CIANJUR – Bencana longsor di Cianjur tadi malam sempat memutuskan jalur Cianjur dengan Cianjur Selatan, sejak pukul 18.00 WIB kemarin hingga pukul 04.00 WIB pagi tadi.
Namun kini lalu lintas di kawasan tersebut berangsur-angsur mulia normal, setelah petigas menerapkan sistem one way.
Menurut Kasatlantas Polres Cianjur AKP Gatot Satrio Utomo, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) menerapkan sistem one way.
“Hal ini bertujuan untuk membuka jalur agar tidak benar-benar terputus. Jalan ini menghubungkan 14 kecamatan, dan kemarin itu sempat terputus,” ujar Gatot kepada wartawan, Jumat (12/3/2010).
Seperti diketahui, musibah longsor melanda kawasan Cianjur Jawa Barat, tepatnya di Kampung Ciawitali, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Kamis 11 Maret malam.
Sampai siang ini, korban tewas yang ditemukan berjumlah tujuh orang, yaitu Pipit (2,5), Jujun (55), Listy (10), Acih (45), Yanti (12), Adnan, dan Supadli (40).
Serta satu korban yang ditemukan selamat, yaitu Oby (27). Oby yang menderita luka parah lantaran sempat tertimbun reruntuhan selama beberapa jam, kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur.
Hingga kini, proses evakuasi masih terus dilakukan. (okezone)
Radio Dakta 107 FM adalah radio dialog informasi yang berkomitmen memberikan pencerahan dan mencerdaskan umat. Dalam kiprahnya selama 17 tahun mempunyai populasi pendegar sebanyak 1,9 juta orang* mayoritas berusia produktif dengan pengeluaran perbulan rata-rata lebih dari satu juta rupiah