NEW YORK_DAKTACOM: Pihak kepolisian New York sedang menyelidiki aksi kejahatan pelemparan empat bom molotov, yang salah satunya menyerang sebuah masjid. Kejadian ini berlangsung pada Ahad malam (1/1/2012).
Pelemparan empat bom molotov terjadi pada satu masjid yang sedang dipenuhi 75 orang di dalamnya. Aksi pelemparan bom juga dikalaukan terhadap tempat ibadah Hindu.Sampai berita ini diliris tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Gubernur New York, Andrew Cuomo, Senin (2/1/2012) membenarkan peristiwa itu dan telah menugaskan aparat penegak hukum negara untuk membantu penyelidikan insiden ini.
Andrew Cuomo mengatakan, serangan ini adalah melawan segala sesuatu yang kita perjuangkan untuk warga New York dan Amerika.Sementara, Dewan Hubungan Amerika-Islam mengutuk serangan ini.
Salah satu bom molotov meledak dan menghancurkan pintu masuk utama masjid. Masjid yang dibawah oleh yayasan Imam Al-Khoei ini mengalami kerusakan struktural dan beberapa jemaah dari masjid terguncang, kata asisten imam.
“Kami sangat terkejut,” kata Maan Al-Sahlani, asisten imam dan menambahkan, “Ini belum
pernah terjadi di sini sebelumnya.”
Namun Al-Sahlani (36) yang mengenakan jubah, mengatakan masjid ini bekerja sama dengan pemerintah dan mencoba untuk bergerak lebih maju. Pintu depan masjid terbuka lebar, dan siapa saja bisa masuk untuk beribadah.
“Ini adalah Amerika,” katanya lagi. “Dan kita harus terus mencintai satu sama lain.”
Namun, Al-Sahlani mengatakan polisi sekarang berjaga-jaga di dekat masjid.
Ditempat terpisah, pembakaran terjadi lebih dari dua jam pada Minggu malam (1/1/12) di Queens Borough, kata polisi. Yang pertama bom menghantam sebuah toko, menyebabkan kerusakan belakang meja, dan yang kedua menghantam sebuah rumah pribadi.
Bom Molotov pertama menghantam jam 8 malam, ketika bom dilemparkan
di toko yang paling pojok.
Sepuluh menit kemudian, sebuah rumah di dekatnya terbakar rusak parah ketika sebuah bom molotov dilempar ke kaca rumah. Dua botol molotov kemudian dilemparkan pada sebuah rumah ibadah umat Hindu tetapi tidak meledak.
Ditempat terpisah, pembakaran terjadi lebih dari dua jam pada Minggu malam (1/1/12) di Queens Borough, kata polisi. Yang pertama bom menghantam sebuah toko, menyebabkan kerusakan belakang meja, dan yang kedua menghantam sebuah rumah pribadi.(cyber sabili/Hin/Inas)
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah