ag/sia/Cyber Sabili)
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah